Claim Missing Document
Check
Articles

Manajemen Pelatihan Sablon Digital di PKBM Maju Bersama Pandeglang Wilona, Dhea Faustine; Darmawan, Dadan; Ganiadi, Mochamad
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i2.2140

Abstract

Manajemen pelatihan diartikan sebagai rangkaian proses pelatihan yang dikelola dengan melakukan tahapan-tahapan yang meliputi tiga tahapan seperti perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan pemanfaatan sumber daya manusia, informasi, sistem, dan anggaran dengan tetap mengacu pada fungsi manajemen, tanggung jawab. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisa manajemen pelatihan sablon digital di PKBM Maju Bersama Pandeglang. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, proses atau tahapan penelitian yang dilakukan untuk menganalisa data meliputi reduksi data, penyajian data, verifikasi data. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa manajemen pelatihan sablon digital di PKBM Maju Bersama yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dijalankan dengan cukup baik. Dalam perencanaan tersebut Lembaga PKBM Maju Bersama Pandeglang memiliki pertimbangan terhadap kebutuhan peserta didik, sehingga dapat melaksanakan program pelatihan yang relevan terhadap Masyarakat. Tahapan perencanaan dalam program pelatihan di PKBM Maju Bersama Pandeglang dijalankan dengan baik dan sistematis. Tahapan pelaksanaan program pelatihan sablon digital di PKBM Maju Bersama Pandeglang berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah dilakukan sebelum pelaksanaan program pelatihan dimulai. Pelaksanaan pelatihan tersebut diawali dengan terhadap program pelatihan sablon digital kepada peserta didik serta beberapa pelatihan serta materi yang akan diberikan kepada peserta didik. Tahapan evaluasi terhadap program pelatihan sablon digital tidak dijalankan sepenuhnya.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah di Bank Sampah Perumahan Samaji Asri Kecamatan Taktakan, Kota Serang Ghifari, Brillan Reihan Al; Fauzi, Ahmad; Darmawan, Dadan
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v9i2.1981

Abstract

Pemberdayaan masyarakat harus ada dalam semua hal, termasuk dalam memelihara kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih akan mencerminkan kondisi masyarakat yang tinggal di dalamnya. Pemberdayaan lingkungan merupakan cita-cita bersama sehingga diciptakan secara bersama-sama. Berdayanya lingkungan ditandai dengan kondisi lingkungan yang mendukung aktivitas masyarakatnya, artinya aktivitas masyarakat tidak akan terganggu dikarenakan alasan lingkungannya. Tujuan pendiri bank sampah di Perumahan Samaji Asri sebenernya bukan hanya berorientasi pada penambahan kesejahteraan tapi juga memberikan kesadaran kepada masyarakat agar masyarakat dapat mengetahui pentingnya menjaga lingkungan dan bisa menjadi budaya bagi masyarakat Perumahan Samaji Asri. Penambahan soft skill keterampilan berupa keahlian daur ulang sampah yang ditujukan bagi para pengelola bank sampah dan masyarakat setempat, tujuan diberikannya soft skill ini adalah masyarakat dapat melilah sampah dengan benar dan mampu menghasilkan produk-produk bernilai jual/ekonomis tinggi. Sehingga bisa membuat masyarakat Perumahan Samaji Asri lebih kreatif dan bisa menjaga lingkungan dengan baik. Community Empowerment Through Waste Management at the Samaji Asri Housing Waste Bank, Taktakan District, Serang City Abstract Community empowerment must exist in all matters, including maintaining environmental cleanliness. A clean environment will reflect the condition of the people living in it. Environmental empowerment is a shared ideal so it is created together. Environmental empowerment is characterized by environmental conditions that support community activities, meaning that community activities will not be disturbed due to environmental reasons. The aim of establishing the waste bank at Samaji Asri Housing is actually not only oriented towards increasing welfare but also providing awareness to the community so that people can know the importance of protecting the environment and that it can become a culture for the Samaji Asri Housing community. The addition of soft skills in the form of waste recycling skills is aimed at waste bank managers and local communities. The aim of providing these soft skills is that the community can process waste properly and be able to produce products of high selling/economic value. So that it can make the Samaji Asri Housing community more creative and able to protect the environment well.
Pengembangan Kompetensi Literasi Digital Warga Belajar Pendidikan Kesetaraan dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Darmawan, Dadan; Fauzi, Ahmad; Siregar, Herlina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i2.730

