Claim Missing Document
Check
Articles

URGENSI INTERVENSI KRISIS PADA NARAPIDANA REMAJA DENGAN GANGGUAN MENTAL DI DALAM LEMBAGA PEMASYARAKATAN Enggarati, Lanita; Santoso, Meilanny Budiarti; Hidayat, Eva Nuriyah
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 7, No 1 (2024): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Juli 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v7i1.56378

Abstract

Intervensi krisis sangat penting bagi narapidana remaja dengan gangguan mental di lembaga pemasyarakatan karena mereka menghadapi kerentanan mental yang tinggi akibat kehilangan kebebasan  dan  kondisi  penjara  yang keras. Penelitian menunjukkan narapidana remaja lebih rentan terhadap stres, depresi, dan ideasi bunuh diri dibandingkan narapidana dewasa. Kajian ini menggunakan metode studi literatur, dengan mengumpulkan data sekunder dari penelitian terdahulu  tentang  intervensi  krisis  dan  gangguan  mental  pada narapidana remaja. Intervensi krisis membantu narapidana mengelola kondisi mental melalui langkah-langkah seperti mendefinisikan masalah, memastikan keselamatan, memberikan dukungan, mengeksplorasi alternatif, merencanakan tindakan, dan memastikan komitmen. Psychological First Aid (PFA) juga penting untuk mengurangi gejala stres dan membantu pemulihan. Program seperti Crisis Intervention Team (CIT) terbukti efektif dalam mengurangi stigma, meningkatkan pemanfaatan sumber daya, dan meningkatkan efikasi diri petugas dalam menangani gangguan mental. Implementasi intervensi krisis ini krusial untuk memastikan narapidana remaja dapat menjalani rehabilitasi dengan kondisi mental yang lebih baik, mengurangi risiko bunuh diri, memperbaiki gejala kesehatan mental, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
MENGGAGAS SOCIAL ENTERPRISE PADA LEMBAGA KEMASYARAKATAN LOKAL BUMDES SUMBER SEJAHTERA DESA NAGROG KECAMATAN CICALENGKA KABUPATEN BANDUNG Rachim, Hadiyanto Abdul; Santoso, Meilanny Budiarti
Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial Vol 6, No 2 (2023): Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial Desember 2023
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/focus.v6i2.52829

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang merupakan badan usaha di tingkat desa yang menjalankan usaha dan bertanggung jawab atas pengelolaan usaha, pemanfaatan aset, pengembangan investasi serta melaksanakan kegiatan produktif lainnya yang berhubungan dengan desa dan memberikan layanan untuk masyarakat desa. Spirit yang dimiliki oleh BUMDes sejalan dengan filosofi social enterprise yaitu aktivitas usaha yang tidak hanya ditujukan untuk memperoleh profit, melainkan juga dalam rangka menangani permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Metode Rapid Rural Appraisal (RRA) yaitu digunakan dalam proses penilaian kondisi desa secara intensif dan cepat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah bahwa BUMDes Sumber Sejahtera memiliki beberapa unit usaha, yaitu: (1). Unit Simpan Pinjam Syari’ah, (2). Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Binaan (3). Unit Perdagangan Umum dan Agribisnis (4). Unit Desa Wisata (5). Unit Marketing Online. Berbagai unit usaha tersebut sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi social enterprise, mengingat sejauh ini hasil dari aktivitas usaha yang dilakukan oleh BUMDes bertujuan tidak melulu untuk mencari keuntungan, melainkan sudah disisihkan untuk tujuan menangani permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Village Owned Enterprises which are business entities at the village level that run businesses and are responsible for business management, asset utilization, investment development as well as carrying out other productive activities related to the village and providing services for the village communities. The spirit possessed by Village Owned Enterprises is in line with the philosophy of social enterprise, namely business activities that are not only at obtaining profit, but also at dealing with social problems that occur in the community. The method used in this Community Service activity is the Rapid Rural Appraisal (RRA) method, which is used in the process of assessing village conditions intensively and quickly. The results obtained from this Community Service activity are that Village Owned Enterprises Sumber Sejahtera has several business units, namely: (1). Sharia Savings and Loans Unit, (2). Supported Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) (3). General Trade and Agribusiness Unit (4). Tourism Village Unit (5). Online Marketing Unit. These various business units have the potential to be developed into a social enterprise, considering that so far the results of business activities carried out by Village Owned Enterprises are not only at making profits but have been set aside for the purpose of dealing with problems faced by the community.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENINGKATAN KAPASITAS KADER KESEHATAN DAN KUALITAS KESEHATAN LINGKUNGAN DI DESA PADAMUKTI Humaedi, Sahadi; Nurwari, R. Nunung; Raharjo, Santoso Tri; Santoso, Meilanny Budiarti; A. Rachim, Hadiyanto
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v6i3.45123

