Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : J-CEKI

Pengaruh Ekspor, Nilai Tukar Dan Uang Beredar Terhadap Cadangan Devisa Di 5 Negara Berkembang Terpilih Tahun 2018-2019 Dalam Perspektif Ekonomi Islam Ulfa Sofiana; Citra Etika; Muhammad Yusuf Bahtiar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6789

Abstract

Peningkatan cadangan devisa suatu negara umumnya dipandang sebagai indikator kesehatan ekonomi yang positif. Namun, fenomena penurunan cadangan devisa yang tidak diikuti dengan penurunan ekspor dan nilai tukar yang signifikan telah menjadi perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini bertentangan dengan teori yang mengaitkan penurunan cadangan devisa dengan pelemahan kinerja ekspor dan depresiasi nilai tukar. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang lebih dominan dalam mempengaruhi cadangan devisa, yaitu pertumbuhan uang beredar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi cadangan devisa di 5 negara berkembang kawasan ASEAN dalam perspektif ekonomi islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dipublikasikan melalui website Bank Dunia selama 5 tahun yaitu tahun 2018-2022 di 5 negara berkembang di kawasan ASEAN. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ekspor tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa. Sedangkan nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cadangan devisa dan uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa. Secara bersama-sama variabel ekspor, nilai tukar dan uang beredar berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di 5 negara berkembang. Dalam perspektif ekonomi islam pengelolaan cadangan devisa boleh dilakukan dengan menekankan pentingnya sifat amanah dan tanggung jawab dalam mengelola kas negara.
Pengaruh Perdagangan Internasional dan Inflasi Terhadap Gross Domestic Product (GDP) Di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN Shinta Rahmatika; Citra Etika; Muhammad Yusuf Bahtiar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6790

Abstract

Terbentuknya integrasi antar negara dalam bidang ekonomi di suatu kawasan akan menghasilkan keuntungan yang kemudian berdampak pada kesejahteraan negara pada Kawasan tersebut. Asia Tenggara memiliki organisasi regional yaitu ASEAN. Namun, pada tahun 2018 hingga 2019, integrasi ekonomi di ASEAN menghadapi berbagai permasalahan yang cukup kompleks. Dimana terjadi perang dagang antara negara Amerika Serikat dengan Negara China yang mana memberikan dampak nyata terhadap kestabilan negara-negara anggota ASEAN, terutama dalam masalah ekonomi. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui pengaruh perdagangan internasional dan inflasi terhadap Gross Domestic Product (GDP) di Negara Kawasan Integrasi ASEAN. Jenis penelitian ini merupakan penelitian sekunder, metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini yaitu perdagangan internasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap GDP di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN dan Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap GDP di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN. Serta secara bersama-sama memiliki pengaruh postif dan signifikan terhadap variabel depeden yaitu Gross Domestic Product (GDP) di Negara Kawasan Integrasi Ekonomi ASEAN.
Pernikahan Sirri Pada Masyarakat Bandar Lampung : Studi Kritis Hak Dan Kewajiban Suami Isteri Dalam Hukum Keluarga Islam Nasruddin, Nasruddin; Muhammad Yusuf Bahtiar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.15234

Abstract

Perkawinan sirri masih merupakan isu yang menarik dan relevan untuk dikaji, karena melibatkan beragai dimensi, antara lain; hukum Negara, agama, kultur maupun hak asasi manusia, dalam ranah teoritis maupun praktis, Argumen teoritis yang selama ini dibangun adalah hukum Negara yang dalam konteks ini Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan agama (Islam) dipahami oleh masyarakat sebagai membolehkan dan/ atau tidak melarang perkawinan sirri. Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, wilayah Kota Bandar Lampung secara kualitas kehidupan berkeluarga, menarik untuk dikaji secara mendalam dan ilmiah. Kajian mendalam dan ilmiah pola fikir modern pratriarkhis, dimana masyarakat diwilayah ini bersikap dengan anggapan pembiaran berinteraksi sosial kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat dengan non muhrim akan mengarah kepada tindakan aib dimasyarakat dan pelanggaran pada aspek hukum Islam. Maka dengan demikian sebaiknya nikah sirri lebih mendatangkan kemaslahatan. Nikah sirri untuk menciptakan kehidupan berumah tangga dalam suatu masyarakat sah-sah saja, manakala dilangsungkan dengan mematuhi pedoman dengan baik untuk menjaga keutuhan dan kelangsungan tatanan masyarakat yang baik. Karena Masyarakat yang baik akan terwujut apabila dalam kehidupan berumah tangga berpegang erat terhadap nilai-nilai hak dan kewajiban berumahtangga yang dibangun dari pernikahan yang benar. Oleh karena itu setiap orang merasa berkepentingan untuk menciptakan tatanan rumah tangga yang baik, kuat dan mandiri. . Kata Kunci: pernikaan sirri, hak dan kewajiban suami isteri, hukum pernikahan sirri.