Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA BANGKITAN DAN TARIKAN DI PERUMAHAN BOGOR NIRWANA RESIDENCE ( BNR ) Kurniawan, Irfan; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 7 No. 2 (2018): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v7i2.2283

Abstract

Salah satu masalah transportasi seperti kemacetan lalu lintas kerap terjadi di kota-kota di Indonesia salah satunya di Bogor. Permasalahan transportasi dapat diatasi dengan perencanaan transportasi yang baik, sesuai dengan rencana,TOD (Transit  Oriented Developmnet) Program dengan membangun LRT yang berlokasi di Perumahan Bogor Nirwana Residence (BNR). Untuk mengantisipasi timbulnya masalah transportasi maka dilakukan kajian mengenai analisis potensi bangkitan dan tarikan untuk mengetahui seberapa besar pergerakan yang masuk atau keluar dari ataupun masuk ke sebuah zona Perencanaan transportasi yang paling popular dan sering digunakan adalah perencanaan transportasi 4 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pengumpulan data, tahap analisis bangkitan dan tarikan dan kesimpulan. Tahap analisis bangkitan dan tarikan perjalanan.merupakan salah satu tata guna lahan yang dapat menimbulkan tarikan pergerakan yang besar, mengingat banyak warga kota bekerja di sektor formal. Data yang digunakan dalam model bangkitan dan tarikan adalah berbasis sebuah zona dan jaringan Output dari model ini sehingga bisa memprediksikan seberapa besar pergerakan perjalanan Desire Line pada masa mendatang. Perhitungan jumlah kendaraan yang melewati daerah sekitaran kawasan Bogor Nirwana Residence menggunakan Traffic Count pada masing – masing jalan sehingga bisa diketahui berapa jam, yang nantinya akan di dapat satuan mobil penumpang, setelah itu di buat jaringan serta MAT tahun 2018-2025 dibebankan pada jaringan, untuk mengetahui seberapa besar Demand Flow serta Desire Line dengan menggunakan software SATURN. Hasil dari analisis software SATURN didapatkan kesimpulan nilai bangkitan dan tarikan dari tahun 2018 sampai 2020 terjadi Kenaikan sehinga pembangunan TOD sangat  berdampak signifikan, sedangkan tahun 2020 sampai 2025 terjadi peningkatan. Dari jumlah bangkitan dan tarikan yang telah dihasilkan dapat diketahui bahwa semakin besar tingkat perjalanan di kota Bogor pada masa mendatang sehingga nantinya dapat di buat rencana ataupun solusi kedepannya untuk mengurangi tingginya jumlah penduduk dalam perjalanan jalan di kota Bogor khususnya pada kawasan Bogor Nirwana Residence.
KAJIAN TENTANG PENGARUH KEPADATAN LALU LINTAS TERHADAP KEBISINGAN YANG DITIMBULKAN KENDARAAN BERMOTOR Syafrudin, Dindin; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 8 No. 1 (2019): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v8i1.2289

