Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Tingkat Pengetahuan Peternak Terhadap Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Pada Ternak Kambing di Kecamatan Balanipa Rusman, Rusman; Haloho, Ruth Dameria; Fahrodi, Deka Uli; Ningtiyas, Wenny Dwi; Ermanda, Adli Putra; Indah, Andi Sukma; Pratiwi, Nita Adillah; Susanti S, Irma; Nainggolan, Lyndon Parulian
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 21 No. 2 (2024): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v21i2.1271

Abstract

Tujuan penelitian untuk  mengetahuitingkat pengetahuan peternak terhadap kasus penyakit mulut dan kuku pada ternak kambing di  Kecamatan Balanipa. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode survey. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriktif kuantitatif dan menggunakan teknik analisis data menggunakan skala likert. Adapun pengumpulan data penelitian menggunakan bantuan kuesioner terstruktur yang diberi angket pada skala likert. Jumlah responden sebanyak 40 peternak kambing. Hasil penelitian menunjukkanpeternak di Kecamatan Balanipa memiliki pengetahuan yang cukup baik tentang penyakit Mulut dan kuku pada kambing, Skor pengetahuan peternak mencapai 980, menempatkannya dalam kategori tahu terkait penyakit kasus PMK.
Pelatihan pakan silase sebagai alternatif ketersediaan pakan di musim kemarau dalam memperbaiki performance ternak ruminansia Nuraliah, Siti; Susanti S., Irma; Palayukan, Jisril; Pardi, Pardi; Ikram, Zul; Sari, Nurlinda; Delmanto, Delmanto; Bariq, Ardi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27347

Abstract

Abstrak Ternak di wilayah Kelurahan Lalampanua memiliki performance rendah yang dapat mempengaruhi harga jual dipasaran, padahal bahan pakan lokal ternak ruminansia dalam hal ini hijauan cukup melimpah pada musim penghujan. Ketersediaan bahan tersebut dapat diolah menjadi pakan fermentasi untuk memenuhi kebutuhan pakan di musim kemarau serta  memperbaiki performance dan produktivitas ternak, ini menjadi peluang menghasilkan pendapatan tambahan untuk membantu perekonomian keluarga dalam mengkomersialkan produk silase ke peternak yang di dominasi oleh peternak ruminansia. Tujuan penagbdian inia dalah untuk memberikan pengetahuan kepada peternak bagaimana cara membuat silase yang baik dengan memanfaatkan baha-bahan yang tersedia di lokasi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan dengan melaksanakan Metode pelaksanaan kegiatan yaitu persiapan survei awal, penentuan target mitra, pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD), pelaksanaan program kegiatan melalui penyuluhan partisipatif, pelatihan, pembimbingan, pendampingan, monitoring dan evaluasi pada peternak sasaran. Permasalahan yang dihadapi mitar berupa permasalahan pengetahuan mengenai teknologi dalam pengolahan pakan fermentasi menjadi suatu produk baru yang pemanfaatannya lebih efesien belum ada, permasalahan ekonomi secara spesifik menjadi perhatian mitra karena efek dari ketersediaan pakan khususnya pakan fermentasi yang belum dikenal dimasyarakat menyebabkan peternak mengalami penurunan pendapatan signifikan akibat rendahnya harga jual ternak. Mitra mengharapkan adanya pelatihan pengolahan produk dan mengaitkannya dengan metode pemasaran usaha sehingga mereka memiliki alternatif meningkatkan pendapatan keluarga. Pelaksanaan pengabdian diikuti oleh 20 orang peternak.. Hasil pengabdian berupa pelatihan pengolahan pakan fermentasi ternak menjadi pakan alternatif serta pembuatan laporan keuangan dan business plan sederhana. Selain itu menghasilkan wirausahawan baru yang dapat memproduksi pakan fermentasi yang berlabel “Silage Cake”. Kata kunci: pakan fermentasi; peformance; silase AbstractLivestock in the Lalampanua Village area has low performance which can affect the selling price in the market, even though local ruminant feed ingredients in this case greens are quite abundant in the rainy season. The availability of these ingredients can be processed into fermented feed to meet feed needs in the dry season and improve livestock performance and productivity, this is an opportunity to generate additional income to help the family economy in commercializing silage products to farmers who are dominated by ruminant farmers. The purpose of this service is to provide knowledge to farmers on how to make good silage by utilizing the materials available on site. The method of implementing community service activities is carried out by implementing the method of implementing activities, namely preparing initial surveys, determining partner targets, implementing Focus Group Discussions (FGD), implementing program activities through participatory counseling, training, guidance, mentoring, monitoring and evaluation of target farmers. The problems faced by partners are in the form of knowledge problems regarding technology in processing fermented feed into a new product whose utilization is more efficient, there is no specific economic problem that is a concern for partners because the effect of the availability of feed, especially fermented feed that is not yet known in the community, causes farmers to experience a significant decrease in income due to the low selling price of livestock. Partners expect product processing training and linking it to business marketing methods so that they have an alternative to increase family income. The implementation of community service was attended by 20 farmers. The results of the community service were training in processing fermented livestock feed into alternative feed and making financial reports and simple business plans. In addition, it produces new entrepreneurs who can produce fermented feed labeled "Silage Cake". Keywords: feed fermented; performance; silage
Teknologi Pengawetan Hijauan Pakan dan Pengolahan Kotoran Kambing Pada KT Mesa Ate Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar Sirajuddin, Sitti Nurani; Ali, Najmah; Syah, Setiawan Putra; Hikmawaty, Hikmawaty; Susanti S, Irma; Mukhlis, Mukhlis
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16857

