Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PERSEPSI PENGUNJUNG WISATA TERHADAP OBYEK WISATA PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN MANOKWARI ., Murni
Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Acces
Publisher : STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36417/jpp.v5i2.751

Abstract

Pantai menawarkan kenyamanan untuk berbagai aktivitas rekreasi seperti berenang dan berjemur, dengan pasir putih dan ombak yang kecil. Untuk mendukung kegiatan serta pengembangan Pantai Pasir Putih, dibutuhkan infrastruktur yang baik agar proses pengembangan tidak terhambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengembangan Objek Wisata Pantai Pasir Putih yang terletak di Kelurahan Pasir Putih, Distrik Manokwari Timur, Kabupaten Manokwari. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif kuantitatif serta skala Likert dengan instrumen kuisioner dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua indikator memiliki total skor tertinggi yang masuk dalam kategori sangat baik dan setuju, yang menunjukkan bahwa fasilitas, sarana, dan prasarana di Wisata Pantai Pasir Putih sudah tersedia dengan baik. Selain itu, persepsi terhadap promosi serta pengembangan aktivitas ekonomi juga dinilai sangat baik dan didukung oleh masyarakat sekitar, karena hal ini berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat.
INOVASI PRODUK LOKAL: MENINGKATKAN KETERAMPILAN IBU-IBU PKK DALAM MEMBUAT PRODUK ABON UDANG KASIA Sulfiana Sulfiana; Nur Abu; La Ibal; Andi Rahayu Anwar; Rahmi Rahmi; Siti Nur Kayatun; Murni Murni; Muhamad Saleh Rumwokas
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian ibu-ibu PKK melalui penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan dalam pengolahan udang Kasia menjadi produk abon. Program ini terdiri dari tiga komponen utama, yaitu penyuluhan yang memberikan pemahaman tentang pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam mengolah makanan, pelatihan tentang teknik penyimpanan bahan makanan yang aman dan higienis, serta pendampingan dalam memilih bahan baku berkualitas untuk menghasilkan produk yang aman dan lezat. Setelah penyuluhan, ibu-ibu PKK lebih memahami pentingnya penerapan SOP, seperti penggunaan celemek, masker, sarung tangan, dan penutup kepala, yang berfungsi menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Selain itu, mereka juga mempelajari cara penyimpanan bahan makanan yang benar untuk mencegah kontaminasi, dan pentingnya menjaga kualitas bahan baku udang rebon untuk memastikan keamanan dan kualitas abon yang dihasilkan. Dengan demikian, ibu-ibu PKK semakin percaya diri dalam memproduksi abon udang Kasia yang berkualitas dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan mereka melalui usaha mandiri.
Pelatihan Pembuatan Sambal Udang Kasia Untuk Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Arar Sulfiana, Sulfiana; Ibal, La; Abu, Nur; Anwar, Andi Rahayu; Rahmi, Rahmi; Kayatun, Siti Nur; Murni, Murni; Saleh, Muhammad
Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Al Khidma Vol. 5 No. 1 Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/ak.v5i1.4213

Abstract

Keberadaan udang kasia (Acetes sp.) di Kampung Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat setempat. Namun, pengolahan udang kasia masih terbatas pada pembuatan terasi tradisional, sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam diversifikasi produk olahan udang kasia, dengan memperkenalkan pembuatan sambal udang kasia. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan pemerintah setempat, sosialisasi, pelatihan langsung, dan evaluasi hasil. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan 100% sesuai rencana, dengan peserta menunjukkan peningkatan keterampilan yang signifikan dalam pengolahan sambal. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap inovasi produk ini. Diversifikasi produk sambal udang kasia diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat Kampung Arar. Ke depan, diperlukan pendampingan lebih lanjut untuk pemasaran dan pengembangan usaha sambal udang kasia, serta dukungan dari pemerintah setempat untuk memperkuat ekonomi berbasis sumber daya lokal.
Analisis Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) Kota Makassar Tahun 2023-2043 Madaul, Rahful Ahmad; Hilmansyah, Hilmi; Ibal, La
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 13, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v13i1.89411

Abstract

The provision of drinking water is a basic need that is essential to improve people's welfare. Makassar City, as a metropolitan city, faces significant challenges in ensuring adequate availability of clean water, especially with increasing population growth and changing environmental conditions. Data from 2022 shows that 24.13% of Makassar's population still experiences water scarcity, which is exacerbated by the high water loss of 52% in the distribution of the PDAM system. In response, the Makassar City Government has prepared a master plan for the drinking water supply system (RISPAM) for the 2023-2042 period to ensure sustainable SPAM development that is integrated with the regional spatial plan. This study uses the arithmetic projection method; water demand analysis includes population growth projections, water loss in distribution, and estimates of per capita needs. Data from various PDAM service areas are also analyzed to understand the characteristics of different needs. The results of the study indicate that the population of Makassar City in 2043 is projected to reach 1,530,631 people, with water needs reaching 4,898.02 liters per second in 2033 and 297.02 liters per second in 2043. The potential of groundwater in Tamalate and Tamalanrea, as well as the main river flow, provides opportunities for the development of additional raw water sources. However, high water loss and low access to clean water are major challenges that require mitigation efforts through efficient distribution systems and optimal utilization of water resources. This study emphasizes the importance of integrating spatial planning and water resource management for the sustainability of the water supply system in Makassar City.
Pendampingan Perencanaan Lanskap Pantai Lubang Pantai di Kampung Batu Lubang Bantai Distrik Makbon Kabupaten Sorong Zulkarnain, Laode Muhammad; La Ibal; Fitriyani; Murni; Felix Baru; Hilmi Hilmansyah; Endang Abu Bakar; Ummi Hanifah M.; Rahful A. Madaul
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 7 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v7i2.4689

Abstract

Kegiatan pendampingan perencanaan lanskap di Pantai Lubang Pantai, Kampung Batu Lubang Bantai, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, bertujuan untuk merumuskan arah pengembangan kawasan yang selaras dengan potensi alam dan kearifan lokal. Pantai ini memiliki keunikan geologis berupa lubang alami di tebing pantai yang menjadi daya tarik utama, serta vegetasi pesisir yang masih terjaga. Melalui observasi lapangan dan diskusi kelompok bersama masyarakat, diperoleh informasi mengenai kondisi eksisting, nilai-nilai budaya, serta aspirasi lokal dalam pengembangan kawasan. Hasilnya berupa rancangan zonasi lanskap yang mencakup zona konservasi, edukasi, rekreasi, dan penunjang, yang diharapkan mampu mendorong pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan. Pendekatan partisipatif dalam proses perencanaan menjadi kunci untuk memastikan keberlanjutan, relevansi lokal, dan penerimaan sosial atas rancangan yang dihasilkan.
Desain Rencana Wisata Mangrove Kampung Arar Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong Murni, Murni; Ibal, La; Rifqah, Nabila Nur
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37790

Abstract

Kawasan pesisir memiliki potensi ekologis dan ekonomis yang tinggi, salah satunya ekosistem hutan mangrove yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menjadi habitat berbagai biota laut. Di Kampung Arar, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, terdapat kawasan mangrove seluas ±4,44 ha yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam berbasis konservasi. Namun, kawasan ini mengalami tekanan lingkungan akibat pencemaran dan keterbatasan infrastruktur pendukung wisata. Penelitian ini bertujuan untuk merancang pengembangan kawasan wisata mangrove yang berkelanjutan dengan pendekatan konservasi dan pemberdayaan masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan di Kampung Arar dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui analisis spasial dan analisis perancangan tapak. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan studi literatur untuk mengidentifikasi kondisi eksisting kawasan, potensi pengembangan, serta hambatan yang dihadapi. Analisis dilakukan terhadap aspek fisik, utilitas, orientasi, vegetasi, aksesibilitas, dan sistem zonasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kawasan mangrove Arar dapat dilakukan melalui perencanaan zonasi menjadi tiga zona utama: zona inti, zona atraksi, dan zona privat. Penataan fasilitas penunjang seperti jalur tracking, menara pandang, serta cottage ramah lingkungan menjadi elemen penting dalam menunjang fungsi wisata dan konservasi. Meski masih terdapat tantangan seperti akses air bersih, pengolahan sampah, dan keamanan kawasan, dengan pendekatan perencanaan terpadu dan kolaborasi berbagai pihak, kawasan ini berpotensi menjadi destinasi wisata unggulan yang mendukung konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.Kata kunci: Mangrove, Wisata Alam, Konservasi, Zonasi, Kampung Arar
Konsep Pengembangan Wisata Pantai Kampung Batu Lubang Pantai Diskrit Makbon Kabupaten Sorong Ibal, La; Murni, Murni; Fitriyanti, Fitriyanti
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jej.v5i2.37788

Abstract

Kampung Batu Lubang Pantai merupakan salah satu kawasan pesisir di Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari. Keindahan alam pantai dengan pasir putih, batuan unik, terumbu karang, serta budaya lokal yang masih terjaga menjadi daya tarik utama kawasan ini. Meskipun lokasinya relatif dekat dari pusat Kota Sorong, pembangunan infrastruktur dan tata kelola pariwisata di kawasan ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi, permasalahan, dan menyusun konsep pengembangan kawasan wisata berbasis lingkungan dan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT dan perencanaan kawasan. Data diperoleh melalui survei lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki kekuatan pada potensi alam dan budaya, namun menghadapi kelemahan berupa infrastruktur yang belum memadai, tata kelola yang belum optimal, serta rendahnya keterampilan masyarakat dalam bidang pariwisata. Peluang pengembangan terbuka melalui dukungan pemerintah, promosi digital, dan tren wisata berbasis pengalaman. Konsep pengembangan yang dirancang meliputi zonasi kawasan wisata (privat, semi privat, dan publik), perencanaan sarana prasarana, serta pemberdayaan masyarakat lokal. Strategi pengembangan diarahkan untuk menciptakan destinasi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan perencanaan yang tepat dan dukungan multisektor, Kampung Batu Lubang Pantai berpotensi menjadi destinasi unggulan di Kabupaten Sorong.Kata kunci: Pengembangan kawasan, Wisata, SWOT, Perencanaan
Pendampingan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) Kampung Aimo, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong Ibal, La; Madaul, Rahful A.; Hilmansyah, Hilmi; Marshush, Ummi Hanifah; Abubakar, Endang; Murni, Murni; Salam, Rahmi Ariani; Wulandari, Mega; Widodo, Slamet; Klau, Stevanus Viki
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i2.584