Abstract

Public health, environmental and education problems are not only the government's task in solving them but are the responsibility of all, including the academic community. Community Service Activities (PKM) are one of the many ways of dedicating themselves to academics to build society. In terms of public health problems in the Solokan Jeruk District, especially in Padamukti Village, it seems that this has not been optimal because: 1. Counseling and outreach regarding stunting prevention has not been carried out regularly, this is evidenced by the fact that there are several toddlers with indications of stunting. 2. There are still many early marriages, this is one of the causes of stunting because children born to underage mothers have a fairly high risk. 3. Cleaning facilities such as trash cans are still not available sufficiently so there is still a lot of garbage that has accumulated in one corner of the village, which causes environmental pollution. 4. The culture of community literacy is still very lacking so people are still consumed by incorrect information or hoaxes. Under these conditions, PKM is directed at counseling and seminars for the Padamukti village community, especially health cadres, namely: "Stunting Prevention through Increasing Health Cadres and Quality of Environmental Health in Padamukti Village". The results of counseling and seminars show that in general the participants have understood and understood stunting, environmental health, and digital literacy, but in terms of their application, they still do not fully understand. This is probably because the participants are not used to implementing stunting prevention efforts, maintaining environmental health, and digital literacy.  Masalah kesehatan, lingkungan, dan pendidikan masyarakat bukan hanya tugas pemerintah dalam upaya penyelesaiannya, namun sudah menjadi tanggung jawab seluruh, termasuk kalangan akademis. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu cara dari sekian banyak cara dalam mengabdikan diri bagi kalangan akademisi untuk membangun masyarakat. Dalam permasalahan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Solokan Jeruk, khususnya di Desa Padamukti tampaknya belum optimal hal ini dikarenakan: 1. Kurangnya pemahaman keluaga mengenai gizi khususnya gizi Balita, sehingga masih ada keluarga dengan balita yang terindikasi stunting. 2. Masih banyak terjadi pernikahan dini, hal ini menjadi salah satu penyebab terjadinya stunting karena anak yang lahir dari ibu dibawah umur memiliki resiko yang cukup tinggi. 3. Fasilitas kebersihan seperti tempat sampah masih belum tersedia secara cukup, sehingga masih banyak sampah yang menumpuk disalah satu sudut desa, hal tersebut menyebabkan pencemaran lingkungan. 4. Budaya literasi masyarakat masih sangat kurang sehingga masyarakat masih termakan oleh informasi tidak benar atau hoax. Dengan kondisi tersebut maka PKM diarahkan pada penyuluhan dan seminar kepada masyarakat desa Padamukti, khususnya kader kesehatan, yaitu : “Pencegahan Stunting Melalui Peningkatan Kader Kesehatan dan Kualitas Kesehatan Lingkungan di Desa Padamukti”. Hasil penyuluhan dan seminar menunjukkan bahwa umumnya peserta telah mengerti dan memahami tentang stunting, kesehatan lingkungan, dan literasi digital, namun dalam hal penerapannya masih belum sepenuhnya memahami. Hal ini kemungkinan karena para peserta belum terbiasa menerapkan upaya pencegahan stunting, menjaga kesehatan lingkungan dan literasi digital.
MENYOAL RESOLUSI KONFLIK BERDASARKAN PERSPEKTIF TEORI KRITIS Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v5i2.50919

Abstract

Penyelesaian konflik adalah bidang pluralistik dengan beragam orientasi teoritis, karena dipengaruhi oleh konteks praktik dan tujuan spesifiknya. Penelitian ini bertujuan memahami konsepsi resolusi konflik dengan menggunakan perspektif teori kritis sebagai upaya penyelesaian konflik, sehingga netralitas yang dijanjikan dalam setiap praktik resolusi konflik dapat diklarifikasi dalam praktik. Metode deskripsif dan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori kritis berperan penting dalam menginformasikan operasi pemeliharaan perdamaian dengan menunjukkan bahwa menciptakan perdamaian yang berkelanjutan melibatkan praktisi yang tidak hanya menunjukkan netralitas dari praktisi resolusi konflik ataupun menenangkan pihak-pihak yang bertikai. Resolusi konflik apa pun yang diusahakan oleh praktisi resolusi konflik harus menjamin hak asasi manusia, keadilan sosial dan hak ekonomi pihak-pihak yang berkonflik.
ANALISIS KONFLIK AGRARIA PADA PROYEK STRATEGIS NASIONAL REMPANG ECO CITY DI PULAU REMPANG BATAM Nulhaqim, Soni Akhmad; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti; Putri, Nadila Auludya Rahma
Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkrk.v6i2.55131