Abstract

Setiap kendaraan bermotor baik sepeda motor, mobil pribadi, penumpang umum, mobil pengangkut barang seperti truck yang bergardan 4 akan menimbulkan suara dengan tingkat kebisingan yang bervariatif. Suara yang timbul pada kendaraan dipengaruhi mesin dan model knalpot dari kendaraan yang bersangkutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh seberapa besar tingkat kebisingan yang ditimbulkan oleh kendaraan pada ruas jalan Ciawi-Puncak dan menganalisa apakah kebisingannya masih dibawah ambang baku tingkat kebisingan yang diizinkan.  Berdasarkan pembahasan diatas bahwa peningkatan kepadatan sepeda motor, mobil angkutan pribadi, mobil angkutan umum dan mobil angkutan barang terhadap kebisingan yang di timbulkan, maka diperoleh hasil sebagai berikut. Kepadatan sepeda motor, mobil angkutan pribadi, mobil angkutan umum dan mobil angkutan barang memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kebisingan, dari semua perhitungan analisis didapatkan persamaan terbesar pada penelitian hari ketiga titik kedua (Sound Level Meter 2), dengan kontribusi sebesar 23,70%. Didapatkan perhitungan di bawah ini, Y = 63,080 + 0,036x1 + 0,139x2 – 0,129x3 + 0,943x4. Maksudnya jika tidak ada penurunan kepadatan sepeda motor maka tingkat kebisingan di SLM 2 adalah sebesar 63,080 dBA. Apabila terjadi penambahan peningkatan kepadatan sepeda motor sebesar +1,118 kend./jam dan penurunan kepadatan mobil angkutan umum -0,129 kend./jam. Kepadatan sepeda motor, mobil pribadi, mobil angkutan umum dan mobil angkutan barang juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kebisingan didapatkan persamaan kedua terbesar terbesar pada penelitian hari ke empat dititik ke tiga dengan kontribusi sebesar 21,70%. Didapatkan perhitungan persamaan di bawah ini, Y = 61,101 + 0,054x1 – 0,067x2 + 0,052x3 – 0,286x4. Maksud dari persamaan diatas adalah jika ada peningkatan kepadatan sepeda motor, mobil angkutan umum maka kebisingan di SLM 3 adalah sebesar 61,101 dBA. Jadi untuk penurunan kepadatan angkutan pribadi dan kepadatan mobil angkutan barang  sebesar 0,353 kend./jam dan maka akan terjadi peningkatan kepadatan sepeda motor, peningkatan mobil angkutan umum sebesar  0,106 kend./jam.
EVALUASI TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA LAPIS PERMUKAAN RUAS JALAN TEGAR BERIMAN KABUPATEN BOGOR Triyanto, Triyanto; Syaiful, Syaiful; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 8 No. 2 (2019): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v8i2.2628

Abstract

Penilaian kondisi permukaan jalan merupakan satu tahapan untuk menentukan jenis program ravaluasi yang perlu dilakukan. Metode yang digunakan salah satunya adalah metode Pavement Condition Index. Penilaian ini bertujian untuk memperoleh hasil evaluasi nilai perkerasan nilai perkerasan dan rencana tindak lanjut yang akan diambil. Data yang diperoleh dari data sekunder jenis jalan, peta lokasi dan untuk data primer hasil survei kusakan, urutan pengolahan data dimulai dari memutuskan jenis kerusakan, tingkat kerusakan, Penilaian Kondisi Kerusakan, dan Klasifiksi Kualitas Kerusakan, indeks nilai PCI terdiri dari 0 sampai 100. Hasil evaluasi kondisi ruas Jalan Tegar Beriman Lajur cepat dan lambat adalah untuk lajur lambat memiliki tingkat kerusakan dengan nilai PCI  yang lebih rendah dengan ratting 71,8 (verry good) dan lajur cepat 81,4 (verry good) Dari hasi ratting tersebut berarti lajur lambat memiliki tingkat keruskan yang lebih tinggi. Rencana tindak lanjut yang diperoleh untuk menanggulangi jenis kerusakan yang dominan yaitu penambalan diseluruh kedalaman, penutupan retakan dan pembongkaran.
ANALYSIS OF THE TRAFFIC IMPACT OF DEVELOPMENT SEKOLAH MARDI WALUYA KOTA BOGOR Sudrajat, Adriyanto; Murtedjo, Tedy; Chayati, Nurul; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 9 No. 2 (2020): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v9i2.2640

Abstract

The construction of a certain area will have an impact on the performance of the surrounding traffic, this is due to the new movements caused, one of which is the expansion of the Mardi Waluya School building located in the city of South Bogor, referring to the regulation of the minister of transportation no. 75 of 2015, then the activity must be carried out a Traffic Impact Analysis, this analysis is carried out to find out how much impact caused by the generation and attraction by the new activity center. With standard calculations based on the Indonesian Road Capacity Manual (MKJI 2017). From the analysis obtained, the average value of the Existing VCR on the Jalan Pahlawan section is 0.55, Jl. Dreded 0,17, Jl. Aut 0,68, Jl. R Saleh Bustaman 0.58, Jl. Empty 0.98. There was no significant effect on traffic performance during construction. But it is predicted that in the period 2021-2025 it will change with a VCR value of: Jl. Pahlawan 0.57 - 0.63 Jl. Dreded 0,18 - 0,20 Jl. Aut 0,69 - 0,77, Jl. R Saleh Bustaman 0.59 - 0.65, Jl. Empty 1.00 - 1.10. An impact handling simulation was conducted to improve traffic performance, indicated by the VCR value on the Jl. Pahlawan 0.53 - 0.58 Jl. Dreded 0,17 - 0,19 Jl. Aut 0,39 - 0,43, Jl. R Saleh Bustaman 0.54 - 0.60, Jl. Empty 0.76 - 0.84.
PERENCANAAN PENINGKATAN PERKERASAN JALAN BETON PADA RUAS JALAN BABAKAN TENGAH KABUPATEN BOGOR Mubarak, Maudiawan; Rulhendri, Rulhendri; Syaiful, Syaiful
ASTONJADRO Vol. 9 No. 1 (2020): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v9i1.2694

