Claim Missing Document
Check
Articles

Instruction Of Science in Rural Junior High School Wiworo Retnadi Rias Hayu; Anna Permanasari; Omay Sumarna; Sumar Hendayana
Indonesian Journal of Social Research (IJSR) Vol 3 No 2 (2021): Indonesian Journal of Social Research (IJSR)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ijsr.v3i2.137

Abstract

The teacher is an essential component of learning. Learning that is often focused by the government is learning in urban schools. Even though rural schools also have the same right to consider. Longer distances and access to schools that are more difficult to reach causes a lack of attention in rural areas schools. Learning in rural areas also requires attention to improve the quality of teaching. Knowing learning activities in rural schools is very important because it will understand what learning needs to be improved. The purpose of the research is to find out how teaching science in rural schools. This research uses mixed methods with the Taxonomy Development Model research design. The phase of QUAL is carried out to identify important variables. The development of a taxonomy or classification system, the development of theories that are not yet stable, and supporting it is a test in the phase of QUAN to obtain more thorough study results. The findings of this study illustrate that learning begins with answering questions, so students are enthusiastic. The next learning activity showing films about the reproduction of students was very excited about learning. The obstacle found in learning is the lack of preparation in the learning that is done so that time is wasted to condition the video playback.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU IPA SMP BPI BANDUNG Wiworo Retnadi Rias Hayu; Anna Permanasari; Omay Sumarna; Sumar Hendayana
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2182

Abstract

Tujuan artikel ini mendeskripsikan langkah pengemabangan profesionalisme guru di SMP BPI Bandung. Peningkatan profesionalisme guru IPA yaitu kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kreatifitas dan komunikasi. Hal tersebut menarik untuk dikaji ulang dan dibentuk menjadi kecakapan guru dalam pembelajaran. Hal tersebut sangat penting karena guru merupakan agen perubahan generasi penerus yang akan datang. Kebermutuan anak-anak sekarang dan masa yang akan datang tergantung pada keberhasilan pendidikan yang dilakukan. Pembelajaran yang dengan guru yang professional akan menghasilkan pembelajaran yang bermutu. Metode yang digunakan merupakan diskeptif kualitatif.  Hasil Penelitian memperoleh dengan adanya kegiatan perencanaan yang baik maka akan menghasilkan pengimplementasian pembelajaran berjalan dengan lebih baik dan bermutu. Kesimpulannya pengembangan profesionalisme guru IPA SMP BPI di Bandung yang cocok diterapkan yaitu pengembangan komunitas belajar guru melalui metode lesson study, adanya peningkatan keprofesionalisasime guru, kesiapan, percayadiri dan mau menerima kritikan. Perencanaan pembelajaran yang dilakukan menyesuaikan siswa supaya dapat belajar. Lesson desain tersusun pada tahap perencanaan yang tersusun simple dan sistematis. Selanjutnya pengimplementasian lesson desain dalam pembelajaran yang memfasilitasi siswa belajar, guru lebih percaya diri dan siap dalam pembelajaran. Tahap terakhir refleksi bersama untuk memperbaiki dan belajar bersama melalui pembelajaran yang dilakukan.
HUBUNGAN KEGIATAN BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Siti Irma Rohimah; Wiworo Retnadi Rias Hayu; Irman Suherman
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 1 No. 2 (2020): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.392 KB) | DOI: 10.30762/sittah.v1i2.2488

