Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi pada Mata Pelajaran IPAS Selindawati; Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Gunadi, Gugun
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 4 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i4.13025

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality untuk meningkatkan keterampilan komunikasi pada mata pelajaran IPAS. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pengembangan media pembelajaran berbasis augmented reality pada mata pelajaran IPAS dan bagaimana kelayakan media pembelajaran berbasis augmented reality untuk menunjang keterampilan komunikasi pada mata pelajaran IPAS. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis augmented reality pada mata pelajaran IPAS dan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran berbasis augmented reality sebagai penunjang dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan penelitian dan pengembangan (research and development) dengan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Dick and Carry untuk merancang sistem pembelajaran melalui tahapan analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Banjarsari 01 yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah wawancara, observasi, dan angket. Analisis data dilakukan adalah analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif dengan hasil uji kelayakan yang diperoleh dari validasi ahli media, validasi ahli materi, respon guru praktisi, respon peserta didik, dan penilaian pada keterampilan komunikasi oleh observer. Hasil uji kelayakan media PAS.AR dari ahli media didapatkan persentase kelayakan sebesar 77,33% dengan kriteria “layak”, dan hasil dari ahli materi didapatkan persentase kelayakan sebesar 94,12% dengan kriteria “sangat layak”, hasil dari respon guru praktisi didapatkan persentase nilai sebesar 100% dengan kriteria respon “sangat baik”, hasil penilaian dari respon peserta didik didapatkan persentase nilai sebesar 88,13% dengan kriteria respon “sangat baik”, dan hasil penilaian keterampilan komunikasi dari observer didapatkan persentase nilai sebesar 87,50% dengan kriteria “baik sekali”. Berdasarkan hasil uji coba maka Media PAS.AR layak digunakan untuk menunjang keterampilan komunikasi peserta didik pada mata pelajaran IPAS. Serta Media PAS.AR mampu meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik di kelas V SDN Banjarsari 01.
Pengaruh Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kreatif Siswa dalam Materi IPA Perubahan Energi di Kelas IV MI Taufiqurrahman Salsabillah, Hesti; Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Laeli, Sobrul
Karimah Tauhid Vol. 3 No. 7 (2024): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v3i7.14303

Abstract

Salah satu ciri kognitif kreativitas adalah kemampuan berpikir kreatif. Kapasitas untuk berpikir kreatif berarti Anda dapat memunculkan ide-ide baru, memecahkan masalah dengan cara-cara baru, dan secara umum meningkatkan pemikiran Anda. Kurangnya pengembangan model project based learning dan belum tuntasnya penerapan kemampuan berpikir kreatif di sekolah merupakan permasalahan yang saling berkaitan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam bidang pendidikan sains. Penelitian guna keterampilan berpikir kreatif siswa kelas IV MI Taufiqurrahman dengan mengkaji dampak model project based learning (PjBL) pada topik terkait energi. Para ilmuwan menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan metodologi eksperimental dalam penelitian mereka. Desain penelitian ialah quasi eksperimen dengan layout pre-test, post-test, dan control group. Setelah mengkaji literatur dan melakukan wawancara, peneliti sampai pada kesimpulan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen pada materi perubahan energi meningkat secara signifikan pada implementasi model project based learning (PjBL). Hal ini membuat kami yakin bahwa kurikulum perubahan energi untuk siswa kelas empat MI Taufiqurrahman mendapat manfaat besar dari pendekatan project based learning (PjBL).
PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI (SELF-EFFICACY) DAN MOTIVASI SISWA MELALUI MODEL DISKUSI DI SMP N 1 MLATI Hayu, Wiworo
Jurnal Penjaminan Mutu Vol. 09 No. 02 (2023)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jpm.v9i02.2423

Abstract

This research aims to determine the increased self-efficacy and the learning motivation of students through the application of meaningful discussions using the model. The research was practiced in the SMP N 1 Mlati. The subject of this study was class VIIB. This type of study is a Class Action Research (PTK) with the assessment cycle model Spiral Kemmis and Taggart are planning, acting and observing, and reflecting. Data collection techniques increase self-efficacy were measured by questionnaires, improved student motivation is measured by questionnaires and observation sheets used to process of increasing self-efficacy and student motivation. Data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative. The results showed that increasing students’ self-efficacy and students’ motivation, namely (1) Establishing the set: discuss the purpose of discussion and sharing of students in 6 groups, (2) focus the discussion: confirms discussions with the group, the initial question about the problems in about, the problems presented deals with everyday life, focusing a good discussion, (3) control the discussion: facilitated discussion with questions, to guide each group discussion, respond to ideas, firmly beginning to end, write the results of discussions on the board with the obvious; (4) end the discussion: riview, summarizes and concludes the discussion with the students and write on the board, and (5) debriefing: ask the opinion of students about his way discussions, the opportunity to participate, revering others' ideas and difficult discussions. Students have the self-efficacy to achieve success indicators to all students (100%) have a high self-efficacy. Students are motivated to achieve success indicators all students (100%) have a high motivation
Research Development on Management of Child-Friendly Schools (CFS) in Elementary School: A Bibliometric Analysis Using VOSviewer Suherman, Irman; Adri, Helmia Tasti; Muttaqien, Agung; Kholik, Abdul; Hayu, Wiworo Retnadi Rias
Mimbar Sekolah Dasar Vol 10, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53400/mimbar-sd.v10i2.60629

