Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Peran Siswa Dalam Pengelolaan Sampah Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Wonosari Klaten Wulandari, Windi; Darnoto, Sri; Asyfiradayati, Rezania; Indriyani, Yeni; Werdani, Kusuma Estu; Aulia, Afifah Zakiyatul; Prihatini, Mulatsih; Hatmanti, Wirya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18889

Abstract

Pendahuluan: Permasalahan pengelolaan sampah di sekolah masih menjadi tantangan besar, termasuk di SMP Negeri 2 Wonosari Klaten, yang telah memiliki sarana pendukung namun belum optimal dalam pemanfaatannya. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan peran siswa dalam pengelolaan sampah di SMP N 2 Wonosari Klaten. Metode: Program dilakukan melalui sosialisasi, edukasi, pelatihan penggunaan alat penghancur sampah, pendampingan dan pelatihan pembuatan ecobric dan biopori, evaluasi dengan pretest-posttest. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa tentang pengelolaan sampah (pretest mean 9,02 menjadi posttest mean 9,40; p=0,000) dan pemanfaatan biopori (pretest mean 7,43 menjadi posttest mean 8,10; p=0,001). Siswa juga berpartisipasi secara aktif dalam praktik pembuatan ecobrik dan penggunaan alat pencacah sampah. Kesimpulan: Optimalisasi peran siswa melalui pendekatan edukatif dan praktis terbukti efektif dalam mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di sekolah dan dapat direplikasi di institusi pendidikan lainnya.
The Relationship Between Personal Hygiene Knowledge and the Incidence of Pediculosis capitis Among Female Students at the Islamic Boarding School X in Pati Astuti, Avisa Silviana Adi; Asyfiradayati, Rezania
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 11 No. 4 (2025)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/htj.v11i4.1843

