Claim Missing Document
Check
Articles

Efektifitas Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan Berbasis Web Terhadap Waktu Penyediaan Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng Kadek Sri Ayunita Dewi; Nyoman Suarjana; I Wayan Widi Karsana
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol 1, No 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.331 KB)

Abstract

AbstrakPerkembangan sistem informasi dan komunikasi di era saat ini memberikan pengaruh besar pada penerapan sistem informasi dan komunikasi di berbagai bidang, salah satunya sistem rekam medis rumah sakit. Peneliti menemukan sistem rekam medis di Rumah Sakit Umum Buleleng masih menggunakan metode manual. Waktu penyediaan rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng masih mengalami keterlambatan. Untuk menjawab pertanyaan penelitian maka dibuat sistem rekam medis elektronik berbasis web. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre experimental design pre test post test dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai uji usability sebesar 83.6% atau dapat diklarifikasikan sangat baik. Hasil analisis uji bivariat menggunakan uji Wilcoxondengan nilai sebesar 0.00 < 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini adanya efektifitas penggunaan sistem rekam medis elektronik pasien rawat jalan berbasis web terhadap waktu penyediaan rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng.AbstractThe development of information and communication systems in the current era has a major influence on the application of information and communication systems in various fields, one of which is the hospital medical record system. Researchers found that the medical record system at Buleleng General Hospital still uses the manual method. The time for providing outpatient medical records at the Buleleng Regency General Hospital is still experiencing delays. To answer the research questions, a web-based electronic medical record system was created. This study uses a pre experimental research design pre test post test with a quantitative approach. The results of this study indicate that the usability test value is 83.6% or can be classified as very good. The results of the bivariate test analysis used the Wilcoxon test with a value of 0.00 < 0.05. The conclusion in this study is the effectiveness of the use of a web-based outpatient electronic medical record system on the time of providing medical records at the Buleleng Regency General Hospital.
Analisis Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap terhadap Mutu Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar Gusti Ayu Diah Anggiari; Nyoman Suarjana; Ida Ayu Miswarihati
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2593

Abstract

Suatu rekam medis bisa dikatakan baik jika didalamnya memuat isi yang jelas dan lengkap. Jika terjadi pengisian rekam medis yang tidak lengkap, tentunya akan dalam pembuatan laporan serta aktifitas pelayanan rawat inap pun pasti terhambat. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengidentifikasi akan kelengkapan rekam medis rawat inap terhadap mutu rekam medis. Analisis kuantitatif dengan bantuan instrumen berupa lembar check list merupakan metode penelitian yang penulis gunakan. Sampel yang penulis gunakan yaitu arekam medis rawat inap bulan Oktober hingga Desember 2020 sebanyak 431 rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat ketidaklengkapan isi rekam medis sebesar 10.5% (44 dokumen), keakuratan rekam medis sebesar 3.25% (14 dokumen) yang tidak akurat, ketepatan waktu pengembalian sebesar 3.09% (13 dokumen) yang tidak tepat, dan aspek hukum rekam medis sebesar 1.33% (5 dokumen) yang tidak sesuai. Kesimpulan berdasarkan perhitungan uji chi-square yaitu terdapat pengaruh yang signifikan diantara kelengkapan, keakuratan serta aspek hukum dengan mutu rekam medis pasien. Sedangkan pada indikator pengembalian rekam medis yang tepat waktu dengan mutu rekam medis pasien tidak ada pengaruh yang signifikan.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Triple Eliminasi Pada Trimester I di UPTD Puskesmas Kediri I Tabanan Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini; Nyoman Suarjana; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i2.2618

Abstract

Prevalensi HIV, Sifilis, Hepatitis B di Indonesia masih tinggi, nilai berurutan 0,39 %, 1,70% dan 2,50 %, untuk mencegah menular dari ibu hamil kepada anaknya dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium sedini mungkin. Rendahnya cakupan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Kediri I tahun 2020 hanya16,8% dari target 100% sehingga perlu diteliti faktor yang mempengaruhinya. Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi 565 orang, sampel 85 orang (rumus slovin), instrumen berupa kuisioner. Uji chi square serta regresi logistik dengan 95% CI. Penelitian menyatakan variabel pekerjaan (p=0,872), pengetahuan (p=0,000), dukungan petugas kesehatan (p=0,033) dan dukungan suami (p=0,000). Hasil uji mutivariat variabel pengetahuan p=0,000 dengan Exp (B) 10,4. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 10,4 kali lebih besar melakukan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester I dibandingkan pengetahuan kurang. Disimpulkan pengetahuan menjadi faktor yang dominan berpengaruh sedangkan pekerjaan tidak mempunyai berpengaruh.
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU REKAM MEDIS PASIEN RAWAT INAP RUANG APEL RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG Komang Try Bintariyati; Nyoman Suarjana; I Ketut Sujana
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 6 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Terpadu
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/jkt.v6i2.2379

