Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Pita Penggaduh (Rumble Strips) dalam Mereduksi Kecepatan pada Ruas Jalan Siliwangi di Kota Bogor Ahyani, Zaenudin; Rulhendri, Rulhendri; Alimuddin, Alimuddin; Chayati, Nurul
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v7i2.8048

Abstract

Pita penggaduh (rumble strip) merupakan bagian dari rekayasa lalu lintas yang berfungsi untuk memberikan peringatan bagi pengendara, dimana lokasi penelitian berada di kawasan kuliner, sekolah maupun pelayanan publik. Dalam penelitian ini dilaksanakan untuk menentukan kecepatan kendaraan saat melintasi pita penggaduh (rumble strip) pada ruas jalan Siliwangi, Kota Bogor. Data kecepatan diperoleh dengan mencatat waktu yang dibutuhkan oleh setiap jenis kendaraan dalam melewati jarak tertentu yang sudah ditentukan, kemudian jarak tempuh kendaraan tersebut dibagi dengan waktu tempuh kendaraan pada saat melewati pita penggaduh (rumble strip) dan setelah melewati pita penggaduh (rumble strip). Kecepatan rata-rata kendaraan ringan sebelum pita penggaduh (rumble strip) adalah 20 km/jam dan setelah pita penggaduh 14 km/jam, untuk kecepatan kendaraan berat sebelum pita penggaduh (rumble strip) adalah 19 km/jam dan setelah pita penggaduh (rumble strip) 15 km/jam, dan untuk kecepatan sepeda motor sebelum pita penggaduh adalah 25 km/jam dan setelah pita penggaduh adalah 16 km/jam. Dengan demikian, pengaruh pita penggaduh dalam mereduksi kecepatan lalu lintas pada ruas Jalan Siliwangi di Kota Bogor bagi kendaraan ringan adalah sebesar 34%, untuk kecepatan kendaraan berat 18% dan untuk kendaraan motor 39%.
ANALISIS KECEPATAN RERATA WAKTU DAN RUANG PADA LINTASAN DI REST I ARAH BOGOR-JAKARTA JALAN TOL JAGORAWI Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 2 No. 1 (2013): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v2i1.777

Abstract

Telah dilakukan analisis terhadap kecepatan rerata waktu dan ruang dan hubungan antara keduanya. Dalam penelitian ini variabel terukur adalah kecepatan kendaraan, kecepatan rerata waktu dan kecepatan rerata ruang, kemudian dicari hubungan antara kedua kecepatan tersebut. Lokasi dalam penelitian inidipilih jalan Tol Jagorawi pada rest I dari Bogor menuju Jakarta. Pengambilan data dilapangan dilakukan pada hari kerja dengan periode pengamatan dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB. Hasil yang diperoleh berdasarkan pengamatan dengan rentang waktu satu jam mulai rentang pukul 06.00-07.00 sampai dengan rentang pukul 17.00-18.00, yaitu (i) nilai kecepatan rerata waktu, (ii) nilai kecepatan rerata ruang, dan (iii) hubungan antara kecepatan rerata waktu dan ruang. Kesimpulan dari penelitian ini, yaitu: (i) kecepatan rerata waktu berkisar 73,846 km /jam sampai 82,508 km/jam, dengan kecepatan rerata waktu terbesar terjadi pada pukul 17.00-18.00 WIB, sedangkan terendah pada pukul 06.00-07.00 WIB; (ii) kecepatan rerata ruang berkisar 67,544 km/jam sampai 76,938 km/jam, dengan kecepatan rerata ruang terbesar terjadi pada pukul 17.00-18.00 WIB, sedangkan terendah pada pukul 06.00-07.00 WIB; dan (iii) hubungan antara kecepatan rerata waktu dan ruang terdapat pada persamaan kecepatan rerata waktu sama dengan kecepatan rerata ruang ditambah (?s) dibagi dengan kecepatan rerata ruang.
KAJIAN TENTANG KAPASITAS, KECEPATAN, DAN TUNDAAN PADA RUAS JALAN PERKOTAAN DENGAN ADANYA BUKAAN MEDIAN Arif, Januar; Susanto Haryadi, Eri; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 1 No. 1 (2012): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v1i1.780