Abstract

Konflik agraria merupakan salah satu konflik yang kerap kali terjadi di Indonesia dan terjadi di berbagai sektor yang berkaitan dengan perkebunan-agribisnis, bisnis properti, tambang dan proyek infrastruktur. Proyek infrastruktur yang dikemas dalam Proyek Strategis Nasional menjadi salah satu sektor yang menyumbang terjadinya konflik agraria. Pembangunan Rempang Eco City di Pulau Rempang Batam menimbulkan konflik agraria diantara mayarakat adat Pulau Rempang dengan BP Batam terkait hak atas kepemilikan lahan. Penelitian ini ditujukan guna mendeskripsikan dan menjelaskan analisis konflik menurut Nulhaqim, et al (2017) meliputi peristiwa konflik, pemicu konflik, penyebab konflik, dampak serta resolusi konflik. Metode penilitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan memanfaatkan berbagi sumber literatur baik melalui jurnal ilmiah maupun laman berita yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penilitian menunjukan bahwa peristiwa konflik terjadi pada 07 September 2023 antara masyarakat adat Pulau Rempang dengan BP Batam dan aparat gabungan. Adapun pemicu dari konflik ini yaitu saat akan dilakukan pengukuran lahan oleh pihak BP Batam dan aparat gabungan. Penyebab dari konflik ini dikarenakan adanya ketidaksesuaian hak atas lahan yang berdampak pada lingkungan fisik dan non fisik. Berbagai upaya resolusi konflik dilakukan oleh berbagai pihak salah satunya dengan pemberian kompensasi yang menguntungkan bagi masyarakat.
Corporate Social Responsibility and Services for People with Disabilities Raharjo, Santoso Tri; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti; Humaedi, Sahadi
Asean Social Work Journal Vol. 12 No. 1, June 2024
Publisher : Indonesian Social Work Consortium (ISWC)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58671/aswj.v12i1.72

Abstract

Besides making profits, companies have an important duty toward society and the environment. This obligation is manifested in the corporate social responsibility (CSR) program, governed in Indonesia by Law Number 40/2007 on limited liability companies and Law Number 25/2007 on capital investment. By targeting individuals with disabilities, CSR programs can have a significant impact on the lives of those who often face significant challenges. Supporting and empowering individuals with disabilities benefits these individuals and creates a more inclusive and diverse society. By investing in these programs, companies can demonstrate their commitment to social responsibility, improve their reputation, and ultimately contribute to a better world. This article discusses CSR services in Indonesia for people with disabilities using the literature review research. The research found that CSR programs for people with disabilities in Indonesia focus on community services and community empowerment programs. With this program, companies not only provide financial assistance to people with disabilities but also enable people with disabilities through education, training, and empowerment programs. This study found that CSR services for people with disabilities in Indonesia positively impact socioeconomic conditions and contribute to a more inclusive and sustainable development. This study advocates the increasing collaboration with various stakeholders, including the government, NGOs, academics, and the community to ensure the sustainability of the program. The CSR programs are expanded to encompass more rights of people with disabilities.  
Spiritualisme Dalam Rehabilitasi Pengguna Narkoba Pada Pondok Pesantren Suryalaya Taftazani, Budi Muhammad; Apsari, Nurliana Cipta; Santoso, Meilanny Budiarti
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 2 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklat-bangprof), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v12i2.3236

Abstract

Berbagai lembaga yang menyelenggarakan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba telah berkembang, salah satunya diselenggarakan oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya yang menerapkan pendekatan spiritualisme Islam untuk mengubah kebiasaan menggunakan narkoba menjadi kebiasaan melaksanakan ritual keagamaan sehingga tertanam sikap dan perilaku yang yang baik atau ahlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba di Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer diperoleh dari informan yang terdiri dari pimpinan pondok pesantren, pimpinan yayasan, pengelola Inabah, dan anak bina sebagai penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan proses rehabilitasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya menggunakan aktivitas beribadah keagamaan sebagai kegiatan yang mengalihkan perhatian dan tenaga penyalahguna dari keinginan untuk menggunakan narkoba. Dari tujuan dan proses rehabilitasi, pendekatan spiritualisme yang dijalankan lembaga memungkinkan terjadinya perubahan perilaku melalui aktivitas ritual yang dapat mengembangkan dan memperkuat aspek spiritual anak bina. Namun demikian, masih dibutuhkan proses tindak lanjut untukpenguatan agar anak bina tidak lagi tergoda dengan kebiasaan lamanya yang buruk. Kajian kritis yang bersifat evaluatif diperlukan pada layanan berbasis faith based untuk memperkuat pengaruh dan posisi dari pendekatan ini di arena praktik pekerjaan sosial
Kapabilitas Human Agency Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Foundation Dalam Menangani Permasalahan Pendidikan di Pedalaman Banten Santoso, Meilanny Budiarti; Nurwati , R. Nunung; Azman, Azlinda; Gunawan, Budhi
Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Vol. 13 No. 1 (2023): Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial
Publisher : Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Pusdiklat-bangprof), Kementerian Sosial RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/ska.v13i1.3366

Abstract

Kapabilitas human agency merupakan issue penting bagi pengembangan keilmuan dan praktik pekerjaan sosial, mengingat pekerjaan sosial merupakan profesi yang bersentuhan langsung dengan intervensi sosial dan salah satunya bertujuan untuk menangani permasalahan sosial ataupun memenuhi kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan sebagai refleksi bagi pekerja sosial profesional berdasarkan praktik nyata penggunaan kapabilitas human agency dalam intervensi sosial sekaligus menunjukkan pentingnya pengarusutamaan konsepsi human agency dalam keilmuan pekerjaan sosial yang salah satunya berfokus pada upaya pengembangan keberfungsian sosial. Metode explanaroty dengan pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis kapabilitas human agency Istana Belajar Anak Banten (ISBANBAN) Foundation dalam menangani permasalahan pendidikan di pedalaman Banten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi kapabilitas human agency merupakan komponen penting di antara berbagai komponen lainnya dalam menangani permasalahan yang terjadi dan kehadiran aktor dengan kapabilitas human agency tidak dapat dipisahkan dari kelompok ataupun organisasi sebagai wadah dalam melakukan program. Namun demikian, program dan kelompok ataupun organisasi dapat berjalan karena adanya eksistensi aktor dengan kapabilitas human agency yang berperan sebagai motor penggerak. Kolaborasi, networking dan partnership yang terjalin diantara berbagai pihak telah mendorong pelaksanaan program dengan baik dan berkelanjutan sekaligus sebagai infrastruktur dan fasilitasi yang mendukung program sebagai bentuk tindakan nyata (agentic action) yang mereka lakukan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERISOLIR OLEH PT ADARO INDONESIA MELALUI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA PADA PROGRAM BINA KELURAHAN RANTAU KUJANG - KEGIATAN TOKO DESA Nurhadi, Aan; Sujalmi, Yuri Budi; Santoso, Meilanny Budiarti; Arbain, Taufik; Firdaus, Muhammad Riyandi; Noor, Muhammad
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 4, No 3 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v4i3.58297