Abstract

Pelayanan yang bermutu dari sebuah rumah sakit, bukan hanya pada pelayanan medis saja, melainkan juga pada pelayanan penunjang lainnya seperti rekam medis di rumah sakit. Rekam medis berfungsi sebagai bukti hukum apabila terjadi tuduhan malpraktik terhadap perawatan yang diberikan oleh dokter atau tenaga Kesehatan lainnya kepada pasien di rumah sakit. Laporan angka ketidaklengkapan pengisian catatan medis, merupakan salah satu indikator mutu kualitas pada pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Klungkung. Berdasarkan laporan ketidaklengkapan pengisian catatan medis bulan Januari sampai Februari 2021 dari 300 rekam medis di ruang Apel menyatakan angka ketidaklengkapan sebesar 30%. Angka ketidakakuratan sebesar 40%. Ketepatan waktu pengembalian rekam medis sebesar 76% dan pada pemenuhan persyaratan hukum rekam medis sebesar 19,6%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi mutu rekam medis pasien rawat inap ruang Apel Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Klungkung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan checklist, observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 169 Rekam Medis dan responden berjumlah 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu rekam medis ini dipengaruhi oleh 4 komponen yaitu kelengkapan terdapat 92,3% lengkap, keakuratan terdapat 97% lengkap, ketepatan waktu pengembalian terdapat 55%, dan pemenuhan persyaratan hukum terdapat 86,3%. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi mutu rekam medis pasien rawat inap ruang Apel di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Klungkung yaitu ada pada kelengkapan, keakuratan, ketepatan waktu dan pemenuhan persyaratan hukum rekam medis pada pasien rawat inap terhadap mutu rekam medis di ruang Apel Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Rumah sakit sendiri perlu memperhatikan faktor tersebut sehingga dapat menjaga mutu rekam medis pasien. Kata Kunci: Kelengkapan, Keakuratan, Ketepatan Waktu Pengembalian, Pemenuhan Persyaratan Hukum, Mutu Rekam Medis
Efektifitas Rekam Medis Elektronik Pasien Rawat Jalan Berbasis Web Terhadap Waktu Penyediaan Rekam Medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng Kadek Sri Ayunita Dewi; Nyoman Suarjana; I Wayan Widi Karsana
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i1.1922

Abstract

AbstrakPerkembangan sistem informasi dan komunikasi di era saat ini memberikan pengaruh besar pada penerapan sistem informasi dan komunikasi di berbagai bidang, salah satunya sistem rekam medis rumah sakit. Peneliti menemukan sistem rekam medis di Rumah Sakit Umum Buleleng masih menggunakan metode manual. Waktu penyediaan rekam medis pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng masih mengalami keterlambatan. Untuk menjawab pertanyaan penelitian maka dibuat sistem rekam medis elektronik berbasis web. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pre experimental design pre test post test dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai uji usability sebesar 83.6% atau dapat diklarifikasikan sangat baik. Hasil analisis uji bivariat menggunakan uji Wilcoxondengan nilai sebesar 0.00 < 0.05. Kesimpulan dalam penelitian ini adanya efektifitas penggunaan sistem rekam medis elektronik pasien rawat jalan berbasis web terhadap waktu penyediaan rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Buleleng.AbstractThe development of information and communication systems in the current era has a major influence on the application of information and communication systems in various fields, one of which is the hospital medical record system. Researchers found that the medical record system at Buleleng General Hospital still uses the manual method. The time for providing outpatient medical records at the Buleleng Regency General Hospital is still experiencing delays. To answer the research questions, a web-based electronic medical record system was created. This study uses a pre experimental research design pre test post test with a quantitative approach. The results of this study indicate that the usability test value is 83.6% or can be classified as very good. The results of the bivariate test analysis used the Wilcoxon test with a value of 0.00 < 0.05. The conclusion in this study is the effectiveness of the use of a web-based outpatient electronic medical record system on the time of providing medical records at the Buleleng Regency General Hospital.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Mutu Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Poliklinik Penyakit Dalam di RSUD Wangaya Kota Denpasar Ananda Indri Awani; Nyoman Suarjana; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i1.1923