Abstract

Kemacetan yang sering terjadi di jalan raya merupakan salah satu konsekuensi logis dari gejala bergesernya keseimbangan antara armada kendaraan dengan ketersediaan pelayanan pergerakan yang ada. Fasilitas bukaan median (U-turn) yang merupakan salah satu penyebab terjadinya kemacetan, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat mengakibatkan terjadinya tundaan yang dapat menyebabkan menurunnya kecepatan sehingga waktu tempuh kendaraan akanlebih lama dan jarak yang dapat ditempuh oleh kendaraan pun menjadi lebih pendek dibandingkan dengan waktu tempuh kendaraan pada kondisi normal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui dan menganalisis kapasitas, kecepatan, dan tundaan pada jalan perkotaan dengan adanya bukaanmedian. Data diambil dari Jalan Pajajaran Bogor, kemudian dianalisis dengan menggunakan metode perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Dari hasil analisis diketahui bahwa faktor bukaan median tidak mempengaruhi besaran/nilai kapasitas Jalan Pajajaran, sedangkan pada kecepatan, faktor bukaan median cukup mempengaruhi waktu perjalanan yang diambil pada saat pengambilandata, hal ini ditunjukkan dengan adanya tundaan yang disebabkan oleh terjadinya titik konflik danperlambatan/ tundaan di daerah bukaan median.
KAJIAN ANTARA KUAT TEKAN BETON TAMBAHAN SUPER MULTIDEX 568 DENGAN BESTMITTEL Chayati, Nurul; Mustika, Mustika; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 1 No. 1 (2012): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v1i1.783

Abstract

Penambahan Super Multidex 568 dan Bestmittel pada campuran beton untuk meningkatkan nilai kuat tekan beton dan pengembangan kuat tekan awal beton. Benda uji bervariasi dengan bahan tambah yang berbeda berdasarkan komposisi. Komposisi campuran bahan tambah yang diteliti adalah 50 cc, 75 cc, dan 100 cc per 50 kg semen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan, bahwa tambahan bahan Super Multidex 568 pada campuran beton mampu meningkatkan nilai slump sebesar 114% dari nilai slump, tambahan bahan Super Multidex 568 dan Bestmittel mampu meningkatkan nilai kuat tekan rata-rata beton sebesar 22%.
HUBUNGAN ANTARA VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN LALU LINTAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE LINIER Nurhasanah, Iis; Susanto Haryadi, Eri; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 1 No. 1 (2012): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v1i1.784

Abstract

Arus lalu lintas berkenaan dengan teori lalu lintas menyebutkan bahwa pada saat sekarang ini dikonsentrasikan pada variabel-variabel volume (V/Flow), kerapatan kendaraan (Density/D/ Konsentrasi) dan Kecepatan Speed /Us). Ketiga variabel lalu lintas tersebut semakin hari semakin mendapat perhatian khusus dimana kesemuanya ini disebabkan arus/kondisi lalu lintas yang ada sekarang menggambarkan berapa banyak kendaraan yang bergerak pada saat bersamaan, dan semenjak hubungan dari ketiga variabel tersebut menggambarkan kualitas dari kapasitas dan tingkat pelayanan yang dialami oleh pengemudi masing-masing kendaraan. Penelitian ini akan mencari bagaimana hubungan dari ketiga variabel tersebut dengan media penelitian yaitu jalan KH. Sholeh Iskandar Bogor. Data dalam penelitian ini dicatat langsung dari lokasi penelitian, yaitu volume lalulintas dan kecepatan kendaraan. Kemudian data tersebut dianalisa sesuai dengan metode yang dikemukakan oleh Greenshield. Hasil penelitian ini adalah bagaimana hubungan kecepatan-kepadatan digambarkan sebagai sebuah garis lurus atau berfungsi linier dan bagaimana hubungan volume-kecepatan masing-masingdigambarkan sebagai garis lengkung.
OPTIMASI JUMLAH ARMADA ANGKUTAN KOTA DI KABUPATEN BOGOR Iryanto, Iryanto; Susanto Haryadi, Eri; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 1 No. 2 (2012): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v1i2.786

