Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Meningkatkan Literasi Siswa Terhadap Pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Cikarang Utara dengan Menggunakan Metode Jigsaw Alifiah Nursifa; Malika Nur Oktaviani; Muhammad Fadli Mubarok; Nur Aini Farida; M.Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to increase students' literacy in Islamic Religious Education (PAI) Learning at SMP Negeri 3 Cikarang Utara through the application of the jigsaw method. This method involves dividing students into small groups to study the material in depth and then sharing the knowledge with the rest of the group. Research was conducted by involving students in learning activities involving group discussions, presentations, and field assessments (observations) by researchers during learning. The research results showed a significant increase in students' literacy towards PAI material, measured through conceptual understanding, analytical skills and problem solving. The implication of this research is that the jigsaw method is effective in increasing student literacy in the context of PAI learning in junior high schools
Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Dalam Pembelajaran PAI Dengan Menggunakan Metode Cooperative (Teams,Games,Turnament) di SMPN 1 Karawang Barat Muhamad Reza Febrian; Naira Dwiyanti Syahrudin; Isna Lokahita; Nur Aini Farida; M. Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to increase students' active participation in PAI learning using a cooperative team games tournament (TGT) type method. TGT cooperative learning is a learning model that allows students to learn and work in small groups in a collaborative and diverse group environment. This type of research is PTK (Classroom Action Research). PTK is carried out in 2 cycles. The PTK stages include the teacher identifying problems to plan action, implementing it, observing the results, and reflecting on it to continue to improve learning in the classroom. As a result, in the second cycle (II) the active participation of individual students increased to 30 people with a percentage of 92.5%. This shows the difference in the increase in cycles 1 and 2, namely 41%, so this percentage can be said to mean that almost all students have been able to show that their participation process has become active in learning. Based on the PTK that was implemented in cycles 1 and 2, it can be concluded that the researchers succeeded in implementing the Team Games Tournament (TGT) cooperative learning model in PAI subjects. This model makes lessons interesting and fun, and attracts students to participate actively.
Meningkatkan Keaktifan Siswa dengan Model Two Stay Two Stray di Kelas VII Mts El-Nur El-Kasysyaf pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Avissa, Muidzotun; Mutia Sartika Dewi; Muhammad Dawam Anwar; Nur Aini Farida; M. Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu prinsip dasar terpenting untuk mencapai keberhasilan adalah aktivitas belajar siswa, yang mana hasil karya siswa dicapai melewati berbagai interaksi dan pengalaman belajar di kelas. Guru harus mampu mengelola situasi pembelajaran dengan menerapkan atau menggunakan strategi pengajaran yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dengan model two stay two stray di kelas VII tentang mata pelajaran Akidah Akhlak di Mts El–Nur El-Kasysyaf. Alat pengumpulan data menggunakan postes, lembar kerja dan observasi dengan tabel pencatatan nilai pekerjaan siswa. Hasil survei menunjukkan bahwa diperlukan 4-5 kelompok dalam metode pengajaran ini. Kemudian berbicaralah dengan kelompok nominasi lainnya. Setelah diskusi, 2 atau 3 peserta dari masing-masing kelompok berpindah ke kelompok lain untuk mendapatkan umpan balik dari masing-masing kelompok mengenai hasil diskusi. Sedangkan dua anggota yang tersisa dalam kelompoknya bertugas mengkomunikasikan hasil diskusinya kepada kelompok lain. Metode pengajaran dengan menggunakan model two stay two stay dapat meningkatkan prestasi akademik siswa kelas VII Mts El–Nur El-Kasysyaf. Ketika siswa menggunakan model pembelajaran ini, siswa tidak lagi bersikap pasif, karena setiap orang mempunyai tugasnya masing-masing. Dengan demikian, model pembelajaran ini dinilai berhasil meningkatkan keaktifan belajar siswa.