Abstract

AbstrakBerdasarkan data 200 rekam medis yang diteliti menemukan kelengkapan rekam medis terdapat persentase lengkap 110 (55%) dan tidak lengkap 90 (45%), untuk keakuratan rekam medis yang akurat 172 (86%) dan tidak akurat 28 (14%), untuk ketepatan waktu presentase tepat 184 (92%) dan  terlambat 16 (8%), dan aspek hukum yang sesuai 174 (87%) dan tidak sesuai 26 (13%). Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi mutu rekam medis poliklinik Penyakit Dalam di RSUD Wangaya Kota Denpasar. Rancangan Penelitian menggunakan deskriptif analitik kuantitatif, dengan jenis cross sectional dan pengelolahan data menggunakan SPSS. Alat analisis yang digunakan adalah uji univariat dan uji bivariat dengan chi-square. Berdasarkan 4 kriteria analisis kuantitatif, ditemukan bahwa terdapat faktor-faktor yang signifikan kelengkapan nilai p value 0,000<0,05, keakuratan nilai p value 0,001<0,05, Ketepatan waktu pengembalian nilai p value 0,375>0,05, dan aspek hukum nilai p value 0,000<0,005 pada mutu rekam medis Poliklinik Penyakit Dalam di RSUD Wangaya Kota Denpasar.AbstractThe quality of medical records is a step towards improving health services for both individuals and groups in accordance with the expected health outcomes and in accordance with the latest professional knowledge. Based on the data of 200 medical records studied, the percentage of complete medical records was 110 (55%) and incomplete 90 (45%), for the accuracy of medical records that were accurate 172 (86%) and inaccurate 28 (14%), for accuracy the percentage time was right 184 (92%) and late 16 (8%), and legal aspects were appropriate 174 (87%)and not appropriate 26 (13%).This study was to determine the factors that influence the quality of medical records of the Internal Medicine Polyclinic at Wangaya Hospital, Denpasar City. The research design used quantitative analytical descriptive, with cross sectional type and data management using SPSS. The analytical tools used are univariate test and bivariate test with chi-square.
Evaluasi Program Home Care Jembrana Kembali Jaya (JKJ) Plus di Puskesmas II Mendoyo Gusti Ayu Putu Juwita Mahasari; Nyoman Suarjana; Made Agus Sugianto
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 1 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i1.1988

Abstract

AbstrakUpaya pendekatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Pemerintah Kabupaten Jembrana meluncurkan program Jembrana Kembali Jaya (JKJ) Plus. Salah satu jenis pelayanan JKJ Plus yang telah dilaksanakan rutin saat ini adalah home care. Berdasarkan pelaksanaan program dari Mei sampai dengan Desember 2021, Puskesmas II Mendoyo masih belum berjalan dengan efektif dibandingkan puskesmas lainnya sehingga perlu adanya evaluasi terkait pelaksaan program. Penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan telaah dokumen. Penelitian dilakukan di Puskesmas II Mendoyo pada bulan Maret-Agustus 2022. Hasil evaluasi input program home care JKJ Plus diperoleh aspek man, money, method, material, dan machine sudah sesuai dengan pedoman. Namun mengalami kendala pelaksanaan program pada SDM yang rangkap tanggung jawab dan keterbatasan APD. Hasil evaluasi proses program home care JKJ Plus diperoleh sudah sesuai berjalan dengan baik dan sesuai pedoman. Perlu dikembangkan pedoman evaluasi dan melakukan evaluasi program home care JKJ Plus di seluruh Puskesmas.Kata kunci: Evaluasi, home care, JKJ Plus, Puskesmas AbstractTo approach health services to the community, the Jembrana Regency Government launched the JKJ Plus program. One type of JKJ Plus service that has been carried out routinely is home care. Based on the implementation of the program from May to December 2021, Puskesmas II Mendoyo is still not running effectively compared to other health centers. This research is a qualitative descriptive study. Data was collected using interviews and document review. The research was conducted at Puskesmas II Mendoyo in March-August 2022. The results of the evaluation of the input of the JKJ Plus home care program were by the guidelines. However, there are obstacles in human resources who have dual responsibilities and the limitations of PPE. The results of the evaluation of the JKJ Plus home care program process were obtained that were running well and according to the guidelines. Need evaluation in all health centers.Keywords: Evaluation, home care, JKJ Plus, Puskesmas
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Trimester I di UPTD Puskesmas Kediri I Tabanan Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini; Nyoman Suarjana; Ni Putu Widya Astuti
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 1 No. 2 (2022): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v1i2.2325