Abstract

Dalam proses melakukan kegiatan pembelajaran di kelas oleh guru dan peserta didik, masih terdapat peserta didik yang hanya duduk, mendengarkan, mengerjakan latihan, kemudian bergegas untuk pulang. Terdapat kegiatan fisik di dalam kelas, namun tidak ada kegiatan mental. Belajar pada dasarnya membutuhkan adanya kegiatan, baik kegiatan fisik maupun kegiatan mental. Dengan kegiatan belajar, peserta didik mampu mengikuti semua rangkaian di kelas dengan benar. Selama kegiatan belajar diperlukan gagasan bertujuan supaya peserta didik dapat memecahkan masalah jika terjadi kesulitan belajar, karena dengan demikian berarti peserta didik sedang berkreativitas. Kreativitas yaitu kamampuan untuk dikembanggkan yang dimiliki setiap orang, bertujuan membuat sebuah inovasi berbentuk orisinil, baik berbentuk gagasan ataupun ide-ide baru maupun karya. Kreativitas itu terpecah menjadi dua yakni kreativitas produk dan kreativitas sikap. Hal yang mampu menjadikan peserta didik menjadi juara itu juga salah satunya dengan kreativitas yang mampu dikembangkan sendiri. Karena dengan kreativitas peserta didik mampu memudahkan dalam menemukan kesulitan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas belajar peserta didik. Penulis memakai metode kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan sebanyak 132 peserta didik, kemudian peneliti menjadikan bagian kecil yang mewakili keseluruhan yang lebih besar yaitu berjumlah 99 peserta didik. Dilihat dari hasil signifikansi diantara kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas peserta didik di SDN Harjasari 01 Kota Bogor, maka hasil perhitungannya yakni thitung ˃ ttabel (2,138 ˃ 1,984) dan kedudukannya bermakna sebesar 0,005 < 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas peserta didik.
Pengaruh Perhatian Orang tua Terhadap Minat Belajar Peserta Didik Kelas V Di SDN Cilember 02 Wiworo Retnadi Rias Hayu; Rati Purwaningsih; Syamsudin Ali Nasution
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1520

Abstract

Minat belajar merupakan unsur utama dalam keberhasilan belajar, namun keadaan di lapangan menunjukkan bahwa masih terdapat minat belajar yang rendah. Peran orang tua sangat penting seperti memberikan perhatian terhadap anak. Kenyataanya minat belajar rendah karena kurang perhatian dan bimbingan dari orangtua. Tujuan penelitian ialah untuk memahami a pengaruh perhatian orang tua terhadap minat belajar siswa kelas IV. Populasi penelitian yaitu orang tua dan siswa SDN Cilember 02 yang berjumlah 802 orang. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis korelasi kausalitas. Sampel penelitian adalah orang tua dan siswa kelas 4 yang berjumlah 64 responden, teknik pengambilan sampel yaitu teknik sampling total. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan angket. Teknik analisis data mengenakan rumus uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menyatakan ada pengaruh perhatian orang tuaterhadap minat belajar diperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05, nilai korelasi (R) sebesar 0,538 dan koefisien determinasi R Square) sebesar 29%. Kesimpulanya perhatian orangtua berpengaruh terhadap minat belajar.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SAINSKU BERBASIS APLIKASI ANDROID DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Ayu Sahara Sadar Alimuda; Wiworo Retnadi Rias Hayu; Wilis Firmansyah
KARIMAH TAUHID Vol. 2 No. 5 (2023): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v2i5.10036

Abstract

Media pembelajaran merupakan perangkat pembelajaran yang digunakan pada proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mengembangkan produk media pembelajaran dalam implementasi kurikulum merdeka pada materi mengubah bentuk energi di kelas IV SDN Pakuan Bogor. Pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian media pembelajaran sainsku berbasis aplikasi android dalam implementasi kurikulum merdeka ini yaitu penelitian dan pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model ADDIE, tahap awal atau tahap analisis kebutuhan dilakukan dengan menganalisis masalah dasar yang ada pada proses pembelajaran, tahap desain yaitu membuat design media pembelajaran aplikasi berbasis android dengan kerangka storyboards, tahap pengembangan yaitu melakukan pengembangan media pembelajaran aplikasi berbasis android, selanjutnya melakukan validasi oleh ahli materi, media dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa dari segi aspek materi yaitu valid layak digunakan dengan revisi dan diperoleh nilai rata-rata yaitu 84%, dari segi aspek media yaitu valid layak digunakan dengan revisi dan diperoleh nilai rata-rata yaitu 87,69%, dan dari segi aspek bahasa yaitu valid layak digunakan dengan revisi dan diperoleh nilai rata-rata yaitu 80%. Selanjutnya melakukan uji coba terbatas (implementasi), pada tahap uji terbatas sebanyak 35 peserta didik memberikan respon sangat baik terhadap media pembelajaran sainsku dengan memperoleh rata-rata 93,21% dalam penggunaan media pembelajaran sainsku dan melakukan evaluasi dengan merevisi produk sesuai dengan masukkan para ahli. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran sainsku berbasis aplikasi android dalam implementasi kurikulum merdeka dinyatakan valid, layak dan mudah digunakan serta menarik dalam penggunaannya.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS KELAS V Ina Marlina; Teguh Prasetyo; Wiworo Retnadi Riashayu
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 2 No. 3 (2019): MARET
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkajian ini berkegiatan dengan maksud ingin melihat adakah pengaruh  dari model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap keahlian bernalar  kritis IPA murid kelas V SD Negeri Pasir Angin Kecamatan Megamendung. Pendekatan di pengkajian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode True Eksperimental. Desain penelitian menggunakan Pretest-Posttest Control Group Design. percontohan pada percobaan ini berjumlah 50 peserta didik. Tekniknya yakni observasi, tes, dan dokumentasi. Buah dari pengkajian ini menunjukan adanya selisih nilai keseluruhan regu percobaan dan regu pengawasan. Terlihat kenaikan rata-rata skor kecakapan dalam berpikir kritis di regu percobaan lebih besar bobotnya daripada regu pengawasan yaitu pada regu percobaan jumlah kenaikannya 9.08 sedangkan kelompok kontrol kenaikannya 4.92. Setelah dilakukan perhitungan dengan uji Independent Sample Test pada regu percobaan dan pengawasan diketahui thitung bernilai -0,262 dengan signfikansi 0,795.  Didapatkan ttabel dari derajat kebebasan (dk) = (n1+n2)-2=48. Pada keadaan signifikan 5% adalah 2,011. Jadi thitung < ttabel  dan nilai sig > 0.05 sehingga H0 dikabulkan dan Ha tidak dikabulkan dengan kesimpulan tidak memiliki pengaruh kecakapan dalam bernalar kritis yang disampaikan perlakuan model penelaahan kooperatif tipe jigsaw pada materi pelapukan tanah di kelas V SDN Pasir Angin 02.
ANALISIS POLA INTERAKSI TEMAN SEBAYA PADA KELAS V DI SDN BABAKAN DRAMAGA 04 Riska Amalia; Megan Asri Humaira; Wiworo Retnadi Rias Hayu
AL - KAFF: JURNAL SOSIAL HUMANIORA Vol. 5 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia merupakan makhluk sosial yaitu berkeinginan untuk dapat memiliki sebuah hubungan atau berinteraksi dengan orang lain. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang erat hubungannya antara individu dengan individu, antar kelompok dan juga individu dengan suatu kelompok. Suatu interaksi pada prosesnya didasari oleh berbagai aspek seperti meniru, memberikan suatu pandangan terhadap orang lain lalu diterima, memiliki keinginan untuk mirip dan juga rasa ketertarikan terhadap orang lain. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana interaksi siswa selama berada di sekolah, untuk mengetahui komunikasi antar teman sebaya dan untuk mengetahui pola interaksi teman sebaya pada kelas V. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Model fenomenologi mengarahkan terhadap suatu pengalaman seorang individu yang menjalani secara langsung suatu fenomena dan tidak menggunakan media perantara. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Teknik validasi yang digunakan yaitu uji kredibilitas melalui triangulasi teknik yaitu menggunakan berbagai metode dalam mengumpulkan data agar dapat menganalisa sebuah kejadian yang saling berhubungan. Peneliti memperoleh hasil penelitian yaitu interaksi siswa selama di sekolah, komunikasi antar teman sebaya yang paling dominan dan pola interaksi siswa yang terjadi selama di dalam kelas. Kesimpulan dari penelitian ini (1) interaksi sosial siswa di sekolah adalah siswa saling menegur, menyapa teman dari kelas lainnya dan saling berkompetisi dalam bidang akademik maupun non akademik; (2) komunikasi teman sebaya yang dominan adalah bentuk dialog; (3) pola interaksi teman sebaya yang dominan di dalam kelas adalah aspek kerjasama.
The Relationship between Emotional Intelligence and Learning Discipline of Elementary School Students during the Covid-19 Pandemic Saraswati; Prasetyo, Teguh; Wiworo Retnadi Rias Hayu
International Journal of Contemporary Studies in Education Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.744 KB) | DOI: 10.56855/ijcse.v1i1.116

