Claim Missing Document
Check
Articles

Kepiting massage effect on weight gain and illness in wasting toddlers Ifayanti, Hikmah; Putri, Nopi Anggista; Puspita, Linda; Lestari, Eliya Septi
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2175

Abstract

Wasting is an acute form of malnutrition in children under five, marked by low weight-for-height (W/H < –2 SD). It increases the risk of infection, impaired immunity, growth delays, and mortality. In 2020, an estimated 45.4 million under-five children were wasted globally. In Indonesia, the prevalence in 2023 was 8.5%, with 7.3% in Lampung, 2.87% in Pringsewu, and 9.49% in Pekon Pamenang. One complementary approach to improve nutritional status is pijat kepiting (kepiting massage), a combination of acupressure and pediatric massage believed to enhance appetite, digestion, and immunity. This study assessed its effect on weight gain and illness frequency among wasted children under five. Methods: A quasi-experimental non-equivalent control group pretest–posttest design was applied to 20 wasted children divided into intervention and control groups. The intervention group received kepiting massage in addition to standard care. Results: Weight increased significantly in both groups but was greater in the intervention group (0.66 kg vs. 0.30 kg; p=0.002). Illness frequency decreased more sharply in the intervention group (1.5 to 0.3 episodes/month; p=0.010) than in the control group (2.5 to 1.9; p=0.014), with significant between-group differences (p=0.000). Conclusion: Kepiting massage effectively improves weight gain and reduces illness frequency among wasted children.
Pengaruh Edukasi Pemantauan Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Media Video Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Rantau Tijang Kabupaten Tanggamus Erli Ernita; Rika Agustina; Hikmah Ifayanti; Nopi Anggista Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3490

Abstract

Kehamilan merupakan fase penting yang membutuhkan perhatian khusus, baik dari segi kesehatan ibu maupun janin. Kurangnya pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi yang membahayakan keselamatan ibu dan bayi. Edukasi kesehatan dengan media video menjadi salah satu metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan karena penyampaiannya yang menarik, mudah dipahami, dan praktis diakses. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahui pengaruh edukasi pemantauan tanda bahaya kehamilan dengan media video terhadap pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Rantau Tijang Kabupaten Tanggamus. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Pra-experiment dengan one group pre test-post test design, populasi penelitian ini ibu hamil 45 orang, sampel penelitian ini mengenai pemantauan tanda bahaya kehamilan dengan media video terhadap pengetahuan ibu hamil, pada tanggal 9-15 Juli tahun 2025 di UPTD Puskesmas Rantau Tijang Kabupaten Tanggamus. Analisis penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan responden sebelum diberikan edukasi menggunakan video (pretest) adalah 23,78, sedangkan setelah diberikan edukasi (posttest) meningkat menjadi 75,53. Uji statistik memperoleh nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan edukasi pemantauan tanda bahaya kehamilan dengan media video terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Rantau Tijang Kabupaten Tanggamus. Saran diharapkan Puskesmas untuk meningkatkan kegiatan edukasi Kesehatan bagi ibu hamil, khususnya mengenai tanda bahaya kehamilan, dengan memanfaatkan media yang menarik seperti video agar lebih mudah dipahami. Selain itu, puskesmas dapat rutin mengadakan kelas ibu hamil, penyuluhan, serta pemantauan kehamilan secara teratur guna mencegah risiko komplikasi Pada ibu hamil.
Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Sebagai Antidiare Di Pekon Sukoharjo IV Kabupaten Pringsewu Dina Rahmawati; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Nopi Anggista Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3661