Abstract

The purpose of this study was to analyze the research trends development of management on child-friendly schools (CFS) management at the elementary school. The research method used is bibliometric analysis. Data was obtained from the Google Scholar database in the form of papers published in international journals from 2017-2022. Data processing was carried out in three stages, 1) data collection, 2) data selection and 3) data analysis using VOSviewer. The results showed that the trend of research development on management of child-friendly school was highest in 2013 with 162 publications. The results of the overlay analysis shown in yellow circles indicate research topics that are often used in recent research, namely young child, early childhood education, children, appropriate education, need, school closure, learning, pandemic, covid, parent and home. While topics that are rarely used are clinician, school climate, school closure, disability, anxiety, autism spectrum disorder, women. The results of this study illustrate that the research topic for management of child-friendly school can be developed towards the term model of friendly schools for women and disabilities, development of a child-friendly school climate, and friendly schools for children with special needs.
Peningkatan Minat Baca Melalui Pojok Baca di Kampung Balandongan Nadia, Robiatun; Prasetyo, Teguh; Hayu, Wiworo Retnadi Rias
Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Educivilia: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/ejpm.v5i2.14917

Abstract

Membaca merupakan keterampilan esensial dalam kehidupan sehari-hari, sehingga meningkatkan minat membaca sejak sekolah dasar sangatlah penting. Berdasarkan survei kegiatan tematik program pengabdian masyarakat di Desa Balandongan, Desa Sukamaju, ditemukan adanya minat untuk meningkatkan aktivitas membaca. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun pojok baca guna meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak. Metode pengumpulan data pengabdian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil program ini menunjukkan bahwa pembuatan pojok baca dapat memberikan kontribusi positif terhadap minat baca anak-anak dan masyarakat sekitar. Meskipun pojok baca ini sederhana, penataan buku yang baik mampu menciptakan lingkungan membaca yang nyaman. Adanya pojok baca di Kampung Balandongan mendapatkan tanggapan positif dari masyarakat, membantu anak-anak mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat dan mengurangi ketergantungan pada gadget.
RANCANGAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAMIFIKASI DI PEMBELAJARAN IPA KELAS IV Ardiawati, Ilma Agnia; Retnadi Rias Hayu, Wiworo; Ichsan, Muhammad
EDU AKOMMEDIA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : EDU AKOMMEDIA : JURNAL ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelnelliltilan ilnil dillatar bellakangil olelh pelselrta dildilk yang masilh kelsuliltan melmahamil IlPA, kurang motilvasil dalam bellajar dan meldila pelmbellajaran guru masilh bellum belrvarilasil selhilngga silswa kurang ilntraktilf dalam kelgilatan bellajar melngajar. Rancangan pelngelmbangan belrtujuan untuk melnghasillkan selbuah meldila pelmbellajaran belrbasils gamilfilkasil dil pelmbellajaran IlPA kellas IlV. Jelnils pelnelliltilan yang dilgunakan adalah Relselarch and Delvellopmelnt (R&D) melnggunakan modell ADDIlEl yang dilkelmbangkan olelh Robelrt Marilbel Branch (2009) telrdilril daril 5 tahapan yailtu analilsils, delsailn, pelngelmbangan, pellaksanaan, dan elvaluasil. Meldila pelmbellajaran belrbasils gamilfilkasil dapat melmbantu silswa dalam prosels pelmbellajaran pada pelmbellajaran IlPA kellas IlV, mampu melnilngkatkan motilvasil pelselrta dildilk, melndorong ilntelraksil dan kelrjasama pelselrta dildilk dalam pelmbellajaran.
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL PADA MATERI PELAJARAN IPA KELAS IV DI SDN BANJARSARI 01 Septiani, Piya; Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Rajagukguk, Zahrah Fitrah
Guru Membangun Vol 43, No 1 (2024): Volume 43 Number 1, Juli 2024
Publisher : Ikatan Keluarga Alumni FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/gm.v43i1.82598

Abstract

Measuring student success in their learning activities requires a success measurement tool which we usually call learning evaluation. The use of learning assessments will also serve as a reference point in the future for educators, allowing them to further improve the learning processes that have been carried out. Thus, the aim of this research is to determine the stages of development and feasibility of learning-based evaluation wordwall on class IV science lesson material at SDN Banjarsari 01. This type of research RD using a development model ADDIE. ADDIE is an extension of Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. The research was conducted at SDN Banjarsari 01 in class IV in the 2023/2024 academic year. The research subjects in this study were fourth grade students. Tests, questionnaires, validation sheets are data collection techniques used in research. The results of the feasibility test from expert validators, namely material validators obtained a percentage of 89.3%, and media validators obtained a percentage of 87.7% entering the very valid category. The assessment results from the teacher response questionnaire obtained a percentage of 98%, while the assessment of responses from students had a percentage score of 65.42%. Therefore, it can be concluded that the wordwall-based learning evaluation development product is suitable for use in learning evaluation activities in class IV at SDN Banjarsari 01.
Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Ashila, Laila; Prasetyo, Teguh; Hayu, Wiworo Retnadi Rias
Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengajaran Sekolah Dasar
Publisher : EDUPEDIA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpsd.v3i2.1279

