Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Membangun Moralitas Pada Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Cantika Putri; Fitri Febri Handayani; Naili Rohmah
JIEEC (Journal of Islamic Education for Early Childhood). Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7, No 2 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i2.10065

Abstract

Moral education in early childhood is a crucial foundation in character building. The main objective of this study is to analyze the effectiveness of storytelling in developing morality among young children. This study employs a literature review as the primary method by analyzing national and international sources from the last ten years. The findings reveal that storytelling is effective in instilling moral values such as empathy, honesty, responsibility, and respect, especially when supported by appropriate media such as puppets, folktales, or interactive digital platforms. The internalization of moral values occurs through children's emotional engagement with the story and its characters. The study concludes that storytelling is a strategic approach in early childhood character education and has the potential to be integrated into culturally and technologically-based learning curricula.
Penguatan Kompetensi Pendidik Sanggar dalam Praktik Tata Rias Anak Usia Dini Medilianasari, Renistiara; Rohmah, Naili; Sugiana, Sugiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.778

Abstract

Serulingmas Dance Studio is one of the dance art studios located in Banjarnegara Regency, Central Java. In collaboration with Serulingmas Dance Studio, the community service team implemented a program to strengthen the competencies of studio educators through early childhood makeup training. This community service program involved studio educators who have the potential to facilitate the studio’s students. The aim of this program was to enhance the skills of the studio educators in early childhood makeup at Serulingmas Dance Studio. The implementation of the program consisted of several stages, including preparation, training, mentoring and evaluation, as well as monitoring. The results of the program had a highly positive impact on the partner. The studio educators were able to absorb the knowledge and information well, enabling them to apply early childhood makeup skills in the studio environment. The outcomes of the program were directly implemented in the Depo Pelita Traditional Creative Dance Festival.
Mengasuh Anak Tanpa Kehilangan Diri Sendiri: Solusi Untuk Burnout Pengasuhan Fitriyani, Selfi; Maesaroh, Nurmutammimah; Yuliyani, Pitri; Amalia, Putri Rizqi; Nisa, Khaerotun; Rohmah, Naili; Sugiana, Sugiana
Jumat Pendidikan: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNWAHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimaspen.v6i2.5890

Abstract

Kegiatan parenting dengan tema “Mengasuh Anak Tanpa Kehilangan Diri Sendiri: Solusi untuk Burnout Pengasuhan” telah dilaksanakan di TK Al Jannah Gunungpati, pada hari Sabtu, 26 April 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para orang tua mengenai fenomena parental burnout, yaitu kondisi kelelahan fisik dan mental yang terjadi akibat tekanan pengasuhan yang berkepanjangan. Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang tua terlalu fokus pada pemenuhan kebutuhan anak hingga mengabaikan kebutuhan diri sendiri. Hal ini dapat berdampak pada kesehatan mental orang tua dan kualitas hubungan dengan anak. Metode yang gunakan adalah metode Participatory Action Research (PAR) atau penelitian tindakan partisipatif dalam kegiatan parenting yang dilakukan secara langsung sebagai bagian dari program pengabdian di TK Al Jannah dengan sasaran wali murid TK Al Jannah yang bersedia datang dan menjadi peserta saat kegiatan berlangsung. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dalam menjalani peran sebagai orang tua. Para peserta menyatakan mendapatkan wawasan baru yang berguna untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mengelola stres dan kelelahan pengasuhan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para orang tua mampu menerapkan pola asuh yang lebih bijaksana, sehat secara emosional, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama, baik untuk anak maupun diri sendiri. Kata kunci: parental burnout, peaceful parenting, strategi coping, regulasi diri.
Penguatan Pola Asuh Demokratis di TK Pertiwi 34 Patemon Amelindha, Nabilla Fasya; Noor, Zaima Aulia; Adiningrum, Aisha Inastya; Septiana, Laily Wakhidah; Rohmah, Naili; S, Sugiana
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 3 (2025): Volume 4, Issue 3 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15857778

