Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI HIDROLIKA LUMPUR PEMBORAN PADA SUMUR X1 LAPANGAN X SUPAYA EKONOMIS Bayu Satiyawira; Cahaya Rosyidan; Havidh Pramadika
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 6 No. 1 (2017): April
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.332 KB) | DOI: 10.25105/petro.v6i1.2498

Abstract

Maksud dan tujuan evaluasi hidrolika sistem lumpur pemboran adalah untuk mengoptimalkan sistem pemboran serta memperkirakan biaya dari pembuatan dan pemakaian lumpur bor dapat direncanakan dalam suatu program yang memberikan hasil yang terbaik dan biaya yang minimal, dimana Metode yang digunakan dalam evaluasi hidrolika lumpur (pengangkatan cutting) pada sumur KJL-94 adalah Bit Hydraulic Horse Power (BHHP). Banyak permasalahan yang akan timbul selama operasi pemboran bila lumpur yang digunakan tidak sesuai. Setelah dianalisa dan dievaluasi, hidrolika yang bekerja pada bit rata-rata masih di bawah kondisi optimum, yaitu 65%. Sedangkan untuk sistem lumpur yang digunakan pada sumur X adalah trayek lubang 26” (0 ft – 300 ft) menggunakan sistem lumpur Spud Mud, trayek lubang 16” (300 ft – 2200 ft) menggunakan sistem lumpur Spud Mud, trayek lubang 12 1/4 inch (2200 ft – 5400 ft) menggunakan sistem lumpur KCl-Polimer/PHPA, dan trayek lubang 8 1/2 inch (5400 ft – 6300 ft) menggunakan sistem lumpur KCl-Polimer/PHPA.
PENGARUH PERUBAHAN HARGA MINYAK TERHADAP KEEKONOMIAN BLOK XY DENGAN PSC GROSS SPLIT Bayu Satiyawira; Havidh Pramadika
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 7 No. 1 (2018): April
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.597 KB) | DOI: 10.25105/petro.v7i1.3223

Abstract

PSC gross split merupakan sistem kontrak bagi hasil antara pemerintah kontraktor yang prinsipnya langsung membagi produksi berdasarkan besarnya split tertentu tanpa memperhitungkan cost recovery. Munculnya sistem kontrak ini dikarenakan cost recovery pada sistem kontrak sebelumnya dinilai kurang efektif. Dengan penerapan sistem kontrak ini, diharapkan kontraktor dapat menggunakan biaya investasi dan operasional lebih efisien. Dengan PSC gross split ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat pengembangan lapangan minyak dan gas mengingat birokrasinya yang lebih singkat dibandingkan model kontrak sebelumnya. Pada Blok XY, perhitungan keekonmian menggunakan skema PSC gross split menghasilkan keekonomian yang baik. Namun nilai ini dikaji lebih lanjut terhadap perubahan harga minyak, mengingat harga minyak merupakan salah satu indikator dalam progressive split. Dari analisis tersebut, Blok XY menghasilkan keekonomian yang kurang baik apabila terjadi perubahan harga minyak hingga 20 $/bbl. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan penambahan diskresi pemerintah sebesar 14,955% agar keekonomian Blok XY yang dihasilkan skema PSC gross split tetap menghasilkan nilai yang atraktif
PENGARUH HARGA GAS DAN KOMPONEN VARIABEL TERHADAP KEUNTUNGAN KONTRAKTOR PADA GROSS SPLIT Havidh Pramadika; Bayu Satiyawira
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 7 No. 3 (2018): Desember
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.235 KB) | DOI: 10.25105/petro.v7i3.3817

Abstract

Dengan adanya permasalahan-permasalahan yang ada dalam sistem kontrak PSC Cost Recovery, pemerintah merancang skema baru yaitu PSC Gross Split. Skema ini dirancang dalam rangka peningkatan efisiensi dan efektivitas pola bagi hasil produksi minyak dan gas bumi. Dimana dengan menerapkannya skema ini diharapkan kontraktor dapat melakukan investasinya di Indonesia secara lebih efisien, dan skema ini memberikan keleluasan serta tantangan yang besar untuk kontraktor. Sehingga apabila kontraktor dapat melakukan investasinya di Indonesia secara lebih efisien maka keuntungan yang didapatkan juga akan lebih besar. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan nilai NPV sebesar 28.282 MMUSD dan nilai IRR sebesar 16.684%. Sehingga pada kasus lapangan ini, dengan menggunakan sistem kontrak PSC Gross Split dikatakan layak. Selain itu, apabila dilihat dari segi analisis sensitivitasnya bahwa parameter yang paling mempengaruhi adalah harga gas dan komponen variabel. Suatu proyek dapat dikatakan menguntungkan atau layak apabila nilai NPV > 0 (positif), IRR > MARR, dan POT < umur proyek. Nilai MARR yang telah ditentukan yaitu sebesar 15%. Sehingga untuk parameter variable split memiliki nilai minimum agar tidak di bawah dari nilai MARR yaitu sebesar 17.22%. Sedangkan untuk harga gas, memiliki nilai minimum dengan persen perubahan sebesar 85%.
PENGARUH PENAMBAHAN LARUTAN SURFAKTAN PADA LARUTAN POLIMER TERHADAP TEGANGAN ANTARMUKA DAN VISKOSITAS Nindya Az-zahra; Lestari Lestari; Havidh Pramadika
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 8 No. 2 (2019): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.236 KB) | DOI: 10.25105/petro.v8i2.4779