MENINGKATKAN MINAT PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN PAI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROLE PLAYING DI KELAS X SMAN 1 TELUKJAMBE Hanifah Nur Malasari; Nanda Agustin; Muhammad Lutfhi Cahyadi; Nur Aini Farida; M. Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keefektifan metode Role Playing dalam meningkatkan antusiasme siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas X SMAN 1 Telukjambe. Kami melakukan penelitian dalam dua siklus, dengan satu sesi pertemuan di setiap siklusnya. Kami menggunakan satu kelas sebagai kelompok eksperimen untuk mengimplementasikan metode bermain peran. Kami mengumpulkan data dengan memberikan kuesioner tentang minat belajar, melakukan wawancara, dan melakukan observasi. Temuan menunjukkan adanya peningkatan yang mencolok dalam kecenderungan siswa untuk memperoleh pengetahuan dalam PAI ketika menggunakan teknik role playing dibandingkan dengan pembelajaran tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan teknik bermain peran dapat menjadi pendekatan yang sangat berhasil untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam mempelajari PAI di tingkat sekolah menengah atas.
MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE PADA SISWA KELAS V DI SDN SARIMULYA 3 Muhammad Farras Faishal; Safitri, Indriyanti; Rosalia, Ismaya; Nur Aini Farida; M.Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman murid mengenai pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui penggunaan struktur belajar kooperatif Think Pair Share (TPS) pada murid kelas V di SDN Sarimulya 3. Metodologi riset yang dipilih merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua langkah. Tiap langkah meliputi mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, serta refleksi. Alat pengukur evlaluasi meliputi formulir pengamatan, wawancara, serta lembar kerja murid. Temuan riset mengindikasikan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa setelah melakukan implementasi metode belajar secara kooperatif Think Pair Share (TPS) terhadap materi PAI. Perbaikan ini terlihat dari nilai persentase ketuntasan belajar pada tahap satu ialah 68,42% dan terus meningkat pada tahap dua menjadi 94,74%, serta tanggapan positif terhadap metode pengajaran yang diterapkan kepada murid. Oleh karena itu, metode pembelajaran TPS bermanfaat dalam menambah pemahaman murid terhadap PAI di SDN Sarimulya 3.
PENINGKATAN MINAT BACA TULIS AL-QUR’AN MELALUI METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) KELAS 7C DI SMPN 1 KARAWANG BARAT: PENINGKATAN MINAT BACA TULIS AL-QUR’AN MELALUI METODE KOOPERATIF MODEL TGT (TEAMS GAME TOURNAMENT) KELAS 7C DI SMPN 1 KARAWANG BARAT Rahmawati, Mira; Juanita Diana; Nur Alim; Nur Aini Farida; M. Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teams Games Tournament (TGT) is a learning model that combines learning with games. Students will be divided into study groups, so that each group will compete with each other to get points that are superior to other groups. This research was conducted using a qualitative method which is a type of Classroom Action Research (PTK). The research was conducted at SMPN 1 West Karawang class 7C with a total of 40 students. The purpose of the study was to determine the effect of TGT on students' interest in reading and writing the Qur'an. The results showed that in cycle 1, group 1 was obtained with the largest average score, which was 70% while the other groups were still classified as low. While in cycle 2, all groups experienced an increase in average. This shows that the TGT learning mode can form students who are more enthusiastic in learning, so as to increase students' interest in reading the Qur'an.
Implementasi Metode Berbasis Proyek untuk Meningkatkan Minat Baca PAI Siswa Kelas VIII SMPN 1 Karawang Barat Jamal lullail; Hapid Hardiansyah; Muhammad Abdul Aziz; Nur aini Farida; M. Makbul
An Najah (Jurnal Pendidikan Islam dan Sosial Keagamaan) Vol. 3 No. 3: Mei 2024
Publisher : Najah Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to enhance the reading interest of eighth-grade students at SMPN 1 Karawang Barat through the implementation of Project Based Learning (PBL) method combined with an Inquiry Oriented Classroom approach. The research was conducted in two cycles, where the first cycle utilized lecture method and educational technology, while the second cycle implemented case-based discussions. Data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings reveal that interactive and varied teaching methods, including the use of technology such as interactive features and QR codes, significantly improved students' reading interest and learning motivation. In the first cycle, students' reading interest was recorded at 55%, which increased to over 84% in the second cycle. These findings indicate that project-based learning methods combined with technology can assist students in better understanding the material and enhance their overall learning motivation.
Implementasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Di SMA Negeri Telagasari Koto, Ghefira Sakina Koto; Aulia Fitria; Elvira Rismaya Putri; Hilman Alifianda; Nur Aini Farida
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 11 (2025): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1841

Abstract

Implementasi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di SMAN 1 Telagasari dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak dalam mendampingi siswa menghadapi berbagai permasalahan pribadi, sosial, akademik maupun karier. Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana layanan Bimbingan Konseling (BK) di SMA Negeri 1 Telagasari, mencakup program yang berjalan, tantangan yang dihadapi, serta persepsi guru dan siswa terhadap layanan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan observasi langsung dan wawancara semi-terstruktur dengan guru BK serta dua orang siswa. Hasil observasi menunjukkan bahwa layanan BK di SMA Negeri 1 Telagasari dilaksanakan secara sistematis melalui layanan konseling individu, konseling kelompok, layanan klasikal, konsultasi, mediasi, hingga kunjungan rumah. Program disusun dengan pola mingguan, bulanan, semesteran, dan tahunan. Guru BK berperan penting dalam mendampingi siswa mengatasi masalah pribadi, sosial, akademik, dan karir, serta bekerja sama dengan guru mata pelajaran, wali kelas, orang tua, dan pihak sekolah untuk mendukung keberhasilan layanan. Siswa memberikan persepsi positif terhadap peran BK, meskipun terdapat harapan agar layanan lebih interaktif, terbuka, dan relevan dengan generasi saat ini.Tantangan terbesar yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya serta dukungan dari pihak eksternal, termasuk orang tua. Kesimpulannya, layanan BK di SMA Negeri 1 Telagasari berperan signifikan dalam mendukung perkembangan akademik, sosial, emosional, dan karier siswa, namun masih perlu peningkatan kualitas dan penguatan kolaborasi agar lebih optimal. Pengimplementasian layanan bimbingan konseling di SMA Negri 1 Telagasari Karawang dilandasi oleh kebutuhan nyata dalam bimbingan siswa agar mampu menghadapi berbagai permasalahan pribadi, sosial akademik, maupun karir yang mereka hadapi. Melalui layanan Bimbingan dan konseling, siswa mendapatkan ruang aman untuk menyampaikan keluhan mereka.
Penerapan Layanan Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Masalah Belajar dan Pribadi Siswa Di SMP Negeri 1 Karawang Timur Muhammad Lutfi Ramdani; Inayah Thohiroh; Luthfiana Salwa Aulia; Maya Khoirunnisa; Nur Aini Farida
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 11 (2025): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan layanan bimbingan dan konseling (BK) dalam mengatasi masalah belajar dan pribadi siswa. Masalah belajar dan pribadi yang dialami siswa sering menjadi penghalang dalam pencapaian prestasi akademik dan perkembangan karakter yang optimal. Oleh karena itu, peran guru BK sangat penting dalam membantu siswa menghadapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru BK, observasi kegiatan layanan BK, serta dokumentasi pelaksanaan program BK di sekolah. Subjek penelitian meliputi siswa yang mengalami masalah belajar dan pribadi serta guru BK yang terlibat dalam proses pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling dilaksanakan dalam berbagai bentuk, seperti bimbingan individu, bimbingan kelompok, konseling individu, serta layanan informasi. Strategi yang digunakan meliputi pendekatan preventif, kuratif, dan perkembangan. Layanan ini terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi kesulitan belajar seperti rendahnya motivasi, kesulitan memahami materi pelajaran, dan kurangnya kemampuan dalam manajemen waktu belajar. Di sisi lain, layanan ini juga membantu siswa mengatasi masalah pribadi seperti rendahnya kepercayaan diri, konflik dengan teman sebaya, serta tekanan dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, layanan BK memiliki peran yang sangat krusial dalam membantu siswa menghadapi tantangan-tantangan ini. Meskipun begitu,ada beberapa tantangan yang cukup besar seperti keterbatasan sumber daya rasio konselor yang tidak seimbang jika dibandingkan dengan jumlah siswa dan layanan yang ada lebih menekankan pada kasus yang telah terjadi. Untuk menangani masalah tersebut, sekolah menerapkan sistem kerja sma yang bertingkat antara guru mata pelajaran, wali kelas, dan guru BK. Walaupun pelaksanaan layanan BK menghadapi tantangan terkait sumber daya dan kualifikasinya, fungsi BK yang bersinergi dapat memberikan dampak yang positif dalam membangun individu secara akademis, pribadi, dan sosial.
