Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Media Bina Ilmiah

PENGARUH EDUKASI MP - ASI MENGGUNAKAN MEDIA BUKU SAKU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG IBU BALITA GIZI KURANG USIA 6 – 24 BULAN DI DESA TANJUNG KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA Jeany Mariam Virginia; Yuli Laraeni; Lalu Khairul Abdi; Susilo Wirawan
Media Bina Ilmiah Vol. 16 No. 11: Juni 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.987 KB)

Abstract

Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan bahwa kasus gizi kurang pada tahun 2018 sebanyak 13,8%, dan hasil Riset Kesehatan Dasar NTB, prevalensi baduta tahun 2018 dikabupaten Lombok Utara adalah 11,24%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Edukasi Pemberian MP-ASI menggunakan media buku saku terhadap tingkat pengetahuan gizi seimbang ibu balita gizi kurang usia 6 – 24 bulan di Desa Tanjung Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.Desain penelitian menggunakan pra Eksperimen dengan rancangan one group pre test and post test design terhadap 33 responden (penyuluhan dengan media buku saku) yang diberikan selama 1 minggu dan diuji menggunakan uji Paired T Test dengan data berdistribusi normal dengan derajat kesalahan yang dapat ditoleransi α 0,05.Hasil penelitian p value=0.00 (p<0,05) yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan. Dilihat dari hasil post test yang diberikan lebih baik dari hasil pre test yaitu kategori tingkat pengetahuan baik sebanyak 25 orang dengan presentase (76%), kategori tingkat pengetahuan cukup sebanyak 6 orang dengan presentase (18%) dan kategori tingkat pengetahuan kurang sebanyak 2 orang dengan presentase (6%). Dan hasil pengetahuan post test pada presentase terbesar pada kategori tingkat pengetahuan baik sebanyak 33 orang dengan presentase (100%).Ada pengaruh edukasi pemberian MP-ASI dengan menggunakan buku saku untuk ibu balita gizi kurang usia 6-24 bulan di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.
EDUKASI METODE DEMONSTRASI PEMBUATAN MP-ASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU BALITA Uyun Nul Hikmah; Yuli Laraeni; I Nyoman Adiyasa; L. Khairul Abdi
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 4: Nopember 2022
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.606 KB)

