Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perbandingan Manajemen Bandwidth Dengan Metode Random Early Detection (Red) Dan Class-Based Queue (Cbq) Pada Telkom University Landmark Tower (Tult) Rafi, Muhammad; Kurniawan, MT; Saedudin, Rd. Rohmat
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5265

Abstract

Saat ini, jaringan internet menjadi krusial dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam proses belajar-mengajar di bidang pendidikan. Universitas Telkom baru saja membangun Telkom University Landmark Tower (TULT) namun layanan internet pada gedung tersebut masih kurang optimal karena masih ada pengguna internet yang mengalami kendala dalam performa jaringan internet, seperti koneksi terputus, kinerja lambat, dan ketidakstabilan jaringan. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan optimasi jaringan, yaitu manajemen bandwidth. Pada penelitian ini menggunakan metode Random Early Detection (RED) dan Class-Based Queueing (CBQ). Penelitian ini dilakukan secara simulasi pada ruangan Gedung TULT dengan 4 router MikroTik dan 6 client, dilakukan dengan cara mengakses meeting online dan streaming video selama 1 jam. Data traffic diambil menggunakan aplikasi Wireshark, lalu dilakukan analisis parameter Quality of Service, Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dalam skala kecil, metode CBQ maupun RED memiliki kinerja yang sama baik, Namun setiap metode memiliki pendekatan berbeda dalam mengolah dan menjaga kinerja layanan, Dimana metode CBQ yang mengandalkan prioritas dan pembagian antar kelas Sedangkan pada metode RED lebih berfokus pada pengendalian antrian dan pemerataan alokasi bandwidth lebih adil, Dari hasil tersebut, diperlukan pertimbangan kembali mengenai faktor kebutuhan dan konteks untuk mendapatkan metode terbaik untuk diterapkan pada kondisi traffic yang nyata Kata Kunci: Manajemen Bandwidth, Random Early Detection (RED), Class-Based Queueing (CBQ), Quality of Service
Innovative Empowerment of Rural Communities: A Case Study of Godabaya Village in Indonesia's Direct and Fair Village Head Election (Pilkades) Kurniawan, Mochamad Teguh; Saedudin, Rd. Rohmat; Budiono, Avon; Safitra, Muhammad Fakhrul
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5693

Abstract

Di Indonesia, Pilkades (Pemilihan Kepala Desa) memainkan peran penting dalam tata kelola lokal dan proses demokrasi. Paper ini menyajikan sebuah studi kasus tentang Desa Godabaya di Jawa Barat, di mana pendekatan inovatif untuk memberdayakan masyarakat pedesaan diterapkan. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan proses Pilkades dengan memperkenalkan sistem perhitungan suara digital dan memberikan pelatihan kepada pejabat desa. Inisiatif ini mengatasi tantangan seperti infrastruktur teknologi yang terbatas dan kurangnya keahlian, dengan demikian meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kesiapan keseluruhan untuk Pilkades 2023. Keberhasilan proyek ini memiliki implikasi lebih luas untuk proses pemilihan umum di Indonesia dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan proses Pilkades, mempromosikan demokrasi partisipatif, serta memanfaatkan teknologi untuk tata kelola yang lebih baik. Kata Kunci: Pemilihan Kepala Desa; Pemberdayaan Digital; Transparansi; Efisiensi; Demokrasi Partisipatif.