Implementasi Layanan Bimbingan Dan Konseling Dalam Membentuk Karakter Dan Karier Siswa Di MAN 2 Karawang Nailah Syahidah Amal; Ovi Safrika; Ratna Dzilla Febriani; Sabrina Siti Az Zahra; Saddam Azhar; Nur Aini Farida
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 11 (2025): GJMI - NOVEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i11.1771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi layanan Bimbingan dan Konseling (BK) di MAN 2 Karawang melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara yang mendalam dengan Guru BK sebagaimana ditampilkan dalam video dokumentasi kegiatan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan BK di MAN 2 Karawang telah dilaksanakan secara sistematis melalui empat komponen layanan, yaitu layanan dasar, layanan responsif, perencanaan individual, dan dukungan sistem. Dukungan utama diperoleh dari kolaborasi dengan guru mata pelajaran, wali kelas, dan pimpinan sekolah, serta adanya kepercayaan siswa terhadap guru BK. Namun demikian, penelitian juga menemukan tantangan berupa rasio guru BK dengan jumlah siswa yang tidak seimbang, keterbatasan waktu karena tugas ganda, serta adanya kecenderungan siswa untuk mencari alternatif konseling kepada guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Analisis menunjukkan bahwa praktik layanan BK di MAN 2 Karawang relatif selaras dengan teori layanan BK komprehensif, meskipun terdapat kesenjangan pada aspek sumber daya dan beban kerja. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan kelembagaan dan sinergi antar guru untuk mewujudkan layanan BK yang optimal di sekolah.
Co-Authors Adillah Fadiyah Ahmad Dhiyaauddin Ahmad Shofi Alifah Muizatul Abdilah Alifiah Nursifa Alifiyah Nursifa Alya Nur Fauziyah Anjar Dwi Ariani Asa Nadira Pramesti Aulia Fitria Auliya Hasanah Avissa, Muidzotun Ayu Rizkyani Azzahra Meitania Putri Bimbingan dan Konseling Chaniar Tanara Della Bristiana Putri Deni Lesmana Denissa Aulia Ramadhan Desandi, Desandi Dias Raisya Nur Azizah Dini Nurbaiti Divia Zahra Nuraulia Dzikri Alfarisi Ega Najwa Ismail Elia Nuryatin Ellsya Endany Anie Ramadhani Elvira Rismaya Putri Ervina Febriyanti Fadiyah Halimatus Sa’diyah Fariha Hidni Salama Gilang Ramdan Hanifah Nur Malasari Hapid Hardiansyah Hilman Alifianda Iis Izzatul Hasanah Inayah Thohiroh Ismaya Rosalia Isna Lokahita Iwan Hermawan Iwan Hermawan Jamal lullail Juanita Diana Khairana Sabila Prisari Kinanti Laras Prastyani Koto, Ghefira Sakina Koto Laelatul Nur Hudiah Laelly Nurul Fitri Luthfiana Salwa Aulia M. Fahmi Abdul Aziz M. Makbul Malika Nur Oktaviani Mawar Setiawati Maya Khoirunnisa Milla Aulya Muhamad Reza Febrian Muhammad Abdul Aziz Muhammad Dawam Anwar Muhammad Fadlan fadilla Muhammad Fadli Mubarok Muhammad Farras Faishal Muhammad Lutfhi Cahyadi Muhammad Lutfi Ramdani Muhammad Naufal Zainul Haq Muhammad Rivaldi Mutia Sartika Dewi Nafira Khusnul Mufhidah , Dea Nailah Syahidah Amal Naira Dwiyanti Syahrudin Nanda Agustin Nanda Nur Alisa Nidaa Lydia Mustika Nabiilah Nikita Dewi, Alyanti Novi Fadhilah Sopian Nur Alim Nurhayati Nurjanah Nuryatin Octalia Monika Ovi Safrika Rahmawati, Mira Rara Siska Rasyid Mulqisani Ratna Dzilla Febriani Ratu Nikita Ristanti Rizka Zakia Mufida RIZQI MAULANA Rosa Amelia Rosalia, Ismaya Sabrina Siti Az Zahra Saddam Azhar Safitri, Indriyanti Salma Gania Salsabila Amarunnisa Selvy Julia Lestary Sinta Rakasiwi Siti Kulsum Syahla Nazihah Syarifatul Ulfa Syifa Luthfiani Teddy Suhardi Tubagus Tubagus Vani, Vani novariyanti Winda Sri Rahayu Yusriya Ni’matul’Izzah Zahro Nur Annisa