Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN POLA KONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK PADA ANAK KELAS V DI SDN 071 SUKAGALIH Maidartati Maidartati; Nurul Iklima; Herlina Rosmayanti
Jurnal Keperawatan BSI Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia sekolah dasar cenderung lebih banyak jajan dibandingkan dengan mengkonsumsi makanan yang sehat. Dengan banyaknya jajan, orang tua tidak dapat mengontrol apa yang dikonsumsi oleh anaknya seperti halnya makanan kariogenik. Dampak dari konsumsi makanan kariogenik yang berlebihan menyebabkan karies gigi pada anak. Karies gigi adalah kerusakan pada gigi akibat demineralisasi jaringan keras seperti enamel, dentin, dan sementum yang disebabkan oleh banyak faktor yaitu mikroorganisme, gigi, waktu, dan pola makan kariogenik pada anak kelas V SDN 071 Sukagalih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gambaran pola konsumsi makanan kariogenik. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa/siswi kelas V SDN 071 Sukagalih sampel yang digunakan sebanyak 43 anak. Teknik sampling pada penelitian ini adalah purposive sampling.Analisa data menggunakan analisis univariat menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar (69,8 %) atau 30 anak berjenis kelamin laki-laki, sebagian besar (69,8 %) atau 30 anak berusia 11 tahun, dan sebagian besar (65,1%) atau sebanyak 28 anak mempunyai pola konsumsi makanan kariogenik yang kurang baik. Dari hasil penelitian pola konsumsi makanan kariogenik masih kurang baik diharapkan orang tua lebih memperhatikan kebiasaan makan anak disekolah dan bagi guru dan pihak UKS bisa memberikan edukasi pada anak usia sekolah dasar mengenai dampak mengkonsumsi makanan kariogenik.
Metode Table Top Exercise (TTX) Berbasis Community Health Nursing Terhadap Disaster Preparedness Siswa Sekolah Dasar Iklima, Nurul; Tania, Mery
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12843

Abstract

Upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana telah menjadi perhatian utama dengan diadakannya simulasi evakuasi, dan pelatihan keterampilan. Meskipun upaya tersebut telah dilakukan, masih banyak tantangan dalam meningkatkan disaster preparedness pada anak sekolah dasar. Metode table top exercise (TTX) merupakan salah satu metode simulasi yang mudah diterapkan kepada anak. Tujuan penelitian  mengetahui efektifitas metode table top exercise berbasis community health nursing terhadap disaster preparedness pada siswa sekolah dasar. Metode quasi eksperimen two group pretest-posttest design akan digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. 49 Siswa diambil menjadi responden menggunakan metode total sampling. Selanjutnya 25 siswa masuk ke dalam kelompok kontrol dan 24 siswa kelompok intervensi. Disaster preparedness diukur sebelum dan sesudah pelaksanaan metode table top exercise menggunakan instrumen baku dari LIPI-UNESCO/ISDR. Dalam pelaksanaan simulasi bencana alam gempa bumi, siswa akan dibimbing menggunakan metode simulasi table top exercise. Hasil penelitian mendapatkan mean skor disaster preparedness siswa sebelum intervensi adalah 58,3 (SD = 10.01), dan setelah intervensi adalah 60.5 (SD = 9.84). Tidak dapat perbedaan mean yang signifikan antara skor disaster preparedness kelompok kontrol dan kelompok intervensi (F=0,650, p>0,05). Simpulan dalam penelitian ini metode table top exercise tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan disaster preparednes. Walaupun metode ini tidak memiliki pengaruh yang signifikan, metode table top exercise dapat digunakan sebagai metode pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa pada kondisi bencana alam.
PENGALAMAN KADER KESEHATAN DALAM MENDUKUNG PROSES RECOVERY ODGJ DI WILAYAH PUSKESMAS BABAKAN SARI Tania, Mery; Iklima, Nurul
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 6, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v6i1.12845

Abstract

Penanganan masalah kesehatan jiwa saat ini telah bergeser dari hospital based menjadi community based psychiatric services. Tugas dalam memantau kondisi kesehatan jiwa di masyarakat terutama dalam proses recovery orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) masih menjadi tugas dari kader kesehatan umum yang baru mendapatkan sekilas penyuluhan tentang kesehatan jiwa sehingga penanganan odgj menjadi suatu pengalaman yang lebih dalam melaksanakan tugasnya sebagai kader kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan pengalaman kader kesehatan dalam mendukung proses recovery pada ODGJ di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Sari. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Populasi dalam penelitian yaitu kader kesehatan. Jumlah partisipan ditentukan melalui purposive sampling sehingga didapatkan 5 pastisipan yakni kader kesehatan pendidikan minimal SMA, berpengalaman minimal 2 tahun dan kooperatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dan metode Colaizzi digunakan untuk analisa data. Hasil penelitian diperoleh 4 tema yaitu perasaan takut dalam menghadapi ODGJ, peran kader dalam mengingatkan keluarga tentang obat-obatan ODGJ, merasa puas dan senang mendukung proses recovery dan tulus ikhlas penting dalam mendukung proses pemulihan ODGJ. Disimpulkan bahwa pengalaman yang dirasakan kader kesehatan dalam mendukung proses recovery ODGJ merupakan gambaran perasaan, hambatan, dan harapan yang muncul dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di komunitas.
RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL INTAKE AND SMOOTH BREASTFEEDING OF MOTHERS WHO HAVE BABIES AGED 0-6 MONTHS Hayati, Sri; Rahayu, Intan Nurmayanti; Iklima, Nurul
Journal of Maternity Care and Reproductive Health Vol 6, No 4 (2023): Journal of Maternity Care Reproductive Health
Publisher : Ikatan Perawat Maternitas Indonesia Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36780/jmcrh.v6i4.12282

