Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERMASALAHAN GURU TERKAIT PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL INQUIRY DAN PERMASALAHAN SISWA TERKAIT KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA Nuraini Nuraini; Makrina Tindangen; Elsje Theodora Maasawet
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol.1, No.10, Oktober 2016
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.412 KB) | DOI: 10.17977/jp.v1i10.7653

Abstract

The aim of this study is to obtain (1) description of the understanding level of high school teachers related biology learning tools through the Inquiry based learning model, (2) the solutions formulation to solve the problems of teachers solutions related to the development of Biology learning tools in high school, (3) description of the level of problem-solving skills of students related to learning biology-based Inquiry models, (4) the solutions formulation to solve the students problem solving skills related to Inquiry based biology learning model. The observation results of teachers and students problems were analyzed by descriptive qualitative showed that (1) the understanding level of teachers related inquiry based model of biology learning tools is still lacking, so its usage in the learning process has not done optimally, (2) Teachers have trouble in making learning tools. Therefore, teachers need a reference benchmark, mentoring activities and socialization in inquiry based learning model development, (3) Students are still difficult to solve problems in the learning process in the classroom, (4) lack of problem-solving skills students need to be addressed with the full guidance teacher to student related problem solving skills.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh (1) gambaran pemahaman guru SMA terkait perangkat pembelajaran Biologi melalui model pembelajaran berbasis Inquiry, (2) rumusan solusi dalam mengatasi permasalahan guru terkait pengembangan perangkat pembelajarann Biologi di SMA, (3) gambaran tingkat kemampuan pemecahan masalah siswa terkait pembelajaran Biologi berbasis model Inquiry, dan (4) rumusan solusi dalam mengatasi kemampuan pemecahan masalah siswa terkait pembelajaran Biologi berbasis model Inquiry. Hasil observasi permasalahan guru dan siswa yang dianalisis secara deskriptif kualitatif menunjukkan bahwa (1) pemahaman guru terkait perangkat pembelajaran Biologi berbasis model inkuiri masih kurang sehingga penggunaannya pada proses pembelajaran belum dilakukan secara optimal, (2) guru mengalami kendala dalam pembuatan perangkat pembelajaran. Oleh karena itu, guru memerlukan referensi acuan, kegiatan pendampingan dan sosialisasi dalam pengembangangan perangkat pembelajaran berbasis model Inquiry, (3) Siswa masih sulit dalam memecahkan permasalahan pada proses pembelajaran di kelas, dan (4) rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa perlu diatasi dengan bimbingan penuh guru kepada siswa terkait kemampuan pemecahan masalah.
ANALISIS PERMASALAHAN BAHAN AJAR BERBASIS BIODIVERSITAS DAERAH KALIMANTAN TIMUR PADA PEMBELAJARAN IPA BIOLOGI SMP DI KOTA SAMARINDA Novy Mardiansyah; Makrina Tindangen; Vandalita M.M Rambitan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 11: November 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.479 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i11.10175

Abstract

Analysis of the problems occurred in the process of learning Science Biology becomes a factor in knowing the level of understanding of teachers regarding materials that comply with the problems of students. The samples in this analysis is the teacher of Junior High School students of biology and Natural Science in Samarinda. The results of the analysis showed as much 68.66% teachers are constrained in implementing learning materials, students are less likely to understand the lessons. Solutions in optimizing the tendency is to implement a biodiversity-based learning materials, but not all teachers understand about learning materials focused on biodiversity especially the area of East Kalimantan. The results of this research it can be concluded that the ability of teachers to address problems in learning to do improvements.Analisis permasalahan yang terjadi pada proses pembelajaran IPA Biologi menjadi faktor dalam mengetahui tingkat pemahaman guru mengenai bahan ajar yang sesuai dengan permasalahan siswa. Sampel pada analisis ini adalah guru IPA Biologi dan siswa SMP di Samarinda. Hasil analisis menunjukkan sebanyak 68,66% guru terkendala dalam menerapkan bahan ajar, akibatnya siswa cenderung kurang memahami pelajaran. Solusi dalam mengoptimalkan kecenderungan tersebut adalah dengan menerapkan bahan ajar berbasis biodiversitas, namun tidak semua guru mengerti tentang bahan ajar yang terfokus pada biodiversitas khususnya daerah Kalimantan Timur. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan guru untuk mengatasi permasalahan dalam pembelajaran perlu dilakukan peningkatan.
Analisis Permasalahan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa SMP terkait Pembelajaran Biologi Materi Sistem Pencernaan Mahmudah Mahmudah; Makrina Tindangen; Sonya Lumowa
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.043 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i2.10517

Abstract

The problem that is often faced by students is the lack of high-level thinking ability of students especially on the material of human digestive system, causing many students who do not reach the target of graduation so that this research will be related to the problem of high-level thinking ability of junior high school students. The type of this research is quantitative with descriptive approach for data collection using questionnaire and accompanied by unstructured interview. Data analysis techniques with percentages and described. The results showed that 50% of the students were not interested, the digestive system material presented by the teachers 50% of the students were less agree, 33% of the students agreed and 16% of the students strongly agreed, the learning media used by teachers 50% of the students less agree, 33% and 16% of students strongly agreed, a similar case occurred in the use of handouts and evaluation of learning where 66% of students were less amenable and 16% of students agreed, 16% of students strongly agreed. From the results of research can be concluded that the type of device and how to teach teachers that result in the ability to think high level of junior high school students.Permasalahan yang kerap kali dihadapi oleh siswa adalah kurangnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP, khususnya pada materi sistem pencernaan manusia sehingga menyebabkan banyak siswa yang tidak mencapai target kelulusan sehingga penelitian ini akan berkaitan dengan permasalahan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk pengumpulan data menggunakan angket dan disertai wawancara tidak terstruktur. Teknik analisis data dengan persentase dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% siswa tidak tertarik, materi sistem pencernaan yang disampaikan oleh guru 50% siswa kurang setuju, 33% siswa setuju dan 16% siswa sangat setuju, media pembelajaran yang digunakan oleh guru 50% siswa kurang setuju, 33% siswa setuju dan 16% siswa sangat setuju, hal yang serupa terjadi pada penggunaan handout dan evaluasi pembelajaran dimana 66% siswa kurang setuju dan 16% siswa setuju, 16% siswa sangat setuju. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada jenis perangkat dan cara mengajar guru yang mengakibatkan kurangnya kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa SMP.
ANALISIS PERMASALAHAN GURU TERKAIT PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MODEL INKUIRI TERBIMBING DALAM PEMBELAJARAN IPA DAN PEMECAHANNYA Siti Yuliani; Makrina Tindangen; Vandalita Rambitan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 2, No 4: April, 2017
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.559 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v2i4.8946

Abstract

The aim of this study was to determine the problems and constraints faced by teachers of SMP Negeri 19 Samarinda associated drafting device science learning through guided inquiry learning model. The method used is the method of percentage based on the answers of a questionnaire distributed to all the science teacher at SMPN 19 Samarinda related devices guided inquiry-based learning models. Results observation concerns the teachers and students were analyzed descriptive qualitatively shows that teachers' understanding related devices science teaching model based inquiry guided still very low, so its use in the learning process has not run optimally, teachers experienced problems in the manufacture of devices based learning model of inquiry guided due to lack of training and socialization in the device pengembangangan inquiry-based learning models. Furthermore, in the learning process requires teachers who support the models and approaches to increase motivation in students learning.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan dan kendala yang dihadapi guru SMP Negeri 19 Samarinda terkait penyusunan perangkat pembelajaran IPA melalui model pembelajaran Inkuiri terbimbing. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode presentase berdasarkan hasil jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada seluruh guru IPA di SMP Negeri 19 Samarinda terkait perangkat pembelajaran berbasis model inkuiri terbimbing. Hasil observasi permasalahan guru dan siswa yang dianalisis secara deskriftif kualitatif menunjukkan bahwa pemahaman guru terkait perangkat pembelajaran IPA berbasis model Inkuiri terbimbing masih sangat rendah sehingga penggunaannya pada proses pembelajaran belum berjalan secara optimal, guru mengalami kendala dalam pembuatan perangkat pembelajaran berbasis model Inkuiri terbimbing karena kurangnya pelatihan dan sosialisasi dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis model Inkuiri. Selanjutnya dalam proses pembelajaran guru memerlukan model dan pendekatan yang menunjang siswa untuk meningkatkan motivasi dalam belajar.
Analisis Permasalahan Guru Terkait Perangkat Pembelajaran Berbasis Model Examples Non Examples dan Permasalahan Siswa Terkait Hasil Belajar Biologi di SMA Tri Retno Hapsari; Vandalita M. M Rambitan; Makrina Tindangen
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 3, No 2: FEBRUARI 2018
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (696.746 KB) | DOI: 10.17977/jptpp.v3i2.10529

