Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS KOMUNITAS MELALUI PEMANFAATAN POTENSI PERIKANAN LOKAL DALAM MEWUJUDKAN PARIWISATA BERKELANJUTAN Hardianty Askar; Muhammad Hidayat; Istyqamah Muslimin; Andi Ircham Hidayat; Umniyah Musdhalifah Yusran; Asniwati Asniwati; Naim Irmayani; Zazkiah Nurul Izzyah
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 2, Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v5i2.6205

Abstract

Desa Lapeo di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, memiliki potensi wisata alam dan religi, yakni Pantai Baqbatoa dan Masjid Lapeo. Meski sering dikunjungi wisatawan, dampaknya terhadap peningkatan pendapatan desa masih rendah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat difokuskan pada penguatan kapasitas Komunitas Unit Pengolahan Ikan agar dapat mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai ekonomi, seperti kerupuk atau camilan khas yang bisa menjadi oleh-oleh wisatawan Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung pengembangan program destinasi desa wisata Lapeo yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan keahlian masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai jual, sekaligus membuka peluang usaha bagi Komunitas Unit Pengolahan Ikan di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar. 
Pemberdayaan UMKM Lokal melalui Pelatihan Wirausaha dan Digitalisasi Pembayaran QRIS Hardianty Askar; Muhammad Hidayat; Ridhan Rahmah; Fitriany Fitriany; Syafruddin Kitta
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dng4wn76

Abstract

Penguatan ekonomi desa melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi strategi penting dalam mendorong kemandirian masyarakat pedesaan. Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, memiliki potensi lokal yang melimpah, namun sebagian besar masih dimanfaatkan secara tradisional dengan nilai tambah rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas wirausaha masyarakat desa, memperkuat daya saing UMKM lokal, serta mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi digital melalui pemanfaatan teknologi keuangan non-tunai. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat sejak tahap identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek. Pengetahuan manajemen usaha meningkat dari skor rata-rata 55 menjadi 82, inovasi produk dari 50 menjadi 80, branding dan packaging dari 48 menjadi 78, pemasaran digital dari 45 menjadi 81, serta pengelolaan keuangan dari 52 menjadi 79. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemasaran digital yang diperkuat dengan penerapan QRIS sebagai sistem pembayaran non-tunai. Adopsi QRIS mempermudah pencatatan transaksi, memperluas segmen konsumen, serta meningkatkan transparansi keuangan UMKM. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan teknis UMKM, tetapi juga mendorong perubahan perilaku kewirausahaan menuju digitalisasi.
PENINGKATAN KETERAMPILAN SISWA SMK NEGERI 9 MAKASSAR MELALUI PEMBUATAN PRODUK SAMOSA IKAN LAYANG Umniyah Musdhalifah Yusran; Arwita Irawati; Tami Azzahra Nur; Hardianty Askar; Rasdi; Musdalifah; Mujaddid; Leyla Khairunnisa Rifai; Gloria Natalia Christina Siahaan
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v5i01.9146

Abstract

This community service program aimed to enhance the skills and entrepreneurial competence of students at SMK Negeri 9 Makassar through hands-on training in the production of scad fish samosa. The activity employed a participatory approach comprising socialization, demonstration, and direct practice. A pre- and post-training questionnaire was administered to 16 students to assess improvements across five indicators: knowledge of fish diversification, experience in samosa production, ability to produce market-ready products, mastery of samosa-making techniques, and interest in entrepreneurship.  Significant improvements were observed in all indicators. The proportion of students knowledgeable about scad fish diversification increased from 18.75% to 93.75%; all 16 students successfully produced samosa after training compared to zero before. The ability to produce market-ready products rose from 12.5% to 100%, and entrepreneurial interest increased from 50% to 87.5%. The training effectively elevated students’ technical competencies and entrepreneurial awareness, demonstrating the potential of scad fish samosa as a value-added fishery product for school-based enterprise development.
Kontribusi Budaya Kerja dalam Meningkatkan Efektivitas Promosi Kreatif dan Direct Selling pada UMKM Kuliner Didiek Handayani Gusti; Haeranah Haeranah; Dea Lobo; Hardianty Askar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 1 (2026): November - Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i1.1842

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi budaya kerja terhadap efektivitas promosi kreatif dan direct selling pada UMKM kuliner di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda yang diolah melalui SPSS terhadap 98 pelaku UMKM kuliner. Yang kemudian dianalisis lebih lanjut melalui pendekatan sequential mixed methods terutama srategi eksplanatoris sekuensial yang merupakan strategi bagi peneliti untuk menggabungkan data yang ditemukan dari metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa kedua strategi pemasaran tersebut berpengaruh signifikan terhadap budaya kerja, dengan nilai t masing-masing 8,900 dan 7,918 pada tingkat signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,706 mengindikasikan bahwa 70,6% variasi budaya kerja dijelaskan oleh kedua variabel, sementara 29,4% dipengaruhi faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Data lapangan diperkuat dengan wawancara mendalam dan observasi, yang menemukan bahwa keterlibatan UMKM dalam car free day serta pemanfaatan media sosial memperlihatkan adaptasi budaya kerja yang progresif dan responsif terhadap digitalisasi. Temuan ini menegaskan bahwa budaya kerja yang adaptif, inovatif, dan kolaboratif menjadi fondasi penting bagi keberhasilan strategi pemasaran UMKM kuliner. Implikasi penelitian ini menyoroti perlunya penguatan budaya kerja untuk memperbesar daya saing, sekaligus merekomendasikan penelitian lanjutan terkait faktor internal lain yang berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM.