Articles
Meningkatkan Produktivitas : Industri Mainan Anak-anak di Desa Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara
Hutomo Rusdianto;
Imaniar Purbasari;
Jayanti Putri Purwaningrum
Khadimul Ummah Vol 2, No 1 (2018): November
Publisher : Universitas Darussalam Gontor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (467.868 KB)
|
DOI: 10.21111/ku.v2i1.2651
Hasil dari pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas industri mainan anak-anak di Desa Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Demak. Metode yang dipergunakan dari pelaporan pengabdian adalah dengan menggunakan deskriptif dengan pendekatan analisis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara atau teknik observasi dan pendokumentasian. Analisis dilakukan dengan mereduksi data, disajikan datanya dengan menarik kesimpulan. Hasil kegiatan dari pengabdian ini adalah industri kerajinan mainan anak-anak di Desa Karanganyar Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara mampu meningkat. Hal ini disebabkan adanya variasi produk dengan variasi warna sehingga anak-anak mempunyai ketertarikan kepada mainan dengan warna yang mencolok.
Penerapan Pembelajaran Penemuan Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar
Jayanti Putri Purwaningrum
INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 1, No 1 (2018): Inopendas : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Februari 2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24176/jino.v1i1.2313
This study aims to: (1) find out the test result average of the students mathematic problem solving ability which uses the discovery- learning assisted by manipulative demonstrative tools is above KKM; (2) find out the students mathematic problem solving ability which uses the discovery- learning assisted by manipulative demonstrative tools reaches 75% of classical completeness ; and (3) find out the increase of the students mathematic problem solving ability through the discovery- learning assisted by manipulative demonstrative tools. This study is an experimental research through the discovery-learning assisted by manipulative demonstrative tools with one group pretest posttest technique. Instrument used in this research is the mathematic problem solving ability test, students attitude scale questionnaire, learning device and observation sheet. Based on data analysis has been conducted, it is obtained conclusions that: (1) the test result average of the students mathematic problem solving ability which uses the discovery- learning assisted by manipulative demonstrative tools is under KKM; (2) the students mathematic problem solving ability which uses the discovery- learning assisted by manipulative demonstrative tools doesn’t reach 75% of classical completeness; (3) the discovery- learning assisted by manipulative demonstrative tools can increase the students mathematic problem solving ability.
Model Induktif Kata Bergambar Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Verbal Siswa
Ridwan Budi Pramono;
Dwi Astuti;
Jayanti Putri Purwaningrum
JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa Volume 3 Nomor 2 Agustus 2019
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31100/jurkam.v3i2.369
Kemampuan verbal memegang peranan penting dalam perkembangan kognitif dan akademis anak. Kemampuan verbal juga mendukung pemahaman anak dalam menguasai mata pelajaran yang berimbas langsung pada kemampuan akademisnya. Model induktif kata bergambar merupakan salah satu metode pembelajaran yang fokus pada penguasaan dan pengembangan kosakata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model induktif kata bergambar dalam meningkatkan kemampuan verbal. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain mengunakan dua kelompok yang diamati. Subjek penelitian adalah siswa kelas 3 sekolah dasar di Kabupaten Kudus yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Pengambilan subjek didasarkan pada observasi dan wawancara dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh peneliti. Pengukuran dilakukan saat pretes dan posttes menggunakan alat tes WISC. Tes WISC merupakan tes inteligensi yang biasa digunakan untuk mengukur taraf kecerdasan anak usia 5 tahun hingga 15 tahun. Pemberian perlakuan dalam penelitian ini menggunakan metode pembelajaran model induktif kata bergambar. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian menggunakan analisis uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah perlakuan dengan skor 0,49 yang termasuk pada kategori sedang dengan sumbangan efektif sebesar 27,58%.
PENGEMBANGAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP
Rafiq Badjeber;
Jayanti Putri Purwaningrum
Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 1 (2018): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.87 KB)
|
DOI: 10.31970/gurutua.v1i1.9
21st century mathematical learning emphasizes the importance of developing creativity, critical thinking, cooperation and communication skills. The aims of Mathematics are to trained students to think critically, systematically, logically, analytically, and creatively and have an effective willingness to work which is a Higher Order Thinking Skills. The development of Higher Order Thinking Skills (HOTS) in learning is one manifestation of the implementation of the 2013 curriculum, so that learning and evaluation activities carried out should be oriented to HOTS. HOTS especially in mathematics was born from a continuous process and not only results oriented. A continuous and consistent process is needed to train and familiarize students. This should start from the beginning of the learning activities to take place until the completion of even the process of reflection and evaluation. Teachers must be able to facilitate students to become good thinkers and problem solvers
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Knisley Berbantuan Media Jing-jing Bar
Lilik Indah Sari;
Henri Suryo Bintoro;
Jayanti Putri Purwaningrum
Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3 No 2 (2020): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/gurutua.v3i2.49
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis, melalui model pembelajaran Knisley berbantuan media jing-jing bar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas V SDN 01 Bakalan Krapyak Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kudus semester II tahun pelajaran 2019/2020. Metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan Kemampuan pemecahan masalah matematis melalui Model Pembelajaran Knisley berbantuan media jing-jing bar mengalami peningkatan sebesar 50,13 dari kondisi awal 31,67 menjadi 81,8 pada kondisi akhir.
PENERAPAN PENDEKATAN CONCRETE PICTORIAL ABSTRACT (CPA) BERBANTUAN MEDIA JARKUBA APK TERHADAP KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS V SD 3 MAYAHAN
ifana falentina imelda;
Henry Suryo Bintoro;
Jayanti Putri Purwaningrum
Guru Tua : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2021): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/gurutua.v4i2.69
Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya koneksi matematis siswa kelas V sd 3 Mayahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan koneksi matematis siswa menggunakan pendekatan Concrete Pictorial Abstract (CPA) dengan bantuan media Jarkuba Apk. Metode penelitian yang dilakukan yaitu penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain Pra-Experiment One-Group Pretest-Posttest pada mata pelajaran matematika pokok bahasan jaring-jaring bangun ruang sederhana terhadap 27 siswa kelas V Sekolah Dasar 3 Mayahan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan non tes. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: adanya peningkatan koneksi matematis siswa sesudah mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan CPA berbantuan media Jarkuba Apk lebih baik daripada siswa sebelum mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan CPA.
Usaha Mainan Anak Tradisional Desa Karanganyar, Kabupaten Jepara
Jayanti Putri Purwaningrum;
Imaniar Purbasari;
Hutomo Rusdianto
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2020): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33084/pengabdianmu.v6i1.1363
Karanganyar Village is a village that produces traditional children's toys with toys based on coastal environmental structures. This traditional children's toy is one of Jepara's superior products that has not been developed by the Department of Industry and Trade and MSMEs in Jepara. This results in the underdevelopment of superior local products and local cultural wisdom compared to children's toy developers in other areas such as Purwakarta and Yogyakarta. The service program is a regional superior product development program in traditional children's toy producing centers, especially at Mekar Maju MSMEs. The specific objective of this program is to assist partners in developing superior local products in Karanganyar Village in the form of traditional children's toys so that they have a variety of toys with educational value and child-friendly and helping partners develop technology-based business management patterns. The main priority in this program is solutions to problems in the production process, product design, and marketing management. The results of this service activity can help MSMEs in (1) improving the business climate, (2) increasing access to productive resources, (3) developing products and marketing for MSMEs, (4) increasing the competitiveness of HR and MSMEs
Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Daring Dengan Aplikasi Whatsapp
Nurul Fitri Shofiah;
Jayanti Putri Purwaningrum;
