Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pelatihan pakan silase sebagai alternatif ketersediaan pakan di musim kemarau dalam memperbaiki performance ternak ruminansia Siti Nuraliah; Irma Susanti S.; Jisril Palayukan; Pardi Pardi; Zul Ikram; Nurlinda Sari; Delmanto Delmanto; Ardi Bariq
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27347

Abstract

Abstrak Ternak di wilayah Kelurahan Lalampanua memiliki performance rendah yang dapat mempengaruhi harga jual dipasaran, padahal bahan pakan lokal ternak ruminansia dalam hal ini hijauan cukup melimpah pada musim penghujan. Ketersediaan bahan tersebut dapat diolah menjadi pakan fermentasi untuk memenuhi kebutuhan pakan di musim kemarau serta  memperbaiki performance dan produktivitas ternak, ini menjadi peluang menghasilkan pendapatan tambahan untuk membantu perekonomian keluarga dalam mengkomersialkan produk silase ke peternak yang di dominasi oleh peternak ruminansia. Tujuan penagbdian inia dalah untuk memberikan pengetahuan kepada peternak bagaimana cara membuat silase yang baik dengan memanfaatkan baha-bahan yang tersedia di lokasi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan melaksanakan Metode pelaksanaan kegiatan yaitu persiapan survei awal, penentuan target mitra, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), pelaksanaan program kegiatan melalui penyuluhan partisipatif, pelatihan, pembimbingan, pendampingan, monitoring dan evaluasi pada peternak sasaran. Permasalahan yang dihadapi mitar berupa permasalahan pengetahuan mengenai teknologi dalam pengolahan pakan fermentasi menjadi suatu produk baru yang pemanfaatannya lebih efesien belum ada, permasalahan ekonomi secara spesifik menjadi perhatian mitra karena efek dari ketersediaan pakan khususnya pakan fermentasi yang belum dikenal dimasyarakat menyebabkan peternak mengalami penurunan pendapatan signifikan akibat rendahnya harga jual ternak. Mitra mengharapkan adanya pelatihan pengolahan produk dan mengaitkannya dengan metode pemasaran usaha sehingga mereka memiliki alternatif meningkatkan pendapatan keluarga. Pelaksanaan pengabdian diikuti oleh 20 orang peternak.. Hasil pengabdian berupa pelatihan pengolahan pakan fermentasi ternak menjadi pakan alternatif serta pembuatan laporan keuangan dan business plan sederhana. Selain itu menghasilkan wirausahawan baru yang dapat memproduksi pakan fermentasi yang berlabel “Silage Cake”. Kata kunci: pakan fermentasi; peformance; silase AbstractLivestock in the Lalampanua Village area has low performance which can affect the selling price in the market, even though local ruminant feed ingredients in this case greens are quite abundant in the rainy season. The availability of these ingredients can be processed into fermented feed to meet feed needs in the dry season and improve livestock performance and productivity, this is an opportunity to generate additional income to help the family economy in commercializing silage products to farmers who are dominated by ruminant farmers. The purpose of this service is to provide knowledge to farmers on how to make good silage by utilizing the materials available on site. The method of implementing community service activities is carried out by implementing the method of implementing activities, namely preparing initial surveys, determining partner targets, implementing Focus Group Discussions (FGD), implementing program activities through participatory counseling, training, guidance, mentoring, monitoring and evaluation of target farmers. The problems faced by partners are in the form of knowledge problems regarding technology in processing fermented feed into a new product whose utilization is more efficient, there is no specific economic problem that is a concern for partners because the effect of the availability of feed, especially fermented feed that is not yet known in the community, causes farmers to experience a significant decrease in income due to the low selling price of livestock. Partners expect product processing training and linking it to business marketing methods so that they have an alternative to increase family income. The implementation of community service was attended by 20 farmers. The results of the community service were training in processing fermented livestock feed into alternative feed and making financial reports and simple business plans. In addition, it produces new entrepreneurs who can produce fermented feed labeled "Silage Cake". Keywords: feed fermented; performance; silage
Optimalisasi pemanfaatan urine kambing sebagai Pupuk Organik Cair (POC) : guna mencegah penyebaran pencemaran lingkungan Rahmawati Ning Utami; Dahniar Dahniar; Irma Susanti; Andi Werawe Angka
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34152

Abstract

AbstrakPengabdian ini dilaksanakan dengan mitra dalam hal ini Kelompok Tani Milenial yang terletak di Desa Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene. Persoalan yang dihadapi mitra pada aspek teknologi antara lain hampir setiap rumah tangga petani memiliki ternak kambing, namun manajemen limbahnya masih menjadi masalah serius. Urine kambing sering kali dianggap sebagai limbah yang mengganggu dan dibuang tanpa pengolahan. Metode dan tahapan dalam penerapan teknologi ke masyarakat dimulai dengan melakukan survei ke sekitar lokasi kelompok tani.  Dari hasil survei tersebut kita menentukan prioritas kebutuhan masyarakat yang paling penting adalah dengan memberikan sentuhan inovasi.  Setelah memperoleh hasil survey di lapangan, diadakan sosialisasi rencana kegiatan. Langkah selanjutnya melaksanakan penyuluhan, merancang pelatihan, menyiapkan alat-alat dan bahan yang akan digunakan. Secara umum pelaksanaan kegiatan ini memberikan informasi kepada anggota kelompok tani-ternak bahwa limbah peternakan dapat dimanfaatkan untuk menjadi pupuk organik cair yang dapat digunakan untuk tanaman dan dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia serta mengurangi pencemaran lingkungan sekitar peternakan sehingga menjadi peluang usaha untuk menambah pendapatan anggota kelompok ternak. Kata kunci: kambing; urine; POC AbstractThis community service project was carried out in collaboration with the Millennial Farmers Group located in Lalampanua Village, Pamboang Subdistrict, Majene Regency. The challenges faced by the group in terms of technology include the fact that almost every farming household owns goats, but waste management remains a serious issue. Goat urine is often regarded as a nuisance and disposed of without proper treatment. The methods and stages in applying technology to the community began with conducting a survey around the farmer group's location. Based on the survey results, we determined the most urgent needs of the community that required innovative solutions. After obtaining the survey results in the field, a socialization of the activity plan was conducted. The next step involves conducting outreach, designing training programs, and preparing the tools and materials to be used. In general, this activity provides information to members of the farming and livestock group that livestock waste can be utilized to produce liquid organic fertilizer for plants, thereby reducing the use of chemical fertilizers and minimizing environmental pollution around the farm. This also presents an opportunity for members of the livestock group to increase their income. Keywords: goat; urine; LOF