Abstract

Background: Fluktuasi ketersediaan hijauan pakan setiap tahun serta pemanfaatan limbah kotoran kambing mejadi masalah utama bagi masyarakat peternak kambing di Desa Bala. Pada musim hujan, pakan melimpah, sedangkan di musim kemarau ketersediaan pakan menjadi sangat terbatas, yang menyebabkan produktivitas ternak kambing menurun. Selain itu, pemanfaatan limbah kotoran kambing yang cenderung menumpuk belum dioptimalkan, meskipun limbah tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan pupuk kompos yang bernilai ekonomi bagi masyarakat. Tujuan dari PKM/D ini adalah memberikan penyuluhan dan praktik langsung mengenai pembuatan pakan dalam bentuk silase serta pengolahan kotoran kambing menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan pada lahan pertanian. Metode: Metode yang dilakukan berupa pemberian pelatihan kepada Kelompok Tani Mesa Ate yang berjumlah 25 orang yang dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu survei awal, persiapan lapangan, penyuluhan, dan praktik langsung pembuatan silase dan pupuk kompos. Hasil: Hasil dari kegiatan ini adalah adanya pengetahuan baru bagi kelompok tani dalam pembuatan pakan silase yang memungkinkan ketersediaan pakan yang kontinyu bagi ternak, serta produksi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan pada lahan pertanian mereka yang nantinya akan meningkatkan produktifitas kambing dan meningkatkan perekonomian mereka. Kesimpulan: Sebgaian kesimpulan bahwa anggota kelompok tani mampu membuat pakan silase dan mengolah kotoran kambing menjadi pupuk kompos, di mana sebelumnya mereka belum memahami teknologi pakan dan pengolahan limbah ternak.
Inventarisasi dan Pemetaan Lumbung Pakan Berbasis Jerami Padi untuk Pengembangan Ternak Sapi Potong dan Kambing Ali, Najmah; Dahniar, Daniar; Susanti S, Irma; Suhartina, Suhartina; Utami, Rahmawati Ning; Raisa, Daeva Mubarika; Kurniawan, Muhammad Erik
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tarjih-Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v4i2.859