Abstract

Personal hygiene merupakan faktor penting dalam mencegah penyebaran infeksi, termasuk Pediculosis capitis. Kurangnya kebersihan diri dapat meningkatkan risiko infestasi kutu rambut, yang umum terjadi di lingkungan pesantren dengan interaksi sosial tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan Personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis pada Santriwati di Pondok Pesantren X. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 84 santriwati yang dipilih dengan teknik total sampling. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,1% santriwati mengalami Pediculosis capitis dalam satu tahun terakhir, dan 53,6% memiliki tingkat pengetahuan Personal hygiene yang kurang baik. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan Personal hygiene dengan kejadian Pediculosis capitis (p-value = 0,001). Kurangnya pengetahuan Personal hygiene berkorelasi dengan tingginya kejadian Pediculosis capitis pada santriwati Pondok Pesantren X. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan peningkatan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan diri guna mencegah infeksi Pediculosis capitis. Hal yang mempengaruhi kejadian Pediculosis capitis di Pondok Pesantren X adalah yaitu karena santriwati tidur bersama dengan orang yang menderita Pediculosis capitis.
Hubungan Kondisi Fisik Lingkungan Rumah dengan Kejadian TB pada Balita di BBKPM Surakarta Tahun 2016 Asyfiradayati, Rezania
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menjadi perhatiandunia, berbagai upaya pengendalian telah dilakukan untukmenurunkan angka insidens dan kematian yang diakibatkantuberkulosis. Propinsi Jawa Tengah pada tahun 2014 proporsi kasustuberkulosis anak memiliki insiden sebesar 6,63%, hal inimenunjukkan bahwa penularan kasus tuberkulosis paru BTA Positifkepada anak cukup besar. Faktor penularan tuberkulosis balita yangsering menjadi referensi penelitian antara lain yaitu faktor sosialekonomi, pengetahuan ibu, dan faktor kondisi fisik lingkunganrumah. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik mengenaibeberapa faktor kodisi fisik lingkungan rumah dengan rancangancase control.Sampel penelitian ini adalah seluruh pasien balita yangmenderita tuberkulosis paru di BBKPM Surakarta pada tahun 2016dan bertempat tinggal di wilayah Solo raya yang berjumlah 46 balitadengan perbandingan 1:2 sehingga sampel keseluruhan dalampenelitian ini sebanyak 138 responden. Hasil penelitian menunjukanbahwa tidak ada hubungan kondisi fisik lingkungan rumahbaikpencahayaan alami(p value= 0,102), jenis dinding (p value=0,137)luas ventilasi (p value= 0,805), dan jenis lantai rumahnilai (pvalue= 0,700)dengan kejadian TB Paru pada balita di balai BesarKesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta tahun 2016.
ANALISA KANDUNGAN FORMALIN IKAN ASIN PADA PASAR TRADISIONAL DAN MODERN KOTA SURAKARTA Purwati, Yuyun; Asyfiradayati, Rezania
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan asin merupakan lauk yang digemari masyarakat Indonesia sehingga keberadaanya mudah ditemukan baik di pasar tradisonal maupun modern. Ikan asin mudah membusuk sehingga produsen menambahkan bahan pengawet seperti formalin untuk memperpanjang umur simpan. Hasil sidak yang dilakukan BPOM Semarang di Pasar Gede Kota Surakarta Bulan Juni 2017 menunjukkan sampel ikan asin positif formalin. Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan kandungan formalin ikan asin pada pasar tradisional dan pasar modern Kota Surakarta. Desain penelitian menggunakan kuantitatif analitik dengan pendekatan cros sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 12 sampel diambil dari Pasar Gede dan modern, jenis ikan asin yang digunakan sebagai sampel: pakang, teri nasi, jambal roti, dan peda putih. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Uji kandungan formalin secara kualitatif dengan Tes Kit dan uji kuantitatif dengan asidi-alkalimetri, data analisis dengan uji man withney. Hasil penelitian menunjukkan 62,5 % sampel ikan asin pasar tradisional (Pasar Gede) positif mengandung formalin dan 75% sampel ikan asin Pasar Modern X positif mengandung formalin. Kadar formalin tertinggi pada sampel pasar tradisional sebesar 0,0278 ppm dan pasar modern sebesar 0,0223 ppm. Hasil uji statistik dengan man withney menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna kandungan formalin pada ikan asin pada pasar tradisional (Pasar Gede) dan pasar modern X Kota Surakarta.
Daur Ulang Limbah Sampah melalui Metode Ecobrick di Desa Jatisari, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali Zuhri, Thoha Syaifudin; Cahyanti, Erin Tri; alifa, El frida akmalia; Asyfiradayati, Rezania
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan masalah yang tak kunjung dapat diselesaikan oleh bangsa ini. Kegiatan daur ulang sampah dapat menjadi langkah kecil yang baik. Salah satu daur ulang limbah yang saat ini populer adalah mendaur ulang botol plastik melalui ecobrick. Ecobrick merupakan tehnik pengolahan sampah plastik yang dirubah menjadi material ramah lingkungan atau bisa disebut juga bata ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah melalui pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara pembuatan ecobricks. Pembuatan ecobrick dilakukan dalam tiga tahap, meliputi tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Tahap persiapan yang dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan persiapan kegiatan meliputi persiapan eksternal dan internal. Selanjutnya, tahap pelaksanaan yang meliputi sosialisasi dan penyuluhan, pembentukan kader, dan monitoring tahap 1. Tahap akhir meliputi pembuatan laporan akhir dan monitoring tahap 2. Hasil Kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu berkurangnya sampah plastik di lingkungan dan warga bisa melakukan pengelolaan sampah plastik dengan metode ecobrick. Pembuatan ecobrick ini juga diharapkan dapat menghasilkan produk yang ramah lingkungan seperti meja dan kursi.
Differences in the reduction of coliform bacteria and escherichia coli with the chlorine diffuser method combined with silica sand in clean water Rizal, Afrian Muhammad; Asyfiradayati, Rezania
Science Midwifery Vol 12 No 3 (2024): August: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v12i3.1632

Abstract

For all living things, including humans, water is a very important need. Problems that are often found include groundwater or rivers owned by the community that do not meet the criteria to provide clean and safe drinking water. The objective was to determine the difference in the decrease of Coliform and Escherichia coli bacteria by the Chlorine Diffuser method combined with silica sand in clean water for 30, 45, 60 minutes. The method used was a quasi-experiment with a pretest-postest with control design. Samples were taken in one of the wells in the Golilan area. The analysis uses One Way Annova with a sig of 95%. The results showed that there was a difference in the number of Coliform bacteria with a treatment time with a sig value of 0.000, but there was no difference in the number of Escherichia coli bacteria with a treatment time with a sig value of 0.659
Pengetahuan Kualitas Air dengan Pengelolaan Air Minum di Desa Ketandan Kecamatan Dagangan Kab. Madiun Alamsyah, Moh. Dimas; Asyfiradayati, Rezania
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.22065