Abstract

Parenting is very important for children because it determines how the child's journey and destiny will be in the future so that all behavior, actions, values, morals, rules, and beliefs held by children are influenced by the role of parents in educating. However, this is different in the real world, many parents are not aware of their role as figures who are dependent on children so that they become anarchic, destructive figures, and carry out other negative behaviors. The problem of parenting also occurs in Pertiwi 34 Patemon Kindergarten where many parents lack knowledge related to parenting so that many parents unknowingly apply parenting patterns that are not good for child development. Community service is carried out in the form of Socialization through Power Point media. The presentation of material on "Democratic Parenting" was presented by the Community Service Team. After the presentation, the guardians asked questions related to the material "Democratic Parenting" to the community service team. This socialization activity was carried out on Wednesday, March 19, 2025. The activity was carried out at Pertiwi 34 Patemon Kindergarten which was attended by 54 guardians. Parents participated in the activity enthusiastically and paid attention during the activity.
Penguatan Seni Rupa bagi Anak Usia Dini melalui Pembuatan Batik Shibori Rohmah, Naili; Formen, Ali; Handayani, Sri Sularti Dewanti; Hawali, Muhammad Luthfan; Salsabila, Alyna; Andini, Alya Marsha; Ramskhi, Shabrina Salsabila Putri
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi Juli-September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.7863

Abstract

Kegiatan membatik masuk pada ranah seni rupa, yang mana kegiatan ini sama sekali belum pernah dilaksanakan di RA Al Asror. Beberapa kegiatan seni rupa yang pernah dilaksanakan di RA Al Asror antara lain finger print, finger painting, menggambar, mewarnai, mencetak, menjiplak, dan kolase. Permasalahan mitra dikerucutkan pada bidang pendidikan sebagai masalah utama yang perlu dituntaskan. Adapun fokus permasalahan mitra adalah belum dikenalkannya aktivitas seni rupa secara konret. Permasalahan mitra dituntaskan melalui kegiatan membatik dengan teknik shibori. Shibori merupakan salah satu teknik dalam membuat batik yang dapat diterapkan pada anak usia dini. Guna memudahkan pelaksanaan kegiatan pengabdian bersama mitra, tim pelaksana pengabdian menyusun buku panduan pembuatan batik dengan teknik shibori bagi anak usia dini. Buku ini memuat berbagai alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan batik shibori, jenis-jenis batik shibori, tahap pembuatan batik shibori, dan beberapa alternatif karya yang dapat dibuat dari batik shibori. Terdapat beberapa tahapan dalam mengimplementasikan kegiatan pengabdian yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan bahwa kegiatan membuat batik dengan teknik shibori dapat menguatkan seni rupa pada anak usia dini. Pendidik dan peserta didik RA Al Asror mendapatkan pengalaman dan penguatan dalam membuat batik menggunakan teknik shibori.
Penguatan Seni Rupa bagi Anak Usia Dini melalui Pembuatan Batik Shibori: Strengthening Fine Arts Skills for Early Childhood through Shibori Batik Making Rohmah, Naili; Formen, Ali; Handayani, Sri Sularti Dewanti; Hawali, Muhammad Luthfan; Salsabila, Alyna; Andini, Alya Marsha; Ramskhi, Shabrina Salsabila Putri
DARMADIKSANI Vol 5 No 2 (2025): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i2.7863

Abstract

Kegiatan membatik masuk pada ranah seni rupa, yang mana kegiatan ini sama sekali belum pernah dilaksanakan di RA Al Asror. Beberapa kegiatan seni rupa yang pernah dilaksanakan di RA Al Asror antara lain finger print, finger painting, menggambar, mewarnai, mencetak, menjiplak, dan kolase. Permasalahan mitra dikerucutkan pada bidang pendidikan sebagai masalah utama yang perlu dituntaskan. Adapun fokus permasalahan mitra adalah belum dikenalkannya aktivitas seni rupa secara konret. Permasalahan mitra dituntaskan melalui kegiatan membatik dengan teknik shibori. Shibori merupakan salah satu teknik dalam membuat batik yang dapat diterapkan pada anak usia dini. Guna memudahkan pelaksanaan kegiatan pengabdian bersama mitra, tim pelaksana pengabdian menyusun buku panduan pembuatan batik dengan teknik shibori bagi anak usia dini. Buku ini memuat berbagai alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan batik shibori, jenis-jenis batik shibori, tahap pembuatan batik shibori, dan beberapa alternatif karya yang dapat dibuat dari batik shibori. Terdapat beberapa tahapan dalam mengimplementasikan kegiatan pengabdian yaitu tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan dan evaluasi. Simpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan bahwa kegiatan membuat batik dengan teknik shibori dapat menguatkan seni rupa pada anak usia dini. Pendidik dan peserta didik RA Al Asror mendapatkan pengalaman dan penguatan dalam membuat batik menggunakan teknik shibori.
Systematic Literature Review Systematic Literature Review: Self-efficacy Pendidik PAUD dalam Praktik Mengajar Shafajar, Nuratri; Rohmah, Naili
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6562