Abstract

Produksi padi di Kabupaten Polewali Mandar mencapai 198.995,43 ton, menghasilkan limbah jerami padi 913.429,13 ton.  Limbah tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal, biasanya hanya dibuang, ditumpuk di sawah dibiarkan membusuk dan juga dibakar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan potensi lumbung pakan berbasis jerami padi sebagai sumber pakan ternak sapi dan kambing di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Dengan metode survei lapangan dan analisis spasial menggunakan perangkat Sistem Informasi Geografis (SIG), dilakukan inventarisasi sumber daya jerami padi serta evaluasi sebarannya pada 16 kecamatan yang meliputi Kecamatan Alu, Anreapi, Balanipa, Binuang, Bulo, Campalagian, Limboro, Luyo, Mapili, Matakali, Matanga, Polewali, Tapango, Tinambung, Tubbi Taramanu dan Wonomulyo. Dengan menggunakan analisis perhitungan konversi nilai produk utama padi dalam menghasilkan jerami dan Analisis Location  Quotien menunjukkan bahwa jerami padi merupakan salah satu potensi biomassa terbesar di Kabupaten Polewali Mandar dan dapat dioptimalkan sebagai pakan alternatif bagi ternak ruminansia. Berdasarkan pemetaan, daerah dengan produksi jerami padi yang tinggi dapat mendukung pengembangan lumbung pakan yang efisien. Pemanfaatan jerami padi yang lebih optimal diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pakan ternak sepanjang tahun, sehingga mendukung produktivitas sapi dan kambing secara berkelanjutan. Rekomendasi pengembangan mencakup penyediaan fasilitas penyimpanan yang memadai dan pelatihan kepada peternak mengenai teknik pengolahan jerami untuk menjaga kualitas pakan.
Pengaruh Harga Jual Telur terhadap Pendapatan Peternak Ayam Petelur di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar Susanti S, Irma; Khlaiq, Taufiq Dunialam; Sabambang, Arif; Suhartina, Suhartina; Dahniar, Dahniar; Dewi, Cindar
Tarjih Tropical Livestock Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Tarjih Tropical Livestock Journal
Publisher : Program Studi Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Muhammadiyah Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47030/trolija.v5i1.911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh harga telur terhadap pendapatan peternak ayam petelur di Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-probability sampling, dimana seluruh populasi sebanyak 13 peternak dijadikan responden. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel harga telur terhadap pendapatan peternak. Hasil analisis menunjukkan bahwa harga telur berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan peternak dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,816, nilai koefisien determinasi sebesar 66,6%. Nilai signifikansi sebesar P = 0,001 yang lebih kecil dari 0,05 mengindikasikan bahwa hubungan antara kedua variabel tersebut sangat kuat, hal ini berarti bahwa semakin tinggi harga jual telur, semakin besar pula dampaknya terhadap pendapatan yang diterima peternak ayam petelur. Temuan ini menunjukkan pentingnya kestabilan harga telur dalam mendukung keberlangsungan usaha peternakan serta peningkatan kesejahteraan peternak di daerah penelitian.
Study of Livestock Farmer's Satisfaction with Beef Cattle Insurance Program in Polewali Mandar Regency, West Sulawesi Province Susanti S, Irma; Khaliq, Taufik Dunialam; Nuraliah, Siti
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 24 NO 02 2025 (SEPTEMBER)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.24.02.725-740

Abstract

This study aims to analyze the model of farmer satisfaction with the Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) program in Polewali Mandar Regency. This research was conducted in Polewali Mandar Regency in April-October 2024. This research model is quantitative descriptive research. The number of respondents in this study was 83 farmers. The data obtained were then processed and analyzed using Path Analysis. The results of the survey of the characteristics of beef cattle farmers in Polewali Mandar Regency include being dominated by men, aged 51-60 years, married, with a high school education level, an average monthly income of less than IDR 1,000,000, 6-10 years of farming, and having 0-5 beef cattle. The technical competence aspect has a significant effect on service quality, while social competence does not have a significant effect on service quality. The satisfaction model developed from technical, social and service quality competency factors has been proven to have a significant influence on the level of farmer satisfaction.. Service quality affects farmer satisfaction as participants in AUTS.
BREEDERS' LEVEL OF KNOWLEDGE IN DETECTION OF OESTRUS TO SUPPORT THE SUCCESS OF ARTIFICIAL INSEMINATION (AI) ON CATTLE IN TUBBI TARAMANU DISTRICT, POLEWALI MANDAR Susanti S, Irma; Erfiana, Dwi; Agustina, Agustina; Nuraliah, Siti; Hikmawaty, Hikmawaty; Dahniar, Dahniar; Utami, Rahmawati Ning; Sukoco, Hendro
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.3835

Abstract

Artificial insemination (AI) is one of the biotechnologies in the field of livestock reproduction that allows humans to mate female livestock without the need for a male, the purpose of this study was to determine the extent of knowledge of breeders on the symptoms of oestrus in cattle to the linkage of artificial insemination (AI). The purpose of this study was to determine the extent of knowledge of farmers on the symptoms of lambing in cattle to the linkage of artificial insemination (AI). this research was conducted in the form of a field survey, while data collection was carried out by interview. In this study, the analysis technique used was descriptive analysis. Based on the results of the study, it was found that the level of knowledge of farmers on the detection of oestrus in livestock to support the success of IB in cattle is out of 100 respondents who know 2.47%, know enough 0.53%, and do not know 4.71%. This value is influenced by several factors, one of which is age, the higher the age of the breeder, the more difficult it is to accept new technology, namely AI, because the breeder already feels comfortable with the knowledge they get from generation to generation. Keywords:. Artificial insemination, Knowledge, Oestrus, Cattle
EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI INFUSA DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERFORMANCE KAMBING PERANAKAN ETAWA Nuraliah, Siti; Susanti S, Irma; Agustina, Agustina; Dahniar, Dahniar; Suhartina, Suhartina; Ibrahim, Syahrianti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3429