Abstract

Kemampuan literasi digital menjadi tuntutan yang harus dimiliki oleh masyarakat khususnya warga belajar pendidikan kesetaraan dalam memasuki dunia kerja di era revoluasi industry 4.0. Berdasarkan observasi di PKBM abdi pertiwi ditemukan permasalahan yang perlu segera diselesaikan diantaranya, warga belajar belum mampu menguasai literasi digital dengan baik dan belum memiliki cultural dan social understanding dalam menentukan dan memilih informasi yang sejalan dengan konteks pemahaman sosial budaya sekitar. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memperikan pendampingan dalam rangka pengembangan kompetensi literasi digital warga belajar pendidikan kesetaraan dalam menghadapi era revoluasi industry 4.0. Pengabdian dilaksanakan di Pusat Kegiatan Belajara Masyarakat (PKBM) Abdi Pertiwi dan PKBM Insan Madani. Hasil pemdampingan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan literasi digital seperti tutor berpartisipasi dalam ruang digital, keahlian dalam menggunakan ICT, dan sebagainya. Digital literacy skills are a requirement that must be possessed by society, especially citizens learning equality education when entering the world of work in the era of revolution 4.0. Based on observations at Abdi Pertiwi’s PKBM problems were found that needed to be resolved immediately, including that students were not yet able to master digital literacy well and did not have cultural and social understanding in determining information that was in line with the socio-cultural context of understanding around them. The aim of this service activity is to provide assistance in developing digital literacy competencies for citizens studying equality education in facing the era of industrial revolution 4.0. the service was carried out at the Abdi Pertiwi Community Learning Activity Center (PKBM) and PKBM Insan Madani. The results of the mentoring show an increase in understanding and digital literacy skills such as tutors to participate in digital spaces, skills in using ICT, and so on.
Penerapan Kurikulum Pelatihan Berbasis Kompetensi pada Program Digital Business Management di Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Profesi (LP3I) Banten Darmawan, Dadan; Ganiadi, Mochamad; Mulyanto, Fiola Dwi
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i1.431

Abstract

This study aims to describe (1) the process of developing a competency-based training curriculum, (2) the implementation of the competency-based training curriculum, (3) the outcomes of the competency-based training curriculum. This research employs a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques used include observation, interviews, and documentation. The research data sources consist of 9 individuals. The findings of this study indicate that the development, implementation, and outcomes of the competency-based training curriculum at LP3I Banten have been conducted quite well. However, there is a need for autonomous rights for LP3I Banten as a branch to independently design its learning plans, ensuring that they are measurable and tailored to regional needs. LP3I Banten serves as a bridge between the functions of education and training and industrial needs, ensuring that the human resources produced align with the available industry demands.
The Role Of Educators In Instilling Religious Values In Early Childhood AT TPQ Insan Robbani Al-Fikri Darmawan, Dadan; Alika, Putri; Ganiadi, Mochamad
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 10, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v10i1.8821

Abstract

Education is an important factor in building an intelligent nation. Through educators, it becomes a conscious human effort to enhance knowledge, skills, and even personality development. The aim of this research is to instill religious values in early childhood at TPQ Insan Robbani Al-Fikri, Tangerang City, through the role of educators as facilitators and parents as role models. The research method used is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation. This research was conducted at TPQ Insan Robbani Al-Fikri in Kp. Karang Anyar, Neglasari Sub-district, Tangerang City. The results of this research show that educators who act as facilitators have five indicators of success: (1) the provision of learning tools has been adequately implemented, (2) the availability of learning facilities, including methods, media, and equipment, is fairly complete, (3) educators act as companions to students, (4) educators fulfill their duties and functions in accordance with regulations, and (5) educators do not act arbitrarily towards students. Thus, the role of educators as facilitators and the role of parents as effective role models contribute significantly to shaping the religious character of early childhood, particularly in aspects of worship, prayer, and behavior in accordance with religious teachings.
UPAYA PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KONSEP DIRI (SELF CONCEPT) PESERTA DIDIK SMP NEGERI 1 KOTA SERANG Puspitasari, Elsa; Ganiadi, Mochamad; Darmawan, Dadan
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v9i2.32191

