Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Relationship between Competence, Motivation, and Leadership with Performance of Nutrition Workers at Public Health Centers Meiny O. Manumpil; Nova H. Kapantow; Martha M. Kaseke
e-CliniC Vol. 10 No. 1 (2022): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v10i1.37591

Abstract

Abstract: Achieving good performance needs to be supported by qualified human resources. Factors that affect performance include competence, motivation, and leadership. This study aimed to determine the relationship between competence, motivation, and leadership with the performance of health workers at public health center. This was a quantitative study. The population consisted of all nutrition workers at public health centers in Manado totaling 48 people; all of them were samples of this study. Data were analyzed by using the Pearson product moment test and the multiple linear regression test. The results showed that the mean of competence variable was 19.69; of motivation variable was 103.2; of leadership variable was 44.19; and of performance variable was 103.02. The Pearson product moment test resulted in p=0.020 for the  correlation between competence and performance; p=0.012, for the correlation between motivation and performance; and p=0.200, for the correlation between leadership and performance. The multiple linear regression test showed that motivation had the strongest relationship with performance (p=0,018). In conclusion, there are significant relationships between competence and motivation with performance. Motivation has the strongest relationshipwith performance.Keywords: competence; motivation; leadership; performanceAbstrak: Pencapaian kinerja yang baik perlu didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Faktor yang memengaruhi kinerja di antaranya faktor kepemimpinan, faktor pribadi meliputi motivasi, disiplin, keterampilan, faktor sistem, dan faktor situasional atau lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi, motivasi, dan kepemimpinan dengan kinerja petugas gizi di puskesmas. Jenis penelitian ialah kuantitatif.Populasi ialah seluruh petugas gizi di puskesmas Kota Manado.berjumlah 48 orang dengan populasi total sebagai sampel. Analisis statistik yang digunakan ialah uji Pearson product moment dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian mendapatkan rerata kompetensi 19,69, rerata motivasi 103,2, rerata kepemimpinan 44,19, dan rerata kinerja 103,02. Hasil uji Pearson productmoment menunjukkan nilai p=0,020 untuk korelasi antara kompetensi dengan kinerja; p=0,012 untuk korelasi antara motivasi dengan kinerja; dan p=0,200 untuk korelasi antara kepemimpinan dengan kinerja. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel motivasi yang paling erat hubungannya dengan kinerja. Simpulan penelitian ini ialah terdapat hubungan bermakna antara kompetensi dan motivasi dengan kinerja petugas gizi di puskesmas. Mottivasi memiliki hubungan yang paling erat dengan kinerja.Kata kunci: kompetensi; motivasi; kepemimpinan; kinerja
Analisis Mutu Pelayanan Asuhan Gizi di Rawat Inap RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Nora Poluan; Nova H. Kapantow; Aaltje E. Manampiring
e-CliniC Vol. 12 No. 1 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i1.46147

