Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Investigation of 3% Binahong (Anredera cordifolia) Leaf Extract Nanogel on the Alveolar Bone Healing: BMP-2 Modulation in Rat Models Bernard, Bernard; Syafruddin Ilyas; Olivia Avriyanti Hanafiah
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 8 No. 7 (2024): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37275/bsm.v8i7.1020

Abstract

Background: Alveolar bone healing relies on osteoblasts activity and differentiation, with bone morphogenetic protein-2 (BMP-2) playing a crucial regulatory role. Binahong leaf extract (BLE) has demonstrated efficacy in bone healing due to its rich phytochemical composition. Nanogel offers enhanced bioavailability and targeted release to effectively deliver therapeutic agents. This study aims to assess the impact of 3% BLE nanogel on BMP-2 expression in tooth extraction socket healing. Methods: Thirty male Wistar rat underwent anaesthesia for the extraction of their lower incisors to induce alveolar bone healing. Subjects were randomly assigned into treatment (BLE nanogel) and control (base nanogel) group. Five rats from each group were respectively sacrificed at 7, 14, and 28 days after procedures. BMP-2 expression was assessed by performing immunohistochemistry analysis using BMP antibody reagent. Data were analysed using chi-square. Results: The analysis of BMP-2 expression showed no significant difference between treatment and control groups on days 7, 14, and 28 (p>0,05). However, a subtle increase was observed in the treatment group throughout observation period. Conclusion: Application of 3% BLE nanogel may enhance the expression of BMP-2, even though it was not significantly increase. The findings underscore the complex interplay between Binahong leaf extract, nanogel and BMP-2 expression.
KENDALA DALAM PEMBUKTIAN LIMIT FUNGSI DI SATU TITIK Sabri, Sabri; Bernard, Bernard; Hamid, Abdurahman
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7681

Abstract

Kendala belajar adalah bagian struktural dari proses membangun pengetahuan matematika. Artikel ini mengkaji kendala belajar yang dialami mahasiswa ketika membuktikan limit menggunakan definisi formal epsilon–delta. Berdasarkan teori situasi didaktis (Brousseau, 2002), penelitian ini mengidentifikasi kendala belajar dalam konteks pembuktian . Melalui tes tertulis dan analisis konten kualitatif, ditemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan dalam menentukan batas d yang sesuai, terutama karena pemahaman konseptual nilai mutlak yang belum memadai, apalagi ketika harus menangani ekspresi kebalikan yang memuat nilai mutlak. Temuan ini menunjukkan bagaimana kelemahan konseptual dasar terkait nilai mutlak dapat menjalar menjadi kendala dalam pembuktian limit formal.
Program Penguatan Kompetensi Guru MGMP Matematika Maros dalam Penelitian Tindakan Kelas dan Penulisan Ilmiah melalui Pelatihan Terstruktur Upu, Hamzah; Juhari, Agusalim; Basri, Muhammad Yusran; Bernard, Bernard; Habibah, Sitti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.585

Abstract

Peningkatan kompetensi guru dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan menulis karya ilmiah menjadi kebutuhan strategis dalam pengembangan profesionalisme dan peningkatan mutu pembelajaran. Namun berbagai laporan menunjukkan bahwa guru masih menghadapi kendala dalam memahami metodologi PTK, mengembangkan instrumen penelitian, menganalisis data, serta menyusun artikel ilmiah sesuai kaidah akademik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan komprehensif bagi guru MGMP Matematika Kabupaten Maros melalui pelatihan konseptual, praktik terarah, penerapan teknologi digital, dan pendampingan intensif. Program dilaksanakan dalam lima tahapan utama: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program melalui pembentukan komunitas guru peneliti. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest–posttest, observasi proses, monitoring pelaksanaan PTK, serta analisis dokumen luaran guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi yang signifikan, ditandai dengan kenaikan skor rata-rata dari 59,55 menjadi 81,00. Selain itu, guru menghasilkan 11 proposal PTK, 9 instrumen penelitian, 8 laporan PTK, dan 7 draft artikel ilmiah berbasis IMRAD. Peningkatan ini semakin diperkuat oleh pemanfaatan teknologi digital seperti Google Scholar, Mendeley/Zotero, serta penggunaan aplikasi Gen-AI secara etis untuk mendukung penulisan akademik. Kegiatan ini juga membuahkan terbentuknya Komunitas Guru Peneliti MGMP Matematika Maros sebagai sarana keberlanjutan praktik penelitian guru. Secara keseluruhan, program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi penelitian dan literasi ilmiah guru, sekaligus membangun ekosistem profesional yang mendorong budaya penelitian berkelanjutan di lingkungan MGMP. Model pelatihan dan pendampingan terstruktur ini direkomendasikan untuk direplikasi pada MGMP mata pelajaran lainnya dan dikembangkan melalui kemitraan berkelanjutan antara sekolah dan perguruan tinggi