Abstract

Latar Belakang : Gizi kurang merupakan salah satu penyakit akibat gizi yang masih merupakan masalah di Indonesia. Gizi kurang pada baduta membawa dampak negatif terhadap pertumbuhan fisik maupun mental yang selanjutnya akan menghambat prestasi belajar, penurunan daya tahan, menyebabkan hilangnya masa hidup sehat baduta, timbulnya kecacatan, tingginya angka kesakitan dan percepatan kematian. Data yang diperolah dari Puskesmas Batunyala tahun 2020 didapatkan presentase BB/PB usia 6-23 bulan sebesar 37% di desa Lajut mengalami masalah gizi kurang. Tujuan : Untuk melihat pengaruh penyuluhan dengan metode demonstrasi pembuatan mp-asi terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu yang memiliki baduta gizi kurang. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre Eksperimen dengan rancangan one group pre test dan post test design dan tidak ada kelompok pembanding (control), tetapi memberikan prestest dan posttest kepada sampel yang akan diberi intervensi. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan seluruh total populasi sebagai sampel. Data dianalisis secara kuantitatif yang dilakukan dengan cara melakukan analisis perbedaan rata-rata antara variabel bebas (pengetahuan dan keterampilan) sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil : Hasil penelitian didapatkan pengetahuan responden tentang MP-ASI untuk bayi 6-9 bulan setelah diberikan penyuluhan adalah kategori baik yaitu 100%, untuk bayi 9-12 bulan adalah kategori baik 100% dan untuk bayi 12-24 bulan adalah kategori baik 100%. Sedangkan untuk hasil keterampilan responden didapatkan untuk bayi 6-9 bulan adalah kategori baik 100%, untuk bayi 9-12 bulan adalah kategori baik 62,5% dan kategori cukup 37,5% dan untuk bayi 12-24 bulan adalah kategori baik 955 dan kategori cukup 5%. Kesimpulan : Penelitian menunjukkan ada pengaruh penyuluhan dengan metode demonstrasi pembuatan MP-ASI terhadap tingkat pengetahuan dan keterampilan ibu balita gizi kurang usia 6-23 bulan di Desa Lajut, Kecamatan Praya Tengah, Loteng.
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PRAKTIK IBU BALITA GIZI KURANG SEBELUM DAN SESUDAH PELATIHAN PMBA DI DESA BUNUT BAOK Laraeni, Yuli; Irianto; Darawati, Made; Fajri, Himmatul
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 12: Juli 2025
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PMBA adalah program pemerintah yang bertujuan menurunkan angka stunting. Berdasarkan data SSGI tahun 2022, NTB menempati urutan ke-4 prevalensi stunting tertinggi sebesar 35,5%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan dan praktik ibu balita gizi kurang usia 6-23 bulan sebelum dan sesudah diberikan kelas PMBA menggunakan media video berbahasa Sasak. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 orang. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p=0.000) dan praktik (p=0.000) ibu balita setelah intervensi. Media video berbahasa lokal terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan praktik pemberian makan pada balita. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelas PMBA dengan pendekatan budaya lokal memberikan dampak positif.Kata Kunci: Bahasa Sasak, Pengetahuan, Pelatihan, Video
EDUKASI GIZI TERHADAP PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN IBU HAMIL PENDERITA KURANG ENERGI KRONIS (KEK) DALAM PEMBUATAN MAKANAN GIZI SEIMBANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KURIPAN KABUPATEN LOMBOK BARAT Laraeni, Yuli; Abdi, Lalu Khairul; Irianto; Cahyaningrum, Aladhiana; Andini, Dilla
Media Bina Ilmiah Vol. 19 No. 3: Oktober 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang energi kronis (KEK) merupakan suatu keadaan atau kondisi dimana ibu hamil mengalami kekurangan makanan yang berlangsung lama atau menahun ( kronis) yang dimana dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi ibu selama masa kehamilan,dimana kebutuhan zat gizi untuk ibu hamil pada masa kehamilan akan terus meningkat selama masa kehamilannya. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia tahun 2018 prevalensi KEK pada wanita hamil di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) lebih tinggi dibandingkan prevalensi Indonesia yaitu sebesar 21,5% (Indonesia: 17,3%). Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2012, yaitu sekitar 19,98%. Jenis penelitian adalah penelitian Pra Eksperiment dengan rancangan one groupe test and post test design.Lokasi penelitian yaitu di wilayah kerja Puskemsas Kuripan Kabupaten Lombok Bara. Penelitian dilakukan pada bulan januari tahun 2022 dengan sampel yang berjumlah 10 orang ibu hamil KEK. Karakteristik umur ibu hamil yang paling banyak berusia 20-35 tahun sebanyak 9 orang ( 90%), pendidikan mayoritas ibu berpendidikan sekolah menengah sebanyak 6 orang (60%) , pekerjaan sebagian besar ibu tidak bekerja (ibu rumah tangga) sebanyak 9 orang (90%) parparitas ibu hamil mayoritas paling banyak yaitu paritas ke-1 sebanyak 7 orang (70%) usia kehamilan ibu paling banyak pada trimeter 2 sebanyak 5 orang (50%) Rata-rata skor sebelum dilakukan edukasi gizi dalam pembuatan makanan gizi seimbang tingkat pengetahuan ibu hamil tergolong kedalam kategori sedang dan kategori keterampilan ibu hamil tegolong dalam kategori kurang terampil dan setelah dilakukan edukais gizi tingkat pengetahuan ibu meningkat menjadi kategori baik dan untuk keterampilan tergolong dalam kategori terampil dengan p value =004.