Abstract

The aim of this study to (1) description of teacher’s problem related to based on examples non examples model, (2) to describe solution of teacher problem related to the implementation of learning device based on Examples Non Examples model, (3) to describe student problem related to biology learning result) describes the solution of student problems related to biology learning outcomes. The population of this requirement analysis is Biology teacher at SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, and SMAN 14 Samarinda. The result of observation of teacher and student problem in descriptive qualitative analysis showed that (1) teacher activity related to planning of biology learning device based on Examples Non Examples model is still less so that its application in teaching and learning activity is not optimal (2) needed socialization and reference reference in development model-based learning tools Examples Non Examples (3) students' learning outcomes fall into the category of less, and (4) required full guidance and assistance by teachers related to student learning outcomes.Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan permasalahan guru terkait perangkat pembelajaran berbasis model Examples Non Examples, (2) mendeskripsikan solusi permasalahan guru terkait pelaksanaan perangkat pembelajaran  berbasis model Examples Non Examples, (3) mendeskripsikan permasalahan siswa terkait hasil belajar biologi, (4) mendeskripsikan solusi permasalahan siswa terkait hasil belajar biologi. Populasi penelitian analisis kebutuhan ini adalah guru Biologi pada SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 14 Samarinda. Hasil observasi permasalahan guru dan siswa yang dianalisis secara deskriptif kualitatif menunjukkan bahwa (1) kegiatan guru terkait perencanaan perangkat pembelajaran biologi berbasis model Examples Non Examples masih kurang sehingga  sehingga penerapannya dalam kegiatan belajar mengajar tidak optimal  (2) diperlukan sosialisasi dan acuan referensi  dalam pengembangan perangkat pembelajaran berbasis model Examples Non Examples (3) hasil belajar siswa masuk kategori kurang,  dan (4) diperlukan bimbingan dan pendampingan yang penuh  oleh guru terkait hasil belajar siswa.
Pengembangan Media Augmenteed Reality Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Terpadu Siswa Kelas VIII SMPK Santo Fransiskus Assisi Samaarinda Petrus Gega; Makrina Tindangen; Sonja V.T Lumowa
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v5i1.1663