Abstract

Self-efficacy merupakan salah satu faktor psikologis penting yang memengaruhi kualitas pengajaran dan kinerja profesional pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Urgensi topik ini terletak pada peran strategis pendidik anak usia dini dalam membentuk fondasi perkembangan anak secara holistik, di mana keyakinan pendidik terhadap kemampuannya sendiri terbukti berdampak langsung terhadap efektivitas pembelajaran. Namun, hasil penelitian terkait self-efficacy pendidik anak usia dini masih tersebar dan belum dipetakan secara sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan mensintesis secara sistematis temuan-temuan ilmiah terkait self-efficacy pendidik PAUD dalam praktik mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses pengumpulan data dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan dukungan aplikasi Publish or Perish (PoP) versi 8, menggunakan kata kunci: "self-efficacy guru" AND "pendidikan anak usia dini" AND "pendidik PAUD". Kriteria inklusi meliputi artikel berbahasa Indonesia, terindeks SINTA, diterbitkan dalam kurun waktu 2015–2025, dan relevan dengan tema. Dari 176 artikel yang ditemukan, diseleksi menjadi 9 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil sintesis menunjukkan bahwa self-efficacy memiliki hubungan signifikan terhadap kinerja, inovasi pembelajaran, kemampuan adaptasi, dan kualitas interaksi guru dengan peserta didik. Selain itu, self-efficacy bersifat dinamis dan dapat dikembangkan melalui pelatihan, pengalaman, serta dukungan lingkungan kerja.
Influence of Birth Order on Children’s Sense of Responsibility Alfiana, Nokha; Rohmah, Naili
BELIA Early Childhood Education Papers Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/belia.v14i1.18962

Abstract

 Every child born into a family has different genetic characteristics and is exposed to different social environments, including their birth order. Each child's attitude, personality, and behavior will be influenced by those factors. Within the family, the sense of responsibility of the eldest child, the middle child, and the youngest child will differ due to the differences they have as members of the social group. Therefore, it is necessary to examine this to find out the effect of birth order on children's sense of responsibility by taking samples from early childhood aged 5-6 years as the firstborn, the middle child, and the youngest child. This study used a quantitative-correlational method with questionnaires as data collection techniques. The results of this study obtained data and facts that the birth order process showed an influence in several aspects, such as children can respect time, obey the rules, return items according to their place, accept the risk of actions taken, protect their belongings, do not easily blame or accuse others, are willing to admit and apologize for mistakes made, and do activities before being directed or ordered. Birth order is proven to have a significant positive influence on children's sense of responsibility. 
Systematic Literature Review: Implementasi Pramuka Prasiaga di PAUD Ambarwati, Selvi Tri; Rohmah, Naili
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.392

Abstract

Gerakan Pramuka telah resmi mengakui jenjang Prasiaga untuk siswa berusia empat hingga lima tahun. Pramuka Prasiaga adalah kegiatan yang berguna yang membantu memperkuat pembentukan karakter siswa sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme melalui permainan dan pembelajaran yang menyenangkan. Mendekatkan prinsip-prinsip keteladanan kepada peserta didik dalam bentuk kepribadian, keterampilan hidup, dan bakat adalah tujuan. Sebagian besar orang menganggap bahwa pramuka hanyalah kegiatan bernyanyi dan berbaris. Kegiatan pramuka mengajarkan anak banyak hal. Selain itu, pramuka dapat mengembangkan aspek-aspek perkembangan anak yang meliputi nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh implementasi pramuka prasiaga bagi anak usia 5-6 tahun. Penulis menggunakan metode SLR (Systematic Literature Review) terhadap berbagai artikel ilmiah yang direview. Artikel yang digunaan pada penelitian ini sebanyak 10 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari database google scholar dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Hasil review dari sepuluh artikel menyimpulkan bahwa pramuka prasiaga berpengaruh dan berdampak positih bagi perkembangan anak dari aspek nilai agama dan moral, fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan seni. Dari penelitian SLR ini, dapat dijadikan rujukan bagi lembaga atau sekolah untuk mengimplementasikan program pramuka prasiaga.
Violence in Early Childhood: A Systematic Literature Review Sukma, Aflaha Tazkiyati; Rohmah, Naili
Ceria: Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol 14, No 3 (2025): (On Progress) Ceria Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/ceria.v14i3.14633

Abstract

This study examines the violence that is often experienced by children in early childhood, aiming to identify the forms of violence that are often experienced by children aged 5-6 years. The method used is Systematic Literature Review with literature obtained from Google Scholar using the help of Publish or Perish. Ten articles being obtained and being review. The results of the study show that physical violence and verbal violence are forms of violence that are often experienced by early childhood, especially at the age of 5-6 years. This violence is often carried out by parents, especially with authoritarian parenting. The impact of violence experienced by children can affect children's growth and development.