Abstract

Etnomedisin merupakan salah satu pendekatan yang dapat dimanfaatkan untuk menggali penggunaan tumbuhan berkhasiat obat. Etnomedisin bertujuan mengungkap pengetahuan masyarakat mengenai cara-cara menjaga kesehatan, mencegah, dan mengobati berbagai penyakit, termasuk diare. Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian cukup tinggi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pringsewu. Masyarakat Pekon Sukoharjo IV masih banyak memanfaatkan tanaman obat sebagai pilihan utama dalam mengatasi diare karena dianggap lebih aman, terjangkau, dan diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan berkhasiat sebagai Antidiare di Pekon Sukoharjo IV. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan metode wawancara terstruktur dan observasi. Sampel penelitian berjumlah 24 responden yang dipilih secara purposive sampling,masyarakat yang memiliki pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman obat untuk mengatasi diare. Data dianalisis secara deskriptif dan ditabulasi dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil penelitian terdapat 9 jenis tumbuhan di antaranya jambu biji (Psidium guajava L.) (34%), kunyit (Curcuma longa L.) (28%), ciplukan (Physalis angulata L.) (3%), sambiloto (Andrographis paniculata) (15%), jahe (Zingiber officinale Rosc) (3%), salam (Syzygium polyanthum) (5%), cincau (Cyclea barbata) (3%), brotowali (Tinospora crispa L.) (5%), temulawak (Curcuma zanthorrhiza) (3%). Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (53%), rimpang (30%) dan batang (16%). Cara pengolahan yang paling umum adalah direbus (67%) dan dikunyah (33%). Cara penggunaannya paling banyak dengan diminum (68%) dan dimakan (32%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengetahuan etnomedisin masyarakat Pekon Sukoharjo IV masih terjaga dengan baik dan berpotensi menjadi sumber data penting untuk pengembangan obat tradisional berbasis tanaman lokal.
Efektivitas Jus Jambu Biji Merah Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Karang Anyar Desi Safitri; Linda Puspita; Nopi Anggista Putri; Wisnu Probo Wijayanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3906

Abstract

Zinc deficiency anemia is a global health problem, especially in pregnant women. Management to deal with the occurrence of anemia in pregnant women is done through various approaches, including the provision of fortified foods. Fortified foods given can be in the form of fruit, one of which is red guava fruit. This study aims to analyze the effectiveness of red guava juice consumption on increasing hemoglobin levels in third trimester pregnant women at Karang Anyar South Lampung Health Center. This research design uses pre-experiment with one group pre test and post test, the research was conducted at Karang Anyar Health Center, South Lampung Regency in December 2024. Researchers collected data for 14 consecutive days. Researchers conducted a paired sample t test. The results showed that the average Hb before administration was 9.4 gr/dl, the average Hb after administration was 9.9 gr/dl. There is an effect of giving red guava juice on Hemoglobin (Hb) levels of anemic pregnant women at the Karang Anyar South Lampung Health Center (p-value = 0.000). Researchers suggest that health workers can socialize the benefits of red guava juice as a complementary therapy accompanied by the fulfillment of nutrition during pregnancy.
Edukasi Pemberian Buah Naga Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Di Puskesmas Pringsewu Yetty Dwi Fara; Elsy Juni Andry Karini; Wulan Dari; Nopi Anggista Putri; Ghina Hamidah Hanun; Hindun Arfiani; Indah Wiridawati; Leni Rolimah; Lutfiatul Ulva; Putriana Windarti; Saefinaqia Saefinaqia; Siti Marfuah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4231

Abstract

Anemia is a global health problem that commonly affects adolescent girls, primarily due to iron deficiency. This condition may lead to growth disorders, impaired reproductive health, and decreased concentration and academic performance. Preventive efforts can be carried out through the consumption of dragon fruit (Hylocereus polyrhizus), which is rich in iron, vitamin C, and antioxidants that play an important role in hemoglobin formation. This community service activity aimed to increase adolescent girls’ knowledge about anemia and to evaluate the benefits of combining dragon fruit with Fe tablets in preventing anemia. The study applied an observational analytic method with a pretest-posttest design, involving 38 adolescent girls at Pringsewu Public Health Center on August 8, 2025. Data were collected using a questionnaire consisting of 15 questions on anemia, hemoglobin level examination, and an intervention in the form of health education using leaflets combined with the practice of consuming dragon fruit and Fe tablets for seven days. The results showed an increase in knowledge after the education session, as well as an improvement in hemoglobin levels. Before the intervention, the lowest hemoglobin levels were 9.1 g/dl and 11.5 g/dl, which increased to 10.2 g/dl and 11.5 g/dl after the intervention. These findings indicate that the combination of dragon fruit and Fe tablets is effective in improving hemoglobin levels and has the potential to prevent iron-deficiency anemia. Dragon fruit also contains phytoalbumin antioxidants, fiber, calcium, phosphorus, vitamin C, and B2, which support immunity and overall health. Health education combined with the consumption of dragon fruit and Fe tablets is an effective strategy for preventing anemia in adolescent girls. It is recommended that this program be implemented sustainably with the support of schools and health workers.
Hubungan Pengetahuan Tentang Vulva Hygiene Dengan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Di MTS Hasanuddin Kaliguha Yeni Safitri; Riona sanjaya; Atik Purwasih; Komalasari Komalasari; Nopi Anggista Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6514