Abstract

This development research aims: (1) determine the design of augmented reality media development to improve learning outcomes of integrated science learning outcomes for VIII grade students of SMPK Santo Fransiskus Assisi Samarinda, (2) determine the feasibility of developing augmented reality media on the excretion system (kidney) material of grade VIII students of SMPK Santo Fransiskus Assisi Samarinda, (3) to determine the effectiveness of the development of augmented reality media on the excretion system (kidney) material of grade VIII students of SMPK Santo Fransiskus Assisi Samarinda. This development research refers to the research steps of Dick & Carey's product development design. Product development in this research is designed with the following stages: (a) the analysis stage, (b) the planning and design development stage, (c) the design development and validation stage, (d) the design evaluation and revision stage, (e) the design stage preparation of improvement models, (f) product trial stage, (g) product evaluation and revision phase, (h) experimental trial stage. Product testing consists of alpha testing / validation conducted by material experts and media experts, as well as beta testing which is carried out in 2 stages, namely beta 1 / empirical test (small group trial). Data collection used interview guidelines, observation, questionnaires for material experts, and questionnaires for media experts, student response questionnaires, and test script instruments. This research produces teaching media that is packaged in the form of an application (apk.) which can be used on Android and iPhone. Based on the results of the extensive test, learning media that utilize Augmented Reality technology can improve student learning outcomes in class VIII, from the pre-test data, the experimental and control groups are not much different, so it can be assumed that students from both groups have homogeneous and comparable abilities, namely 57: 58,75 . But after being given the difference in teaching materials and the similarity of teaching in front of the class, the effect was significant, namely 85.1: 78.8. Whereas referring to the independent t test for equality output table in the equal section assumed the sig value is known. (2-tailed) is 0.010 <0.05, so as the basis for making independent t-test decisions it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted or there are differences in student learning outcomes given Augmented Reality media and not.
The Influence of the SQ4R Learning Model with Digital Schoolbooks on Students' Understanding of Biology Concepts Rahman Subandi; Vandalita M.M. Rambitan; Makrina Tindangen; Sri Purwati
Bioeduca : Journal of Biology Education Vol 5, No 1 (2023): Bioeduca : Journal of Biology Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/bioeduca.v5i1.15389

Abstract

The low understanding of concepts can be caused because the learning process is not maximized which makes students inactive, unable to think independently, more practical to find answers on the internet, and unable to express what they have learned. Digital School Books as a medium and learning model Survey, Question, Read, Reflection and Review (SQ4R) is an alternative that can activate students and make it easier to remember concepts so that learning is more meaningful. The purpose of this study was to describe the effect of the SQ4R learning model with digital school books on students' understanding of biology concepts in class VII at the Madrasah Tsanawiyah Nurussa'adah Sangkulirang Islamic Boarding School. This research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design. The study population was students of class VII, using cluster random sampling technique which produced class VII.B as the experimental class and class VII.A as the control class. The results of the data analysis showed that there was an influence of the SQ4R learning model with digital school books on the understanding of biology concepts for class VII students at the Madrasah Tsanawiyah Nurussa'adah Sangkulirang Islamic Boarding School. 
Teacher Problem Analysis in the Development of Biology Learning Tools Integrated by Reading Questionning and Answering (RQA) Learning Model in Senior Highschool Winarno Winarno; Makrina Tindangen; Evie Palenewen
BIODIK Vol. 4 No. 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v4i1.5505

Abstract

This study adressed three aspects: (1) how Senior Highshool Biology teachers perceive about learning tools (2) how the skills of Senior Highshool Biology teachers in managing learning tools (3) what are problems obtained by teachers according to planning and implementation of learning tools with the integration of Reading, Qusetioning and Answering (RQA). This study is the prerequisite study to analyse the needs for the development of learning tools integrated by Reading, Questioning and Answering (RQA) in Senior Highschool. Method used in this study is qualitative descriptive. The conculion obtained from this study includes: (1) the lack of expertise about learning tools in Senior Highschool Biology teachers, (2) the lack of ability in them to manage learning tools, (3) problems obtained in them related to the planning and implementation of the learning tools integrated by Reading, Qusetioning and Answering (RQA) learning model.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model PQ4R Media Concept Mapping Terhadap Hasil Belajar Biologi : The Development of Teaching Administrations by Using PQ4R Learning Model Concept Mapping to Learning Outcomes of Biology Desy Sukma Risalahwati; Makrina Tindangen; Sukartiningsih Sukartiningsih
BIODIK Vol. 6 No. 1 (2020): March 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i1.8466

Abstract

Teachers as an educator play a very important role in the world of education. One way to improve the quality of education in schools is to improve learning qualities in the classroom. In creating these learning activities it is necessary to have an appropriate learning device for the teachers in order to achieve the ultimate goal to be achieved. Based on the reality in the field, not all biology teachers can compile their own learning tools in the discussion of material about the human reproductive system. PQ4R learning model is a learning effort that can foster motivation in students to learn a subject matter and help students to understand and remember the material they are learning and by using concept mapping can be a learning tool to help improve students' memory in learning. This type of research is development research with a combination of research methods (mixed methods), a method that combines quantitative research methods and qualitative methods. In this study, using validation sheets, questionnaires and achievement test.The results of the validation by Prof. Dr. Endang Widi Winarni, M.Pd from Bengkulu University has a valid criterion with a value of 76%. The trial was conducted on students of pharmacy class X-3 at SMK Negeri 17 Samarinda, with the results of paired sample t-test data obtained sig. values 2 tailed at 0,000 which is smaller than 0.05 (0,000 <0.05) which means that Ho is rejected and Ha is accepted, which means there are differences in the average pretest and posttest. Then the effectiveness of the product is tested by comparing the results of the control class posttest and the model class with the results of the Independent sample t-test data obtained sig. values 2 tailed is 0,000 which is smaller than 0.05 (0,000 <0.05) which means that Ho is rejected and Ha is accepted, also means there are differences in the average value of the posttest model class and the posttest control class. From the results of the data analysis, it can be said that the use of the PQ4R learning model and media concept mapping can be applied in learning activities to improve student learning outcomes at school. Keywords: Learning Tools, PQ4R Model, Media Concept Mapping, Biology Learning Outcomes Abstrak. Guru sebagai tenaga pendidik memegang peranan yang sangat penting dalam dunia Pendidikan. Salah satu cara meningkatkan kualitas Pendidikan di sekolah adalah dengan meningkatkan kualitas pembelajaran di dalam kelas. Dalam menciptakan kegiatan pembelajaran tersebut diperlukan adanya perangkat pembelajaran yang sesuai agar dapat mencapai tujuan akhir yang ingin dicapai oleh guru. Berdasarkan kenyataan di lapangan tidak semua guru biologi dapat menyusun sendiri perangkat pembelajaran pada pembahasan materi tentang sistem reproduksi manusia. Model pembelajaran PQ4R merupakan suatu upaya pembelajaran yang dapat menumbuhkan motivasi dalam diri siswa untuk mempelajari suatu materi pelajaran dan membantu siswa untuk memahami dan mengingat materi yang mereka pelajari dan dengan menggunakan concept mapping dapat sebagai sarana belajar untuk membantu meningkatkan daya ingat siswa dalam belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan metode penelitian kombinasi (mixed methods) yaitu metode yang mengkombinasikan metode penelitian kuantitatif dan metode kualitatif. Dalam penelitian ini, menggunakan lembar validasi, angket dan tes hasil belajar. Hasil validasi oleh Prof. Dr. Endang Widi Winarni, M.Pd dari Universitas Bengkulu mempunyai kriteria valid dengan nilai 76%. Uji coba dilakukan pada siswa kelas x-3 farmasi SMK Negeri 17 Samarinda dengah hasil uji paired sampel t-test diperoleh data nilai sig. 2 tailed sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan rata-rata nilai pretest dan posttest. Kemudian diuji efektivitas produk dengan membandingkan hasil posttest kelas kontrol dan kelas model dengan hasil uji Independent sample t-test diperoleh data nilai sig. 2 tailed sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 (0,000 < 0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya ada perbedaan rata-rata nilai posttest kelas model dan posttest kelas kontrol. Dari hasil analisis data tersebut dapat dikatakan bahwa penggunaan model pembelajaran PQ4R dan media concept mapping dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah. Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Model PQ4R, Media Concept Mapping, Hasil Belajar Biologi
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Di SMA Budi Luhur Samarinda pada Pembelajaran Biologi Sarmila, Sarmila; Tindangen, Makrina; Nasution, Ruqoyyah
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 12, No 1 (2024): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v12i1.13070