Abstract

Dalam pengoptimasian jumlah armada angkot di Kabupaten Bogor ini adalah dugaan bahwa jumlah angkot lebih banyak dari yang dibutuhkan pada jam kerja supir angkot maka dengan demikian diduga over-supply yang langsung merugikan supir angkot dikarenakan pendapatan tidak sebanding dengan biaya operasi kendaraan (tidak murah atau mahal) secara tidak langsung juga merugikanpenumpang karena persaingan antar supir angkot merebut penumpang sehingga kinerja angkot menjadi discomfort (tidak nyaman) dan tersendat-sandat (tidak lancar). Melakukan optimasi jumlah armada angkot di masing-masing trayek dengan mempertimbangkan besarnya biaya operasi kendaraan (BOK), pendapatan yang diterima, kendaraan yang tersedia, serta Load Factor. Hasilanalisis jumlah armada optimal angkutan kota di setiap trayek berbeda tergantung dari demand (LF demand terangkut), supply (jumlah kendaraan yang telah tersedia sebelumnya), pendapatan, biaya operasi kendaraan, pembatasan LFBE, dan umur ekonomisnya. Suatu perubahan yang signifikan pada salah satu dari parameter-parameter ini mengakibatkan perubahan pada jumlah armada optimal.Dari lima belas Trayek yang di optimasi, ada 4757 armada yang beroperasi maka dari hasil penelitian perlu dilakukan pengurangan sebesar 60,7 % dari jumlah armada tersebut
APLIKASI TEKNIK EARNED VALUE DALAM PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PROYEK (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung SDN Beji 2 Depok) Marguna, Abas; Ida Hayati, Noor; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 1 No. 2 (2012): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v1i2.789

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengaplikasikan teknik Earned Value pada proyek pembangunan gedung SDN Beji 2 Depok dari awal sampai akhir. Definisi teknik Earned Value adalah teknik pengendalian waktu dan biaya secara terintegrasi, diaplikasikan agar dapat mengestimasi kapan proyek selesai jika dilihat dari prestasi kerja yang dicapai dilapangan, berapa estimasi biaya akhir proyek jika dilihat dari segi biaya aktual yang telah dikeluarkan, dan juga dapat melihat apakahpengeluaran proyek sama, lebih kecil atau lebih besar dari anggaran yang telah direncanakan. Dari analisis yang dilakukan pada proyek pembangunan gedung SDN Beji 2 Depok dengan menggunakan teknik Earned Value diperoleh, ditinjau dari segi waktu, pelaksanaan proyek pembangunan gedung SDN Beji 2 pada minggu ke-1, 2, 3, dan minggu ke-5 dapat lebih cepat dari rencana, sedangkan pada minggu ke-4 akan mundur 0.18 minggu, hal ini dikarenakan prestasi kerja dilapangan pada minggu ke-4 lebih kecil dari target/rencana. Jika ditinjau dari segi biaya,estimasi biaya akhir proyek dapat lebih kecil dari biaya rencana, karena mayoritas harga satuan bahan material dilapangan lebih murah dari harga satuan bahan material pada Rencana Anggaran Biaya (RAB) Perencanaan.Sedangkan teknik Earned Value sangat berguna bagi kontraktor dan konsultan pengawas dalam proses pengendalian khususnya mengenai pengendalian waktu dan biaya proyek, dan dapat dipergunakan pada saat kapanpun tidak perlu menunggu seluruh pekerjaan selesai.
KAJIAN TENTANG PENAMBAHAN SERAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON Rulhendri, Rulhendri; Chayati, Nurul; Syaiful, Syaiful
ASTONJADRO Vol. 2 No. 2 (2013): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v2i2.797