Abstract

This laboratory research  uses surfactant X concentrations 0.05%, 0.1%, 0.3%, 0.5%, and 1%; with polymer P40 concentrations 500 ppm, 750 ppm, 1000 ppm, 1250 ppm, 1500 ppm, and 2000 ppm. The purpose of this study was to determine the addition of surfactant to polymer on viscosity and interfacial tension values.The lowest (CMC) interfacial tension value resulted in concentration 0.3% which is 8.08-E03 dyne/cm. With the addition of 0.3% surfactant to polymer solution (500 ppm, 750 ppm, 1000 ppm, 1250 ppm, 1500 ppm, and 2000 ppm) resulted in a decrease on viscosity value from 4.13 cp, 5.43 cp, 7.26 cp, 9.44 cp, 12.67 cp, and 20.68 cp to 3.52 cp, 5.1 cp, 6.82 cp, 9.23 cp, 11.35 cp, and 19.28 cp, also an increase on interfacial tension value from 8.08 dyne/cm to between 1-E02 dyne/cm. 
Analisis Keekonomian Blok NSRN Dengan Menggunakan PSC Gross Split Dan Penambahan Diskresi Nisrina Afiati; Syamsul Irham; Havidh Pramadika
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 9 No. 2 (2020): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.763 KB) | DOI: 10.25105/petro.v9i2.6521

Abstract

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM RI No. 52/2017, Kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract) yang digunakan di Indonesia ialah PSC Gross Split. Kontrak Kerja Sama ini merupakan pengganti Kontrak Kerja Sama yang digunakan sebelumnya, yakni PSC Cost Recovery. Penggantian kontrak kerja sama ini terjadi karena PSC Cost Recovery dinilai kurang efektif. Hal yang menjadi pembeda antara PSC Gross Split dan PSC Cost Recovery adalah dihilangkannya Cost Recovery dan pembagian split antara Pemerintah dan Kontraktor dilakukan diawal, hal ini berarti bahwa pembagian split langsung dibagi dari Gross Revenue. Nilai split yang didapatkan oleh kontraktor akan disesuaikan berdasarkan karakteristik Wilayah Kerja yang dikelola. Penelitian pada blok NSRN bertujuan untuk mengetahui keekonomian yang dihasilkan dengan menggunakan skema PSC Gross Split dan menentukan langkah apa yang harus dilakukan apabila hasil keekonomian dianggap kurang atraktif. Berdasarkan hasil keekonomian yang telah dilakukan, didapatkan nilai NPV 10% sebesar -141 MMUS$, MIRR sebesar 4%, Contractor Take sebesar 2.6BUS$, dan Government Take sebesar 1.4 BUS$. Hasil keekonomian tersebut tidak atraktif, sehingga ditambahkan diskresi sebesar 22.2% untuk Kontraktor agar blok NSRN memiliki hasil yang atraktif, didapatkan NPV 10% sebesar 217MMUS$, MIRR sebesar 18%, Contractor Take sebesar 3.5BUS$, dan Government Take sebesar 676MMUS$.
EVALUATION OF TARIFFS OF TRANSPORTING NATURAL GAS (TOLL FEES) ON PIPE SECTION X BY ANALYZING THE SENSITIVITY THE SENSITIVITY OF THE COST OF SERVICE PARAMETERS Aulia Alfath; Bayu Satiyawira; Cahaya Rosyidan; Havidh Pramadika; Ratnayu Sitaresmi; Livia Ailen Dharma
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 9 No. 2 (2020): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.495 KB) | DOI: 10.25105/petro.v9i2.6559