Analisis Dan Manajemen Bandwidth Menggunakan Metode Htb (Hierarchical Token Bucket) Pada Sman 20 Bandung Ismayana, I Nyoman Gede; Saedudin, Rd. Rohmat; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Internet sangat berperan penting dalam aktivitassehari-hari kita terutama saat belajar disekolah. Jaringan yangtersedia pada SMAN 20 Bandung dirasa kurang memadaidikarenakan bandwidth yang tersedia belum sepenuhnya diaturoleh manajemen bandwidth. Manajemen bandwidth yang adapada SMAN 20 Bandung terbilang belum efektif dikarenakanbandwidth yang diterima oleh masing-masing switch tidaksesuai dengan kebutuhan. Bandwidth yang tersedia pada SMAN20 Bandung yaitu sekitar 400 mbps dimana yang seharusnyasetiap switch menerima 25% dari total bandwidth yaitu sebesar100 mbps namun kenyataanya kurang atau bahkan melebihibandwidth yang seharusnya diterima sehingga terjadinyapermasalahan bandwidth yang tidak beraturan. Manajemenbandwidth sangat dibutuhkan dengan menerapkan metodeHierarchical Token Bucket (HTB). Metode perancangan sistemmenggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC).Dikarenakan sumber daya yang terbatas maka skala penelitiandisesuaikan dengan sumber daya yang ada dan hasil darimanajemen bandwidth yang diperoleh akan dianalisis. Setelahpengujian dilakukan didapatkan data bahwa bandwidthsebelum penelitian dan sesudah penelitian terdapat perbedaandimana keadaan bandwidth setelah pengujian lebih teratur dantidak terjadi ketimpangan antar user. Kata kunci— Bandwidth, Manajemen bandwidth, SMAN 20 Bandung, Hierarchical Token Bucket, NDLC, Prioritas
Analisis Quality Of Service Jaringan Komputer Di Sekolah Menengah Atas Negeri 20 Bandung Menggunakan Metode Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, Optimization (Ppdioo) Tarjono, Muhamad Felix Nugraha; Saedudin, Rd. Rohmat; Fathinuddin, Muhammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Infrastruktur dan manajemen jaringan menjadihal yang krusial untuk sebuah jaringan komputer agar dapatmemberi kepuasan dan kenyamanan bagi pengguna layananinternet. Peran internet bagi SMAN 20 sangat penting, namunpada penerapannya masih ada beberapa masalah yang seringdijumpai oleh penggunanya, seperti kecepatan internet yangdigunakan lambat, pengguna yang tidak dapat terkoneksidengan jaringan, serta pembagian bandwidth yang tidak tepatsasaran. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dapatdilakukan identifikasi atau analisis kualitas jaringan padaSMAN 20 Bandung dengan metode pengujian jaringan qualityof service (QOS).Kerangka kerja yang digunakan pada penelitian ini adalahPPDIOO, namun dibatasi hingga fase perancangan. Pengujiandilakukan dengan cara capture log data jaringan menggunakanwireshark, saat jam senggang dan sibuk sekolah, sebagai aktormurid, staf manajemen, dan staf admin.Dari analisis yang dilakukan, kualitas jaringan trafficpublik lebih baik parameternya saat jam senggang, karenakarakter penggunanya yang lebih intens. Sedangkan padakualitas jaringan traffic manajemen dan admin mendapatkannilai sempurna pada jam senggang maupun sibuk. Hal inidisebabkan karena jenis koneksi nya wired dan bandwidth yangdi bypass. Kata kunci — QOS, Wireshark, Throughput, Packet Loss, Delay, Jiter
Ambidextrous Cloud Governance Approach to Enhance TelCo's Digital Transformation Using COBIT 2019 Traditional and DevOps Andriani, Novi; Mulyana, Rahmat; Saedudin, Rd. Rohmat
International Journal of Advances in Data and Information Systems Vol. 6 No. 2 (2025): August 2025 - International Journal of Advances in Data and Information Systems
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/ijadis.v6i2.1398

Abstract

Cloud computing plays a crucial role in accelerating digital transformation within the telecommunications sector by enhancing operational efficiency, scalability, and service innovation. However, TelCo faces difficulties in aligning its cloud adoption with effective governance, particularly in ensuring continuous service delivery and resilience. This study proposes a cloud governance framework based on the ambidextrous integration of COBIT 2019 Traditional components and DevOps Focus Area. Employing a Design Science Research methodology, data were collected through semi-structured interviews guided by a structured questionnaire and triangulated with internal documents until data saturation was achieved. Governance and Management Objectives were prioritized using the ambidextrous COBIT 2019 lens, supported by regulatory guidelines from the SOE Minister No. PER-2/MBU/03/2023 and the ICT Minister No. 5/2021, as well as relevant prior studies. The analysis highlighted DSS04: Managed Continuity as the most critical focus area. A capability gap assessment identified vacant leadership roles, overlapping responsibilities, and the lack of Infrastructure as Code (IaC) implementation in cloud services. Recommended improvements include formal assignment of leadership positions, clarification of IT responsibilities, and the adoption of IaC practices. These enhancements are expected to raise the capability maturity of DSS04 from 3.25 to 3.87, representing a 0.62 increase in business continuity readiness. This study contributes to research by extending ambidextrous governance theory to cloud continuity management and provides practical guidance for telecommunications providers seeking to improve operational resilience and manage risks effectively in their digital transformation efforts.
