Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Metodik Didaktik

PENELITIAN FOKLOR PERMAINAN RAKYAT SUNDA DI KAMPUNG CIKONDANG JAWA BARAT DAN INTERNALISASI NILAI DIDAKTISNYA DI SEKOLAH DASAR Nurmahanani, Indah
Metodik Didaktik Vol 12, No 2 (2017): Metodik Didaktik Januari 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v12i2.7682

Abstract

Penelitian foklor tentang jenis permainan rakyat dan alat permainan rakyat khususnya di kampung Cikondang Jawa Barat dilakukan dengan cara studi lapangan dengan melakukan pengamatan dan wawancara kepada anak-anak dan masyarakat Cikondang. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat mengidentifikasi jenis permainan di sekolah, di rumah, dan di lingkungan masyarakat yang masih dilestarikan saat ini. Permainan-permainan tersebut memiliki alat permainan yang sederhana, dan bersifat tradisional walaupun ada permainan yang alatnya terbuat dari mainan plastik. Selain itu, terdapat jenis-jenis permainan tersebut yang disertai dengan kakawihan (nyanyian). Revitalisasi permainan rakyat dapat dilakukan dalam pendidikan dengan transformasi nilai-nilai didaktis pada permainan rakyat sebagai olahraga tradisional. Transformasi nilai-nilai didaktis dalam permainan rakyat sebagai upaya untuk mencapai tujuan pendidikan. Nilai didaktis dalam permainan rakyat yaitu: (a) membentuk perilaku sikap jujur, taat aturan, berkerjasama, riang/gembira, saling melindungi, mandiri; (b) memiliki keterampilan ketangkasan, kewaspadaan; (c) mengembangkan berpikir analogi, dan melatih kecerdasan linguistik (berbahasa); (d) mengembangkan kecerdasan interpersonal. Transformasi/internalisasi nilai-nilai didaktis permainan rakyat dapat dilakukan melalui: (a) menggunakan salah satu jenis pemiainan rakyat sebagai bahan ajar atau metode pembelajaran untuk rnengembangkan aspek kebahasaan; (b) menggunakan salah satu jenis permainan rakyat untuk membangkitkan semangat siswa di dalam pembelajaran. Dapat digunakan di dalam kegiatan awal pembelajaran, inti, atau akhir pembelajaran; (c) menggunakan salah satu jenis permainan rakyat untuk berbagai perlombaan antar-sekolah di lingkungan dinas pendidikan dasar tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten melalui perlombaan OLTRAS (olahraga tradisional).
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNISI DAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENULIS ARGUMENTASI PADA MAHASISWA PGSD UPI KAMPUS PURWAKARTA Nurmahanani, Indah
Metodik Didaktik Vol 10, No 2 (2016): Metodik Didaktik Januari 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v10i2.3178

Abstract

Kemampuan menulis argumentasi merupakan salah satu bekal ilmu yang harus dimiliki oleh mahasiswa calon guru Sekolah Dasar. Hasil menulis argumentasi yang dipublikasikan oleh mahasiswa akan menjadi jendela informasi bagi pembaca di era globalisasi dewasa ini. Akan tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan menulis khususnya argumentasi pada mahasiswa PGSD banyak mengalami kendala. Sebagian besar mahasiswa merasa sulit mengembangkan pendahuluan, belum dapat menyuguhkan fakta, sistematika gagasan yang dikemukakan masih terloncat-loncat, dan kemampuan menulis berdasarkan analisis masih belum baik. Selain itu, strategi pembelajaran dalam menulis argumentasi kurang tepat, proses menulis argumentasi kurang mengarah pada pencapaian tujuan akhir/publikasi, proses menulis lebih mengutamakan aspek teori kepenulisan, dan latihan pengembangan tulisan argumentasi kurang dibahas mendetail secara konsisten. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi pada mahasiswa PGSD maka dalam proses pembelajarannya dilakukan melalui strategi metakognisi dan berpikir kritis. Hal ini disebabkan melalui strategi ini, mahasiswa harus merencanakan, memantau dan mengendalikan pikirannya dalam menulis. Selain itu berpikir kritis diperlukan oleh mahasiswa untuk memahami masalah, menilai dengan berdasarkan analisis pada informasi dari berbagai sumber, dan menarik kesimpulan dengan penalaran logis.
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNISI DAN BERPIKIR KRITIS DALAM MENULIS ARGUMENTASI PADA MAHASISWA PGSD UPI KAMPUS PURWAKARTA Nurmahanani, Indah
Metodik Didaktik Vol 10, No 1 (2015): Metodik Didaktik Juli 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v10i1.3242