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi darat paling banyak digunakan oleh masyarakat dalam melakukan mobilitasnya. Jalan Dramaga merupakan jalan di kabupaten Bogor yang mempunyai tingkat kepadatan lalu lintas yang tinggi, telah dilakukan pengembangan ruas jalan pada tahun 2018 yang menghubungkan jalan Dramaga dan jalan Laladon dalam rangka mengurangi kemacetan. Selain dari itu, jalan babakan tengah sebagai akses jalan menuju dramaga mengalami kerusakan akibat tidak terpeliharanya lingkungan sekitar dan buruknya saluran drainase. Telah dilakukan beberapa kali penanganan dalam perbaikan kerusakan tersebut namun hasilnya tidak sampai bertahan lama, dan rusak kembali. Oleh karena itu, perlu adanya suatu penanganan yang tepat yakni dengan meningkatkan jalan menjadi perkerasan kaku (rigid pavement) yang dapat bertahan lama dan melakukan analisis geometrik jalan dalam meningkatkan arus lalu-lintas. Dalam penelitian ini, dihasilkan tebal perkerasan sebesar 25 cm dari hasil perhitungan menggunakan metode AASHTO, dengan tulangan memanjang D12-500 dan tulang melintang D12-300, dengan sambungan melintang menggunakan  dowel yang digunakan diameter 32 mm panjang 450 mm, sambungan memanjang digunakan tie bar berdiameter 16 mm, panjang 20 cm dan jarak = 100 dan hasil analisis geometrik didapatkan 1 tikungan dengan jenis full circle dengan nilai jari-jari minimum sebesar 112, 04 m.
TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) IN KAWASAN BAKRIE NIRWANA RESIDENCE MULYA HARJA Al Munawar, Muhammad Agil; Murtejo, Tedy; Rulhendri, Rulhendri; Chayati, Nurul
ASTONJADRO Vol. 10 No. 1 (2021): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v10i1.3532

Abstract

The regional development plan and integrated transportation network in the city of Bogor, especially in the Bogor Nirwana Residence Mulya Harja area, requires a plan for determining transit-based movements. The concept of transit oriented development (TOD) is a spatial engineering approach that focuses its development around transit points. The space developed in a transit-oriented area has the characteristics of high density, various mixes (updates) and a design area that is friendly to pedestrians and bicycle users. As for anticipating the emergence of transportation problems in the development of the TOD area, a study is carried out on the analysis of potential generation and attraction to find out how much movement is entering a zone or leaving a zone.to predict the amount of traffic pull generation to and from the TOD area development location. Data collection techniques include existing observations, traffic surveys and document review. The analysis of land use designation refers to the standards and regulations related to the development of transit-oriented areas, while the calculation of the generation of attraction uses the coefficient ofITE (Institute Transportation Engineers) Generation 9th. The results of the research are the level of conformity of the Basic Building Coefficient (KDB), Building Floor Coefficient (KLB) and Green Base Coefficient (KDH) on land use designation on the application of the TOD concept in the BNR area. The results were KDB with a preset rate of 64%, KLB with a percentage rate of 3.28 and KDH of 10%. In the calculation results of the movement generation obtained in the study area with a total of 2,118 (Trips / Hour), while for the results of the movement of the movement obtained in the study area with a total of 31,780 (trips/hour).
ANALYSIS FACILITIES PEDESTRIAN AND BICYCLE LANE LANES AS FACILITIES MODA TRANSPORTATION PUBLIC OF INTEGRATION IN BEKASI KOTA Karlinda, Dea Ayu; Rulhendri, Rulhendri; Murtejo, Tedy
ASTONJADRO Vol. 11 No. 2 (2022): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v11i2.4091