Abstract

Higiene saat menstruasi merupakan bagian dari vulva hygiene (kebersihan personal) yang memegang peranan penting dalam perilaku kesehatan reproduksi remaja putri. Di Indonesia, data statistik menunjukkan bahwa sekitar 43,3 juta remaja putri berusia 10–14 tahun masih memiliki perilaku higiene yang kurang baik, dan sekitar 25% remaja perempuan belum memperoleh informasi yang tepat mengenai kebersihan saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang vulva hygiene dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja putri di MTs Hasanuddin Kaliguha, dengan jumlah sampel sebanyak 84 siswi tahun 2025 yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 di MTs Hasanuddin Kaliguha, Pesawaran. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p-value < 0,05 (p = 0,001), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang vulva hygiene dengan perilaku vulva hygiene saat menstruasi. Remaja putri dengan tingkat pengetahuan yang baik cenderung memiliki perilaku vulva hygiene yang lebih baik. Oleh karena itu, disarankan agar remaja putri meningkatkan pengetahuan mengenai kebersihan diri saat menstruasi, khususnya terkait vulva hygiene.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Lama Rawat Inap Pasien Tifoid di Rumah Sakit TK IV 020704 Bandar Lampung Amelia Senja; Rini Palupi; Nopi Anggista Putri; Feri Kameliawati
SEHATI: Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Pelantar Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52364/sehati.v6i1.134

Abstract

Typhoid fever is one of the most common infectious diseases in Indonesia and has potential complications that can prolong the duration of hospitalization. Length of hospitalization is influenced by various factors such as knowledge and personal hygiene. Identification of these factors is necessary so that the patient management process can be carried out more effectively. This study aims to determine the factors associated with the length of hospitalization of typhoid patients at Class IV Hospital 020704 Bandar Lampung. Using a cross-sectional design involving 59 respondents selected through accidental sampling technique. Data were collected in August-September 2025 using a questionnaire data analysis with the chi-square test with a significance level of p 0.05. The results showed that most patients were hospitalized for less than 6 days. There was a significant correlation between gender (p = 0.026), insurance coverage (p = 0.003), knowledge level (p = 0.026), and personal hygiene (p = 0.001) and length of stay. Low levels of knowledge and personal hygiene were associated with longer hospital stays. It can be concluded that gender, insurance coverage, knowledge level, and personal hygiene influence the length of stay for typhoid patients. Therefore, increasing health education and improving hygiene are crucial to accelerate patient recovery
Peningkatan Pengetahuan Pencegahan Anemia pada Remaja Putri melalui Penyuluhan Kesehatan di SMPN 2 Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Tahun 2026 Nopi Anggista Putri; Hanifah Eka Maulida; Risma Alia; Leni Alviya; Alvi Nur Khoiriyah; Ummi Tasfiatul Fikroh; Lina Wati; Mamlu’Atul Ni’mah; Dewi Sulistiani; Sinta Lela Destika; Anindhita Aulia Azzahra; Melda Retno Puspita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4418

