Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Agro

Respon nilai kekerasan, kadar air dan total padatan terlarut buah jambu kristal pada berbagai jenis kemasan dan masa simpan Kusumiyati Kusumiyati; Ine Elisa Putri; Yuda Hadiwijaya; Syariful Mubarok
Jurnal Agro Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/4142

Abstract

Penurunan kualitas selama penyimpanan merupakan permasalahan yang seringkali ditemui pada pascapanen buah jambu kristal. Oleh karena itu, diperlukan penanganan yang tepat. Penanganan pascapanen yang umum digunakan adalah dengan penggunaan kemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan berbagai kemasan dan masa simpan terhadap nilai kekerasan, total padatan terlarut (TPT) dan kadar air buah jambu kristal. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan 4 ulangan. Faktor pertama adalah pengemasan (tanpa kemasan (kontrol), plastik wrapping, koran) dan faktor kedua adalah masa simpan (0, 4 dan 8 hari). Data yang diperoleh kemudian diolah dengan analisis sidik ragam (ANOVA), selanjutnya diuji Duncan dengan taraf 5%. Hasil yang didapatkan menunjukkan tidak terjadi interaksi antara jenis kemasan dan masa simpan terhadap nilai kekerasan, TPT dan kadar air buah jambu kristal. Namun, jenis kemasan koran menampilkan nilai kekerasan buah jambu kristal yang lebih rendah daripada perlakuan tanpa kemasan (kontrol) dan plastik wrapping, sedangkan masa simpan 0 hari memperlihatkan nilai kekerasan buah jambu kristal yang lebih tinggi dibandingkan dengan masa simpan 4 dan 8 hari. Nilai kekerasan buah mengalami penurunan setelah 4 hari penyimpanan. Penggunaan kemasan berupa plastik wrapping dan koran tidak lebih baik dibandingkan dengan tanpa pengemasan (kontrol) terhadap nilai kekerasan pada buah jambu kristal.ABSTRACT Losses during storage is often encountered in postharvest of crystal guava fruit. Therefore, proper handling is needed. Packaging is the most commonly performed postharvest handling. The purpose of this study was to examine the relationship of various packagings and storage periods to the values of firmness, total soluble solids (TSS) and water content of crystal guava fruit. This study used factorial arrangement of completely randomized design (CRD) with four replications. The first factor was packagings (without packaging (control), wrap plastic and paper) and the second factor was storage periods (0, 4, and 8 days) in room temperature (±250C). The data obtained then processed using analysis of variance (ANOVA), then duncan test was carried out with a level of 5%. The results showed no interaction between the types of packaging and storage periods to the values of firmness, TSS and water content of crystal guava fruit. However, the paper packaging presented the firmness value which was lower than without packaging (control) and wrap plastic, whereas the 0 day storage showed the firmness value fruit which was higher than the 4 and 8 days storage. Value of fruit firmness decreased after 4 days of storage. The use of packaging in the form of wrap plastic and paper were not better than without packaging (control) to the firmness of the crystal guava fruit.
Kualitas ubi kentang pada dosis pupuk NPK dan umur panen yang berbeda Kusumiyati Kusumiyati; Diky Indrawibawa; Syariful Mubarok; Gustiono Tegar Prasetyo
Jurnal Agro Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/12292