Abstract

                                                 Abstrak Prevalensi HIV, Sifilis, Hepatitis B di Indonesia masih tinggi, nilai berurutan 0,39 %, 1,70% dan 2,50 %, untuk mencegah menular dari ibu hamil kepada anaknya dengan dilakukan pemeriksaan laboratorium sedini mungkin. Rendahnya cakupan pemeriksaan triple eliminasi di UPTD Puskesmas Kediri I tahun 2020 hanya16,8% dari target 100% sehingga perlu diteliti faktor yang mempengaruhinya. Merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi 565 orang, sampel 85 orang (rumus slovin), instrumen berupa kuisioner. Uji chi square serta regresi logistik dengan 95% CI. Penelitian menyatakan variabel pekerjaan (p=0,872), pengetahuan (p=0,000), dukungan petugas kesehatan (p=0,033) dan dukungan suami (p=0,000). Hasil uji mutivariat variabel pengetahuan p=0,000 dengan Exp (B) 10,4. Ibu hamil yang memiliki pengetahuan baik 10,4 kali lebih besar melakukan pemeriksaan triple eliminasi pada trimester I dibandingkan pengetahuan kurang. Disimpulkan pengetahuan menjadi faktor yang dominan berpengaruh sedangkan pekerjaan tidak mempunyai berpengaruh.Kata kunci: Triple eliminasi, ibu hamil                                             Abstract Prevalence of syphilis , HIV and hepatitis B in Indonesia is still high, at 0.39%, 1.70% and 2.5%, respectively from mother to child can perform laboratory tests throughout the first trisemester. Only 16,9% of the target of 100% were reached. This study aimsn to understand the factor that influence. That is descriptive quantitative research with 565 population, 85 of sample (Slovin formula), the instrument is questionnaire. Analysiswhit chi squareand logistic regression . The results revealed thatthe work variable (p = 0.872), knowledge (p = 0.000), health worker support (p = 0.033) and husband's support (p = 0.000). Knowledge, support health workers,husband's support have a statistically significant influence, whereas the work variable has no effect.The biggest bearing is knowledge. Triple elimination examination behavior that is subpar is 10.4 times more likely to occur in pregnant with poor knowledge of triple elimination than in with strong knowledge.Keywords: Triple Elimination, Pregnant Women, UPTD Puskesmas Kediri I
PREDIKTOR PENYAKIT HIPERTENSI PADA KELOMPOK PENDUDUK >15 TAHUN DI BALI: ANALISIS BERDASARKAN DATA RISKESDAS TAHUN 2018 I Nyoman Purnawan; Nyoman Suarjana
Seminar Ilmiah Nasional Teknologi, Sains, dan Sosial Humaniora (SINTESA) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINTESA
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/snts.v6i.2842