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia di SMPN 2 Gading Rejo. Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan tentang pola makan sehat, konsumsi zat besi, dan pentingnya tablet tambah darah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa poster dan PowerPoint. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada remaja putri mengenai pengertian anemia, penyebab, tanda dan gejala, serta upaya pencegahannya. Seluruh peserta mengalami peningkatan hasil post-test dengan kategori baik. Dengan demikian, penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri sebagai upaya pencegahan anemia sejak dini.
PENERAPAN PRENATAL YOGA UNTUK MENGURANGI MASALAH NYERI PUNGGUNG BAGIAN BAWAH PADA KEHAMILAN TRIMESTER III Eka Firti Febrida; Adinda Risca Salsabila Putri; Della Oktafia; Dian Dwi Tanti; Fina Delvira; Fitri Indriyani; Ivanie Dwi Gadilaj; Qodrini Lika Aprilia; Risa Selviana; Nopi Anggista Putri
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3881

Abstract

Nyeri punggung merupakan keluhan umum pada ibu hamil, terutama pada trimester akhir, yang disebabkan oleh perubahan postur, peningkatan berat badan, dan pergeseran pusat gravitasi sehingga menimbulkan ketegangan pada otot punggung. Salah satu metode non-farmakologis untuk mengatasi keluhan ini adalah melalui Prenatal Yoga. Pengabdian ini bertujuan menerapkan metode Prenatal Yoga pada ibu hamil trimester III di Desa Sidosari, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung Prenatal Yoga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman ibu hamil tentang manfaat Prenatal Yoga mengalami peningkatan, dan praktik ini terbukti membantu mengurangi keluhan nyeri punggung pada peserta. Temuan ini mengindikasikan bahwa Prenatal Yoga efektif sebagai metode penanganan nyeri punggung, memberikan manfaat fisik dan mental bagi ibu hamil, serta layak diterapkan dalam upaya peningkatan kenyamanan selama kehamilan.
Kepiting massage effect on weight gain and illness in wasting toddlers Hikmah Ifayanti; Nopi Anggista Putri; Linda Puspita; Eliya Septi Lestari
Science Midwifery Vol 13 No 5 (2025): December: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i5.2175