Fina Fakhriyah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 5 (2021): October Pages 1880-3500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1039.496 KB)
|
DOI: 10.31004/edukatif.v3i5.907
Pembelajaran matematika secara daring melalui aplikasi WhatsApp dapat mempengaruhi tingkat kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hal ini dibuktikan dengan kenyataan yang ditemui di kelas V SDN 1 Sidomulyo, Blora. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hasil belajar dan mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada pembelajaran daring melalui aplikasi WhatsApp. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet. Proses pembelajaran daring ini menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai media komunikasi dalam pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 1 Sidomulyo Kabupaten Blora. Teknik pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik proporsional random sampling. Subjek penelitian berjumlah 9 siswa dengan kategori yaitu 4 siswa dengan hasil belajar tinggi, 2 siswa dengan hasil belajar sedang, dan 3 siswa dengan hasil belajar rendah. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Berdasarkan penelitian di lapangan dapat diketahui bahwa hasil kemampuan pemahaman konsep matematis siswa secara keseluruhan memiliki rata-rata 65,55 dengan rincian kategori tinggi didapatkan rata-rata 20,55%, kategori sedang didapatkan rata-rata 43,07%, dan kategori rendah didapatkan rata-rata 36,38%. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa hasil kemampuan pemahaman konsep matematis siswa tergolong dalam kategori cukup baik
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT SENTENCE PADA MATERI BILANGAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Jayanti Putri Purwaningrum;
Muh Syafei
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.724 KB)
|
DOI: 10.31949/th.v4i1.1257
Penguasaan bahasa Inggris merupakan faktor penentu dalam era globalisasi dan merupakan salah satu keberhasilan pembelajaran di pendidikan tinggi. Kemampuan bahasa Inggris siswa dalam Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Muria Kudus dapat dikembangkan melalui kursus Pendidikan Matematika Bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui model pembelajaran angka konsep bahan kalimat dalam mata pelajaran Bahasa Inggris Pendidikan Matematika; (2) mengetahui aktivitas siswa selama pembelajaran melalui model pembelajaran kalimat konsep pada nomor materi dalam kursus Pendidikan Matematika Bahasa Inggris; dan (3) mengetahui respon siswa terhadap model pembelajaran kalimat konsep pada nomor materi dalam kursus Bahasa Inggris Pendidikan Matematika. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika di Universitas Muria Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental melalui model pembelajaran kalimat konsep dengan teknik pretest posttest one group. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Model pembelajaran kalimat konsep pada nomor materi dalam mata pelajaran Bahasa Inggris di Pendidikan Matematika dapat meningkatkan kemahiran bahasa Inggris siswa; 2) Ada perbedaan yang signifikan dalam kemahiran bahasa Inggris rata-rata siswa antara sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran kalimat konsep pada materi angka dalam kursus Pendidikan Matematika Bahasa Inggris; dan 3) Tanggapan siswa terhadap model pembelajaran kalimat konsep pada nomor materi dalam kursus Bahasa Inggris Pendidikan Matematika
Teori Piaget dalam Pembelajaran Matematika
Marizka Aulia Fahma;
Jayanti Putri Purwaningrum
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 6, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/must.v6i1.6966
Tujuan penyusunan artikel tentang teori Piaget dalam pembelajaran matematika adalah untuk menambahkan wawasan dalam pembelajaran matematika terkait pentingnya pemahaman konsep. Misalnya dalam memahami materi operasi penjumlahan, lebih baik siswa tidak hanya mengetahui tentang operasi penjumlahan saja, namun siswa dapat mengetahui konsep awal dari menentukan hasil operasi penjumlahan. Perkembangan zaman dan teknologi membuat banyak siswa tergantung pada penggunaan alat bantu hitung seperti kalkulator, sehingga siswa cenderung malas untuk memecahkan masalah dengan menggunakan rumus ataupun menggunakan alat peraga. Siswa tidak terlalu menyukai materi matematika karena bagi siswa matematika adalah ilmu hafalan dan sulit bagi mereka untuk menyelesaikan permasalahan matematika. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah studi literatur mengenai teori Piaget dan pembelajaran materi operasi penjumlahan. Piaget mengatakan bahwa guru matematika harus mengetahui perkembangan kognitif terhadap anak. Tingkat perkembangan intelektual yang dilakukan oleh setiap individu yaitu tingkat sensosi-motor (0-1 tahun), pra-operasional (2-7 tahun), operasional konkret (7-11 tahun), dan operasional formal (11 tahun ke atas). Hasil dari studi literatur diperoleh bahwa teori piaget yang diterapkan dalam pembelajaran matematika pada materi operasi penjumlahan dengan menggunakan alat peraga mampu mengasah kreativitas, pola pikir siswa, dan meningkatkan keaktifan siswa kelas satu SD.