Abstract

Kegiatan ekstrakurikuler merupakan aktivitas yang dilaksanakan di luar jam pelajaran formal dan berfungsi sebagai wadah untuk menyalurkan minat, bakat, hobi, kepribadian, serta kreativitas peserta didik. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam membantu peserta didik mengenali, mengembangkan, dan menerapkan kemampuan konsep diri mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan konsep diri peserta didik di SMP Negeri 1 Kota Serang. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler telah berjalan secara optimal, didukung oleh kebijakan sekolah melalui peran aktif kepala sekolah dan wakil kepala bidang kesiswaan dalam menganalisis kebutuhan pembina dan peserta didik, serta tersedianya SOP pelaksanaan yang jelas; (2) manajemen kegiatan ekstrakurikuler yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan telah dilaksanakan secara sistematis dan efektif; dan (3) peserta didik yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler menunjukkan perkembangan positif dalam aspek-aspek konsep diri, meliputi citra diri, harga diri, ideal diri, dan identitas diri. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan konsep diri peserta didik.Kata kunci: Ekstrakurikuler, Kemampuan Konsep Diri, Manajemen Ekstrakurikuler
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Jakpreneur Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga di Jakarta Permata, Della; Rosilien, Anisa Ramadhani; Cecilia, Putri; Darmawan, Dadan
PASAI : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): December
Publisher : Yayasan Pendidikan Mitra Mandiri Aceh(YPMMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58477/pasai.v2i2.123

Abstract

Abstract Jakpreneur is a programme initiated by the Jakarta Provincial Government to encourage family economic empowerment through support for MSMEs. This programme aims to improve the family economy, especially among the lower middle class, by providing training, access to capital, and market access facilities. Jakpreneur also collaborates between the government, the business sector, and the community in creating an environment that supports the growth of MSMEs. With training provided by industry experts and business practitioners, participants of this programme are empowered to develop managerial, marketing, and financial skills. The data analysis technique uses qualitative research, by obtaining an overview of Jakpreneur. Using secondary data collection methods, namely by utilising existing documents. The results of this study show that Jakpreneur has had a positive impact with increased business growth, income, and welfare of participant families. However, challenges such as additional access to capital and market expansion remain the focus of ongoing development. Keywords: jakprenuer, economic empowerment,UMKM Abstrak Jakpreneur merupakan program yang diinsiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui dukungan kepada UMKM. Program ini bertujuan untuk menngkatkan ekonomi keluarga, khususnya di kalangan ekonomi menengah ke bawah, dengan memberikan pelatihan, akses modal, dan fasilitas akses pasar. Jakpreneur juga berkolaborasi antara pemerintah, sektor bisnis, dan masyarakat dalam meniciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan adanya pelatihan yang diselenggrakan dari ahli industri dan praktis bisnis, peserta program ini diberdayakan untuk mengembangkan keterampilan manajerial, pemasaran, dan keuangan. Teknik analisis data menggunakan penelitian kualitatif, dengan memproleh gambaran mengenai Jakpreneur. Menggunakan metode pengumpulan dari data sekunder yaitu dengan pemanfaatan dokumen yang ada. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Jakpreneur telah memberikan dampak positif dengan meningkatnya pertumbuhan usaha, pendapatan, dan kesejahteraan keluarga peserta. Meskipun demikian, tantangan seperti akses tambahan terhadap modal dan perluasan pasar masih menjadi fokus pengembangan berkelanjutan. Kata Kunci: jakprenuer, pemberdayaan ekonomi, UMKM
Implementasi Sistem Pelayanan dan Informasi Dalam Pengambilan Sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di BBPVP Serang Darmawan, Dadan; Sudrajat, Indra; Larasati, Anisa Putri
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol 11, No 1 (2025): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v11i1.14566