Analisa Perbandingan Quality Of Service (Qos) Antara Jaringan Wireless Lan Dan Hotspot 4g Telkomsel Di Telkom University Landmark Tower Lantai 8 Pada Layanan Streaming Youtube Menggunakan Wireshark Fadhila, Muhammad Hilman; Saedudin, Rd. Rohmat; Budiono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam era digital yang terus berkembang,koneksi internet telah menjadi salah satu kebutuhan pentingdalam kehidupan sehari-hari. Koneksi internet berkualitastinggi diperlukan untuk berbagai aktivitas seperti streamingvideo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandinganQoS antara jaringan wireless LAN dengan Hotspot 4GTelkomsel dengan melakukan streaming video di YouTube.Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalahthroughput, delay dan packet loss. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisa perbandingan antara jaringan wireless LAN danhotspot 4G Telkomsel pada layanan streaming YouTube diTelkom University Landmark Tower lantai 8. pada pengujianpertama menghasilkan data dari nilai rata-rata throughputsebesar 975,67 kbit/s. Nilai itu jika dilihat berdasarkan standaryang sudah di tetapkan oleh TIPHON dapat diklasifikasiandengan nilai yang cukup. Pada nilai dari rata-rata packet lossmenghasilkan nilai sebesar 0,01% dengan kategori nilai yangsangat bagus. Pada nilai dari rata-rata delay 11,42 ms dengankategori nilai yang sangat bagus. Lalu pada skenario keduamenghasilkan data dari nilai rata-rata throughput sebesar622,33 kbit/s dengan kategori nilai yang kurang baik. Pada nilairata-rata packet loss menghasilkan data sebesar 0,01% dengankategori nilai yang sangat baik. Pada nilai rata-rata yangdihasilkan pada parameter delay menghasilkan nilai sebesar14,97 ms. Nilai tersebut dapat dikategorikan dengan nilai yangsangat baik. Kata kunci— Quality of Service, Throughput, Packet loss, Delay
Analisis Perbandingan Performansi Jaringan Wireless Menggunakan Software Iperf dan Wireshark di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Putri , Nabillah Verizky; Saedudin, Rd. Rohmat; Kurniawan, M. Teguh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — PT Industri Telekomunikasi Indonesia(Persero) fokus pada solusi performansi jaringan dalamanalisis Quality of Service (QoS). Penelitian inimembandingkan Iperf dan Wireshark untuk analisis jaringandengan parameter throughput, packet loss, delay, dan jitter.Metodenya adalah analisis statistic selama 7 hari denganstandar TIPHON. Hasil pengukuran Iperf menunjukkanthroughput 3,841 Mb/s, packet loss 0,286%, delay 1,024 ms,jitter 0,24 ms dengan indeks <Sangat Baik=. Wiresharkmenunjukkan throughput 1,418 Mb/s, packet loss 2,146%, delay4,095 ms, jitter 4,08 ms dengan indeks <Baik=. Hasilperbandingan kedua perangkat dengan 10 poin pengukuranfungsionalitas, Wireshark unggul disbanding Iperf.Kesimpulannya, keduanya mampu mengukur jaringan sesuaiparameter, tetapi Wireshark lebih unggul. Penelitian inimemberikan rekomendasi berharga untung pengembanganjaringan di masa depan. Kata kunci— Iperf, Wireshark, TIPHON, Quality of Service, komparasi