Abstract

ANALISIS TENTANG PENAMBAHAN SERAT TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Beton umur 14 hari campuran normal kuat tekan 202,00 kg/cm2, kuat tekan beton dengan penambahan serat sebesar 0,5% adalah 276,45 kg/cm2 dan penambahan serat kawat bendrat 2% adalah 336,14 kg/cm2 terjadi kenaikan 66,41%. Beton umur 28 hari campuran normal kuat tekan 240,00 kg/cm2, kuat tekan beton penambahan serat kawat bendrat sebesar 0,5% adalah 319,00 kg/cm2, naik 33% dari semula dan penambahan serat kawat bendrat 2% adalah 382,30 kg/cm2 terjadi kenaikan 59,29%. Penambahan serat kawat bendrat 2% terjadi kenaikan secara dramatis mampu menaikkan kuat tekan beton baik pada umur umur 14 hari maupun 28 hari.
PENGARUH JENIS PEMBEBANAN DALAM ANALISIS STRUKTUR PERKERASAN LENTUR TERHADAP KINERJA PERKERASAN Susanto Hariyadi, Eri; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 2 No. 2 (2013): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v2i2.798

Abstract

Dasar dari metoda analisis struktur memerlukan perhitungan tegangan dan regangan pada suatu perkerasan yang merupakan respons struktur terhadap kondisi pembebanan tertentu.Didalam solusi analitis tegangan dan regangan tersebut, seringkali dilakukan simplifikasi dengan mengambil beberapa asumsi, seperti : kondisi isotropik dari setiap lapis perkerasan, kondisi interface antar lapis sangat kasar serta beban yang diterima struktur perkerasan yang diakibatkan roda kendaraan mempunyai arah vertikal. Asumsi diatas akan menghasilkan nilai tegangan, dan regangan yang belum sesuai dengan kenyataan. Oleh karena itu diperlukan pengembangan asumsi kearah faktor-faktor tersebut terutama faktor tipe pembebanan. Untuk variasi pembebanan ada 4 jenis pembebanan yang mungkin terjadi yaitu beban arah vertikal yang saat ini secara luas dipakai pada analisis struktur perkerasan lentur,  beban vertikal yang dikombinasikan dengan  tegangan geser arah radial memusat akibat ‘cengkeraman' ban, beban vertikal yang dikombinasikan dengan tegangan arah horizontal akibat percepatan dan pengereman kendaraan dan beban verikal yang dikombinasikan dengan momen akibat kendaraan membelok. Dengan menggunakan kriteria fatigue dapat dianalisis bahwa jenis pembebanan arah vertikal yang dikombinasikan dengan arah radial menghasilkan jumlah repetisi yang tiga kali lebih besar dibandingkan dengan pembebanan vertikal saja. Dalam pengertian umur perkerasan, pembebanan dengan mengabaikan beban arah pusat radial akan mengakibatkan  perkiraan rencana umur perkerasan yang berlebihan. Penerapan model ini pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek menunjukkan bahwa pengabaian beban geser radial memusat akan menyebabkan kerusakan jalan yang terlambat diantisipasi dengan program overlay akibat estimasi umur rencana yang lebih dari perkiraan.
KAJIAN TENTANG PENAMBAHAN LATEKS KKK-60 DENGAN CAMPURAN ASPAL KONVENSIONAL Sambodo, Sambodo; Rulhendri, Rulhendri
ASTONJADRO Vol. 3 No. 1 (2014): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v3i1.799