Abstract

Indonesia has large enough gas reserves to meet household and industrial needs. It's just that, the price or the existing gas-related system is not maximal yet. One of the things that can ease the burden on the state is the use of household gas networks, some people are still hesitant to use it even though the price is relatively cheap compared to LPG. In determining the gas price, one of the components that has an effect on determining the gas price is the toll fee through pipes to be channeled. So the authors aim to conduct this research in order to educate and maximize solutions for energy dependency, for example the location I took is located in North Sumatra Province, with a pipeline stretching 156.5 km from X1 to X3. With OD 16 "along 18.5 km and existing OD 12" along 138 km. The maximum capacity of the two pipes is 150 MSCFD and 75 MSCFD, and the average volume that flows is not up to 10%. The construction of the pipe requires a cost of $ 42,391,716 USD, and nearly 55% of the total is pipe material including fittings, coatings, and others. With an average annual revenue of $ 11.561943 this project alone should have been able to return on investment for less than 5 years. With tariff analysis, the amount can be optimized with volume by reducing a few dollars per MSCF, to $ 7.49 making it more economical.
PEMANFAATAN BIODEMULSIFIER UNTUK MENURUNKAN KADAR AIR TERCAMPUR havidh pramadika; bayu satiyawira; cahaya rosyidan; zakiah darajat
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 10 No. 1 (2021): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.448 KB) | DOI: 10.25105/petro.v10i1.8772

Abstract

Emulsion is one of the problems that is often found in the petroleum production process which needs to be avoided because it can reduce the economic value of oil, the large water content in oil makes the selling price low, even if the water content of the oil is above the standard, the oil may not be accepted in the market. Therefore, this study will try to reduce the water content in the oil, while the formulation of the problem in this study is, knowing whether citric acid from lemon can be used as a demulsifier, knowing what concentration is the most optimal, and knowing whether citral acid from lemon is more optimal than in the NaCl and KCl demulsifier, increasing the concentration of 60% was proven to also increase separate water, where at a concentration of 30% citric acid was the highest to make water separate by 58% while increasing the concentration to 60% was also able to increase water separated by up to 92% minutes 1440 , from that experiment on do the concentration greatly affects the separate water and lemon citric acid can be used as a demulsifier.
ADSORPSI PADA AMPAS TEBU DAN BENTONITE DALAM EMULSI MINYAK DALAM AIR DI LIMBAH AIR TERPRODUKSI Rakha Handika Putra; Bayu Satiyawira; Havidh Pramadika; Samsol; Sigit Rahmawan
PETRO: Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 1 (2022): MARET
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.279 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i1.10232

Abstract

Pada Air Formasi atau Air yang terproduksi sangat banyak terjadi hal yang membuat pencemaran lingkungan terjadi. Maka dari ini dapat diatasi salah satunya melalui proses adsorpsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji penghilangan minyak emulsi minyak dalam air dengan menggunakan Adsorben berupa karbon aktif. Adsorbsi ini menggunakan Ampas Tebu dan Bentonit, sehingga dapat menjadi langkah optimasi untuk penyerapan minyak. Beberapa tahapan yang telah dilakukan dalam penelitian ini adalah pembuatan karbon aktif yang terdiri dari proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi menggunakan variasi konsentrasi Aktivator. Hasil Penelitian memberikan bukti bahwa kemampuan daya serap adsorben untuk menyerap minyak telah dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu Pengaruh waktu kontak, berat adsorben, dan konsentrasi adsorbat pada adsorpsi minyak. Dari hasil ini persentase pada penghilangan minyak yang teradsorpsi dengan bertambahnya waktu kontak dan berat adsorben, serta kemampuan serapan pada adsorban terhadap adsorbat. Pada Studi ini menunjukan bahwa Isoterm Freundlich dan Langmuir adalah isoterm yang cocok untuk menghilangkan minyak dalam Air dengan proses Adsorpsi menggunakan  Ampas Tebu dan Bentonit.
THE UNDERCURRENT INDONESIA’S CITY GAS SECTOR WITH THE MODERATING WORK FORCES Andry Prima; Havidh Pramadika; Mustamina Maulani; Arinda Ristawati; Wiwik Dahani; Prana Ugiana Gio
PETRO:Jurnal Ilmiah Teknik Perminyakan Vol. 11 No. 2 (2022): JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Perminyakan Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.664 KB) | DOI: 10.25105/petro.v11i2.14060

Abstract

The continues dynamics as the object of observation in studying the milestones that any company or industry should consistently achieve in long-term growth expected to be stable. The same applies to the natural gas distribution sector or known as city gas. The movement of data from year to year continues to depict an increasing trend with regard to the city gas sector in Indonesia. The objective of this particular study is to provide a better understanding of the city gas distribution sector in Indonesia and to provide a clearer picture of a number of latent variables that must be accommodated to optimize the distribution of natural gas to cities in Indonesia. The methodology used in this study is the Structured Equation Method (SEM). In a more specific description, path analysis developed from multivariate regression is used to analyze the correlation between indicators and latent variables so as to determine the validity of the multiple regression model. Still related to the research method, by sorting the data collection released from the Indonesian Central Statistics Agency and grouping data from indicators of city gas distribution companies during the period 2010-2020 divided into income, number of workers, wages, the volume of city gas distributed, and costs associated with operations. The results of this work are to provide input to the authorities and other stakeholders in order to optimize the growth of Indonesia's gas distribution sector. The value or originality of this study is to reveal the impact of latent variables that have the status of moderating variables. Study limitations - Due to the inaccessibility of non-disclosure primary data and limited data availability, it is assumed that the data obtained from the Indonesian Central Statistics Agency is valid to describe the explanatory variables of the city gas distribution sector in Indonesia.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI BAHAN BAKAR DI PANDEGLANG, BANTEN Samsol Samsol; Sigit Rahmawan; Apriandi Rizkina; Ridha Husla; Havidh Pramadika
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMIN) Vol 1 No 1 (2019): JURNAL ABDI MASYARAKAT INDONESIA (JAMIN)
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.173 KB) | DOI: 10.25105/jamin.v1i1.5319