Abstract

Moringa leaves are a type of forage that is included in the legume group which is consumed by livestock, especially ruminants. The nutritional content contained in Moringa oleifera leaves, such as protein, vitamins, minerals and fiber, is considered capable of improving livestock performance in terms of increasing ration efficiency, growth performance, reproductive performance and general livestock health. The aim of the research was to determine the effectiveness of Moringa leaf infusion (IDK) supplementation on the performance of Etawa crossbreed goats (PE). The experiment was carried out using a Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications. The treatments consist of P0; 100% Aquades, P1; 5% IDK, P2; 10% IDK, P3: 15% IDK, and P4; 20% IDK. The results showed that Moringa leaf supplementation showed significantly different results in body weight gain (P<0.05), feed consumption level (P<0.05) and feed conversion level (P<0.05). Keywords: PE Goat, Moringa Leaf Infusion (IDK), and Performance INTISARI Daun kelor adalah jenis hijauan yang termasuk dalam kelompok legume yang telah dikonsumsi oleh ternak khususnya pada ternak ruminansia. Kandungan nutrisi yang terdapat pada daun kelor (Moringa oleifera) seperti protein, vitamin, mineral serta serat yang dianggap mampu meningkatkan performance ternak dalam hal peningkatan efisiensi ransum, kinerja pertumbuhan, kinerja reproduksi serta kesehatan ternak secara umum. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui efektivitas suplementasi infusa daun kelor (IDK) pada performance kambing peranakan etawa (PE). Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Adapun perlakuan terdiri atas P0; 100% Aquades, P1; 5% IDK, P2; 10% IDK, P3: 15% IDK, dan P4; 20% IDK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi daun kelor menunjukkan hasil berbeda nyata pada, pertambahan bobot badan (P<0,05), tingkat konsumsi pakan (P<0,05) dan tingkat konversi pakan (P<0,05). Kata Kunci : Kambing PE, Infusa Daun Kelor (IDK), dan Performa
Training Program for Digital Marketing of Creative Business Products of Alu Village Community Suhartina, Suhartina; Syah, Setiawan Putra; Susanti S, Irma; Sukoco, Hendro; Nuraliah, Siti; Irfan, Muhammad; Utami, Rahmawati Ning; Ikram, Zul; Pardi, Pardi; M. Masdi, M. Masdi; Aswin, Aswin
Asian Journal of Community Services Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v2i12.7468

Abstract

The problems faced by the local community are: Lack of knowledge and skills of business actors in marketing their creative business products to a wider community outside the Polewali Mandar district area. The objectives and output targets to be achieved in this activity are that the partner village community can and is able to use social media and E-Commerce applications to market their creative business products or crafts independently and the number of sales of handicraft products and the income of the community of SME players in Alu Village, Alu sub-district increases. The method of implementing this service is the participatory counseling method; demonstration training method and practical activities by participants; and the method of mentoring and assisting community participants (creative business actors).
Training on Making Fermented Rice Straw for Animal Feed in Nepo Village, Wonomulyo District, Polewali Mandar Regency Susanti S, Irma; Khatifah, Khatifah; Nuraliah, Siti; Suhartina, Suhartina; M. Masdi, M. Masdi; A. Sabambang, A. Sabambang; M. Mustari, M. Mustari; Indrawan, Indrawan; F. Najah, F. Najah
Asian Journal of Community Services Vol. 2 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v2i12.7470

Abstract

Training on making fermented rice straw for animal feed in Desa Nepo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar aims to provide understanding to the community about making fermented rice straw for animal feed. The methods used include providing education regarding fermentation technology for rice straw waste, then discussions with participants regarding the problem that occur and obstacles in handling agricultural waste, and finally direct training in making fermented rice straw. The result of this community service activity is that participants know how to make fermented rice straw for animal feed. The conclusion of the community service activities in Desa Nepo is that the participants were able to learn about fermentation technology that can be used to process rice straw waste into highly nutritious animal feed.