Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Penerapan Teknologi yang Tepat untuk Pengelolaan Limbah Rumah Tangga di Kampung Arar Kabupaten Sorong Rahmatullah, Azwar; Ibal, La; Maysyurah, Alfina; Murni; Nurbia; Yasin, Azalia Fajri; Marasabessy, Umar R.; Madaul, Rahful A.; Abubakar, Endang
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v3i2.227

Abstract

Household waste management in Sorong Regency, especially in Arar Village, faces major challenges in reducing negative impacts on the environment. One effective solution is processing organic waste into liquid organic fertilizer (POC). This fertilizer not only reduces the amount of waste but can also increase soil fertility and support more sustainable agriculture. The Community Service Program (PKM) implemented in Arar Village aims to provide training to the community, farmer groups, and PKK mothers on how to make POC from household waste. The methods used in this program include socialization, training, and direct practice of making liquid organic fertilizer using natural ingredients and bioactivators such as EM4. After the training, 80 percent of participants successfully applied the knowledge gained to produce liquid organic fertilizer, which has been proven to increase agricultural yields and support environmental sustainability. The evaluation results show that this program provides significant benefits in reducing dependence on chemical fertilizers and increasing public awareness of the importance of environmentally friendly waste management.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kampung Dela dalam Meningkatkan Ketangguhan terhadap Bencana Alam melalui Mitigasi dan Infrastruktur Evakuasi Rusdi, Achmad; Febriadi, Ihsan; Purnawati, Renny; Arifin , Herlina; Ibal, La; Kewila, Ameli Moni; Alitiong, M. Wahyudi; Nahsim Yenusi, Rohelio Velri; Sagisolo, Moses Alfando; Maukary, Kalvin M.; Ode, Muh. Arif; Ferdinandus, Ferdinandus; Kambu, Sintia Putry
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v4i2.372

Abstract

The Della Village Coastal Community Empowerment Program aims to increase community resilience to natural disasters through mitigation activities and evacuation infrastructure development. Implementation methods include initial survey, needs mapping, evacuation route construction, disaster mitigation training, evacuation simulations, and monitoring and evaluation. Activities were carried out participatively, involving the community, village government, and university students. Pretest results showed community knowledge on disaster mitigation was low, ranging from 25% to 40%. After training and simulation, posttest results increased significantly to 70–80%, showing improved understanding and preparedness. Beyond increasing knowledge, the activity encouraged collective awareness, social responsibility, and practical skills in dealing with emergencies. The evacuation infrastructure strengthened the village's physical readiness for potential earthquakes and tsunamis. The program proved the effectiveness of educational and participatory approaches in building disaster-resilient communities in remote coastal areas. Overall, the activity helped strengthen adaptive capacity and sustainability of community-based mitigation in Della Village
Analysis of Transmigration Program Impact on Community Economic Improvement in Discrete Aimas Sorong Regency Abubakar, Endang; La Ibal; Murni
Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Pengurus Pusat Perkumpulan Ilmuwan Administrasi Negara Indonesia (PIANI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63309/dialektika.v22i2.262

Abstract

Through the transmigration program, it is hoped that mutually beneficial cooperation will be created between the transmigrant community and local communities around the transmigration settlement locations. The aim of this research is to analyze the impact of the transmigration program on improving the community economy in the Aimas District, Sorong Regency. This research uses quantitative research methods. Data analysis in this research is a normality test, reliability and validity test, and simple regression analysis. The research results show that the influence of transmigrants is 77.4% on improving the community's economy, while 23.6% is influenced by other factors not examined in this research. The Transmigrant variable has a positive effect on economic improvement. The regression coefficient value for the Transmigrant variable is 0.100, which indicates that the Transmigrant variable has a positive effect on economic improvement. Through simple linear regression analysis, it turns out that the relationship that occurs is a positive influence relationship. Through analysis of the coefficient of determination, it turns out that transmigration has an effect of 59.9% because transmigration has a good effect on the socio-economic life of the community in the Aimas District, Sorong Regency. It can be concluded that the community's economy can be improved through the transmigration program.
Sosialisasi Pengembangan Wisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di Kawasan Pantai Kaisarea Kota Sorong Murni; La Ibal; Endang Abubakar; Rahful A. Madaul; Ummi Hanifah M.; Hilmi Hilmansyah; Saoda Alting; Sartini
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5383