Analisis Perbandingan Performansi Jaringan Wireless Menggunakan Software Paessler PRTG dan Iperf di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Zalino, Rama Rafitra; Saedudin, Rd. Rohmat; Kurniawan, M. Teguh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Performansi jaringan merupakan faktor pentingdalam keberhasilan sistem jaringan komputer. PT IndustriTelekomunikasi Indonesia (Persero) dengan fokus padapermasalahan ketidaktersediaan sistem untuk melakukanpengukuran dan analisis mendalam terhadap jaringan dalam aspekQuality of Service (QoS) secara efektif dan konsisten. Tujuanpenelitian ini adalah komparasi dari PRTG dan Iperf dalammelakukan analisis performansi jaringan denganmempertimbangkan parameter throughput, packet loss, delay, danjitter serta fungsionalitasnya. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah analisis statistik yang merupakan prosesmengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data yang diperoleh. Selama periode pengukuran selama 7 hari denganpenggunaan standar TIPHON, data dari PRTG menunjukkanthroughput sebesar 2,231 Mb/s dengan indeks "Baik", packet losssebesar 0,493% dengan indeks "Sangat Baik", delay sebesar 3,094ms dengan indeks "Sangat Baik", dan jitter sebesar 4,12 ms denganindeks "Baik". Pada perangkat Iperf, ditemukan throughput sebesar3,841 Mb/s dengan indeks "Sangat Baik", packet loss sebesar0,286% dengan indeks "Sangat Baik", delay sebesar 1,024 msdengan indeks "Sangat Baik", dan jitter sebesar 0,24 ms denganindeks "Baik". Hasil perbandingan kedua perangkat dengan 10 poinpoin pengukuran fungsionaltias, menunjukkan bahwa PRTGmemiliki unggulan yang lebih baik dibandingkan Iperf. Dalamkesimpulan, kedua aplikasi memiliki kemampuan untuk melakukanpengukuran jaringan sesuai dengan parameter yang ditentukan, danPRTG diidentifikasi memiliki keunggulan lebih tinggi dibandingkanIperf. penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikanserta rekomendasi dan saran berharga untuk pengembangan danperbaikan sistem jaringan di masa depan. Kata kunci— PRTG, Iperf, TIPHON, Quality of Service, komparasi
Analisis Perbandingan Performansi Jaringan Wireless Menggunakan Software Wireshark dan Paessler PRTG di PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Birahmatika, Raafi Asta; Saedudin, Rd. Rohmat; Kurniawan, M. Teguh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Performansi jaringan krusial dalam sistemjaringan komputer. PT Industri Telekomunikasi Indonesia(Persero) menekankan pentingnya mengatasi ketidaktersediaansistem dengan analisis QoS. Penelitian ini membandingkanWireshark dan PRTG dalam menganalisis jaringan, termasukthroughput, packet loss, delay, dan jitter sertafungsionalitasnya. Metodenya adalah analisis statistik,mengumpulkan, menganalisis, dan menafsirkan data. Selama 7hari pengukuran dengan standar TIPHON, Wiresharkmemiliki throughput 1,418 Mb/s dengan indeks "Baik", packetloss 2,146% dengan indeks "Sangat Baik", delay 4,095 msdengan indeks "Sangat Baik", dan jitter 4,08 ms dengan indeks"Baik". PRTG memiliki throughput 2,231 Mb/s dengan indeks"Baik", packet loss 0,493% dengan indeks "Sangat Baik", delay3,094 ms dengan indeks "Sangat Baik", dan jitter 4,12 msdengan indeks "Baik". PRTG lebih unggul dalam 10 poinpengukuran fungsionalitas dibandingkan Wireshark.Kesimpulannya, keduanya mampu mengukur jaringan sesuaiparameter, tetapi PRTG lebih baik. Penelitian ini diharapkanberkontribusi dan memberikan rekomendasi penting untukpengembangan jaringan di masa depan. Kata kunci - Wireshark, PRTG, TIPHON, Quality of Service, komparasi
Analisis Perbandingan Quality of Service (QoS) Jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) dan 4G Telkomsel di Lantai 8 Telkom University Landmark Tower Rahayu, Fresa Febrianti; Saedudin , Rd. Rohmat; Budiyono, Avon
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Dalam era digital saat ini, konektivitas jaringan menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Duateknologi yang umum digunakan untuk mengakses internet adalah jaringan Wireless Local Area Network (WLAN) danjaringan 4G. Penggunaan jaringan wireless yang andal danefisien menjadi kunci dalam mendukung kegiatan komunikasi dan pertukaran data. Di lingkungan kampus seperti TelkomUniversity Landmark Tower, kebutuhan akan jaringan internet yang stabil dan cepat sangat penting untukmendukung aktivitas akademik, administratif, dan pribadi para pengguna. Dalam konteks ini, penting untuk mengkajiaspek QoS dari kedua teknologi tersebut, termasuk kecepatan, ketersediaan, latensi, dan reliabilitas layanan. Untukmendukung berbagai aktivitas yang dilakukan pada TULT,tentu memerlukan performa jaringan yang bagus sesuaidengan standar yang ada dan karena hal ini, performajaringan TULT perlu dilakukan pengukuran melihat kualitasdari performa jaringan. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik. Analisis statistik digunakan untukmenganalisis data yang telah diolah. Berdasarkan analisis yangtelah dilakukan, nilai rata-rata pada setiap parameter QoS yang telah dilakukan selama 3 hari, didapat rata-rata nilaithroughput untuk Wi-Fi TULT 2,39 Mb/s dengan kategoriSangat Baik dan 4G Telkomsel 0,83 Mb/s dengan kategori Cukup. Lama delay untuk kedua jaringan dikategorikanSangat Baik dengan rata-rata nilai 4,02 ms untuk wi-fi TULTdan 4,41 ms untuk 4G Telkomsel. Untuk parameter packet loss didapat rata-rata nilai packet loss untuk Wi-Fi TULT 9,5 %dan 4G Telkomsel 11,05 % dimana kedua jaringan tersebut dikategorikan Baik. Kata kunci— Quality of Services, TULT, WLAN, 4G Telkomsel, TIPHON
Co-Authors Abd-Alwahab, Shams N. Abel Nathalia Widyastoro Adityas Adityas Adityas Widjadjarto Afif, Zehan Afizah Ahmad Fakhri Rizaldi Aida Mustapha Aida Mustapha, Aida Alfinansyah, Muhammad Dzaki Alfrianiko Anggriawan Alfrianiko Anggriawan Alfrianiko Anggriawan, Alfrianiko Aljanabi, Mohammad Amelia Kurniawati Ananda Anggie Nur Aini Ananda Fiqri Firdaus Ananda Risya Triani Angelia Lionardi Angelia Lionardi Anis Farihan Mat Raffei Ankhal, Rian Bimo Anwar Sadat Anwar x Anwar Sadat Aria Fajar Ramdhany Ariq Yumna Mubarok Arvel Kennard Yeremia Avon Budiono Avon Budiono Avon Budiyono Azie, Febryan Elfanuary Bambang Tejo Kusumo BASUKI RAHMAD Basuki Rahmat Berka Irfansyah Berlian Maulidya Izzati Birahmatika, Raafi Asta Budi Praptono Budiono, Avon Caudinata, Owen Choon Sen Seah Daffa, Raihan Defni, - Deya Ika Wardani Dicky Dwi Kurniawan Putra Dicky Hidayat Dida Diah Damayanti Ebraheem, Hind Raad Fadhila, Muhammad Hilman Fajrin, Salsa Fauziyyah Faqih Hamami Farras Naim Fatin, Kanza Jilan Fatur