Abstract

Analysis facilities pedestrian and bicycle lanes as facilities integration modes of public transport in the city of bekasi (Case Study: Bekasi Terminal and BTC Bus Stop). The city of bekasi located in west java province which has an area of areas 210,49 km2. The city central being as business and commerce , and activities services so that be an attraction for newcomers to look for a job and to shelter  Terminal bekasi and bus stops btc is located in kecamatan bekasi timur , in the city of bekasi the rate of population growth in the year 2019 as much as 1.4 %. Walking is a mode of transportation. All buildings are provided for pedestrians in order to provide services to pedestrians so as to improve the smoothness, safety and comfort of pedestrians. The purpose of this study is to analyze the performance of pedestrian facilities in Bekasi Terminal and BTC bus stops. The method used is conducting direct field surveys and data processing using Microsoft Excel. The results of the author's research include the minimum width of the sidewalk in 2020 and 2025 of 1.5 - 1.6 meters and the service level of pedestrian facilities is classified as A, which means that pedestrians can walk freely, including being able to determine the direction of walking freely, at speed. relatively fast without causing interference between pedestrians. The existing condition of sidewalks in 2020, namely there are several obstacles for pedestrians such as the presence of street vendors, several motorbikes parked carelessly, buying and selling activities in markets close to Bekasi Terminal and limited integration facilities around the place. Planning that the authors do is to increase the width of the sidewalk to 3 meters, arrangement of closed drainage on the shoulder of the road, and the addition of street lighting facilities.
FEASIBILITY STUDY OF PARK AND RIDE IN ALUN-ALUN BEKASI CITY Maulana, Aldy; Murtejo, Tedy; Rulhendri, Rulhendri; Alimuddin, Alimuddin; Chayati, Nurul
ASTONJADRO Vol. 10 No. 2 (2021): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v10i2.4254

Abstract

The efforts of the Bekasi City government to reduce congestion and make it easier for the community to mobilize to DKI Jakarta by implementing the Park and Ride concept, in this case the Bekasi City government plans to build a Park and Ride facility in the Bekasi City square. This research was conducted to determine the feasibility level of the Park and Ride development plan in the Bekasi City square and also to obtain an overview of the existing results of the traffic conditions in the Bekasi City square area (PMI Tennis Court). The traffic counting survey and interviews were conducted at Bekasi Station, on Jalan Ir. H juanda, Jalan Perjuangan, Jalan Pramuka and Jalan Veteran which are then processed using Microsoft Excel to find out the maximum demand from Park and Ride, namely 1527 motorbikes and 308 units of cars, the economic feasibility level of the Park and Ride building shows an IRR of 3.4% , the NPV value> 1 is IDR 102,280,883,874.40 and BCR is 1.37. With a prediction of a building length of 25 years, while for roads that become accessibility for vehicles to and from the Park and Ride building, the lowest level of service occurs on Veteran and Pramuka roads, with service levels F and E. This proves that traffic engineering is necessary. and increasing road capacity, to and from Park and Ride, with pedestrian access and bicycle lanes (to improve road performance).
Feasibility Study of Park and Ride City of Depok Khodam Fauzi, Muhamad; Murtedjo, Tedy; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 11 No. 3 (2022): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v11i3.4255

Abstract

Depok City is a city in West Java Province, Indonesia. The city is located just south of Jakarta, which is between Jakarta and Bogor. The total population of Tangerang Regency in 2020 is ± 2,457,745 people according to the Central Statistics Agency (BPS) of Depok City. Depok City which has an area of 200.29 km. This research was conducted to determine the feasibility level of the Park and Ride development plan in Depok City. Traffic counting surveys and interviews were carried out on the main road sections which were then processed using Microsoft Excel to determine the parking accumulation until the fluctuation of motorbikes and cars was known. Furthermore, the interview data is processed to determine the amount of public interest in the development of Park and Ride which is reviewed based on gender, age, trip duration, trip intent, parking duration, monthly fuel expenditures, desired parking rates and those who agree to use Park and Ride when the survey was conducted. at 06.00-21.00 WIB on Jalan Jatijajar Terminal area. From the results of processing this data using Microsoft Excel, the characteristics of Park and Ride facilities users and also the number of users of Park and Ride facilities for motorbikes were found to be 421, while for cars of 116 with a plan age until 2021, this proves that there is a need to increase interest in motorbikes. Park and Ride development at Jatijajar Depok Terminal.
Analysis Study of Oriented Area Development Plan in Sukaresmi Area (Case Study: Sukaresmi Bogor, West Java Province) Hidayah, Khoiron; Murtedjo, Tedy; Rulhendri, Rulhendri; Chayati, Nurul
ASTONJADRO Vol. 12 No. 3 (2023): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v12i3.4322

