Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Ice Breaking Wordwall dalam Mengembangkan Kosakata Bahasa Inggris Siswa SD Azizah, Fadia Nurul; Fauzi, Adin; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 6 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i6.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terhadap penguasaan kosakata Bahasa Inggris siswa kelas IV sekolah dasar. Rendahnya penguasaan kosakata sering berdampak pada kurangnya keberanian dan motivasi siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah 27 siswa kelas IV yang dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi tes penguasaan kosakata, angket motivasi, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat (normalitas dan homogenitas) serta uji hipotesis dengan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 60,37 pada Pretest menjadi 72,22 pada Posttest. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai signifikansi 0,003 (0,05), yang menegaskan terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Selain itu, hasil angket memperlihatkan bahwa mayoritas siswa merasa lebih termotivasi dan lebih mudah memahami kosakata melalui permainan interaktif Wordwall, sehingga suasana kelas menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan mendukung keberanian siswa dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana. Dengan demikian, penerapan teknik Ice Breaking berbasis Wordwall terbukti efektif tidak hanya dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga dalam menumbuhkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIP CHART STATISTIKA UNTUK PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD KELAS IV Merisa; Ida Putri Rarasati; Sripit Widiastuti
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 3 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/cendikia.v2i3.1041

Abstract

Pengembangan media flip chart statistika digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan semangat belajar statistika dalam pembelajaran matematika kelas IV SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengembangan media flip chart statistika untuk pembelajaran matematika SD kelas IV dan mengetahui hasil keterbacaan guru dan siswa terhadap penggunaan media flip chart statistika untuk pembelajaran SD kelas IV. Jenis Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) 7 tahap prosedur pengembangan produk. Sebagai sumber data, dipilih guru kelas IV SDN Sidodadi 2 dan SDN Sidodadi 4, serta siswa kelas IV SDN Sidodadi 2 berjumlah 28 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan media flip chart statistika termasuk dalam kategori sangat valid berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan presentase 89,3%, hasil validasi ahli media dengan presentase 89,3%, hasil validasi ahli bahasa dengan presentase 96%. Sedangkan hasil keterbacaan guru dan siswa terhadap penggunaan media flip chart statistika dikategorikan sangat layak dengan masing-masing presentase 98% dan 97%. Secara keseluruhan, media flip chart statistika untuk pembelajaran matematika SD kelas IV dinyatakan valid sebagai media pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture berbantu Multimedia Interaktif terhadap Pemahaman Nilai dan Kesetaraan Pecahan Mata Uang Fitrianingsih, Desy Dwi; Putriani, Ida; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35672/afeksi.v5i1.224

Abstract

Studi ini ditujukan untuk mengevaluasi dampak penerapan metode pembelajaran Picture and Picture yang didukung oleh media MAWANG terhadap tingkat pemahaman siswa di kelas II tentang nilai dan kesetaraan pecahan mata uang di SDN Kanigoro 03, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penelitian ini muncul karena peringkat rendah Indonesia dalam kemampuan matematika siswa, khususnya dalam evaluasi Program for International Student Assessment (PISA). Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan rancangan Quasi-Experimental, melibatkan dua kelompok: satu kelompok eksperimental dengan 25 murid dan satu kelompok kontrol yang juga berjumlah 25 murid. Pengumpulan data dilakukan melalui tes yang dilaksanakan sebelum dan setelah perlakuan dijalankan. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan model Picture and Picture dengan dukungan media MAWANG berhasil meningkatkan kapasitas pemahaman siswa. Ini terbukti dari hasil analisis uji Mann-Whitney terkait pemahaman nilai dan kesetaraan pecahan mata uang oleh siswa, di mana nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,036. Karena nilai signifikansi ini berada di bawah ambang batas signifikansi α = 0,05, sehingga hipotesis alternatif (H1) dikonfirmasi. Hal ini mengindikasikan bahwa metode pembelajaran Picture and Picture dengan dukungan media MAWANG berdampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang nilai dan kesetaraan pecahan mata uang di tingkat SD. Rekomendasi diberikan untuk penggunaan model pembelajaran ini dalam pembelajaran matematika dasar, dengan harapan dapat membantu meningkatkan kemampuan matematika siswa di Indonesia yang masih perlu perhatian lebih lanjut.
Collaborative Writing Learning in Inquiry to Improve Critical Thinking Skills Shofiah, Nurul; Putera, Zulmy Faqihuddin; Widiastuti, Sripit
Journal of English for Academic and Specific Purposes (JEASP) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jeasp.v7i1.26429

Abstract

In tertiary education, the enhancement of writing skills is paramount. One effective approach to mastering academic writing is through inquiry-based collaborative learning. Hence, this study endeavors to delineate the procedures involved and gauge students' perceptions of inquiry-based collaborative writing in enhancing critical thinking skills within the Indonesian language curriculum. This research adopts a descriptive methodology, employing research instruments such as observation sheets and surveys to gather data. The findings elucidate two key points: firstly, the inquiry-based collaborative writing process comprises five integral stages - orientation, collaboration, investigation, discussion, and conclusion. Secondly, student feedback highlights the positive impact of this method in nurturing critical thinking skills specifically within the realm of Indonesian language studies. Given its fusion of activity-oriented learning, logical argumentation, and collaborative dynamics, inquiry-based collaborative writing emerges as a potent tool for cultivating critical thinking skills among students. Consequently, its incorporation into the curriculum is recommended as a strategic means to bolster students' cognitive abilities and academic proficiency
Mentoring the Development of the Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Program Using the BTS (Baca Tulis Sampaikan) Model Based on Blitar’s Local Wisdom at Muhammadiyah Elementary School, Blitar City: Pendampingan Penyusunan Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan Model BTS (Baca Tulis Sampaikan) Berbasis Kearifan Lokal Blitar di SD Muhammadiyah Kota Blitar Putriani, Ida; Putri Rarasati, Ida; Widiastuti, Sripit
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v9i2.23062