Rachman Rasyid Fauzi, Rokhman Febryan Elfanuary Azie Fiega Dwi Novwari Fikri, Daffa Ilham Firdayakusmawarni Firdayakusmawarni Fitri Febriana Purba Fitri Febriana Purba, Fitri Febriana Fransiskus Tatas Dwi Atmaji Hamim Maafifa Nugraha Harizillah, M Ahyar Haryasena Panduwiyasa Haseeb Ali Hediyanto, Umar Yunan K.s. Himatul Zulfa Ibnu Caesar Ibnu Caesar, Ibnu Ibnu Yazid Ikhwana Ibrahim Hanif Alkhalil Ihfan Aditya Ghafur Intan Dwi Ariesta Putri Irfan Dwi Rahadianto Ismail, Mohd Arfian Ismayana, I Nyoman Gede Iwan Tri Riyadi Yanto Iwan Tri Riyadi Yanto Judi Alhilman K. S. H., Umar Yunan Kashif Hussain Kurniawan , MT. Kurniawan Kurniawan Kurniawan Kurniawan, M. Teguh Kurniawan, MT Kurniawan, MT. Lau Tian Rui Ling, Teng Mee Lingga Priyadi M Teguh Kurniawan M. Rafi Mario Mario Mega Fitri Yani Mochamad Hafiz Kurniawan Mochamad Teguh Kurniawan Mohamad Rizky Utomo Mohamad Tohir Mohd Arfian Ismail Mohd Farhan Md Fudzee Mohd Najib Mohd Salleh Mohd Saberi Mohamad Muhammad Amanulloh Mz Muhammad Fadhil Muhammad Faheem Mushtaq Muhammad Fathinuddin Muhammad Fauzan Nasrullah Muhammad Hasbi Abid Ersalan Muhammad Ilham Zakky Mubarrak Muhammad Iqbal Muhammad Reyza Yana Putra Munansyah, Ahmad Mustafa Mat Deris Nasrullah, Muhammad Fauzan Naufan, Zidni Ilman Nazim Razali Nenden Eva Nenden Eva Meilani Herlina Ni Kadek Dewi Pradnyawati Nicolaus Advendea Prakoso Indaryono Nina Nursetia Ningrum Noor Azah Samsudin Nor Afifah Shafin Nor Hazana Abdullah Norhalina Senan Novi Andriani, Novi Nur Ismianah Nur Syaza Izzati Mohd Rafei Oskar Halomoan Manalu Panji Permana Syahid Perkasa, Bimasetya Pradana, Subhan Ari Raka Putra, Faris Aufar Putri , Nabillah Verizky R. Wahjoe Witjaksono R. Yunendah Nur Fu’adah Rachmadita Andeswari Raharjo Putra Kurniadi Rahayu, Fresa Febrianti Rahma Karina Rahman, Ilham Auliya Rahmat Mulyana Rahmiati Aulia Rajif Rizal Fahlevi Ramadhan , Farhan Razali, Nazim Rd. Panji Erdinanda Pandu Jiwatama Regi Alvino Revi Fahreza Al Hazmi Reza Satya Rahmawan Ridha Hanafi Riksa Belasunda Rizki Yantami Arumsari Rodziah Atan Rohayanti Hassan Ronal Hadi Rui, Lau Tian Safitra, Muhammad Fakhrul Sahrial Hasan Wicaksana Samuel Putra Hari Satryo Dwi Sutrisno Sayyid Taufiq Abdulhafizh Selvi Marcellia Sely Novita Sari Seno Adi Putra Septian Sony Hermawan Septian Sony Hermawan Septiya Mutiara Septo, Umar Yunan Kurnia Shahreen Kasim Shahreen Kasim, Shahreen Shinta Meiliana Herdiani Singgih Krismarwantoni Sadino Siti Hajar Komariah Sulistijono Sulistijono Sutoyo, Edi Sutrisno Sutrisno Sutrisno Sutrisno Syarah Tazkiatun Nupus Syifa Sofiaturrohmah Syihan Qaes Yamani Syinta Kesuma Aisyah Tarjono, Muhamad Felix Nugraha Tesi Irwani Tesi Irwani, Tesi Triastuty Pardede Triastuty Pardede Triastuty Pardede, Triastuty Tutut Herawan Ugi Chandra Wiguna Umar Y.K.S. Hediyanto Umar Y.K.S. Hediyanto, Umar Y.K.S. Umar Yunan Umar Yunan K. S. H. Umar Yunan KSP Yunan KSP Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto Vandha Pradwiyasma Widartha Vegi Fransiska Veronika Sari Asih Warih Puspitasari Wawan Tripiawan Wicaksono, Krisna Aji Yasser Sutojoyo Kusumo Yoga Yuniadi Yossy Meidy Wijaya Yossy Meidy Wijaya Yuanika Indanea Zainuri Saringat Zalino, Rama Rafitra Zalmiyah Zakaria Zehan Afizah Afif