Abstract

Volume limbah plastik yang semakin banyak, serta semakin mahal dan langkanya bahan bakar rumah tangga menjadi tantangan peneliti dalam mencari energi baru dan terbarukan sekaligus memanfaatkan barang – barang yang dianggap limbah menjadi barang yang bisa memiliki pengganti energi alternatif, sehingga dapat membantu masyarakat dalam mengoptimalkan ekonomi keluarga. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan limbah plastik yang tidak dimanfaatkan untuk menjadi bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan bakar di rumah tangga. Sehingga dapat membantu masyarakat dalam pengeluaran pembeliaan gas maupun minyak tanah sebagai bahan bakar dalam memasak maupun bahan bakar kendaraan.
Co-Authors Abdalim Fadlu Afdhal, Muhammad Agus Guntoro Alesya Hanifan Alvita Kumala Sari Amri, Muhammad Adimas Ananta Ihza Hiswara, M Mirza Andhika Rama Dwiputra Andry Prima Apriandi Rizkina Apriandi Rizkina rangga Wastu Aqlyna Fattahanisa Arfantia, Rizka Chairil Arinda Ristawati Arinda Ristawati Arkaan, Muhammad Dzaki Aryanto, Reza Asri Nugrahanti, Asri Aulia Alfath Aziz Ibrahim Bayu Satiyawira Cahaya Rosyidan Christin Palit Dardjat, Izumi Wicaksono Denny Aditya Rachman Djunaedi Agus Wibowo Dwiputra, Andhika Rama Eti Suryati Fidya Varayesi Firman Herdiansyah Firman Herdiansyah, Firman Ghanima Yasmaniar Hardianti Hardianti Hayafa Fakhriyatul Ummah Husla, Ridha Irfan Marwanza Junistian, Figrah Kartika . Kartika Fajarwati Kashah, Muhammad Refli Kerdyanti, Mixsindo Korra Kurniawati, Riskaviana Lestari Lestari Listiana Satiawati, Listiana Livia Ailen Dharma Malinda, Marmora Titi Maman Djumantara, Maman Mano, Irene Nabila Mardiana, Dwi Atty Maulani, Mustamina Maulida, Fajri Mixsindo Korra Herdyanti Muhammad Burhannudinnur Muhammad Ridhal Malik Syafrudin Muhammad Taufiq Fathaddin, Muhammad Taufiq Mulia Ginting, Mulia Mustamina Maulani Nindya Az-zahra Nisrina Afiati Onnie Ridaliani Onnie Ridaliani, Onnie Palit, Christin Pantjanita Novi Hartami Pauhesti Pauhesti Rusdi Prana Ugiana Gio Prapansya, Onnie Ridaliani Priselia Utami Puri Pauhesti Puri Wijayanti, Puri Putra Pratama Putri, Alayda Aisyah Rakha Handika Putra Rakhmanto, Pri Agung Ratnayu Sitaresmi Reido Vidaya Ridaliani Prapansya, Onnie Ridha Husla Ridha Husla Rini Setiati Ririn Yulianti Ristawati , Arinda Ristawati, Arinda Rizkina, Apriandi Safitri, Diah Utami Samsol Samsol Samsol Samsol Samura, Lisa Sekar Melati Aditya Shabrina Sri Riswati Sigit Rahmawan Soumokil, Reynaldo Roberth Steven Sugiatmo Kasmungin Suherman Dwi Nuryana Suparmanto, Albert Kalasnikova Suryo Prakoso, Suryo Sutiadi, Andrian Syamsul Irham Syamsul Irham, Syamsul Tarida Surya Marpaung Timpal, Gracia Betaria Jacqueline Tommy Rinanto Suhadi Vidaya, Reido Wahid, Raje Imanoka Wastu, Apriandi Rizkina Rangga Widia Yanti, Widia Widyayanti Wiwik Dahani wiwik dahani, wiwik Yani Fauzani Yuda, Himmes Fitra Yulia, Prayang Sunny Yunita Yulianti zakiah darajat