Abstract

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan manusia dan menjadi sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat vital. Air bersih digunakan manusia untuk keperluan sehari-hari mulai dari minum, mandi, memasak, mencuci, serta keperluan lainnya. Persyaratan kualitas air murni memenuhi persyaratan fisik, kimia dan bakteriologis. Persyaratan fisik air murni yang harus dipenuhi adalah kekeruhan, bau dan rasa, warna dan suhu. Untuk mendapatkan air sehat, perlu dilakukan proses pengolahan agar mendapatkan air minum yang layak untuk dikonsumsi. Pengetahuan masyarakat berbeda-beda sehingga cara pengolahan air bersih dan hasil atau nkualitas air bersih yang mereka gunakan juga berbeda. Jenis dan rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh warga Desa Dagangan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun berjumlah 1120 KK sampel diambil sebanyak 150 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian dilakukan dengan uji statistik bivariat menggunakan Chi Square tidak ada hubungan antara pengetahuan dan presepsi kualitas air terhadap perilaku masyarakat dalam pengelolaan air minum di desa Ketandan kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, banyak sebagian besar responden percaya bahwa sumber air tersebut telah memiliki nilai uji yang baik, dengan hanya bermodal keyakinan dan kepercayaan dari leluhur dan pemerintah setempat, air tersebut siap diminum tanpa harus melakukan pengolahan terhadap air tersebut.
Relationship Between Level Of Knowledge And Clean And Healthy Living Behavior (Phbs) Among Students At Sma N 3 Salatiga Herawati, Widya Herawati; Rezania Asyfiradayati
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/dvhye224

Abstract

Clean and Healthy Living Behaviors (PHBS) are important promotional and preventive efforts in shaping healthy living habits from adolescence. The purpose of this study is to determine the relationship between knowledge levels and PHBS behaviors among students at State Senior High School 3 Salatiga. Study as a quantitative cross-sectional designed. The population consisted of all 840 students in grades X and XI, with a sample calculated using the Slovin formula of 264 respondents selected using purposive sampling. The study was conducted in April–May 2025 using a questionnaire. Data analysis involved Chi-Square tests and Spearman correlation. The results showed that the majority of knowledge levels were very high (87.1%), and PHBS behavior was categorized as frequent (51.9%) and very frequent (24.6%). There was a significant relationship between knowledge level and PHBS behavior (p = 0.001), with a weak but positive correlation strength (r = 0.169; p = 0.006). The conclusion is that the higher the students' knowledge, the better their tendency toward PHBS behavior. It is recommended that school-based health education be strengthened so that high knowledge is accompanied by consistent practice.
Perbandingan Efektivitas Penggunaan Koagulan Tawas dan PAC (Poly Alumunium Chloride) dalam Menurunkan Kadar Kekeruhan Pada Limbah Air Laundry Aprilia, Rarasanti Kurnia; Asyfiradayati, Rezania
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3226

Abstract

Seiring dengan meningkatnya jumlah pemukiman penduduk, industri laundry mengalami pertumbuhan pesat, menghasilkan limbah domestik yang dikenal sebagai gray water. Aktivitas laundry melibatkan penggunaan sabun, sampo, pewangi, dan bahan lain yang mengandung surfaktan, yang dapat menurunkan tegangan permukaan air, menyebabkan partikel kotoran terlepas dari pakaian dan meningkatkan kekeruhan air. Selain mencemari air, bahan kimia dalam deterjen juga dapat berdampak buruk pada kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi alternatif pengolahan limbah laundry menggunakan koagulan seperti PAC (Polyaluminum Chloride) dan tawas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen laboratorium dengan menambahkan koagulan dalam jumlah tertentu untuk mengukur penurunan kekeruhan air limbah laundry. Penemuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan PAC sebanyak 8 ml dapat menurunkan kekeruhan air dari 35 NTU menjadi 24 NTU dengan efektivitas 32,39%. Sedangkan penggunaan tawas dengan konsentrasi yang sama menurunkan kekeruhan dari 35 NTU menjadi 20,1 NTU dengan efektivitas 43,38%. Semakin besar konsentrasi koagulan yang digunakan, maka efektivitas dan efisiensi penurunan kekeruhan semakin meningkat. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan koagulan PAC dan tawas dapat menjadi solusi yang efektif dan ramah lingkungan dalam mengolah limbah laundry, mengurangi dampak pencemaran air, dan meningkatkan kualitas air di sekitar area pemukiman.
METODE BIOKONVESI SAMPAH ORGANIK UNTUK BUDIDADAYA BLACK SOLDIER FLY PADA KELOMPOK BIJAK KELOLAH SAMPAH Rezania Asyfiradayati; Mitoriana Porusia; Ambarwati Ambarwati; Muhammad Rivandi Athaya; Madina Siti Nur ’Aisyah; Afnan Zain Muzakki; Jenita Berlian N
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26387