Abstract

Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMA Budi Luhur Samarinda Pada Pembelajaran Biologi, Skripsi Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. Makrina Tindangen, M. Pd. Selaku dosen pembimbing I dan Ruqoyyah Nasution S. Pd. M. Pd. Selaku dosen pembimbing II. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kurikulum merdeka belajar yang ada di SMA Budi Luhur Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kelas X yang berjumlah tiga kelas dan siswa yang berjumlah total 88 siswa. Teknik analisis data menggunakan presentase uji P. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu untuk indikator pembelajaran berbasis projek 74,90%, fokus materi essensial 72,50% dan fleksibilitas dan dukungan perangkat belajar 81,97%. Nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar di SMA Budi Luhur Samarinda menempati katagori baik untuk dilaksanakan dalam rangka memperbaiki sistem pembelajaran yang menjadikan proses belajar mengajar lebih baik.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Afif Ruchaemi Akhmad Akhmad Akhmad Akhmad Akhmad Akhmad Alfisyahrani Aliffiyah, Anggie andriani, Selvi Andryani, Ria Aribowo, Rujito Arif Rahman Hakim Ashikin, Noer Bernat Tulung, Bernat Budi Prasetiyo, Budi Budi Raharjo Candra, Krishna P. Cyndirela Damayanti, Febby Datuarruan, Sarfin Desy Sukma Risalahwati Didimus Tanah Boleng Dwi Siswanto Dwiyanti, Nova Elfina Elsje T. Maasawet Elsje Theodora Maasawet Emmilya Umma Aziza Gaffar Erwin - Evie Palenewen Fitri Andayani Gaffar, Emmilya Umma Aziza Herliani Herliani Irmayasari Irmayasari Kartini Maaruf Krishna Purnawan Candra Lailatul Badriyah Lambang Subagiyo Leni Triyani Lumowa, Sonja V.T. Lumowa, Sonja Verra Tinneke M. R. Waani M.M. Rambitan, Vandalita Maasawet, Eslje Theodora Mahmudah Mahmudah Maisyarah Maisyarah Maradona - Maria, Vandalitas Masitah - Masitah Masitah Muluk, Verena Suryati Muslikin Mutmaiyah, Mutmaiyah Nanda Arista Rizki Nasution, Ruqoyyah Noer Dhevie Sopian Nooryani Nooryani Nooryani, Nooryani Norhaniah, Norhaniah Novita, Lydia Novy Mardiansyah Nur Hidayah Nuraini Nuraini Nuraini Nuraini Nurhadi Petrus Fendiyanto Petrus Gega Puspita Ningrum, Aprilia Putri, Riska Nanda Rahman Subandi Rambitan, Magdalena Rambitan, Vandalita M.M. Rambitan, Vandalita MM Rosifah, Djumroh Roslinda, Roslinda Ruchaemi, Afif Sandra Sukmaning Adji Saputri, Alfiyyah Rifda Sarmila, Sarmila Sholeh, Muhammad Iqbal Silviani C. Evangelista Rea Siti Yuliani Sitti Rosmah Sonja V.T Lumowa Sonja V.T. Lumowa Sonja Verra Tinneke Lumowa Sonya Lumowa Sopian, Noer Dhevie Sri Purwati Sri Purwati, Sri Subandi, Rahman Sukartiningsih Sukartiningsih Sukartiningsih Sukartiningsih Tae Bria Nekin, Oktavianus Thamaradiva, Giska Efriandevi Tri Retno Hapsari Turista, Dora Dayu Rahma Vandalita M. M Rambitan Vandalita M. Rambitan Vandalita M.M Rambitan Vandalita M.M. Rambitan Vandalita M.M. Rambitan Vandalita Maria Magdalena Rambitan Vandalita Rambitan Vandalita Vandalita Wati, Bela Mulia Winarno Winarno Wiwik, Wiwik Yanuar, Alvin Dewa Yusak Hudiyono Yusak Hudiyono, Yusak Zeni Haryanto