p-Index From 2021 - 2026
4.499
P-Index
This Author published in this journals
All Journal ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Educatio Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE) JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aulad : Journal on Early Childhood Journal of Primary Education Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat MURHUM : JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JURALIANSI (Jurnal Lingkup Anak Usia Dini) Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Cokroaminoto Journal of Primary Education Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat DEVOSI Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Jurnal Penelitian Inovatif Journal of Educational Sciences Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Usia Dini Eastasouth Journal of Impactive Community Services Nanggroe: Journal Of Scholarly Service Journal of Islamic Education for Early Childhood Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Nanggroe: Journal of Scholarly Service Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Pengabdian Cendekia JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI) Early Childhood Education Papers
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS TAYANGAN FILM NUSSA DAN RARA TERHADAP PENANAMAN NILAI MORAL DAN AGAMA ANAK USIA DINI Latifah, Azka Pia Nur; Handayani, Fitri Febri; Rohmah, Naili
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansi.v6i1.1990

Abstract

This study aims to analyze the moral and religious values contained in the animated film Nussa and Rara. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection techniques. The data collection process was carried out by watching the film in its entirety and recording information related to moral values in the storyline. Based on the results of the analysis, a number of moral and religious values were found displayed in the film, namely: mutual assistance, mutual respect, personal and environmental hygiene, compassion, politeness, willingness to sacrifice and kindness, empathy and facing injustice, the value of introducing the pillars of Islam and carrying out worship, the value of sincerity and honesty, tolerance, table manners, learning to be sincere and accepting destiny with gratitude, the importance of reading basmalah and learning from mistakes, the value of gratitude and charity, the value of mahram and being wise in acting. The results of this study indicate that Nussa and Rara is an educational show that is suitable for use as a medium for learning moral values in early childhood. Therefore, this film can be used by educators as a means of learning fun and educational characters. This can be an insight into knowledge about cartoon films that have positive moral messages besides Nusa and Rara. So parents need to identify children's films positively for the growth of early childhood.
Systematic Literature Review (SLR): Implementasi Bidang Pertanian Di Pendidikan Anak Usia Dini Putri, Septiya Melanie; Rohmah, Naili
Educatio Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i2.31299

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the agricultural sector in Early Childhood Education (PAUD) through the Systematic Literature Review (SLR) method of 15 selected articles from the period 2020– 2025. The results of the study show that agricultural activities in PAUD, such as vertical culture, hydroponics, and agribusiness, significantly improve children's understanding (up to 91%), motor skills, and environmental awareness. The hands-on learning and nature-based learning approaches have proven effective in stimulating children's holistic development, including cognitive, affective, and psychomotor aspects. In addition, innovations such as urban farming and taneyan lanjhang have succeeded in overcoming land limitations while involving the roles of parents and teachers. The research findings strengthen that the integration of agriculture in PAUD is not only a contextual educational medium, but also a strategy for forming sustainable character and environmental literacy from an early age.
Analysis of Teachers' Pedagogical Competence in Handling Children with Special Needs in Inclusive Schools (Case Study in Talenta Kindergarten & Fun and Play Kindergarten, Semarang City) Sa'adah, Firdaus; Rohmah, Naili
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i2.5152

Abstract

The study aimed to analyse teachers' pedagogical competence in dealing with children with special needs in inclusive schools. This research is important because the government has established an inclusion system in all schools. Inclusive schools have students from different backgrounds. So that teacher competence becomes very important, especially pedagogical competence, because this is the key to successful learning, in qualitative research conducted through observation, interviews, and documentation. Seeing field conditions directly, looking at documentation of lesson plans to evaluations, and interviewing the teachers involved can provide more in-depth information: triangulating time, sources, and techniques tested data. The results explained that Fun and Play Kindergarten and Talenta Kindergarten teachers had the best pedagogical skills. This can be seen from the pedagogical competence of teachers according to Permendikbud Number 137 in assessing aspects of child development; evaluating theories of play and learning; creating development activities that are by the curriculum; organising educational development activities; and developing children's potential.
Penguatan Seni Rupa bagi Anak Usia Dini melalui Pembuatan Batik Shibori Rohmah, Naili; Formen, Ali; Handayani, Sri Sularti Dewanti; Hawali, Muhammad Luthfan; Salsabila, Alyna; Andini, Alya Marsha; Ramskhi, Shabrina Salsabila Putri
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi Juli-September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.7863