Abstract

Abstrak: Budidaya maggot merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk menangani pemasalahan sampah khususnya sampah organic. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui mengenai budidaya maggot, sehingga hal tersebut masih sering menjadi kendala. Biokonversi menggunakan maggot ini selain terbukti dapat mengurangi sampah organic juga dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan kelompok pengepul sampah organik dengan peningkatan keterampilan budidaya maggot pada kelompok sasaran sehingga menghasilkan produk maggot yang siap jual. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok pengepul sampah sebanyak 14 orang. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan diketahui terjadi peningkatan pengetahuan peserta dari yang sebelumnya rata-rata nilai pengetahuan sebesar 3,64 menjadi 14,57 antara sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan dengan pemaparan materi terkait budidaya maggot.Abstract: Maggot cultivation is one of the methods that can be used to deal with waste problems, especially organic waste. There are still many people who do not know about maggot cultivation, so this is still often an obstacle. Bioconversion using maggot is not only proven to reduce organic waste, but also can improve the economy for the community. This service activity aims to increase the income of organic waste collector groups by producing maggot products. This service was carried out by counseling and mentoring methods to a group of 14 waste collectors. From the service activities carried out, it is known that there has been an increase in the knowledge of participants from the previous average knowledge score of 3.64 to 14.57. The existence of this service activity is expected to be able to increase the knowledge and skills of participants in reducing waste through maggot cultivation which can improve the community's economy.
Co-Authors 'Aisyah, Madina Siti Nur Acintya Wedaning Agni Janametri Adi, Wangsit Restu Afnan Zain Muzakki Afnan Zain Muzakki Afrina Azra, Nur Ahmad Farhan Baihaqqi Aji, Erlien Aunina Linggar Alamsyah, Moh. Dimas alifa, El frida akmalia Alifia Divana Ayu Swastikaningrum Ambarwati Anas, Muhammad Naufal Anisa Catur Wijayanti Anisah, Mutiara Aprilia, Rarasanti Kurnia Artika Ningtyas Aryani Pujiyanti astuti, avisa silviana adi Aulia, Afifah Zakiyatul Ayu Rohani Bethari Mukti Kusumaningtyas Cahyanti, Erin Tri Dewi Kurniawati Dimas Septian Ibrahim Dinda Agustin Sandra Dirnanda Sukmawati Dwi ASTUTI Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Astuti Dwi Linna Suswardany Eka Nurul Fathonah El frida akmalia alifa Eni Budiyati Erin Tri Cahyanti Erlien Aunina Linggar Aji Estu Werdani, Kusuma Evi Sriwahyuni Fairus El Had Fasya Hadiana Fatimah Ibtisam Fayza Nawang Darma Putra Firmansyah Firmansyah Firnadia Septika Rahajeng Fitriatul Sulistiarini Frahestina Frahestina Had, Fairus El Hatmanti, Wirya Herawati, Widya Herawati Ibrahim, Dimas Septian Ima Aryani Indar Hidayat Inessima Addhabie Jannah, Fadilah Rolavi Jenita Berlian N Jenita Berlian Nindyasari Kinasih, Putri Kumala, Junisa Lizansari, Madani Madani Lizansari Madina Siti Nur ’Aisyah Milenia, Alifia Putri Millah Kamilah Mitoriana Porusia Mohd Yatim, Siti Rohana Muhammad Luthfi Abdul Ghaffar Muhammad Naufal Anas Muhammad Naufal Mizan Auladi Muhammad Rivandi Athaya Muhammad Rivandi Athaya Nabila, Nurjihan Lutfia Nabila, Shofiyah Nadhira Ahadea Noorsy Nindyasari, Jenita Berlian Ningtyas, Artika Nisa, Salma Fadila Nur Aini Azhari Nugrahani Nurjihan Lutfia Nabila Nurul Sukmawati Pahlavi, Arjuna Fatkhur Roziq Paramitha, Erina Adriana Persada, Tashila Zahra Pratiwi, Septiani Cipta Prihatini, Mulatsih Purwati, Yuyun Purwati, Yuyun Puspita, Widya Galih Putri Kinasih Kinasih Qisty Dzakiyyatu Husna Regita Aulia Sari Renaya Amelta Sahda Rizal, Afrian Muhammad Sahda, Renaya Amelta Salma, Aini Dzuriyati Salsabila Purnamasari Sandra, Dinda Agustin Septi Khairunisa Septiani Citra Pratiwi Setiawan, Rizki Shella Novitasari Siti Halimah Siti Rohana Mohd Yatim Sri Darnoto Sukmawati, Dirnanda Tarwaka Tarwaka Tashila Zahra Persada Thoha Syaifudin Zuhri Tisya Aulia Waryati, Emy Tri Wati, Wiwik Novia Widyasari, Rita Aprilia Winarsih Winarsih Winarsih Winarsih Windi Wulandari Wulan Djari, Findia Yeni Indriyani Yuyun Purwati Zuhra, Athaya Nadya Zuhri, Thoha Syaifudin