Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Gizi Buruk Pada Balita di Puskesmas Kota Juang Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen Tahun 2021 Sarika, Sarika; Zahara, Rita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1946

Abstract

Latar Belakang: Menurut Pemantauan Status Gizi (PSG) memperkirakan bahwa Prevalensi gizi buruk dan gizi kurang pada Balita, terdapat 3,1% Balita dengan gizi buruk dan 11,8% gizi kurang. Masalah gizi buruk kurang pada Balita di Indonesia merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masuk dalam kategori sedang Indikator WHO diketahui masalah gizi buruk/ kurang sebesar 14,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Gizi Buruk Pada Balita Di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Metode:  Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik Accidental sampling berjumlah 32 orang Di Puskesmas Kota Juang, Kabupaten Bireuen. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-09 Juli 2021 Pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: uji statistik chi-square antara pengetahuan ibu dengan gizi buruk pada balita diperoleh hasil nilai p value (0,000) < dari α (0,05) maka Ha diterima dan H0 ditolak, Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan ibu dengan gizi buruk pada Balita Di Puskesmas Kota Juang Kabupaten Bireuen. Kesimpulan: Diharapkan kepada responden untuk lebih aktif mencari informasi dan mengikuti berbagai penyuluhan khususnya tentang pemenuhan zat gizi bagi balita. Hal ini dapat diperoleh dengan memperbanyak membaca dan mengikuti acara seminar.Kata Kunci: Pengetahuan, Gizi Buruk Pada BalitaAccording:  to the Nutrition Status Monitoring (PSG) estimates that the prevalence of malnutrition and malnutrition in toddlers, there are 3.1% underfives with poor nutrition and 11.8% under nutrition. The problem of malnutrition in underfive children in Indonesia is a public health problem that is included in the medium category. WHO indicators are known to have malnutrition / lack of nutrition at 14.9%. This study aims to determine the Relationship between Mother's Knowledge and Malnutrition in Toddlers at the Kota Juang Health Center in Bireuen Regency. Method: This research is an analytic research with cross sectional approach. The  sampling in this study using 32 accidental sampling techniques in the Juang City Health Center, Bireuen District. This research was conducted on 02-09 July 2020. Collecting data through questionnaires. The univariate data analysis technique uses frequency distribution and bivariate analysis uses the chi-square test. The results:  of the chi-square statistical test results between the knowledge of mothers with malnutrition in children under five obtained the value of p value (0,003) <of α (0.05) then Ha is accepted and H0 is rejected. It can be concluded that there is a significant relationship between maternal knowledge and malnutrition in Toddlers at the Juang City Health Center in Bireuen Regency. Conclusion: It is expected that to the respondents will be more active in seeking information and participating in various counseling, especially regarding the fulfillment of nutrients for toddlers. This can be obtained by increasing reading and attending the seminar.Keywords: Knowledge, Malnutrition in Toddlers
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA DALAM MENANGGULANGI DAMPAK MEDIA SOSIAL DI MASA PANDEMIK PADA JURUSAN ILMU KEPERAWATAN STIKES BINALITA SUDAMA Zahara, Rita; Sitepu, Nurweni Febriana Br
Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Mutiara Pendidikan Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/mutiarapendidik.v6i2.2325