Abstract

Kemajuan teknologi memberikan peluang yang signifikan dalam pendidikan, khususnya di tingkat sekolah dasar, untuk meningkatkan motivasi siswa, menumbuhkan minat belajar, dan meningkatkan kualitas pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan kreativitas digital dalam media pembelajaran yang relevan bagi siswa sekolah dasar, dengan fokus khusus pada Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menggunakan metode tinjauan pustaka yang menggabungkan berbagai sumber, termasuk jurnal akademik, artikel, dan laporan penelitian. Analisis tersebut mengungkap beberapa teknologi yang dapat diterapkan secara efektif untuk mengajar Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar. Teknologi tersebut meliputi video interaktif, augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), gamifikasi, komunitas pembelajaran daring, dan aplikasi berbasis AI. Video interaktif melibatkan siswa dengan menggabungkan elemen visual dan audio yang menarik. Teknologi AR dan VR menawarkan simulasi 3D cerita rakyat Indonesia, sehingga meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Gamifikasi meningkatkan motivasi belajar melalui pendekatan berbasis permainan yang interaktif. Komunitas pembelajaran daring menumbuhkan kolaborasi kreatif di antara siswa, sementara aplikasi berbasis AI memberikan pengalaman belajar yang dipersonalisasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Simpulan yang dapat disampaikan bahwa teknologi digital dapat mendukung lingkungan belajar yang lebih interaktif, praktis, dan relevan bagi siswa di khususnya dalam menguasai Bahasa Indonesia.
Human Best Practice Science Learning Model on Human Respiratory System Material Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Sondakh, Delfina Christie; Febriani , Regina
Islamic Journal of Integrated Science Education (IJISE) Vol. 3 No. 3 (2024): November
Publisher : Program Studi Tadris IPA, Fakultas Tarbiyah (IAIN) Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/ijise.v3i3.3871

Abstract

The success of the learning process really depends on the teacher's teaching. The aim is to find out what learning models are usually used by a teacher and how to apply these models to the learning process. This research uses a qualitative interview and observation approach. The results of this research, the model that is often used is the project based learning model and interestingly the learning is carried out by making human respiratory system teaching aids which are affordable and interesting. In conclusion, teachers choose methods based on the complexity of the material and learning objectives, where theory is conveyed through discussions or lectures, while concrete concepts are understood through experiments.
HUBUNGAN KEGIATAN BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Rohimah, Siti Irma; Hayu, Wiworo Retnadi Rias; Suherman, Irman
SITTAH: Journal of Primary Education Vol. 1 No. 2 (2020): SITTAH: Journal of Primary Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/sittah.v1i2.2488

Abstract

Dalam proses melakukan kegiatan pembelajaran di kelas oleh guru dan peserta didik, masih terdapat peserta didik yang hanya duduk, mendengarkan, mengerjakan latihan, kemudian bergegas untuk pulang. Terdapat kegiatan fisik di dalam kelas, namun tidak ada kegiatan mental. Belajar pada dasarnya membutuhkan adanya kegiatan, baik kegiatan fisik maupun kegiatan mental. Dengan kegiatan belajar, peserta didik mampu mengikuti semua rangkaian di kelas dengan benar. Selama kegiatan belajar diperlukan gagasan bertujuan supaya peserta didik dapat memecahkan masalah jika terjadi kesulitan belajar, karena dengan demikian berarti peserta didik sedang berkreativitas. Kreativitas yaitu kamampuan untuk dikembanggkan yang dimiliki setiap orang, bertujuan membuat sebuah inovasi berbentuk orisinil, baik berbentuk gagasan ataupun ide-ide baru maupun karya. Kreativitas itu terpecah menjadi dua yakni kreativitas produk dan kreativitas sikap. Hal yang mampu menjadikan peserta didik menjadi juara itu juga salah satunya dengan kreativitas yang mampu dikembangkan sendiri. Karena dengan kreativitas peserta didik mampu memudahkan dalam menemukan kesulitan belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas belajar peserta didik. Penulis memakai metode kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan sebanyak 132 peserta didik, kemudian peneliti menjadikan bagian kecil yang mewakili keseluruhan yang lebih besar yaitu berjumlah 99 peserta didik. Dilihat dari hasil signifikansi diantara kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas peserta didik di SDN Harjasari 01 Kota Bogor, maka hasil perhitungannya yakni thitung ˃ ttabel (2,138 ˃ 1,984) dan kedudukannya bermakna sebesar 0,005 < 0,05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kegiatan belajar peserta didik dengan kreativitas peserta didik.