Abstract

This study uses a pen Asphalt 60/70 production Pertamina Cilacap, natural rubber (Latex KKK-60) production in the country that have been tested by the Center for Estate Crops Research Bogor, coarse and fine aggregate Ex stone-breaking machine (Stone Chrusher). Laboratory test results showed that the quality of the asphalt rubber (Latex KKK-60) of 3%, better quality when compared to petroleum asphalt mixture without Latex, because it can reduce the value of the penetration and softening point of asphalt marked increase with the increase of stability when tested with Marshall test equipment. Use of rubberized asphalt for road construction materials is an alternative that produces quality asphalt mixture with a better quality of asphalt mixture using petroleum asphalt without latex (conventional), and potential. Asphalt mixture with the addition of (Latex KKK-60) of 2% - 3% can increase the stability of 13.633% with the use of specifications HRS 30% coarse aggregate.
Co-Authors ., Supriana Abdul Rahman Achmad Syaifudin Agus Hasan Ahmad Suhaedi Ahyani, Zaenudin Al Bahry, Syah Razad Lutfhy Al Munawar, Muhammad Agil Aldy Maulana, Aldy Alimuddin Alimuddin Alimuddin, Alimuddin Amalia Fajar, Risma Ari Setiawan Arief Goeritno Arif, Januar Ariyanto, Riki Aryanti, Reska Asep Maulana, Asep Awaludin, Muhamad Miftah Azhari, Denny Azka fadilla setiawan Baharudin, Sudarman Budiawan, Teddy Chayati, Nurul Damiana, Salma Leandra Darmayuda, Trisna Dede Gunawan, Dede Dian Wulandari Eko Hadi Purwanto Eliansyah, Kelvin Fachriandi, Muhamad Fadhila Muhammad Libasut Taqwa Feril Hariati Gibran, Reza Haldiana, Haldiana Handrianto, Yayan Herman Herman Hidayah, Khoiron Ida Hayati, Noor Idris, Mochamad Iis Nurhasanah Ilmi Dian Rachmawati Insan, Muhammad Khaerul Irfan Kurniawan Iryanto Iryanto Jafar Sidik Jodi Sumarno, Ajie Karlinda, Dea Ayu Khodam Fauzi, Muhamad Lestari, Dini Hari Mulya Lestari, Puri Anita Luluk Dianarini Marguna, Abas Maulana, Miftah Mubarak, Maudiawan Muhamad Lutfi Muhammad Nanang Prayudyanto Muhammad Yulianto, Muhammad Mustika Mustika Mutiasari Oktavia Nabila, Aqies Naili Nanang Prayudyanto, Muhamad Nirwan, Ade Novianto, Dicky Nugraha, Martin Jafar Nurdiansyah Nurdiansyah Nurohman, Anggi Qoimah, Nur Rahadian, Muhamad Luthfi Ramadan, Fahreza Rahmatsyah Ramadan, Riki Natanael Renea Shinta Aminda Ria Fitri Rifaldi, Reza Ritzkal, Ritzkal Rizky Aulia Rahmah Robby Bastian Roy Waluyo Rudi Irawan Saefudin Saefudin Salam, Ro'yu Awwalul Mu'minul Quddus Sambodo, Sambodo Savitri, Aris Sudrajat, Adriyanto Sudrajat, Endang Sulaeman, Ujang Sunandar, Nandar Susanto Hariyadi, Eri Susanto Haryadi, Eri Suyanto, Erwan Eka Syafrudin, Dindin Syaiful . Syaiful Syaiful Syaja'ah, Siti Kholifah Syekhan Aria Putu Siradz Tedy Murtedjo Tedy Murtejo Wahyu Kurniawan Wardhani, Asri Kusuma Winara, Agriatama Hegar Winnugroho Wiratman, Manfaluthy Hakim, Tiara Aninditha, Aru W. Sudoyo, Joedo Prihartono WS, Andriyanto Zein, Anggi Muskita