Abstract

The Village Medium-Term Development Plan (RPJMDes) serves as a fundamental framework for steering village development across a six-year span. Nevertheless, numerous villages encounter significant obstacles in drafting this plan, primarily due to constrained human resources and a lack of technical proficiency. This community engagement initiative seeks to support the local administration of Aimo Village in formulating an RPJMDes that prioritizes community involvement, relies on accurate data, and adheres to regulatory standards. The approach adopted encompasses capacity-building sessions, collaborative dialogues, and hands-on technical guidance. Findings reveal that a preliminary version of the RPJMDes was effectively crafted, incorporating the village leader’s vision and mission, strategic policy outlines, and a structured set of priority development initiatives. Furthermore, the process bolstered the skills of village officials and fostered greater public engagement in shaping development plans.
Pengembangan Wilayah Desa melalui Peningkatan Ekonomi Masyarakat Kampung Arar: Studi Kegiatan Pembuatan Produk Udang Rebon Rifqah, Nabila Nur; Ibal, La; Masniar, Masniar; Murni, Murni; Abu, Nur; Tajuddin, Tamrin; Abubakar, Endang
AJAD : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Divisi Riset, Lembaga Mitra Solusi Teknologi Informasi (L-MSTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59431/ajad.v5i2.585

Abstract

The development of rural areas remains a key focus within national policy efforts to enhance community welfare by leveraging local resources. Arar Village, located in Mayamuk District, Sorong Regency, Southwest Papua, possesses abundant marine resources, particularly rebon shrimp, that have yet to be fully harnessed. This community engagement initiative was designed to stimulate the village economy by providing hands-on training in producing rebon shrimp chili sauce. The program involved several stages: initial preparation, community outreach, skills training, and ongoing production support. Throughout the process, participants—primarily women and local youth—demonstrated remarkable enthusiasm and quickly adapted to the techniques required to create hygienic and attractively packaged products. The resulting chili sauce has the potential to serve as a signature culinary product for Arar Village and may pave the way for new entrepreneurial ventures. Beyond technical skills, the program fostered increased household income and reinforced the village’s unique economic identity, all rooted in the sustainable use of local potential.
Analisis Strategi Peningkatan Jaringan Jalan Guna Menunjang Kawasan Transmigrasi Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan ibal, la; Abubakar, Endang
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2: Agustus (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i2.524

Abstract

Kondisi jaringan jalan yang sebahagian besar mengalami kerusakan serta kondisi infrastruktur yang kurang memadai mengakibatkan waktu tempuh serta tingkat pelayanan jalan rendah, sehingga pembangunan kawasan transmigrasi menjadi terhambat. Penelitian ini menggunakan studi kasus dengan pendekatan metode penelitian deskriptif melalui analisis kualitatif. Tujuannya adalah untuk melihat gambaran umum wilayah studi serta menggambarkan secara sistematis, teliti, dan akurat dalam menganalisis potensi sumber daya alam, mengidentifikasi kondisi jaringan jalan, serta menyediakan prasarana jalan yang merupakan faktor penting bagi pencapaian fungsi Kawasan Transmigrasi Punggaluku di Kabupaten Konawe Selatan. Hasil penelitian ini bahwa strategi peningkatan jaringan jalan guna menunjang Kawasan Transmigrasi Punggaluku Kabupaten Konawe Selatan adalah Pembangunan/ pemeliharaan jaringan jalan pada kawasan transmigrasi dan Peningkatan sarana transportasi dalam mendukung mobilitas penduduk. Pembangunan dan pemeliharaan jaringan jalan yang dilakukan oleh pemerintah harus lebih difokuskan pada jaringan jalan yang mendukung distribusi pergerakan orang dan barang di wilayah Transmigrasi Punggaluku. Berdasarkan pengamatan, mobilitas penduduk di wilayah Transmigrasi Punggaluku, terutama di kecamatan Laeya dan Lainea, sangat tinggi dibandingkan kecamatan lainnya. Hal ini disebabkan tingginya produktivitas masyarakat di wilayah ini. Untuk mengimbangi kondisi tersebut, diperlukan peningkatan sarana transportasi yang memadai.