Abstract

Abstract: This study examines the implementation of service and information systems in the management of the National Professional Certification Agency (BNSP) certificates at the Center for Vocational Training and Productivity Development (BBPVP) Serang. The focus of this research is the certificate management process, and the human resources involved in supporting its implementation. This study aims to understand how the certificate management system is effectively applied at BBPVP Serang. The findings reveal that certificate management at BBPVP Serang not only provides efficient services but also supports human resource development through competency-based certification. The integrated service system accelerates and improves the quality of certificate management, offering significant benefits to training participants in enhancing their careers.Key Words: BNSP Certificate, BBPVP, Service System, and InformationAbstrak: Penelitian ini membahas implementasi sistem pelayanan dan informasi dalam pengelolaan sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang. Fokus utama penelitian ini adalah proses pengelolaan sertifikat serta sumber daya manusia yang terlibat dalam mendukung pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem pengelolaan sertifikat diterapkan secara efektif di BBPVP Serang. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sertifikat di BBPVP Serang tidak hanya memberikan layanan yang efisien, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui sertifikasi berbasis kompetensi. Sistem pelayanan yang terintegrasi membantu mempercepat dan meningkatkan kualitas pengelolaan sertifikat, memberikan manfaat besar bagi peserta pelatihan dalam menunjang karier mereka.Kata Kunci: Sertifikat BNSP, BBPVP, Sistem Pelayanan, dan Informasi.
Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai Strategi Reintegrasi Eks Narapidana Terorisme di Banten Aziz, Rosihan Miftahul; Rahandini, Nikka Larasati; Aliffianti, Hikmah Fitri; Darmawan, Dadan
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.46991

Abstract

Koperasi Bina Insaf Mandiri (BIM) beranggotakan eks narapidana terorisme yang bekerjasama dengan Perhutani dalam mengelola lahan produktif di Gunung Karang. Dalam menjalankan kegiatan pertanian, koperasi BIM menghadapi tantangan kenaikan harga pupuk dan konflik pemanfaatan lahan. Koperasi BIM menggagas inovasi penggunaan fly ash bottom ash dari limbah non B3 PT PLN Indonesia Power UBP Banten 2 Labuan sebagai media tanam FABA Organik (METAFORA). Melalui pendekatan sosial serta kontribusi konkret dalam bidang ekonomi dan lingkungan, CSR berperan dalam muwujudkan reintegrasi koperasi BIM melalui konservasi dan inovasi sosial berbasis pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, bertujuan untuk mengkaji strategi CSR yang diterapkan guna memahami efektivitasnya dalam upaya reintegrasi eks narapidana terorisme. Hasil penelitian menunjukkan Koperasi BIM berhasil menjalankan reintegrasi secara produktif melalui konservasi lingkungan di kawasan Gunung Karang. Koperasi BIM melakukan praktik budidaya kopi hingga tahap ke hilirisasi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pendapatan para anggotanya. Selain itu, koperasi BIM juga telah mengalami reorganisasi kelembagaan dengan memperluas basis keanggotaannya melalui pelibatan petani, langkah ini merepresentasikan pencapaian dalam aspek inklusivitas serta memperkuat keberlanjutan usaha koperasi. Demikian, proses ini menunjukkan bahwa eks narapidana terorisme dapat diterima kembali oleh masyarakat melalui kontribusi positif.
Penguatan Pendidikan Karakter Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Rakhmawati, Isa; Hanafi, Syadeli; Darmawan, Dadan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.3478

Abstract

Pendidikan karakter adalah proses penting yang berfungsi dalam mengembangkan kepribadian siswa secara menyeluruh, meliputi aspek sikap, moral, dan perilaku. Sekolah memegang peran penting dalam memperkuat karakter, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kegiatan pramuka di SMK Ash-Shoheh 1 dalam memperkuat karakter siswa. Metode yang diterapkan adalah metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, pembina Pramuka, serta siswa yang aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Analisis data dilakukan dalam tiga langlah utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kegiatan Pramuka memberikan kontribusi yang signifikan dalam penguatan karakter siswa melalui lima indikator utama, yaitu keteladanan, pembelajaran, pemberdayaan dan pembudayaan, penguatan, serta penilaian. Nilai seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan jiwa kepemimpinan berkembang melalui proses kegiatan yang berlangsung secara teratur dan terstruktur. Dengan demikian, kegiatan Pramuka di sekolah ini terbukti menjadi metode yang efektif dalam membentuk siswa menjadi individu yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.