Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Mengasuh Anak Tanpa Kehilangan Diri Sendiri: Solusi Untuk Burnout Pengasuhan Fitriyani, Selfi; Maesaroh, Nurmutammimah; Yuliyani, Pitri; Amalia, Putri Rizqi; Nisa, Khaerotun; Rohmah, Naili; Sugiana, Sugiana
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i2.5890

Abstract

Kegiatan parenting dengan tema “Mengasuh Anak Tanpa Kehilangan Diri Sendiri: Solusi untuk Burnout Pengasuhan” telah dilaksanakan di TK Al Jannah Gunungpati, pada hari Sabtu, 26 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para orang tua mengenai fenomena parental burnout, yaitu kondisi kelelahan fisik dan mental yang terjadi akibat tekanan pengasuhan yang berkepanjangan. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tua terlalu fokus pada pemenuhan kebutuhan anak hingga mengabaikan kebutuhan diri sendiri. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan mental orang tua dan kualitas hubungan dengan anak. Metode yang gunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) atau penelitian tindakan partisipatif dalam kegiatan parenting yang dilakukan secara langsung sebagai bagian dari program pengabdian di TK Al Jannah dengan sasaran wali murid TK Al Jannah yang bersedia datang dan menjadi peserta saat kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam menjalani peran sebagai orang tua. Para peserta menyatakan mendapatkan wawasan baru yang berguna untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengelola stres dan kelelahan pengasuhan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua mampu menerapkan pola asuh yang lebih bijaksana, sehat secara emosional, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama, baik untuk anak maupun diri sendiri. Kata kunci: parental burnout, peaceful parenting, strategi coping, regulasi diri.
Representasi Nilai Syukur dalam Film Animasi Nussa dan Rara untuk Anak Usia Dini Putri, Dian Indriyani; Handayani, Fitri Febri; Rohmah, Naili
Tinta Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 4 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah Institut Pesantren Mathali'ul Falah Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35878/tintaemas.v4i2.1727

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji representasi nilai-nilai syukur dalam film animasi Nussa dan Rara yang diperuntukkan bagi anak usia dini. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya pendidikan karakter sejak usia dini, khususnya nilai syukur sebagai bagian dari pendidikan agama dan moral. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi terhadap tiga episode terpilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai syukur tergambar melalui visualisasi karakter, alur cerita, dan dialog yang menyentuh aspek emosional anak. Episode “Belajar Ikhlas” menampilkan makna menolong tanpa pamrih sebagai bentuk syukur, “Nussa Bisa” menunjukkan semangat pantang menyerah dan percaya diri meskipun dalam keterbatasan. Penelitian ini berimplikasi pada praktik pendidikan karakter dalam PAUD menggunakan media audiovisual. Kesimpulannya, film animasi Nussa dan Rara tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukatif yang efektif dalam menanamkan nilai syukur pada anak-anak.
The Effectiveness of Implementing Project Based Learning with a Scientific Approach in Increasing Understanding of Personal Safety Skills for Children Aged 5-6 Years Nissa, Nurul A'inun; Rohmah, Naili
BELIA Early Childhood Education Papers Vol. 14 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v14i2.16220

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of implementing Project Based Learning with a scientific approach in improving the understanding of Personal Safety Skills in children aged 5-6 years. This study uses a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest Design experimental method by providing treatment to the children. This study involves 25 children from TK Pertiwi 14.13.18 Seliling, selected using total sampling/census technique. The data collection technique used was oral tests and documentation. Statistical analysis used the Paired Sample T-test analysis technique through IBM SPSS Statistic 25 software. The research results from the t-test calculations obtained a significance value of 0.000 < 0.05, so
The Role of Family Quality Time in Developing Independence in Children Aged 4-6 Years (Phenomenology in Pilangsari Village, Cirebon Regency) Shahilra Aurelly; Naili Rohmah
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47282

Abstract

This study examines the role of family quality time in fostering independence in children aged 4-6 years, as well as the challenges in implementing family quality time. The research aims to analyze the role of family quality time in developing independence among children aged 4-6 in Pilangsari Village, Cirebon Regency. Early childhood independence serves as a crucial foundation for their social, emotional, and cognitive development. This study employs a qualitative approach, specifically phenomenology, to understand the subjective experiences of parents and children in spending quality time together and its impact on children's independence. Data was collected through observation, in-depth interviews with one family, and participatory observation. The findings indicate that family quality time filled with activities such as playing together, doing household chores, and open communication can enhance children's self-confidence, initiative, and problem-solving skills. Supporting factors, such as the involvement of both mother and father and consistent routines, further strengthen children's independence. These findings have important implications for parents and educators in creating a family environment that supports early childhood independence through meaningful interactions.
Implementasi Teknologi pada Pembelajaran Anak Usia Dini Rohmah, Naili; Aflahani, Ari Purnomo Endah
THUFULA Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i2.5743