Abstract

Wasting is an acute form of malnutrition in children under five, marked by low weight-for-height (W/H < –2 SD). It increases the risk of infection, impaired immunity, growth delays, and mortality. In 2020, an estimated 45.4 million under-five children were wasted globally. In Indonesia, the prevalence in 2023 was 8.5%, with 7.3% in Lampung, 2.87% in Pringsewu, and 9.49% in Pekon Pamenang. One complementary approach to improve nutritional status is pijat kepiting (kepiting massage), a combination of acupressure and pediatric massage believed to enhance appetite, digestion, and immunity. This study assessed its effect on weight gain and illness frequency among wasted children under five. Methods: A quasi-experimental non-equivalent control group pretest–posttest design was applied to 20 wasted children divided into intervention and control groups. The intervention group received kepiting massage in addition to standard care. Results: Weight increased significantly in both groups but was greater in the intervention group (0.66 kg vs. 0.30 kg; p=0.002). Illness frequency decreased more sharply in the intervention group (1.5 to 0.3 episodes/month; p=0.010) than in the control group (2.5 to 1.9; p=0.014), with significant between-group differences (p=0.000). Conclusion: Kepiting massage effectively improves weight gain and reduces illness frequency among wasted children.
Co-Authors Adinda Risca Salsabila Putri Agustina, Mela Agustini Agustini, Agustini Akhirin, May Munah Alifiyanti Muharramah Alvi Nur Khoiriyah Amelia Senja Amelia, Priska Andini, Dwi Yana Ayu Andriani, Norsya Vitri Anggraeni, Egi Anggraini, Diana Anindhita Aulia Azzahra Arrozi, Zakia Ulfa Arselly, Sabrina Windy Asri Meiwulantari Atik Purwasih Azizca Aldiana, Merri Azzah, Junis Afif Ulayya Beniqna Maharani Besmaya Beti Meilina Bintoro, Panji Cindyana Sabila Putri Dany Hilmanto Dea Fitria Sela Della Oktafia Desi Anggraini DESI KUMALA SARI Desi Safitri Dewi Fatmawati Dewi Sulistiani Dewi, Adinda Puspa Dewi, Terresia Novita Dian Dwi Tanti Dina Rahmawati Dwita, Tamara Eka Firti Febrida Eliya Septi Lestari Elsy Juni Andri Karini Elsy Juni Andry Karini Elva Sari Erli Ernita Fara, Yetty Dwi Fauziah, Nur Alfi Feri Kameliawati Fina Delvira Fitri Ana, Elsa Fitri Indriyani Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriana Fitriyanti Ghina Hamidah Hanun Ghina Hamidah Hanun Hanifah Eka Maulida Hardiana, Erni Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Heni Pujiastuti Hikmah Ifayanti Hindun Arfiani Hoerunnisa, Hoerunnisa Iga Mayola Pisacha Iis Tri Utami Indah Wiridawati Indar yanti Ishaeni, Iyas Isnul Jumrotul Jannah Ivanie Dwi Gadilaj Juliani, Deta Juwita Desri Ayu Kesumayusa, Khoirunnisa Khoiriah, Umi Kirana Putri, Dian Komalasari Komalasari Komalasari Komalasari Leni Alviya Leni Rolimah Lestari, Eliya Septi Lina Wati Linda Puspita LINDA PUSPITASARI - A11111054, LINDA PUSPITASARI Lutfiatul Ulva Mamlu’Atul Ni’mah Mareza Yolanda Umar Marshanda, Novi Masayu Dian Khairani Maulia Isnaini Mayasari, Miranti Meitasari, Reza Melda Retno Puspita Sari Mienna Yuniarti Miratul Hasanah Misfa Setiyawati Nanik Asmawati Ningrum, Sundari Nisrina, Zalfaa Nursafitri, Intan Prilly Make, Jeanny Primadevi, Inggit Psiari Kusuma Wardani Putri Damayanti Putri, Cindyana Sabila Putriana Windarti Putriani, Olif Delfia Qodrini Lika Aprilia Rahmawati, Nira Rika Agustina Rika Agustina, Rika Rini Palupi Rini Wahyuni Rini Wahyuni Riona sanjaya Risa Selviana Risma Alia Riyadi, Selianita Rahma Riza Dwiningrum Rossy, Putri Amalia RR. Ella Evrita Hestiandari Saefinaqia Saefinaqia Safutri, Wina Salwa, Akhla Sanjaya, Riona Sari, Eva Yulita Sari, Feti Yulia Sari, Juvita Sari, Wanda Fatika SEPTI WULANDARI Sfenrianto, Sfenrianto Sheilla, Putri Sinta Lela Destika Siskarina, Aulia Siti Maesaro Siti Maesaroh Siti Marfuah Siti Rohani Soeprihatini, Retno Ariza Sri Astuti Sukarni Sukarni Sukarni Sulastri Sulastri Sulis Yulianti Sulistiawati, Yuni Sulistiawati, Yuni Sulistiawati Surmiasih Suryanti, Firma Dwi Sutini Sutini, Sutini Syarah, Swari Taufik Jamaan Titik Setiawati Titin Titin Tri Wahyuni Turlastri, Ike Umar, Mareza Ummi Tasfiatul Fikroh Vitria Komalasari Vivi Ayu Lestari Wati, Melinda Wina Safutri Wisnu Probo Wijayanto Wiyanti, Zulvi Wulan Dari Wulan Dari, Wulan Wulandari, Fitria Yana, Merda Yana, Putri Sheilla Septi Erda Yani Veronica, Septika Yeni Safitri Yetty Dwi Fara Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita, Yona Desni Yuliani Yuliani Yuliani Yuliani Yuni Sulistiawai Yuni Sulistiawati Yuni Sulistiawati Yuni Sulistiawati Yunita Anggriani Yuyun, Yuyun Zonalentera, Inda Zuhelmi, Elza Ayu Zulkifli Zulvayanti Zulvayanti