Abstract

Kegiatan membatik masuk pada ranah seni rupa, yang mana kegiatan ini sama sekali belum pernah dilaksanakan di RA Al Asror. Beberapa kegiatan seni rupa yang pernah dilaksanakan di RA Al Asror antara lain finger print, finger painting, menggambar, mewarnai, mencetak, menjiplak, dan kolase. Permasalahan mitra dikerucutkan pada bidang pendidikan sebagai masalah utama yang perlu dituntaskan. Adapun fokus permasalahan mitra adalah belum dikenalkannya aktivitas seni rupa secara konret. Permasalahan mitra dituntaskan melalui kegiatan membatik dengan teknik shibori. Shibori merupakan salah satu teknik dalam membuat batik yang dapat diterapkan pada anak usia dini. Guna memudahkan pelaksanaan kegiatan pengabdian bersama mitra, tim pelaksana pengabdian menyusun buku panduan pembuatan batik dengan teknik shibori bagi anak usia dini. Buku ini memuat berbagai alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan batik shibori, jenis-jenis batik shibori, tahap pembuatan batik shibori, dan beberapa alternatif karya yang dapat dibuat dari batik shibori. Terdapat beberapa tahapan dalam mengimplementasikan kegiatan pengabdian yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan bahwa kegiatan membuat batik dengan teknik shibori dapat menguatkan seni rupa pada anak usia dini. Pendidik dan peserta didik RA Al Asror mendapatkan pengalaman dan penguatan dalam membuat batik menggunakan teknik shibori.
ANALISIS NILAI AGAMA ISLAM DALAM FILM ANIMASI NUSSA DAN RARA PADA EPISODE SHOLAT ITU WAJIB Rahmah, Silvia; Handayani, Fitri Febri; Rohmah, Naili
LENTERA ANAK Vol 6, No 2 (2025): OKTOBER 2025 : LENTERA ANAK
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jla.v6i2.8395

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat membuka peluang luas bagi anak-anak untuk mengakses berbagai jenis informasi, termasuk konten hiburan seperti film animasi. Salah satu tayangan edukatif yang dinilai relevan untuk anak usia dini adalah film animasi Nussa dan Rara, khususnya pada episode “Sholat itu Wajib”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai agama Islam yang terdapat dalam tayangan tersebut, Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode analisis isi terhadap tayangan animasi. Data dikumpulkan melalui observasi visual terstruktur terhadap episode “Shplat itu Wajib” yang ditayangkan di channel You Tube Nussa Official. Serta didukung dengan literatur sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan dengan nilai-nilai keislaman dan pendidikan karakter anak. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini mengandung tiga nilai utama Islam, yaitu nilai akidah, syariat, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut disampaikan melalui dialog, Tindakan, dan interaksi tokoh dalam cerita , dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak. Film ini juga berfungsi sebagai media edukatif yang efektif dalam membantu orang tua menanamkan ajaran agama dan moral sejak usia dini. Dengan demikian, Nussa dan Rara tidak hanya menjadi tontonan hiburan, tetapi juga sarana pembelajran yang relevan dan kontektual.
Penguatan Seni Rupa bagi Anak Usia Dini melalui Pembuatan Batik Shibori: Strengthening Fine Arts Skills for Early Childhood through Shibori Batik Making Rohmah, Naili; Formen, Ali; Handayani, Sri Sularti Dewanti; Hawali, Muhammad Luthfan; Salsabila, Alyna; Andini, Alya Marsha; Ramskhi, Shabrina Salsabila Putri
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.7863

Abstract

Kegiatan membatik masuk pada ranah seni rupa, yang mana kegiatan ini sama sekali belum pernah dilaksanakan di RA Al Asror. Beberapa kegiatan seni rupa yang pernah dilaksanakan di RA Al Asror antara lain finger print, finger painting, menggambar, mewarnai, mencetak, menjiplak, dan kolase. Permasalahan mitra dikerucutkan pada bidang pendidikan sebagai masalah utama yang perlu dituntaskan. Adapun fokus permasalahan mitra adalah belum dikenalkannya aktivitas seni rupa secara konret. Permasalahan mitra dituntaskan melalui kegiatan membatik dengan teknik shibori. Shibori merupakan salah satu teknik dalam membuat batik yang dapat diterapkan pada anak usia dini. Guna memudahkan pelaksanaan kegiatan pengabdian bersama mitra, tim pelaksana pengabdian menyusun buku panduan pembuatan batik dengan teknik shibori bagi anak usia dini. Buku ini memuat berbagai alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan batik shibori, jenis-jenis batik shibori, tahap pembuatan batik shibori, dan beberapa alternatif karya yang dapat dibuat dari batik shibori. Terdapat beberapa tahapan dalam mengimplementasikan kegiatan pengabdian yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan bahwa kegiatan membuat batik dengan teknik shibori dapat menguatkan seni rupa pada anak usia dini. Pendidik dan peserta didik RA Al Asror mendapatkan pengalaman dan penguatan dalam membuat batik menggunakan teknik shibori.
PENGUATAN PLAYFUL PARENTING BAGI IBU URBAN MUDA DI KOTA SEMARANG Rohmah, Naili; Ambari Sumanto, Reni Pawestuti; Medilianasari, Renistiara; Formen, Ali; Kristiani Gulo, Titi; Fenda Sozo Sandeva, Agapea
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5269-5275

Abstract

Menjadi Ibu bukanlah hal yang mudah dilakukan. Banyak hal yang harus dipersiapkan ibu untuk menyeimbangkan kehidupan rumah tangga dan kehidupan pribadinya. Ibu merupakan guru pertama bagi anaknya. Puskesmas Sekaran, sebagai leading sector pelaksana posyandu di wilayah Sekaran mengaku bahwa kedatangan keluarga urban di wilayah binaannya menjadi tantangan tersendiri untuk dapat memantau tumbuh kembang anak. Tidak bisa dipungkiri bahwa ibu urban dan penduduk asli memiliki cara pandang tersendiri dalam mengasuh anak. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan manajemen ibu urban muda yang memiliki anak usia dini. Lebih lanjut peningkatan keterampilan ibu urban muda dalam mengasuh anak pada aspek perkembangan kognitif, fisik, dan sosial emosional. Kemampuan manajemen ibu dalam menstimulasi anak usia 0-6 tahun. Tujuan kegiatan ini selaras dengan capaian IKU 2 dan IKU 5 serta sejalan dengan SDGs terkait pendidikan berkualitas dan kemitraan untuk mencapai tujuan.  Metode pelaksanaan memiliki lima tahapan kegiatan, yaitu: Socialitation, Training Education, Experience, Mentoring, dan Monitoring, evaluation, feedback. Mitra telah mencapai target peningkatan level pemberdayaan atas dilaksanakannya penguatan playful parenting pada tahun 2024.
Systematic Literature Review Systematic Literature Review: Self-efficacy Pendidik PAUD dalam Praktik Mengajar Shafajar, Nuratri; Rohmah, Naili
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6562

Abstract

Self-efficacy merupakan salah satu faktor psikologis penting yang memengaruhi kualitas pengajaran dan kinerja profesional pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Urgensi topik ini terletak pada peran strategis pendidik anak usia dini dalam membentuk fondasi perkembangan anak secara holistik, di mana keyakinan pendidik terhadap kemampuannya sendiri terbukti berdampak langsung terhadap efektivitas pembelajaran. Namun, hasil penelitian terkait self-efficacy pendidik anak usia dini masih tersebar dan belum dipetakan secara sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mensintesis secara sistematis temuan-temuan ilmiah terkait self-efficacy pendidik PAUD dalam praktik mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pengumpulan data dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan dukungan aplikasi Publish or Perish (PoP) versi 8, menggunakan kata kunci: "self-efficacy guru" AND "pendidikan anak usia dini" AND "pendidik PAUD". Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia, terindeks SINTA, diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2025, dan relevan dengan tema. Dari 176 artikel yang ditemukan, diseleksi menjadi 9 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil sintesis menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki hubungan signifikan terhadap kinerja, inovasi pembelajaran, kemampuan adaptasi, dan kualitas interaksi guru dengan peserta didik. Selain itu, self-efficacy bersifat dinamis dan dapat dikembangkan melalui pelatihan, pengalaman, serta dukungan lingkungan kerja.
Influence of Birth Order on Children’s Sense of Responsibility Alfiana, Nokha; Rohmah, Naili
BELIA Early Childhood Education Papers Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v14i1.18962

Abstract

 Every child born into a family has different genetic characteristics and is exposed to different social environments, including their birth order. Each child's attitude, personality, and behavior will be influenced by those factors. Within the family, the sense of responsibility of the eldest child, the middle child, and the youngest child will differ due to the differences they have as members of the social group. Therefore, it is necessary to examine this to find out the effect of birth order on children's sense of responsibility by taking samples from early childhood aged 5-6 years as the firstborn, the middle child, and the youngest child. This study used a quantitative-correlational method with questionnaires as data collection techniques. The results of this study obtained data and facts that the birth order process showed an influence in several aspects, such as children can respect time, obey the rules, return items according to their place, accept the risk of actions taken, protect their belongings, do not easily blame or accuse others, are willing to admit and apologize for mistakes made, and do activities before being directed or ordered. Birth order is proven to have a significant positive influence on children's sense of responsibility. 
Screentime pada anak usia dini: Tantangan dan solusi di Era digital Pramesthi, Rahmi; Ramadani, Siska; Putri, Aisyah; Ayu, Rizki; Catur, Dea; Sugiana; Rohmah, Naili
Jurnal Cendekia Mengabdi Berinovasi dan Berkarya Vol 4 No 1 (2026): Oktober 2025 - Januari 2026 (In Progress)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jenaka.v4i1.986

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pembatasan penggunaan gadget (screen time) pada anak usia dini serta peran aktif dalam mendampingi anak di era digital. Kegiatan dilaksanakan di salah satu TK di Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang dengan melibatkan sembilan orang tua anak usia 5–6 tahun. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif melalui observasi, pre-test, penyuluhan, sesi diskusi, dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas orang tua membiarkan anak menggunakan gadget selama 1–3 jam per hari, melebihi rekomendasi. Setelah kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman dan kesadaran orang tua terhadap risiko penggunaan gadget berlebihan dan pentingnya membuat jadwal aktivitas anak. Rata-rata hasil post-test menunjukkan perubahan positif dalam sikap dan strategi pengasuhan. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis dalam membekali orang tua dengan pengetahuan dan keterampilan pengasuhan digital, serta memiliki potensi untuk direplikasi di lembaga PAUD lain sebagai program edukasi berkelanjutan.
Co-Authors Adiningrum, Aisha Inastya Aflahani, Ari Purnomo Endah Aisyah Putri, Aisyah Aisyah, Irhamni Nur Alfiana, Nokha Ali Formen Amalia, Putri Rizqi Ambari Sumanto, Reni Pawestuti Ambarwati, Selvi Tri Amelindha, Nabilla Fasya Andi Kristanto Andini, Alya Marsha Arifah, Anissa Nur Arifiyah, Malika Faniyatul Arruhma, Taqiya Aurelly, Shahilra Ayu, Rizki Az Zahro, Fatimah Cantika Putri Catur, Dea Edi Waluyo Edi Waluyo Erna Zumrotun Fenda Sozo Sandeva, Agapea Fina Khoerunisa Fitri Febri Handayani Fitriani, nabila nur Fitriyani, Selfi Fi’atunnajiha, Laila Zahwa Handayani, Fitri Febri Hawali, Muhammad Luthfan Kartika Rinakit Adhe, Kartika Rinakit Kinanthi Wahyu Prastuti Kristiani Gulo, Titi Laila Zahwa Fi’atunnajiha Latifah, Azka Pia Nur Maesaroh, Nurmutammimah Maharani, Salsabil Dwi Medilianasari, Renistiara Mohamad Hariyono Muthianabila, Lisa Natasha Neneng Tasu’ah, Neneng Nia Novita Niken Ayu Nila Ariani Nikmaturrohmah, Nikmaturrohmah Nikmatuurohmah Nisa, Khaerotun Nissa, Nurul A'inun Noor, Zaima Aulia Pramesthi, Rahmi Putri, Dian Indriyani Putri, Septiya Melanie Rahmah, Silvia Ramadani, Siska Ramskhi, Shabrina Salsabila Putri Renistiara Medilianasari Rifa’i, Achmad Rifa’i, Achmad RR. Ella Evrita Hestiandari Ruqoyyah Fitri Rustono - S, Sugiana Sa'adah, Firdaus Salsabila, Alyna Salsabila, Dea Amalia Saputra, Nikola Septiana, Laily Wakhidah Shafajar, Nuratri Shofiyuddin, Muh Simanungkalit, Indra Sri Sularti Dewanti Handayani Sri Sularti Dewanti Handayani, Sri Sularti Dewanti Sugiana Sugiana Sugiana, Sugiana Sukma, Aflaha Tazkiyati Tarigan, Novelia Danesya Umi Hasanah Utami, Sherly Nur Yuliyani, Pitri