Abstract

Kemampuan menulis argumentasi merupakan salah satu bekal ilmu yangharus dimiliki oleh mahasiswa calon guru Sekolah Dasar. Hasil menulis argumentasi yang dipublikasikan oleh mahasiswa akan menjadi jendela informasi bagi pembaca di era globalisasi dewasa ini. Akan tetapi, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan menulis khususnya argumentasi pada mahasiswa PGSD banyak mengalami kendala. Sebagian besar mahasiswa merasa sulit mengembangkan pendahuluan, belum dapat menyuguhkan fakta, sistematika gagasan yang dikemukakan masih terloncat-loncat, dan kemampuan menulis berdasarkan analisismasih belum baik. Selain itu, strategi pembelajaran dalam menulis argumentasi kurang tepat, proses menulis argumentasi kurang mengarah pada pencapaian tujuan akhir/publikasi, proses menulis lebih mengutamakan aspek teori kepenulisan, dan latihan pengembangan tulisan argumentasi kurang dibahas mendetail secara konsisten. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kemampuan menulis argumentasi pada mahasiswa PGSD maka dalam proses pembelajarannya dilakukan melalui strategi metakognisi dan berpikir kritis. Hal ini disebabkan melalui strategi ini, mahasiswa harus merencanakan, memantau dan mengendalikan pikirannya dalammenulis. Selain itu berpikir kritis diperlukan oleh mahasiswa untuk memahami masalah, menilai dengan berdasarkan analisis pada informasi dari berbagai sumber, dan menarik kesimpulan dengan penalaran logis.
PERSEPSI SISWA SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH TERHADAP AKTIVITAS MEMBACA NYARING (READING ALOUD) : SEBUAH STUDI KASUS Sari, Nadia Tiara Antik; Nurmahanani, Indah; Adjie, Nahrowi; Rajasa, Gilang
Metodik Didaktik Vol 17, No 2 (2022): Metodik Didaktik Januari 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/md.v17i2.30845

Abstract

Hasil beberapa tes menunjukkan minat dan kompetensi membaca masyarakat Indonesia berada di tingkat yang memprihatinkan. Pemerintah Indonesia melalui Kemendikbud menggagas Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk menanggulangi keadaan ini. Salah satu yang diajukan di tingkat SD adalah aktivitas Membaca Nyaring (Reading Aloud). Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi persepsi siswa SD kelas rendah terhadap aktivitas tersebut.Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus yang dilakukan di sebuah sekolah dasar swasta di Purwakarta, Jawa Barat. Penelitian dilakukan secara daring (online) dikarenakan keadaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pandemi CoVid-19. Data penelitian diperoleh melalui tiga cara yaitu observasi (rekaman video yang dikirim melalui WhatsApp), angket (Google Form) dan wawancara (dalam bentuk Voice Note WhatsApp).Dibantu oleh orang tua, siswa-siswi SD kelas satu berjumlah18 orang melakukan aktivitas Membaca Nyaring. Terjadi pengurangan data responden dikarenakan tantangan PJJ pandemi CoVid-19 hingga hanya data dari lima responden yang memenuhi kriteria untuk dianalisa lebih lanjut.Data hasil penelitian menunjukkan sikap dan respon positif siswa terhadap aktivitas Membaca Nyaring ini antara lain melalui sikap memperhatikan sumber bacaan secara umum, mengangguk, tersenyum, tertawa, dan menirukan suara/ekspresi/gestur sesuai isi cerita. Seluruh siswa (100%) sepakat menyatakan senang dengan pelaksanaan aktivitas ini meski Sebagian (40%) merasa aktivitas ini tidak serta merta meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk belajar membaca sendiri.
Co-Authors Acep Ruswan Acep Ruswan Acep Ruswan Adrias Afrilia, Afrilia Ahmad, Alifia Nur Azizah Habibillah Alfat, Virlee Isfalana Alsina Raisa Dzakira Robbaniah Althamiranda, Alfira Andoyo Sastromiharjo Anggia, Yosi Anggita Okthaviani Anti Damayanti Kosasih Apriliyani, Annisa Aulia Fitri Syahidah Cintia Marsela D. Wahyudin, D. Dea Aldina Lestari Debi Septiani Dede Wahyudin Desta Tiara Rahmawan Eko Rubiyanto Enes Oryza Sativa Erna Suwangsih Erta Alvani Farradhillah, Septy Qurrotu Aini Fasha Putri Audina Febriana, Natasya Ferdiansyach, Achmad Fitri Nur Fa'izah Fitri Rahmida Ghessiani, Luthfiannisa Hijri Khoerunnisa Hisny Fajrussalam Iswanti, Renata Dwi Jennyta caturiasari Lala Amelia Liana Wahyuningsih Liya Lisnawati Mayanti, Iis Mifta Aulia Fitriyani Muhammad Alfigo Mulyani , Srie Munir Munir Munir Munir, Munir Nabilah, Khairun Nadia Sari Nadia Tiara Antik Sari Nadia Tiara Antik Sari Nahrowi Adjie Neneng Sri Wulan Nia Rosniati Ninda Washilatul Hasanah Ninis Andini Wafa Tufahati Nur Azhar, Muthia Nurbaiti, Nisrina Nurdiansyah Nuroh, Rofatan Nurrohmat, Titin Nyimas Amelia Andri Oksanti, Mila Primanita Sholihah Rosmana Putri, Basya Amaral Tidya Radianty, Adya Pramudya Dwi Permata Rahman, Elsa Amelia Rajasa, Gilang Ramadhani, Moza Prameswari Rayhansyach Genevieve Kurniawan Robin, Shavega Julia Roka, Rania Rosmana, Primanita Sholihah Ruswan, Acep Salsabilla, Maghfira Sari, Nadia Tiara Antik Setianingsih, Desti Sholihah Rosmana, Primanita Sholihah Rosmana, Primanitas Sofyan Iskandar, Sofyan Solihin, Agisni Maulina Syavaqilah, Widia Syifaul Fuada Tiara Antik Sari, Nadia Tiara Yogiarni Ulhaq, Sintia Wangsa, Aisyah Nina Widia Triyana Yayan M.A Nurbayan Yuni Widianingsih Yuwan Fijar Anugrah Zuraida Juniar Nastiti