Abstract

Pengembangan wisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal di kawasan Pantai Kaisarea Kota Sorong menjadi penting mengingat potensi besar yang dimilikinya sebagai destinasi wisata pesisir, namun terancam oleh dampak negatif pariwisata konvensional. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan pengelola wisata mengenai prinsip-prinsip keberlanjutan dengan memanfaatkan budaya lokal dan pelestarian lingkungan. Metode pengabdian yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendekatan partisipatif. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah dan dampak pariwisata, sementara pelatihan difokuskan pada pemanfaatan bahan lokal untuk produk wisata yang ramah lingkungan. Pendekatan partisipatif melibatkan tokoh masyarakat dan pelaku wisata untuk menyusun deklarasi wisata berkelanjutan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya wisata berkelanjutan, serta keberhasilan dalam pengelolaan sampah dan pengembangan produk lokal berbasis kearifan lokal. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil menciptakan sinergi antara pelestarian budaya, lingkungan, dan ekonomi masyarakat, serta dapat dijadikan model untuk pengembangan wisata berkelanjutan di daerah lain.
SOSIALISASI PERENCANAAN KAWASAN BUDAYA DI PROVINSI PAPUA BARAT DAYA Murni Murni; Rahmi Ariani Salam; La Ibal; Slamet Widodo; Endang Abubakar; Mega Wulandari; Ummi Hanifah M.; Rahful A. Madaul; Hilmi Hilmansyah; Muhamad Andika Ramadhan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.59277

Abstract

Warisan budaya merupakan aset strategis yang melekat pada identitas dan keberlanjutan suatu daerah. Provinsi Papua Barat Daya sebagai provinsi termuda di Indonesia menyimpan kekayaan budaya yang sangat beragam, namun pengelolaannya masih memerlukan kerangka perencanaan yang terstruktur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemangku kepentingan mengenai konsep dan urgensi perencanaan kawasan budaya melalui kegiatan sosialisasi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh adat, akademisi, pelaku budaya, dan masyarakat umum. Metode pelaksanaan mencakup ceramah dan presentasi materi, diskusi interaktif, serta identifikasi potensi budaya secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep kawasan budaya, teridentifikasinya berbagai aset budaya lokal yang berpotensi dikembangkan, serta terbangunnya komitmen kolaboratif antar pemangku kepentingan. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan kawasan budaya yang terintegrasi dengan pembangunan wilayah dapat menjadi instrumen efektif dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sekaligus mendorong pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi kreatif di Papua Barat Daya
ANALISIS KEBIJAKAN TRANSMIGRASI DI KABUPATEN SORONG MENGGUNAKAN PENDEKATAN SPATIAL-AI La Ibal; Abdullah Galib Kilwo
Accounting Student Series on Emerging Trends Vol. 1 No. 01 (2026): Navigasi Pengelolaan Keuangan di Era Transformasi Digital dan Kepatuhan Korpor
Publisher : Jurusan Akuntansi, Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66896/asset.1.01.2026.12

Abstract

This research examines the transmigration policy in Sorong Regency, Southwest Papua Province, using the QGIS Processing-based SPATIALIS-AI (Spatial Intelligence for Policy and Objective Synthesis) approach. The main objective of the study is to identify policy patterns, semantic networks across documents, and to formulate a synthesis of spatial planning objectives based on official policy documents. The analysis was conducted on eight policy documents, encompassing national, provincial, and regency regulations, which were processed using a combination of classical text network analysis and artificial intelligence (AI)-based extraction. The analysis yielded 12 dominant policy clusters, in which Cluster 0 (Spatial Planning Policy Integration), with the proposed objective of "Realizing integrated, competitive, safe, and sustainable spatial planning," ranked the highest. The findings indicate that the transmigration area in Sorong Regency has significant strategic potential, but requires stronger cross-document harmonization between the RTRW (Regional Spatial Plan), RPJMD (Regional Medium-Term Development Plan), RPJPD (Regional Long-Term Development Plan), and transmigration regulations. The Spatial-AI approach proved capable of identifying semantic connectivity that is not always apparent through manual reading, thereby serving as an effective decision-support tool for regional planners  
Pengaruh Kualitas Layanan Transportasi Umum Terhadap Kepuasan Penumpang di Kota Sorong Hilmi Hilmansyah; La Ibal; Risman
Jurnal Perkotaan Vol. 18 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/perkotaan.v18i1.7784

Abstract

Transportasi merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas perkotaan. Kota Sorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan jasa di Papua Barat Daya memiliki kebutuhan mobilitas yang terus meningkat, sehingga kualitas layanan transportasi umum, khususnya taksi kuning, menjadi faktor penting dalam memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas layanan transportasi umum (taksi) terhadap kepuasan penumpang di Kota Sorong. Metode yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA), Service Quality (SERVQUAL), dan Analisis Regresi Linier Berganda dengan lima dimensi kualitas layanan, yaitu tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan penumpang, baik secara simultan maupun parsial. Dimensi responsiveness menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan penumpang. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,683 menunjukkan bahwa 68,3% variasi kepuasan penumpang dapat dijelaskan oleh kualitas layanan yang diberikan. Meskipun demikian, tingkat kesesuaian layanan sebesar 77% dan nilai GAP yang masih negatif pada seluruh atribut menunjukkan bahwa kinerja layanan belum sepenuhnya memenuhi harapan penumpang. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan kualitas layanan taksi di Kota Sorong, terutama pada aspek aksesibilitas layanan, keandalan operasional, waktu tunggu, kenyamanan perjalanan, keselamatan, serta responsivitas pengemudi dan penyedia layanan guna meningkatkan kepuasan penumpang secara berkelanjutan.