Abstract

Pemberdayaan masyarakat terisolir menjadi kebutuhan nyata dan PT Adaro Indonesia berhasil menjawab permasalahan serta kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat di Kelurahan Rantau Kujang dengan melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) pada Program Bina Kelurahan Rantau Kujang pada Kegiatan Toko Desa. Metode yang digunakan berupa metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sumber data berupa sumber data primer dan sumber data sekunder. Validasi data dilakukan dengan menggunakan trianggulasi metode dan trianggulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan baik dan dapat menjawab permasalahan dan kebutuhan yang dihadapi oleh masyarakat terisolir. Dalam hal ini, perusahaan berhasil memberikan stimulus yang baik terhadap kelompok binaan yaitu Badan Pengelola Usaha Kelurahan (BPUK) dengan memberikan bantuan berupa pembangunan toko desa yang didukung oleh pemerintahan setempat, sehingga dalam proses pengelolaan kegiatan usaha yang dilakukan oleh para pemuda setempat dapat berjalan dnegan baik dan berhasil menciptakan perubahan dan dampak positif bagi berbagai stakeholder program yang terlibat. Empowering isolated communities is a real need and PT Adaro Indonesia has succeeded in responding to the problems and needs faced by the community in Rantau Kujang Subdistrict by implementing the Community Development and Empowerment Program (PPM) in the Rantau Kujang Subdistrict Development Program at the Village Shop Activity. The method used is a descriptive method with a qualitative approach, data sources are primary and secondary data sources. Data validation was carried out using method triangulation and source triangulation. The research results show that the program implementation is going well and can answer the problems and needs isolated communities face. In this case, the company succeeded in providing a good stimulus to the target group, namely the Village Business Management Agency (BPUK), by assisting in the form of building a village shop supported by the local government, so that the process of managing business activities carried out by local youth can run well. and succeeded in creating change and positive impacts for the various program stakeholders involved.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengolahan Kopi Di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi, Kelurahan Sukasari, Kabupaten Sumedang Humaedi, Sahadi; Santoso, Meilanny Budiarti; Apsari, Nurliana Cipta; Raharjo, Santoso Tri
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat memiliki berbagai potensi dan sumberdaya yang dapat dikembangkan. Seringkali, masyarakat belum sadar akan hal tersebut. Pengembangan masyarakat berbasis aset dapat menjadi pilihan untuk memperkuat aset komunitas dan membangun kapasitas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Banjaran, Dusun Banyuresmi memiliki potensi komoditas kopi yang melimpah. Namun, masih terdapat peluang pengembangan potensi kopi di wilayah tersebut. Petani kopi belum memiliki keterampilan dan pengetahuan terkait pengolahan kopi. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pengembangan potensi kopi melalui pelatihan pengolahan kopi dan pengemasan bagi masyarakat khususnya para petani kopi di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi. Kelompok sasaran program adalah para petani yang berhimpun dalam kelompok tani Banjarsari 1 dan Banjarsari 2 di Dusun Banjaran, Desa Banyuresmi. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengolah hingga mengemas produk olahan kopi untuk meningkatkan nilai jual sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka. Narasumber kegiatan tersebut merupakan orang yang telah ahli dan berhasil dalam mengolah dan menjual produk olahan kopi. Kegiatan pengabdian dilakasanakan dengan metode kaji tindak melalui pelatihan pengolahan kopi. Hasilnya menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta pelatihan terkait pengolahan kopi hinggan pengemasan produk olahan kopi.
Co-Authors A. Rachim, Hadiyanto Abie Besman Agus Wahyudi Riana Ahmad Buchari AMANDA, MAUDY PRITHA Anjani, Dina Annisa Nabila, Annisa AR-RIDHO, ALI Arie Surya Gutama, Arie Surya Aritonang, Johan Immanuel assidiq, rizky adrian Aulia, Adis Prita Azizah, Zahra Qisthi Azlinda Azman, Azlinda B, Megawati Bilantara, Naila Hisanah Budhi Wibhawa, Budhi Budi Muhammad Taftazani, Budi Muhammad Camelia Kristika Pepe, Camelia Kristika Chenia Ilma Kirana, Chenia Ilma Damayanty, Siska Darwis, Rudi S. Dessy Hasanah Siti Asiah dwinata, mahda diva Enggarati, Lanita Eva Nuriyah Hidayat Fachruddin, Vanindya Fadhlillah, Annisa N. Firdaus, muhammad Riyandi Franzeska Venty, Franzeska Gigin Ginanjar Kamil Basar Gunawan, Budhi Hadiyanto A. Rachim, Hadiyanto A. Hadrasari, Ifani Herdiana, Mochamad Fauzan Putra Herlina Marta Hery Wibowo, Hery Hetty Krisnani, Hetty Idris, Haifa Dinda Shafiyyah Imas Siti Setiasih In-In Hanidah Ishartono Ishartono, Ishartono Isna Deraputri, Gevia Nur Mailani, Silvia Dwi Astuti Mardina, Mutiara Marlina, Nina Mia Uswatun Hasanah Mirajani, Inara Moch. Zainuddin, Moch. Muhammad Noor Muhammad, Cita Insaniah Nunung Nurwati Nurazizah, Siti Nurhadi, Aan Nurlaeli, Dede Rahmaida Nurliana Cipta Apsari Nurwari, R. Nunung Nurwati , R. Nunung Putri, Bimby Gita Rama Putri, Destin Putri, Nadila Auludya Rahma Rachim, Hadiyanto Abdul Rifai, Aldi Ahmad Rini Rizkiawati, Rini Risna Resnawaty, Risna Rizky, Julian Rudi Saprudin Darwis, Rudi Saprudin Runia Hanifa, Runia S, Dessy Hasanah Sahadi Humaedi Salsabila Wahyu Hadianti, Salsabila Wahyu Santoso Tri Raharjo, Santoso Tri Shabihah, Ulya Salwa Soni Akhmad Nulhaqim Sujalmi, Yuri Budi SUMARA, DADAN SUMARA Syalis, Elprida Ryanny Syauqina, Dinda Azzahra Taufik Arbain Widhawati, Monica Kristiani Widuri, Saraswati wubhawa, budhi Yessi Rachmasari, Yessi zaenuddin, moch Zainudiin, Moch Zainudin, Moch. ZAKIYAH, ELA ZAIN