Abstract

Semakin tingginya permintaan bahan baku kentang untuk french fries khususnya, perlu diimbangi oleh peningkatan suplai kentang dengan kualitas yang memenuhi persyaratan skala industri. Aplikasi dosis pupuk NPK yang tepat serta umur panen yang sesuai merupakan strategi dalam meningkatkan kualitas kentang. Penelitian bertujuan untuk menentukan  dosis pupuk NPK dan umur panen yang dapat menghasilkan ubi kentang dengan kualitas olah terbaik. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama, yaitu dosis pupuk NPK (50, 100, 150% dosis rekomendasi) dan umur panen (90, 105, 120 HST). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan dosis pupuk NPK dan umur panen tidak memperlihatkan interaksi. Kadar air dan gula reduksi tidak dipengaruhi oleh perlakuan dosis pupuk dan umur panen. Perlakuan dosis pupuk 150 kg N ha-1, 225 kg P ha-1, dan 225 kg K ha-1 menunjukkan kadar pati ubi tertinggi dengan tingkat kerenyahan french fries paling disukai. Perlakuan umur panen 120 hari setelah tanam (HST) memberikan kadar pati dan tingkat kesukaan warna dan kerenyahan french fries paling tinggi. AbstractThe potato demand is increasing, as a raw material for french fries in particular, yet followed by potato improvement to fulfil the industry requirement. The application of NPK fertilizer in appropriate dosage and harvesting time is the essential strategy to increase potato quality. This study aimed to determine the proper dosage of NPK and harvesting time to obtain the best characteristics of potato tuber for processing. The experimental design used a factorial randomized block design consisting of two factors; NPK fertilizer dosages (50, 100, 150% recommended dosage) and harvesting time (90, 105, 120 DAP). NPK fertilizer dosage had no interaction with harvesting time. Tuber water content and reducing sugars were not affected by NPK fertilizer dosage and harvesting time. The treatment of 150 kg N ha-1, 225 kg P ha-1 and 225 kg K ha-1 had the best tuber starch content, and after processing to be french fries, it showed the most favored crispness. Meanwhile, harvesting time at 120 DAP resulted in the highest tuber starch content, french fries colour and crispness score. Giving a certain dose of NPK fertilizer will affect the quality of potato tubers. The right harvesting time affects on the potato tuber quality.  
Kandungan karotenoid, antioksidan, dan kadar air dua varietas cabai rawit pada tingkat kematangan berbeda dan deteksi non-destruktif Kusumiyati Kusumiyati; Ine Elisa Putri; Wawan Sutari; Jajang Sauman Hamdani
Jurnal Agro Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/14650

Abstract

Cabe rawit umumnya berwarna hijau, jingga dan merah. Tiap tingkat kematangan memiliki kualitas yang berbeda. Teknologi non-destruktif visible/near infrared spectroscopy (Vis/NIRS) telah banyak digunakan untuk memprediksi kualitas secara cepat dan akurat serta tidak merusak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kandungan kadar air, total karotenoid dan antioksidan dua varietas buah cabai rawit dengan tingkat kematangan berbeda dan memprediksi kualitas secara non-destruktif menggunakan Vis/NIRS. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan yaitu varietas ‘Manik’ dan ‘Domba’, yang dipanen pada 20 hari setelah bunga mekar (HSBM), 40 HSBM dan 60 HSBM, serta diulang 5 kali. Data dianalisis dengan analisis varians (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas ‘Manik’ and ‘Domba’ yang dipanen pada 20 HSBM memiliki kandungan kadar air dan antioksidan tertinggi sedangkan total karotenoid meningkat pada buah matang. Model kalibrasi dan uji validasi silang kadar air, total karotenoid, dan antioksidan mendapatkan nilai Rkal  ≥ 0,87 dan Rval  ≥ 0,84. Berdasarkan hasil tersebut, maka kandungan air dan antioksidan terbesar yaitu buah cabai rawit hijau sedangkan total karotenoid tertinggi pada buah cabai rawit merah. Vis/NIRS dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan air, total karotenoid dan antioksidan pada buah cabai rawit. Generally, cayenne pepper is coloring in green, orange, and red. Each maturity level has a different quality.  A non-destructive technology, visible/near infrared spectroscopy (Vis/NIRS), has been widely used to predict the quality quickly and accurately without causing damage. The study aimed to determine water content, total carotenoids, and antioxidant of two varieties cayenne pepper with different maturity levels and to predict quality non-destructively using Vis/NIRS. The research was conducted at the Horticulture Laboratory, Agriculture Faculty, Universitas Padjadjaran. The research was arranged in a completely randomized design (CRD) with 6 treatments, namely ‘Manik’ and ‘Domba’ varieties harvested at 20 days after flowering (DAF), 40 DAF and 60 DAF, and 5 replications with analysis of variance (ANOVA). The results showed that ‘Manik’ and ‘Domba’ harvested at 20 DAF had the highest water content and antioxidant while the total carotenoids increased in ripe fruit. The calibration model and cross-validation of water content, total carotenoids, and antioxidants obtained values of Rcal 0.87 and Rval 0.84. Based on these results, the highest water and antioxidant content was green cayenne pepper, while the highest total carotenoids were in red cayenne pepper. Vis/NIRS can be used to detect water content, total carotenoids, and antioxidants in cayenne pepper.
Co-Authors A. Nurfitriana A. Nurfitriana, A. A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdilah, Nurullah Asep Ade Risti Oktavia Agus Arip Munawar Ahmad Saddam Amelia Amelia Andayaningsih, Poniyah ANNE NURAINI Anni Yuniarti Aris Ma’ruf Aris Ma’ruf Arti Wahyu Utami Baarri, Ahmad Ni’matullah Al Cahyono, Andri Tri Desi Trisnawati Desmak Pertiwi, Fernanda Diding Suhandy Diky Indrawibawa Dinnur Afiifah Dinnur Afiifah, Dinnur Diyan Yunanto Setyaji diyan Yunanto Setyaji Diyan Yunanto Setyaji Diyan Yunanto Setyaji Dyah Rohma Wati Erni Suminar Fadillah, M Fariz Faizah, Nai’matul Retno Fajrianti Anandya Habibah Farida Farida Farida Farida Farida Farida Farida Farida Fauzi Ahmad Muda Fauzi, Ardika Albi Fernanda Desmak Pertiwi Fernanda Desmak Pertiwi Fiky Yulianto Wicaksono Ghifari, Muhamad Aditia Giyarto, Gunes Grace Pratiwi Manurung Gultom, Siska Rahmayani Gustiono Tegar Prasetyo Hadiwijaya, Yuda Haifa Ruwaidah Hari Hariadi Ine Elisa Putri Ine Elisa Putri Ine Elisa Putri Ine Elisa Putri Ine Elisa Putri Ine Elisa Putri Ine Elisa Putri, Ine Elisa Jajang Sauman Hamdani Kurniasari, Indah Lestari, Rahma Wati Lilis Sugiarti Luciana Djaya, Luciana Lutfiyyah, Syarief Aanisah M Faizal Fathurrohim M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah M. Fariz Fadillah Maira, Faizah Maolana, Adrian Maritha, Vevi Mathar, Irmawati Maulana, Yusuf Eka Ma’ruf, Aris Mochamad Arief Soleh, Mochamad Arief Mochammad Imron Awalludin Mu’jijah, Mu’jijah Muhammad Abdillah Hasan Qonit Muhammad Faizal Fathurrohim Muhammad Nur Muhammad Rizki Muhardiono, Iman Munir, Misbakhur N. Raniska N. Raniska, N. Naini, Al Arofatus Nedya Deninta Nedya Deninta Nedya Deninta Ningtias, Retna Yulrosly Nisa, Kahirun Noladhi Wicaksana Oktavia Ade Risti Oktavia, Ade Risti Purbanova, Reni Putri, Dina Rachman, Aulia Afifah Rahmat Budiarto Ramadhani, Rahmatillah Resti Wijayanti, Fitria Eka Rika Bhernike Sitepu Risa Nurul Falah Risa Nurul Falah Risti, Oktavia Ade Rohmatulloh, Rizal Rosniawati, Santi Rufaidah, Fathi Ruminta Ruminta S. Puspadewi S. Puspadewi, S. Safitri, Endang Saifullah, Ipul Salsabila, Syifa Saraswati Prabawardani Sasmita, Heny Setyaji, Diyan Yunanto Shazma Anwar  Siska Dwi Anggraeni SIska Rasiska, SIska Siti Suharyatun Sitompul, Kiki Nuratni Sofa Fajriah Sri Waluyo Sugiono Sugiono Sumadi Sumadi Sumadi Sumadi Suminar, Erny Suyamto Syarief Aanisah Lutfiyyah SYARIFUL MUBAROK Tengku Sabrina Tino M Onggo Tino Mutiarawati Onggo Tino Mutiarawati Onggo Tino Mutiarawati Onggo Tino Mutiarawati Onggo Titin Sulastri Tri Mayanti Trisnawati, Desi Ucu Wandi Somantri Unang Supratman Usman Setiawan Uum Umiyati Uum Umiyati Varinto, Irvan Wahyu Ferdiyansyah Wawan Sutari Wibawa, Rangga Yayan Sumekar Yayat Rochayat Suradinata Yenny, Ratna Fitry Yuda Hadiwijaya Yuda Hadiwijaya Yuda Hadiwijaya Yulia, Meinilwita Yulia, Meinilwita Yuliana Kolo Yussi Rabani Zulfatunnisa, Zulfatunnisa