Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Overview of Parents' Psychosocial Problems due to The Use of Gadgets in School-Age Children during The Covid-19 Pandemic Haris, Abdul; Budiarto, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: COVID-19 managed to interfere the world with its presence at the end of 2019. The impact of the COVID-19 pandemic occurred in various fields such as social, economic, tourism and education. A huge impact is felt in the education sector where the learning process must be done online and accessed via gadgets. This situation makes the intensity of the use of gadgets in school students will increase because the learning process must continue, where for now the phenomenon of using gadgets among school-age children continues to increase, this certainly has an impact on children and the negative impact is dominant. Facing conditions like this makes some parents experience psychosocial problems. Objective: This study aims to identify the psychosocial problems of parents due to the use of gadgets in school-age children during the COVID-19 pandemic Sample: Total sampling technique in selecting research subjects with a sample of 157 parents/guardians of students at SDN 02 Mayangan, Pekalongan Regency. Methods: This research is a quantitative research using analytical description research. Results: The results showed several psychosocial problems experienced by parents, including mental emotional disorders as much as 54.8%, addictive substance abuse as much as 3.2%, psychotic symptoms as much as 24.8% and PTSD as much as 44.6%. Conclusion: Psychosocial problems have been proven to be experienced by parents whose children are undergoing the online primary school level learning process during the COVID 19 pandemic.
Gambaran Self Esteem Warga Binaan Dengan Kasus Penyalahgunaan NAPZA di Rutan Mayliyan, Ahmad Khodhi; Marizza, Herlina Mia; Azizah, Nikmatul; Budiarto, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Orang-orang yang menggunakan napza terutama yang berada didalam rutan dapat mempengaruhi harga diri (self esteem) pada individu tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self esteem pada warga binaan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan deskripsi menggunakan pendekatan crossectional. teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat ukur menggunakan kusioner self esteem dari Rosenberg. Hasil dari penelitian ini didapatkan rata-rata skor self esteem pada kasus penyalahgunaan napza adalah 25,24.
Deteksi Dini Kesehatan Jiwa Remaja sebagai Upaya Pencegahan Early Psikosis: Self Esteem dan Self Efficacy Remaja Budiarto, Eka; Azizah, Nikmatul; Lidiyawati, Herlina; Rahayu, Rita
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja menjadi kelompok rentan yang dapat mengalami masalah kesehatan jiwa seperti early psikosis. Pencegahan masalah kesehatan jiwa dapat dilakukan dengan melakukan deteksi dini kesehatan jiwa remaja. Program pengabdian masyarakat dilakukan untuk mendeteksi secara dini tingkat self esteem dan self efficacy remaja sebagai upaya mencegah early phychosis. Program pengabdian masyarakat dilakukan secara online di salah satu sekolah menengah negeri di Kabupaten Pekalongan dengan melibatkan sebanyak 251 peserta. Pengabdian dilakukan dengan membagikan leaflet tentang perkembangan remaja yang didiskusikan melalui whatsapp grup dengan peserta. Pengukuran tingkat self esteem dan self efficacy dilakukan setelah remaja mendapatkan leflet tersebut sebagai upaya deteksi dini kesehatan jiwa remaja. Pengukuran self esteem menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSE). Pengukuran self efficacy menggunakan General Self-Efficacy Scale (GSE). Data hasil pengukuran disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh bahwa 51,39% remaja memiliki self esteem yang rendah dan 53,39% remaja memiliki self efficacy yang rendah. Deteksi kesehatan jiwa remaja diperoleh bahwa rata-rata remaja yang terlibat dalam program pengabdian masyarakat ini masih lebih dari 50% memiliki self esteem dan self efficacy yang rendah. Oleh karena itu, perlu upaya dalam meningkatkan self esteem dan self efficacy remaja agar remaja dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam mencapai identitas dirinya sebagai remaja dan mencegah terjadinya masalah psikososial seperti early psikosis.
Layanan Konvergensi Stunting pada Ibu Hamil Prafitri, Lia Dwi; Budiarto, Eka; Zuhana, Nina; Widyastuti, Windha
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi stunting secara keseluruhan yaitu sebesar 30,8%. Pengalaman global menyatakan bahwa tindakan intervensi yang terpadu atau konvergensi pada kelompok prioritas merupakan kunci keberhasilan perbaikan status gizi, tumbuh kembang anak, dan pencegahan stunting. Edukasi layanan konvergensi stunting merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil sehingga dapat menurunkan prevalensi angka stunting. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi layanan konvergensi stunting terhadap pengetahuan ibu hamil. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest desain. Pengambilan sampel menggunakan total populasi sejumlah 51 ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Tirto Kota Pekalongan. Kuesioner diberikan kepada ibu hamil untuk mengetahu pengetahuan sebelum dan setelah diberikan intervensi. Hasil uji Kolmogorov smirnov menunjukkan distribusi data tidak normal, sehingga analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh edukasi layanan konvergensi stunting terhadap pengetahuan ibu hamil (0,000 < 0,05). Tenaga kesehatan, khususnya bidan diharapkan dapat memberikan layanan konvergensi stunting kepada semua ibu hamil. Puskesmas dan Dinas Kesehatan dapat memberikan dukungan dan fasilitas yang memadai kepada tenaga kesehatan dalam memberikan layanan konvergensi stunting.
Gambaran Kemampuan Keluarga dalam Merawat ODGJ di Rumah Khalim, Syafi'ul; Noviyanti, Atika; Nabila, Sarah; Budiarto, Eka
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus gangguan jiwa mengalami kenaikan setiap tahunnya, hal tersebut menunjukkan bahwa kekambuhan ataupun kasus baru masih banyak terjadi. Dukungan keluarga sangat penting dalam mencegah terjadinya kekambuhan pada pasien, sehingga diharapkan keluarga dapat secara mandiri dalam memberikan perawatan kepada anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ di rumah. Penelitian ini melibatkan keluarga pasien ODGJ berjumlah 101 responden di Wilayah Kerja Puskesmas Wonopringgo Kebupaten Pekalongan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini adalah penelitian kuantiatif. Alat ukur menggunakan kuesioner kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ. Analisa data menggunakan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 51,5% kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ di rumah baik. Berdasarkan hasil penelitian, hampir 50% dari responden memiliki kemampuan dalam merawat ODGJ di rumah yang kurang baik. Hal ini menunjukkan bahwa masih perlunya upaya peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat ODGJ dirumah. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat yaitu terapi kelompok suportif bagi keluarga pasien.