Abstract

Abstract: The success of standardized nutrition care process (PAGT) is determined by the effectiveness of nutrition interventions through effective education and counseling, providing appropriate dietetics for patients in hospitals, and collaboration with other professions greatly influences the success of PAGT. This study aimed to analyze the quality of nutrition care services in the inpatient care of Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado. This was a qualitative descriptive study using in-depth interview techniques and document review with seven informants. The data analysis process used an interactive analysis model of Miles and Huberman. The results showed that the services at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado had already a policy referring to rules, Permenkes, and highest policies. Standardized Nutrition Care Process Guidelines by the Ministry of Health of the Republic of Indonesia 2014, and Hospital Nutrition Services (PGRS) of the Republic of Indonesia Ministry of Health 2013 were references for nutrition care services which must be updated continuously. Nutrition services to patients was good but not yet in accordance with the expected dietary requirements. Nutrition care services related to nutrition education to patients were good and were in line with patient expectations. The quality of nutritionists at Prof. Dr. R.D. Kandou Hospital Manado was good in knowledge and skills. In conclusion, the quality of service is an important thing that has to be up-dated continuously. Most of the nutritionists as nutrition care providers, are working in discipline and on time in service. However, in carrying out the standardized nutrition care process, errors were still found in filling out the integrated patient progress notes. Keywords: quality of service at the hospital; nutrition care; standardized nutrition care process   Abstrak: Keberhasilan proses asuhan gizi terstandar (PAGT) ditentukan oleh efektivitas intervensi gizi melalui edukasi dan konseling yang efektif, pemberian dietetik sesuai untuk pasien di rumah sakit, dan kolaborasi dengan profesi lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mutu pelayanan asuhan gizi di rawat inap  RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif kualitatif dengan menggunakan tehnik wawancara mendalam dan telaah dokumen dengan jumlah tujuh informan. Proses analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mendapatkan bahwa pelayanan di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado telah memiliki kebijakan yang mengacu pada aturan–aturan, permenkes, dan kebijakan-kebijakan tertinggi. Pelayanan Pedoman Proses Asuhan Gizi terstandar oleh Kemenkes RI 2014 dan Pelayanan Gizi Rumah Sakit (PGRS) Kemenkes RI 2013 menjadi acuan untuk Pelayanan Asuhan Gizi yang harus setiap waktu dikembangkan. Pelayanan gizi kepada pasien sudah baik tetapi belum sesuai dengan syarat diet yang diharapkan. Pelayanan asuhan gizi terkait edukasi gizi kepada pasien sudah baik dan sudah sesuai dengan harapan pasien. Kualitas ahli gizi di RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado sudah baik dalam pengetahuan dan keterampilan. Simpulan penelitian ini ialah mutu pelayanan asuhan gizi ialah hal penting yang harus terus diperbaharui. Sebagian besar ahli gizi sebagai pemberi asuhan gizi sudah baik dalam bekerja baik dalam disiplin, dan tepat waktu dalam pelayanan. Dalam pelakasanaan proses asuhan gizi terstandar masih ditemukan kesalahan  dalam pengisian catatan perkembangan pasien terintegrasi Kata kunci: mutu pelayanan gizi di rumah sakit; asuhan gizi; proses asuhan gizi terstandar
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano Tangel, Pricillia T.; Manampiring, Aaltje E.; Kapantow, Nova H.
e-CliniC Vol. 12 No. 2 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i2.52755