Abstract

Prevalensi penyakit hipertensi di Bali pada penduduk usia ≥ 15 tahun berdasarkanhasil pengukuran tekanan darah adalah sebesar 25,8%. Adapun terjadinya penyakit hipertensidapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis prediktordan kombinasi faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya penyakit hipertensi di Bali.Penelitian cross-sectional kuantitaif berbasis data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS)terhadap penduduk berusia ≥ 15 tahun dimasukkan ke dalam analisis. Regresi logistikmultivariat digunakan untuk menilai pengaruh antara faktor-faktor dengan kejadianhipertensi. Didapatkan bahwa 32,26% subyek di Bali menderita hipertensi. Dari 14,494penduduk hipertensi, 7.087 laki-laki dan 7,407 perempuan. Hasil analisis menunjukan bahwapenyakit lain berkontribusi terhadap hipertensi seperti stroke (OR = 8.44; 95% CI = 8.00054 -8.910647), kanker (OR = 1.64; 95% CI = 1.499224-1.810643), penyakit kardiovaskular (OR= 2.49; 95% CI = 2.406897-2.581074), radang sendi (OR = 2.28; CI 95% = 2.243123-2.322321). Faktor sosiodemografi yang berperan terhadap kejadian hipertensi sepertipendidikan pada kategori tidak berpendidikan (OR = 1.91; 95% CI = 1.87924 -1.95672) dansekolah dasar (OR = 1.13; 95% CI = 1.115456-1.157997). Status perkawinan pada kategorimenikah (OR = 3.55; 95% CI = 3.496741-3.61639), bercerai-hidup (OR = 3.82; 95% CI =3.686435-3.968726), bercerai-meninggal (OR = 9.13; 95% CI = 8.926718-9.356969). Faktorperilaku yang berkontribusi terhadap terjadinya hipertensi seperti aktivitas fisik pada kategoriaktivitas rendah (OR = 1.27; CI 95% = 1.259985-1.295567) dan aktivitas sedang (OR = 1.21;CI 95% = 1.199191-1.229556). Konsumsi alkohol (OR = 1.37; 95% CI = 1.333073 -1.411665), BMI pada tingkat obesitas (OR = 3.38; 95% CI = 3.32731-3.445331) dankelebihan berat badan (OR = 2.03; 95% CI = 2.015466-2.064527). Dapat disimpulkan bahwaprevalensi hipertensi di Bali termasuk dalam kategori tinggi. Penyakit lain, faktorsosiodemografi, faktor perilaku dan BMI mempunyai pengaruh yang signifikan terhadaphipertensi. Hasil ini bermanfaat untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan terhadapseluruh prediktor sehingga prevalensi hipertensi dapat dikendalikan.
PKM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENINGKATANPENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU DENGANBALITADALAM PROSES PEMBUATAN DAN PEMBERIANMPASIDI DESA BUKIAN PAYANGAN GIANYAR I Nyoman Purnawan; Nyoman Suarjana
Seminar Nasional Aplikasi Iptek (SINAPTEK) Vol. 6 (2023): PROSIDING SINAPTEK
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier ditandai dengan panjang atau tinggibadan tidak sesuai dengan umurnya. Salah satu determinan terjadinya stunting adalahpembuatan dan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang tidak memenuhikecukupan gizi. Hasil studi pendahuluan di Desa Bukian Payangan menunjukkan angkastunting pada balita perempuan dan laki-laki tahun 2022 sebesar 17%dan 26%sedangkan41,9% ibu dengan balita masih memiliki pengetahuan kurang tentang MPASI. TujuandariPKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dengan balita dalamproses pembuatan dan pemberian MPASI. Metode kegiatan yaitu dengan memberikanintervensi dalam bentuk penyuluhan menggunakan buku resep MPASI dan memberikanpelatihan cara membuat MPASI yang baik dan benar, dilanjutkan dengan evaluasi hasil yaitumengukur pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan sesudah intervensi. Dari 15ibudengan balita yang hadir pada saat penyuluhan di Kantor Desa Bukian, hanya 71%memilikipengetahuan baik dan 69% memiliki keterampilan yang baik tentang proses pembuatandanpemberian MPASI. Sedangkan setelah intervensi dilakukan terjadi peningkatan pengetahuandan keterampilan ibu dengan balita berturut-turut 92% dan 83%. Dapat disimpulkan bahwaterjadi peningkatan yang cukup signifikan terkait pengetahuan dan keterampilan ibu denganbalita sebelum dan setelah intervensi. Diharapkan dengan PKM ini secara tidak langsungdapat menurunkan angka stunting di Desa Bukian Payangan Gianyar.
Co-Authors Agus Donny Susanto Ananda Indri Awani Antara, Wisnu Bagus Komang Satriyasa Bambang Setiyohadi Cahayantari, Luh Diah Rosa Cahyadi, Ni Kadek Candra Puspitasari Dewa Ayu Eka Yuni Artini Dewi, Ni Kadek Hendra Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Gusti Ayu Diah Anggiari Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Putu Juwita Mahasari Harry Isbagio Hasnawati Hasnawati I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Gusti Ngurah Sudiarta I Gusti Putu Ngurah Adi Santika I Kadek Yudha Pranata I Ketut Sujana I Ketut Sumerta I Made Hendra Arjana Putra I Made Suwitra I Made Suwitra I Made Suwitra I Made Suwitra, I Made I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Purnawan I Putu Dedy Kastama Hardy I Putu Mertayasa I Wayan Sugianta I Wayan Widi Karsana Ida Ayu Miswarihati J. A. Pangkahila Kadek Sri Ayunita Dewi Kasjmir, Yoga I Kastama, I Putu Dedy Kharisma, Putu Anastasia Komang Sriwisani S Komang Try Bintariyati Made Agus Sugianto Made Nyandra Mahfur, Mahfur Maratina, Ketut Meike Mariyani, Komang Trisna Dewi Martini, Ni Ketut Maryoto Subekti Ni Ketut Ayu Ekayanti Ni Luh Arik Setiawati Ni Luh Gde Ari Natalia Yudha Ni Luh Putu Indrawathi Ni Made Diaris Ni Made Diaris Ni Made Kurniati Ni Putu Ayu Bintang Lestari Ni Putu Diana Suartari Ni Putu Widya Astuti Nyoman Purnawan Pata, Yeremias Umbu Ray Primatanti, Putu Asih Putri, Kadek Fina Aryani Putu Merta Yasa Sanah, Isnaini Nur Ulfa Soegondo, S Sudani, Ni Wayan Sumadewi, Ni Luh Utari Viazelda, Aqsha Tiara Widana, I Komang Riko Agus Wisnu Antara Yanti, Ni Made Sri Supi Yasa, Putu Merta Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia