Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Proses Klaim Asuransi Pasien BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Prima Medika Denpasar Mariyani, Komang Trisna Dewi; Suarjana, Nyoman; Puspaningrum, Dylla Hanggaeni Dyah
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 2 No. 3 (2023): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v2i3.2699

Abstract

Klaim JKN adalah pengajuan biaya perawatan pasien peserta JKN kesehatan, dilakukan secara kolektif dan ditagihkan pada pihak BPJS tiap bulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh staf Rumah Sakit Prima Medika yang berjumlah 567 orang dan Sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah 5 petugas kesehatan. Berdasarkan data awal yang dilakukan pada bulan Oktober 2021 di RS Prima Medika Denpasar, pasien BPJS pada bulan Januari sampai Juni 2021 berjumlah 950 pasien rawat inap dan sebanyak 657 klaim yang diajukan kepada petugas BPJS. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi proses klaim asuransi pasien BPJS rawat inap di RS Prima Medika Denpasar dilihat dari segi kelengkapan dokumen seperti surat perintah rawat inap, Surat Eligibilitas Peserta, resume medis, billing pembayaran dan pemeriksaan penunjang karena dokumen-dokumen tersebut dalam waktu 14 hari akan di lakukan proses verifikasi berkas. Jika ada berkas yang tidak dilengkapi maka dapat menghambat proses verifikasi dan proses pembayaran. Hal ini terjadi karena ada kendala pada petugas rekam medis terutama pada bagian Casemix dalam proses koding pasien BPJS adalah memilih kode ICD X dan ICD IX yang sesuai dengan resume medis setiap pasien. Selain itu pada proses input data rekam medis pasien JKN juga mengalami kendala yang dikarenakan ada double rekam medis pada saat melakukan input data rekam medis. Hal ini berarti bahwa pada proses melengkapi berkas klaim BPJS pasien rawat inap belum dilakukan secara maksimal, sehingga masih ditemukan klaim BPJS yang dikembalikan pada proses verifikasi BPJS pasien rawat inap.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu Dan Anak (Kia) Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Mengwi III Pata, Yeremias Umbu Ray; Martini, Ni Ketut; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 1 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i1.2947

Abstract

Banyaknya ibu hamil tidak memanfaatkan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan baik, fungsi buku KIA untuk mendeteksi secara dini adanya masalah kesehatan ibu, anak dan keluarga melalui pelayanan KIA. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di wilayah kerja Uptd Puskesmas Mengwi III, penelitian ini penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian crosssectional, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, besar sampel penelitian 55 responden, analisa data yang digunakan uji chi square. Hasil penelitian pada variable pengetahuan ibu hamil kategori pengetahuan baik sebanyak 45,5%, sikap ibu hamil kategori sikap positif sebanyak 63,6% dan hasil uji chi square didapatkan nilai pengetahuan ibu hamil nilai p = 0,005 dimana p < ɑ (0,005 < 0.05) dan nilai sikap ibu nilai p = 0,000 dimana p < α (0,000 < 0.05). Simpulan dari hasil penelitian ini ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu hamil dengan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di wilayah kerja Uptd Puskesmas Mengwi III
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Petugas Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Tahun 2023 Widana, I Komang Riko Agus; Putri, Kadek Fina Aryani; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3147