Abstract

Kemampuan literasi penting untuk siswa SD, namun hasil studi pendahuluan di SD Muhammadiyah Kota Blitar menyatakan bahwa pasca pandemi, kegiatan literasi di SD tersebut menjadi terhambat. Kegiatan rutin membaca di perpustakaan lalu mengisi jurnal membaca menjadi terhenti. Selain itu, kegiatan literasi 15 menit sebelum pembelajaran juga belum terlaksanal. Oleh karena itu, dilaksanakan PKM dalam bentuk pendampingan dengan tujuan untuk menyusun rencana kegiatan literasi dengan model BTS berbasis kearifan lokal Blitar. Kegiatan PKM dilaksanakan dengan cara workshop, FGD, lalu pendampingan. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah guru mampu menyusun rencana kegiatan literasi yang memadukan keterampilan membaca, menulis, dan menyampaikan (berbicara). Hasil pendampingan menunjukkan bahwa guru mampu menyusun rencana kegiatan literasi dengan model BTS yang memanfaatkan sumber literasi berbasis kearifan lokal Blitar, yaitu buku Kisanak, Si Cetar, dan e-flipbook. Dengan demikian, dalam kegiatan literasi di SD, guru berperan merancang kegiatan sekaligus memilihkan sumber bacaan
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V SD/MI Melalui Model Pembelajaran Make A Match Mulia, Ratna Diva Tri; Suyitno, Suyitno; Widiastuti, Sripit
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.742

Abstract

Pendidikan dasar berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, terutama melalui pembelajaran matematika. Materi luas dan keliling bangun datar menuntut siswa menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun argumen logis. Observasi awal di MI Raudlatul Muta’allimin menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V masih rendah akibat metode konvensional yang kurang interaktif dan keterbatasan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuasi eksperimen dengan sampel 44 siswa, dibagi menjadi kelas eksperimen (Make A Match) dan kelas kontrol (konvensional). Instrumen penelitian meliputi observasi, dokumentasi, dan tes Pretest-Posttest yang telah divalidasi dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,881). Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, deskriptif, dan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kedua kelas, namun kelas eksperimen menunjukkan peningkatan lebih signifikan, dari rata-rata Pretest 33,64 menjadi Posttest 62,05, dibanding kelas kontrol yang meningkat dari 33,18 menjadi 55,00. Uji-t Posttest menghasilkan nilai signifikansi 0,045 0,05, menandakan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD, sekaligus mendorong partisipasi aktif, motivasi belajar, dan interaksi kolaboratif dalam proses pembelajaran matematika.
Pengembangan Komik Cerita Rakyat Blitar Sebagai Sarana Pembelajaran Literasi di SD Mitra Fitria Nisa; Sripit Widiastuti; Adin Fauzi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Komik Cerita Rakyat Blitar: Pahlawan, Mitos, dan Pelajaran Hidup sebagai media literasi membaca yang menarik dan kontekstual bagi siswa sekolah dasar. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) model Sugiyono dimulai dari analisis potensi serta permasalahan, dilanjutkan dengan pengumpulan data, desain produk, penilaian ahli, perbaikan, dan diakhiri dengan uji keterbacaan pada tenaga pendidik maupun siswa. Uji keterbacaan dilakukan oleh guru dan siswa dari tiga sekolah tempat penelitian, yaitu SDN Nglegok 02, SDN Garum 01, dan SDN Sumberdiren 02. Persentase hasil validasi oleh ahli materi serta bahasa mencapai 84,44% dan dikategorikan “Sangat Layak,” sedangkan hasil validasi dari ahli media menunjukkan adanya kenaikan dari 76,41% menjadi 85,38% setelah revisi. Uji keterbacaan oleh guru memperoleh skor 88,67%, dan oleh siswa mencapai 98%, yang keduanya tergolong “Sangat Layak.” Produk komik yang dikembangkan menggabungkan aspek budaya lokal dengan pesan moral, dituangkan melalui tampilan gambar yang menarik serta mudah dimengerti. Cerita rakyat Blitar yang diadaptasi tidak hanya menumbuhkan minat baca, tetapi juga memperkuat karakter siswa melalui nilai keberanian, kejujuran, dan gotong royong. Komik yang dikembangkan terbukti efektif sebagai media literasi membaca sekaligus mendukung implementasi program literasi 15 menit di SD.
DEVELOPING INDONESIAN SPELLING TEXTBOOK FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Tria Selvi Lestari; Sripit Widiastuti; Ida Putriani
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2021): April
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i2.8238

Abstract

This study aimed to develop a feasible Indonesian spelling textbook for elementary school students. This book is a kind of material and practice book. This research utilized Research and Development (R&D), and adopted Four-D development model consisting of four stages: (1) define, (2) design, (3) develop, and (4) disseminate. Due to the Covid-19 pandemic, the stages were simplified and terminated before the disseminate stage. The subjects of the readability test were 5 grade II teachers and 5 grade II students at SDN Bendo 1 Blitar City. The data were collected through questionnaires, interviews, and documentation. The data were then analyzed by applying descriptive quantitative and qualitative methods. The results revealed that the book was classified into the feasible category. The book obtained a percentage of 84.55% from the experts of materials and Bahasa Indonesia, and 83.75% from the experts of book design. Then, the result of readability test conducted on students obtained the percentage of 100% (very feasible). The result of interviews conducted with students also showed a positive response towards the textbook. Furthermore, the result of readability test conducted on teachers obtained the percentage of 100% (very feasible). Based on the interviews with the teachers, it was revealed that the book facilitated teachers in the writing process using correct Indonesian spelling.