Abstract

Several cities in Indonesia have implemented a Transit Oriented Zone system in integrating a sustainable transportation system, the area at the Sukaresmi point has become one of the areas developed with the Transit Oriented Development (TOD) concept in the Presidential Regulation of the Republic of Indonesia Number 55 of 2018 concerning the Plan Main Transportation Jakarta, Bogor, Depok Tangerang and Bekasi in 2018-2029. The development of this area will generate new movements in the surrounding road network. Of course, it will have a negative impact on the surrounding traffic. The negative impacts include an increase in the volume of traffic flow which can cause congestion, pollution, accidents, and other things that cannot be avoided on roads in the area where there is no traffic management arrangement around the area, it is necessary to conduct a study on traffic impact analysis. and analysis of generation and pull, the performance of roads in the operation stage in 2024, the development of the sukaresmi area has a total of 37.316 m2. With traffic engineering to minimize congestion due to area development plans. From the analysis result, the basic building coefficient is 70%, the building floor coefficient is 4.98. In the existing conditions, the highway has a saturation level of > 1. The generation and pull that occurs is 1240 cur / hour. Whereas the operation stage, the road saturation level becomes> 1.Recommendations given are the provision of safe public transportation facilities, realizing the importance of road traffic and road transportation and a study of land ownership around the Sukaresmi-oriented development plan is needed.
Co-Authors ., Supriana Abdul Rahman Achmad Syaifudin Agus Hasan Ahmad Suhaedi Ahyani, Zaenudin Al Bahry, Syah Razad Lutfhy Al Munawar, Muhammad Agil Aldy Maulana, Aldy Alimuddin Alimuddin Alimuddin, Alimuddin Amalia Fajar, Risma Ari Setiawan Arief Goeritno Arif, Januar Ariyanto, Riki Aryanti, Reska Asep Maulana, Asep Awaludin, Muhamad Miftah Azhari, Denny Azka fadilla setiawan Baharudin, Sudarman Budiawan, Teddy Chayati, Nurul Damiana, Salma Leandra Darmayuda, Trisna Dede Gunawan, Dede Dian Wulandari Eko Hadi Purwanto Eliansyah, Kelvin Fachriandi, Muhamad Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Feril Hariati Gibran, Reza Haldiana, Haldiana Handrianto, Yayan Herman Herman Hidayah, Khoiron Ida Hayati, Noor Idris, Mochamad Iis Nurhasanah Ilmi Dian Rachmawati Insan, Muhammad Khaerul Irfan Kurniawan Iryanto Iryanto Jafar Sidik Jodi Sumarno, Ajie Karlinda, Dea Ayu Khodam Fauzi, Muhamad Lestari, Dini Hari Mulya Lestari, Puri Anita Luluk Dianarini Marguna, Abas Maulana, Miftah Mubarak, Maudiawan Muhamad Lutfi Muhammad Nanang Prayudyanto Muhammad Yulianto, Muhammad Mustika Mustika Mutiasari Oktavia Nabila, Aqies Naili Nanang Prayudyanto, Muhamad Nirwan, Ade Novianto, Dicky Nugraha, Martin Jafar Nurdiansyah Nurdiansyah Nurohman, Anggi Qoimah, Nur Rahadian, Muhamad Luthfi Ramadan, Fahreza Rahmatsyah Ramadan, Riki Natanael Renea Shinta Aminda Ria Fitri Rifaldi, Reza Ritzkal, Ritzkal Rizky Aulia Rahmah Robby Bastian Roy Waluyo Rudi Irawan Saefudin Saefudin Salam, Ro'yu Awwalul Mu'minul Quddus Sambodo, Sambodo Savitri, Aris Sudrajat, Adriyanto Sudrajat, Endang Sulaeman, Ujang Sunandar, Nandar Susanto Hariyadi, Eri Susanto Haryadi, Eri Suyanto, Erwan Eka Syafrudin, Dindin Syaiful . Syaiful Syaiful Syaja'ah, Siti Kholifah Syekhan Aria Putu Siradz Tedy Murtedjo Tedy Murtejo Wahyu Kurniawan Wardhani, Asri Kusuma Winara, Agriatama Hegar Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono WS, Andriyanto Zein, Anggi Muskita