Abstract

Di masa pandemic (COVID-19) pada saat sekarang ini, pemerintah menganjurkan kepada keseluruh masyarakat untuk tetap berada dirumah dalam melakukan segala aktivitas apapun diantaranya bekerja dari rumah dan belajar dari rumah. Tentunya bagi mahasiswa, peraturan ini akan mengganggu pada proses belajar mereka terlebih lagi saat ini banyak mahasiswa berada di tahun terakhir sekolah mereka lebih membutuhkan waktu belajar yang lebih banyak untuk menghadapi ujian akhir semester/ujian akhir. Meskipun begitu, mahasiswa juga harus tetap belajar walau melalui cara online. Pendidikan kewarganegaraan merupakan pembawa misi pendidikan moral bangsa, membentuk warga negara yang cerdas, demokratis, dan berakhlak mulia, yang secara konsisten melestarikan dan mengembangkan cita-cita demokrasi dan membangun karakter bangsa. Sedangkan visi pendidikan Kewarganegraan adalah mewujudkan proses pendidikan yang terarah pada pengembangan kemaampuan individu, sehingga menjadi warga Negara yang cerdas, partisipatif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian akan membentukwarga negara Indonesia yang didasarkan pada Pancasila dan karakter positip masyarakat Indonesia. Dimensi manusia sebagai makhluk individual, makhluk sosial, makhluk susila, dan makhluk religi dalam kedudukan kita sebagai warga Negara Indonesia, hendaknya dikembangkan secara seimbang. Dimensi manusia tersebut secara konsisten diperjelas dan dipertajam di dalam memandang dirinya sendiri dengan potensi diri pribadi, dan pengembangan kerjasama dengan orang lain untuk membawa keunggulan bangsa dan Negara, serta kepatuhannya untuk mematuhi norma-norma dalam masyarakat, dan aktualiasi dirinya untuk bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, hal itulah merupakan beberapa materi Pendidikan Kewarganegraan Indonesia, disamping materi-materi lainnya. Para dosen dituntut untuk dapat membentuk mahasiswanya memiliki karakter yang baik dan bertanggungjawab terutama pada dirinya sendiri maupun orang banyak sehingga dapat menjadikan mahasiswa menjadi kreatif dan inovatif dalam meraih cita-citanya di masa depan. Bahan ajar yang digunakan adalah diktat yang disusun oleh dosen yang bersangkutan dan masih bersifat teoritis. Proses pembelajaran yang digunakan didomisili dengan teknik belajar secara konvensional dan klasik yang dilakukan dengan metode ceramah. Penelitian ini dilakukan dengan 3 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), dan pengembangan (develop). Tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena keterbatasan biaya dan waktu. Sedangkan teknik analisis data yang akan dilakukan adalah analisis validitas data, analisis data kepraktisan, analisis data uji efektivitas.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penentuan Harga Dalam Jual Beli Alat Pertanian Dengan Pembayaran Tunda Studi Di Desa Damarpura Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten Oku Selatan Zahara, Rita; Edi, Relit Nur; Maraliza, Helma
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5wne9j94

Abstract

Praktik jual beli di pedesaan kerap berjalan sederhana dan berdasarkan kepercayaan, namun di balik kesederhanaan tersebut sering muncul persoalan kejelasan harga yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penentuan harga dalam jual beli alat pertanian di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi langsung dan wawancara terhadap satu orang penjual serta sebelas orang pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem pembayaran, yaitu tunai dan tunda. Harga tunai disepakati di awal akad, sedangkan harga tunda baru diinformasikan saat pelunasan dengan selisih harga yang signifikan tanpa adanya pencatatan tertulis. Praktik ini mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) yang bertentangan dengan prinsip kejelasan harga (jahl bi al-tsaman), keadilan (‘adl), dan kerelaan (tarādhī) dalam fiqh muamalah, karena menimbulkan ketidakseimbangan informasi antara penjual dan pembeli. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penetapan harga secara jelas di awal akad, pencatatan transaksi, serta edukasi fiqh muamalah agar transaksi berjalan transparan, adil, dan sesuai prinsip syariah. Kata Kunci: Jual Beli, Harga Tunda, Fiqh Muamalah, Gharar, Keadilan Ekonomi Islam.
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Penentuan Harga Dalam Jual Beli Alat Pertanian Dengan Pembayaran Tunda Studi Di Desa Damarpura Kecamatan Buana Pemaca Kabupaten Oku Selatan Zahara, Rita; Edi, Relit Nur; Maraliza, Helma
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5wne9j94

Abstract

Praktik jual beli di pedesaan kerap berjalan sederhana dan berdasarkan kepercayaan, namun di balik kesederhanaan tersebut sering muncul persoalan kejelasan harga yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem penentuan harga dalam jual beli alat pertanian di Desa Damarpura, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, serta meninjau kesesuaiannya dengan prinsip hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi langsung dan wawancara terhadap satu orang penjual serta sebelas orang pembeli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua sistem pembayaran, yaitu tunai dan tunda. Harga tunai disepakati di awal akad, sedangkan harga tunda baru diinformasikan saat pelunasan dengan selisih harga yang signifikan tanpa adanya pencatatan tertulis. Praktik ini mengandung unsur gharar (ketidakjelasan) yang bertentangan dengan prinsip kejelasan harga (jahl bi al-tsaman), keadilan (‘adl), dan kerelaan (tarādhī) dalam fiqh muamalah, karena menimbulkan ketidakseimbangan informasi antara penjual dan pembeli. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya penetapan harga secara jelas di awal akad, pencatatan transaksi, serta edukasi fiqh muamalah agar transaksi berjalan transparan, adil, dan sesuai prinsip syariah. Kata Kunci: Jual Beli, Harga Tunda, Fiqh Muamalah, Gharar, Keadilan Ekonomi Islam.