Abstract

Kepuasan kerja adalah perasaan seseorang terhadap pekerjaannya yang segala sesuatu yang ada serta dihadapi di lingkungan pekerjaannya. Berdasarkan Survei kepuasan pegawai di RSD Mangusada pada tahun 2022 mencapai 74,2%, tahun 2021 77%, tahun 2020 75,2%, tahun 2019 mencapai 74,8%, pada hasil ini menurun apabila dibandingkan 3 tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja petugas Unit Rawat Inap di Rumah Sakit Daerah (RSD) Mangusada Badung. Penelitian menggunakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan crosssectional. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner melalui google form. Populasi penelitian ini 251 orang di unit rawat inap RSD mangusada. Sampel penelitian ini menggunakan 154 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 3 variabel terdapat hubungan yang signifikan dengan kepuasan kerja pada uji bivariat yaitu pada pengakuan orang lain dengan nilai (p=0,001), kompensasi dengan nilai (p=0,003), company policy and administration dengan nilai (p=0,004). Dan terdapat 2 variabel yang paling berpengaruh dengan kepuasan kerja pada uji multivariat yaitu pengakuan orang lain dengan nilai p-value (0,005) dan company policy and administration dengan nilai p-value (0,009). Kesimpulan penelitian ini, terdapat tiga variabel yang terdapat hubungan yg signifikan dengan kepuasan kerja dan dua variabel yang paling berpengaruh.
Aplikasi Health Belief Model Pada Perilaku Orang yang Melakukan Tes VCT di Klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Cahayantari, Luh Diah Rosa; Nyandra, Made; Suarjana, Nyoman
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v3i2.3156

Abstract

Kasus HIV tahun 2021 di Denpasar mengalami peningkatan sampai 804 kasus dibandingkan pada tahun 2020 sebanyak 509 kasus. Peningkatan yang cukup drastis ini tentu diketahui dari hasil pemeriksaan masyarakat yang datang ke pelayanan kesehatan salah satunya pelayanan VCT. Hal yang menarik adalah ditengah stigma masyarakat yang masih beredar, masih banyak masyarakat yang mau memeriksakan diri secara sukarela dilihat dari data tersebut. Perilaku masyarakat ini dipengaruhi oleh persepsi mengenai pemeriksaan dan penanganan tersebut. Persepsi masyarakat ini terdapat dalam Health Belief Model yang mana teori ini memuat persepsi seseorang untuk bertindak melakukan pencegahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perceived susceptibility (persepsi kerentanan), perceived severity (persepsi keparahan), perceived barriers (persepsi hambatan), perceived benefit (persepsi manfaat), self efficacy (efikasi diri), dan cues to action pada perilaku orang yang melakukan tes VCT di klinik VCT Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah responden sebanyak 9 orangdengan teknik sampling purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini adalah persepsi dalam health belief model (perceived susceptibility (persepsi kerentanan), perceived severity (persepsi keparahan), perceived barriers (persepsi hambatan), perceived benefit (persepsi manfaat), self efficacy (efikasi diri), dan cues to action) berpengaruh pada perilaku orang yang melakukan tes VCT. Persepsi yang paling berpengaruh pada perilaku orang yang melakukan tes VCT di Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya adalah perceived severity (persepsi keparahan/keseriusan).
The Potential Development of Pararem for Tobacco Control in Dalung Village Badung Regency Kurniati, Ni Made; Astuti, Ni Putu Widya; Purnawan, I Nyoman; Primatanti, Putu Asih; Kharisma, Putu Anastasia; Sumadewi, Ni Luh Utari; Suarjana, Nyoman; Komang Sriwisani S
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i1.4236

Abstract

Places of worship and public spaces are areas located within traditional village environments and are regulated under the No Smoking Area (KTR) Regional Regulation at both the Bali Province and Badung Regency levels. Most community activities, particularly among the Balinese population, take place within traditional village settings. This study aims to explore the potential for developing pararem (customary rules) to control the dangers of smoking in Dalung Village, an urban-area village with various activities held in places of worship and public spaces. This qualitative research explores the potential for developing Pararem to control smoking hazards in Dalung Village. Community leaders in Dalung stated that smoking is still frequently observed during religious ceremonies and public activities in the village. All respondents perceived that smoking behavior in the community negatively impacts the health of non-smokers. Pararem has strong potential to be developed as a more binding and respected form of smoking control in villages. With support from the government, relevant institutions, and academics, the development of pararem can begin. However, the process of formulating and aligning it with the provisions of the awig-awig (village customary laws) requires a lengthy process and consensus from village residents.
Lupus Erytematous Syndrome and Anti Phospolipid Syndrome in a 44-Year-Old Man Viazelda, Aqsha Tiara; Suarjana, I Nyoman
Journal of Social Research Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v4i7.2671

Abstract

Antiphospholipid syndrome (APS) is a blood clotting condition characterized by thrombosis and obstetric disorders, more common in women. This case is rarely found in men due to vague symptoms. We reported a 34-year-old male patient who was admitted to Ulin Hospital on April 6, 2022 with complaints of headache, joint pain, and a history of autoimmune disorders. The patient develops cerebrovascular conditions at a young age. The diagnosis is made based on an anamnesis, physical examination, laboratory, and CT Scan, which shows Systemic Lupus Erytematous with APS. Laboratory results showed increased leukocytes, cholesterol, and coagulation, as well as high anticoagulant lupus. The therapies provided include methyl prednisolone, hyloquin, Myfortic, and the anticoagulant warfarin with a target of INR 2-3. The manifestations of APS and Lupus Erytematous vary, so a proper clinical approach is required. The diagnosis of APS in men is often overlooked due to the lack of obvious obstetric symptoms. Without supporting examinations, treatment cannot be carried out effectively, which can worsen the patient's condition. Patients are required to routinely monitor INR for anticoagulants, and evaluations are required for laboratory examinations to prevent economic losses.
Pencegahan Stunting Melalui Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu dengan Balita dalam Proses Pembuatan dan Pemberian MPASI Di Desa Bukian Payangan Gianyar Bali Purnawan, I Nyoman; Suarjana, Nyoman
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.13434

Abstract

Background: Stunting merupakan gangguan pertumbuhan linier ditandai dengan panjang atau tinggi badan tidak sesuai dengan umurnya. Salah satu determinan terjadinya stunting adalah pembuatan dan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang tidak memenuhi kecukupan gizi. Tujuan dari PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dengan balita dalam proses pembuatan dan pemberian MPASI. Metode: Mmemberikan intervensi dalam bentuk penyuluhan menggunakan buku resep MPASI dan memberikan pelatihan cara membuat MPASI yang baik dan benar, dilanjutkan dengan evaluasi hasil yaitu mengukur pengetahuan dan keterampilan ibu sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Dari 15 ibu dengan balita yang hadir pada saat penyuluhan di Kantor Desa Bukian, hanya 71% memiliki pengetahuan baik dan 69% memiliki keterampilan yang baik tentang proses pembuatan dan pemberian MPASI. Sedangkan setelah intervensi dilakukan terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dengan balita berturut-turut 92% dan 83%. Dari pemantauan ke rumah-rumah setelah 1 bulan intervensi dilakukan hampir 92% ibu dengan balita sudah menerapkan dengan baik cara pembuatan dan pemberian MPASI. Kesimpulan: Terjadi peningkatan yang cukup signifikan terkait pengetahuan dan keterampilan ibu dengan balita sebelum dan setelah intervensi. Diharapkan dengan PKM ini secara tidak langsung dapat menurunkan angka stunting di Desa Bukian Payangan Gianyar.
Effect of different solvents on antioxidant activity of Euphorbia hirta L. extract Suarjana, Nyoman; Nyandra, Made; Astuti, Ni Putu Widya; Kurniati, Ni Made; Sumadewi, Ni Luh Utari; Putra, I Made Wisnu Adhi; Andrianto, Nurrahman
Acta Chimica Asiana Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : The Indonesian Chemical Society, Chapter Nusa Tenggara and The University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/aca.v8i2.256

Abstract

Euphorbia hirta L. is a species of plant renowned for its antioxidant properties. However, the optimal solvent for extracting these bioactive compounds to maximize antioxidant activity had not been systematically identified and compared. Previous knowledge suggested that solvent choice affects yield and efficacy; however, there was a lack of conclusive, comparative data specifically for E. hirta extracts using different solvents. The focus of this work was to investigate how different solvents affected the content of phenolics and flavonoids, as well as the antioxidant effect of E. hirta extract. The aerial part of E. hirta powder was extracted with ethanol, ethyl acetate, and n-hexane to obtain the crude extracts. Folin-Ciocalteu reagent and AlCl3 solution were used to assess the total phenolic and flavonoid contents, respectively. The ferric reducing antioxidant power (FRAP), 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH), and 2,2-azino-bis (3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid) (ABTS) techniques were used to assess antioxidant activity. The total content of phenolics and flavonoids of E. hirta ethanol extract (127.827 ± 2.609 mg GAE/g extract and 28.507 ± 0.464 mg QE/g extract, respectively) was substantially higher than that of the other extracts (p<0.0001). The findings of the FRAP test exhibited that the E. hirta ethanol extract (48.009 ± 1.873 mg AAE/g extract) had a substantially greater reducing power value (p<0.0001) in comparison to other extracts. The ethanol extract of E. hirta had a considerably lower IC50 value (6.154 ± 0.063 ppm and 9.429 ± 0.183 ppm for DPPH and ABTS assays, respectively, with p<0.0001) than the other extracts. This study found that solvent polarity had a substantial influence on the antioxidant activity of E. hirta extracts, with ethanol being an optimal solvent for the extraction procedure.
Co-Authors Agus Donny Susanto Ananda Indri Awani Andrianto, Nurrahman Antara, Wisnu Bagus Komang Satriyasa Bambang Setiyohadi Cahayantari, Luh Diah Rosa Cahyadi, Ni Kadek Candra Puspitasari Dewa Ayu Eka Yuni Artini Dewi, Ni Kadek Hendra Dylla Hanggaeni Dyah Puspaningrum Gusti Ayu Diah Anggiari Gusti Ayu Nyoaman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Nyoman Sri Rahayu Agustini Gusti Ayu Putu Juwita Mahasari Harry Isbagio Hasnawati Hasnawati I Gusti Ngurah Manik Nugraha I Gusti Ngurah Sudiarta I Gusti Putu Ngurah Adi Santika I Kadek Yudha Pranata I Ketut Sujana I Ketut Sumerta I Made Hendra Arjana Putra I Made Suwitra I Made Suwitra I Made Suwitra I Made Suwitra, I Made I Made Wisnu Adhi Putra I Nyoman Mangku Karmaya I Nyoman Purnawan I Putu Dedy Kastama Hardy I Putu Mertayasa I Wayan Sugianta I Wayan Widi Karsana Ida Ayu Miswarihati J. A. Pangkahila Kadek Sri Ayunita Dewi Kasjmir, Yoga I Kastama, I Putu Dedy Kharisma, Putu Anastasia Komang Sriwisani S Komang Try Bintariyati Made Agus Sugianto Made Nyandra Mahfur, Mahfur Maratina, Ketut Meike Mariyani, Komang Trisna Dewi Martini, Ni Ketut Maryoto Subekti Ni Ketut Ayu Ekayanti Ni Luh Arik Setiawati Ni Luh Gde Ari Natalia Yudha Ni Luh Putu Indrawathi Ni Made Diaris Ni Made Diaris Ni Made Kurniati Ni Putu Ayu Bintang Lestari Ni Putu Diana Suartari Ni Putu Widya Astuti Nyoman Purnawan Pata, Yeremias Umbu Ray Primatanti, Putu Asih Putri, Kadek Fina Aryani Putu Merta Yasa Sanah, Isnaini Nur Ulfa Soegondo, S Sudani, Ni Wayan Sumadewi, Ni Luh Utari Viazelda, Aqsha Tiara Widana, I Komang Riko Agus Wisnu Antara Yanti, Ni Made Sri Supi Yasa, Putu Merta Yudha, Ni Luh Gde Ari Natalia