Abstract

Early Children Learning Optimization through Use of Technology. The purpose of this article is to get a detailed describe that using technology can optimize learning in the PAUD field. The rapid development of technology is inevitable in human life, but the existence of technology still has positive and negative impacts.. Almost all aspects of human life are accompanied by technology, including in education. Technology is needed in education in order to facilitate learning activities. The objective of technology can be use at all levels of education, including early childhood education (ECE) level. Some of the examples of technology products in our environment such asat home and school environment are: gadgets, mobile phones, televisions, refrigerators, dispensers, magic com, ovens, sewing machines, gas stoves, electricity, computers, irons, fans, and air conditioners. The transportations used includes: bicycles, motorcycles, cars, trucks, buses, trains, ships, and airplanes. The various of technological products. It can be used as an attempt to develop the moral, motor, cognitive, linguistic, art, and social aspects of the early childhood. It is expected that the use of appropriate technology can optimize learning for early childhood.
EFEKTIVITAS MEDIA LOOSE PARTS TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORASI ANAK USIA DINI Anindya Wanda Prameswari; Naili Rohmah
Bunayya Vol 12 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bunayya.v12i2.35178

Abstract

The issues identified in this study are that children tend to complete tasks individually without involving their peers, communication in completing joint tasks is still lacking, and children do not consistently participate in group activities. Additionally, children are not yet able to share materials. The study aims to examine the effect of using loose parts on improving collaboration skills in early childhood; this study employs a quantitative approach. The research design used is a pre-experimental one-group pretest-posttest design. This study involved all children in Group B, consisting of 26 children aged 5 to 6 years. Data analysis utilized several statistical tests, including the Shapiro-Wilk normality test and the paired-sample t-test. Data processing revealed an increase in the mean pretest score, which rose from 25.1 to 42.9 on the posttest. The Sig. (2-tailed) value obtained from the paired-sample t-test was 0.000 < 0.05, indicating a significant increase. The results of the study show a significant improvement in collaboration skills following the use of loose parts. Loose parts can be utilized as an alternative learning medium that supports children’s collaboration skills and social interaction. 
Analisis Nilai Tolong Menolong dalam Animasi Upin dan Ipin terhadap Perkembangan Sikap Sosial Anak Usia Dini Gading Ramadhani, Bahes; Handayani, Fitri Febri; Rohmah, Naili
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 12 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i12.3618

Abstract

Media digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan anak-anak dan dapat memengaruhi proses pembelajaran dan perkembangan sosial mereka. Salah satu program animasi yang sering ditonton anak-anak adalah Upin dan Ipin, yang mengandung berbagai nilai sosial dan moral, termasuk perilaku saling membantu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai perilaku saling membantu dalam serial animasi Upin dan Ipin dan hubungannya dengan perkembangan sikap sosial pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka dan analisis film. Sumber data utama adalah episode Upin dan Ipin Musim 5 "Pertandingan Antar Kelas (SukaNeka)". Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan mengamati adegan, dialog, dan perilaku karakter yang mencerminkan perilaku saling membantu. Analisis dilakukan melalui teknik analisis isi (content analysis) deduktif dengan kategori perilaku prososial yang mencakup menolong, berbagi, menghibur, dan bekerja sama. Temuan menunjukkan beberapa bentuk perilaku saling membantu, termasuk membantu teman yang mengalami kesulitan, berbagi sumber daya, memberikan bantuan kepada teman yang terluka, dan mendorong kerja sama dalam kegiatan kelompok. Temuan menunjukkan bahwa media animasi dapat digunakan sebagai media pembelajaran sosial untuk menumbuhkan empati, kerja sama, kesadaran sosial, dan interaksi positif di antara anak usia dini. Upin dan Ipin mengandung nilai-nilai perilaku membantu yang relevan dengan perkembangan sikap sosial pada masa kanak-kanak. Namun, bimbingan dari orang tua dan guru tetap diperlukan untuk membantu anak memahami dan menerapkan nilai-nilai ini dalam kehidupan sehari-hari.