Abstract

Successful learning is when students change personally and interpersonally by being disciplined, managing emotions, and caring about others. Discipline in learning is a process in which some rules can shape student behavior. However, based on findings in the field, some students lack discipline in assignments, lack communication, speak harshly, and cannot manage their emotions. This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and the learning discipline of class VI elementary school students in Kampung Bulak during the Covid-19 pandemic. This research design uses a quantitative approach with correlation analysis. The number of respondents used to be the sample was 85 students with data collection techniques using emotional intelligence and learning discipline questionnaires. The results of this study are that the value of r count is 0.576 compared to the r table obtained from 85-2 = 83 = 0.2133 then, r count > r table or 0.576 > 0.2133, where the results show that there is a positive relationship regarding intelligence emotional with student learning discipline. With a significant relationship at R square 0.331 or if it is represented equal to 33.1%, the relationship between the two variables is 33.1%. The remaining 66.9% is related to other variables. The study showed a positive relationship between emotional intelligence and learning discipline in class VI students at elementary school students in Kampung Bulak during the Covid-19 pandemic.
Penerapan Model Pembelajaran Poject Based Learning (PJBL) Pada Pelajaran IPAS : Teknik Eco Printing Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Anggraeni, Rahayu
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 3 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i3.12558

Abstract

Eco Printing adalah teknik pencetakan tekstil yang inovatif dan ramah lingkungan yangmenggunakan tumbuhan, daun dan bahan alami lainnya untuk mentransfer pola dan warnake kain. Teknik ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif industri tekstil terhadaplingkungan, dengan menggantikan bahan kimia sintetis dengan sumber daya alam yangdapat diperbaharui. Teknik ini menggabungkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan teknologicanggih untuk menciptakan solusi pencetakan yang lebih ramah lingkungan. Penelitian inimencakup implementasi bahan-bahan ramah lingkungan, seperti dedaunan, bunga dankayu. Selain itu, konsumen yang semakin sadar lingkungan juga dapat memilih produkcetakan yang dihasilkan dengan menggunakan teknik Eco Printing. Namun masih banyakMasyarakat yang belum memiliki kesadaran terhadap sampah-sampah organik sepertidedaunan ini. Mereka menganggap sampah organik ini akan hilang jika dibakar ataudikubur, tetapi yang sebenarnya terjadi adalah bisa menimbulkan pencemaran lingkungan.Oleh karena itu, lebih baik dimanfaatkan untuk membuat produk Eco Printing. Metodepenelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan teknikpengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Pada penelitian inimenggunakan 1 Narasumber yaitu Guru Kelas 4. Setelah melakukan penelitian yangmenghasilkan bahwa terdapat penerapan model PJBL yang termasuk didalamnya terdapatprojek P5 pada pembelajaran IPAS kelas 4 yang menggunakan teknik Eco Printing untukmenghias tas totebag. Kegiatan ini diprakarsai oleh peserta didik sendiri. Dikarenakan setiaphari jum’at peserta didik sering membawa alat sholat, maka guru berinisiatif untuk membuattas totebag ini dengan menggunakan teknik Eco Printing.
Pengaruh Kreativitas Peserta Didik Terhadap Keterampilan Komunikasi Kelas Iv di SDN Harjasari 01 Sukoyati, Mirna; Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Hasnin, Hanrezi Dhania
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.12813

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh kreativitas peserta didik terhadap keterampilan komunikasi kelas IV di SDN Harjasari 01. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasi kausalitas. Objek penelitian di kelas IV SDN Harjasari 01 tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel yang digunakan yaitu berjumlah 54 peserta didik dari kelas IV. Teknik pengumpulan data yaitu observasi keterampilan komunikasi dan penilaian karya kreativitas yang sudah di uji validitas dan reliabilitasnya. Metode untuk analisis data yaitu melakukan analisis deskriptif dan menguji prasyarat analisis melalui uji normalitas dan uji linearitas. Kemudian pengujian korelasi dengan menentukan persamaan regresi, menentukan koefisien determinasi dan uji signifikansi. Berdasarkan dari hasil uji regresi memperoleh nilai Y = 19,929 + 0,638X serta nilai korelasi (R) yaitu 0,452 dan koefisien determinasi (R Square) yaitu 0,204 artinya terdapat pengaruh antara kreativitas peserta didik terhadap keterampilan komunikasi sebesar 20%. Selanjutnya uji nilai signifikansi yaitu 0,001 < 0,05 yang berarti pengaruh yang signifikan terkait kreativitas peserta didik terhadap keterampilan komunikasi yang artinya Ha diterima dan bisa diketahui bahwa terdapat pengaruh kreativitas peserta didik terhadap keterampilan komunikasi kelas IV di SDN Harjasari 01.