Abstract

Abstract: Hospital management information system (HMIS) is an integrated information system prepared to handle the entire process of hospital management and services. This study aimed to analyze the implementation of hospital management information systems at RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano. This was a qualitative case study with in-depth interviews and observation methods. Samples were four informants. Data analysis is a content analysis through the data reduction stage, data presentation in a matrix, and the validity of the research results using source and method triangulation to draw conclusions. The results showed that based on infrastructure indicators, there was a lack of available computers in each section, the internet network quality was inadequate, due to a lack of budget allocation for HMIS. Based on human resource indicators, there was a lack of qualified and competent IT personnel as well as indiscipline on duty, absence of a strict reward and punishment system, that actually disrupted the flow of services in the hospital.  Based on indicators of the operational procedure system, it is in accordance with the existing standards of the hospital to carry out the duties and functions according to their respective duties. In conclusion, the application of HMIS at RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano related to the quality of infrastructure and human resource indicators is still lacking, on the other hand the standard operating procedure indicators are good which are regulated directly by the hospital leadership. Keywords: hospital management information system; infrastructure; human resources; standard operating procedures    Abstrak: Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) merupakan sistem informasi terintegrasi yang disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen dan pelayanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano. Metode penelitian ialah studi kualitatif kasus melalui wawancara mendalam dan observasi dengan empat informan. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dalam matriks, validitas hasil penelitian menggunakan triangulasi sumber dan metode hingga penarikan simpulan. Hasil penelitian mendapatkan pada indikator infrastruktur ialah kurangnya keter-sediaan komputer di setiap bagian dan kualitas jaringan internet yang belum memadai, disebabkan karena kurangnya anggaran alokasi untuk SIMRS. Pada indikator sumber daya manusia (SDM) didapatkan kurangnya tenaga IT yang sesuai kualifikasi dan kompetensi serta adanya ketidakdisiplinan waktu saat bertugas, dan tidak adanya sistem reward dan punishment yang tegas; hal ini justru mengganggu alur pelayanan di rumah sakit. Indikator sistem operasional prosedur sudah sesuai standar rumah sakit untuk menjalankan tugas tupoksi sesuai tugas masing-masing. Simpulan penelitian ini ialah penerapan SIMRS di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano dari indikator infrastruktur dan SDM kualitasnya masih kurang, di sisi lain indikator standar operasional prosedur sudah baik yang diatur langsung oleh pimpinan rumah sakit. Kata kunci: sistem informasi manajemen rumah sakit; infrastruktur; sumber daya manusia; standar operasional prosedur
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring abram, rani angraini Adisti A. Rumayar Adrian Umboh Agian, Grasila Alexander S. L. Bolang Alimuddin, Nuraini M N Amisi, Marsella D. Anastasia G.A. Kapahang Aring, Enjelia S. Axel Umboh Billy J. Kepel Bolang, Alexander Celeste, Jessica M. Dina Rombot Doda, Diana V.D. Eirene Maradesa, Eirene Elma P. Tonapa Enji Virginia Tampi Ester C. Musa Estrelita, Tudus Gabriella Fatimawali . Grace Korompis Gregoria S. S. Djarkasi Gunawan, Deni Halik, Nabila Hartina, Putri Rahayu Haryanti, Clarista M. Hendra A. Herlambang, Hendra A. Irot, Rodela A. Jacobus, Cecilia R Josri Mandiangan Kairupan, Calista A. Kairupan, Tara S. Kansil, Trily Ida Lurista Kapahang, Anastasia G.A. Kapojos, Francess W. S. Kaunang, Timothy Abiel Salomo Kawatu, Paul A.T Kawengian, Shirley E.S Kawengian, Shirley ES. Kojongian, Cindy F. Korompis, Grace Esther Caroline Lamia, Filia Lucia C. Mande, Lucia C. Lumente, Kalista Mahardhika, Fajri Makalew, Megawati S. Malonda, Nancy S. H Malonda, Nancy S.H Margareth Sapulete Marsella D. Amisi Marsilia Laila Martha M. Kaseke Maulydia, Nur B. Maureen I. Punuh, Maureen I. Maya S. Putri, Maya S. Meiny O. Manumpil Mokodompit, Erza P. Momongan, Nita Momongan, Nita R, Mulalinda, Chendany W. Murty Ekawaty M, Murty Ekawaty Nancy S. H. Malonda Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nasaru, Umria Nelly Mayulu Ngenget, Cindy V. Niode, Nurdjannah Jane Nita R. Momongan, Nita R. Nora Poluan Novita Tombokan Nurdjannah J. Niode Panese, Janitha M. Pangalila, Yesenia Veronika Pangalo, Risye Melinda Pantungan, Mersy Junistia Patimbano, Brenda Lavenia Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T Kawatu Paul A.T. Kawatu Paul A.T. Kawatu Pratasis, Neni N. Pratiwi, Ageng Ingrit Pua, Tita L.C.A. Punuh, Maureen Irinne Purba, Elisa A. Pusida, Jesika Natalia Ridzka Cristina, Ridzka Risa K. F. Sahalessy, Risa K. F. Rompas, Sefti S.J. Rondonuwu, Irene R. Rorimpandei, Cindy Ch. Roring, Deiby Olivia Rotty, Linda WA. Rudolf B. Purba, Rudolf B. Rudolf Boyke Purba Rumayar, Adisti Aldegonda Rumende, Mada Sahara, Sri G. Sanggelorang, Sweetly Shirley E. S. Kawengian Shirley Kawengian, Shirley Simangunsong, Nella P Sumakul, Angel Amelia Suryadi N. N. Tatura, Suryadi N. N. Tamalumu, Aprilia Tambajong, Claudia Angel Tampi, Meiny Ledya Tangel, Pricillia T. Thambas, Arthur Harris Tindangen, Brigita F. N. E Tira, Tita O.K. Tirajoh, Injilia P. Toliu, Siti Nurjanah K. Trina E. Tallei, Trina E. Tuda, Joseft Sem Berth Tumbelaka, Christian Tumiwa, Militia Christy Rebcca Turangan, Brenda D. Ughude, Rezka Utari Waani, Miracle B. Warbung, Yanti Yashinta Wariki, Windy M. V. Wungouw, Herlina Ineke Surjane Wungouw, Herlina IS. Yulianty Sanggelorang