Abstract

Breast milk is the first liquid food produced naturally by the breast. The problem most often by breastfeeding mothers is smooth breastfeeding. Factors that influence smooth breastfeeding include nutrition, mother's age, parity status, baby's birth weight, baby's birth age, and use of contraceptives. The nutrition consumed by the mother is related to the volume of breast milk produced per day. This research aims to determine the relationship between nutritional intake and smooth breast milk production in breastfeeding mothers 0-6 months. This research was in July 2023 in Puskesmas Ujung Berung Indah. The design is the quantitative correlation with a cross-sectional. The population was 287 breastfeeding mothers 0-6 months. The sample was 50 respondents using a non-probability purposive sampling. The instrument used a questionnaire with a Chi-Square test. The results are the majority (78%) have adequate nutritional intake and the majority (68%) with smooth breast milk production. The conclusion is a relationship between nutritional intake and the smooth production of breast milk with a p-value of 0.002. Suggestions for education programs on nutritional intake of breastfeeding mothers.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT TERHADAP BUNDLE VAP DI RUANG ICU Al Fatih, Hudzaifah; Iklima, Nurul; Kurniasih, Rosa
Jurnal Keperawatan BSI Vol 12 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pneumonia adalah peradangan pada parenkim paru yang disebabkan oleh bermacam-macam agen infeksius, termasuk virus, bakteri dan mukoplasma. Pneumonia yang terjadi setelah 48 jam pemakaian ventilasi mekanik baik pipa endotracheal maupun tracheostomi didefinisikan Ventilator Associated Pneumonia (VAP). Terdapat 7 bundle VAP untuk menurunkan VAP, namun kurangnya pengetahuan menjadi hambatan terhadap kepatuhan perawat terhadap bundle VAP serta mempengaruhi keefektifan dan keberhasilan bundle untuk mereduksi angka VAP. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat tentang bundle VAP di ICU Santosa Hospital Bandung Central. Desain penelitian berupa deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat di ruang ICU Santosa Hospital Bandung Central sebanyak 87 perawat yang direkrut menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan perawat ICU tentang VAP dan lembar observasi kepatuhan perawat terhadap bundle VAP. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan pengetahuan perawat tentang bundle VAP yaitu sebagian besar perawat ICU memiliki pengetahuan baik sebanyak 50 perawat (58,1%), kepatuhan perawat tentang bundle VAP yaitu 74 (85.1%) perawat ICU tidak patuh terhadap bundle VAP. Selanjutnya, tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan perawat terhadap bundle VAP (r=0.086, p=0.429). Untuk meningkatkan kepatuhan perawat dalam melaksanakan bundle VAP, rumah sakit perlu memberikan pengawasan yang lebih ketat terhadap pelaksanaan bundle VAP dan memberikan sanksi bagi mereka yang tidak patuh. Pelatihan tentang bundle VAP juga perlu dilakukan agar perawat mengetahui pentingnya bundle VAP dalam mengurangi angka kejadian VAP dan merasa memiliki tanggungjawab untuk melaksanakannya.
HUBUNGAN KEPATUHAN DIET PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI PUSKESMAS BABAKAN SARI Iklima, Nurul; Anisa, Wina Nur; Saputra, Anggi
Jurnal Keperawatan BSI Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia dalam tubuh akibat resistensi insulin yang tidak adekuat. Penderita diabetes melitus ini sering mengalami kelelahan karena akibat tingginya kadar gula darah. Faktor yang mempengaruhi kadar gula darah diantaranya yaitu kepatuhan diet, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat dan lama menderita. kepatuhan diet adalah faktor dominan yang mempengaruhi kadar gula darah pasien diabetes melitus tipe 2, kepatuhan diet pada penderita diabetes melitus merupakan upaya Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian ini berjumlah 133 pasien diabetes melitus tipe 2, jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 45 responden, menggunakan teknik pengambilan sampling dengan purposive sampling ditentukan dengan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kepatuhan diet yang sudah teruji validitas dan reliabilitas oleh peneliti sebelumnya. Hasil penelitian ini didapatkan dari 45 responden bahwa sebagian besar 23 responden (51.1%) memiliki tingkat kepatuhan diet yang patuh.Saran pada penelitian ini dapat memberikan edukasi kesehatan mengenai kepatuhan diet dan kadar gula darah dengan cara mengoptimalkan kegiatan prolanis secara merata mengenai pengelolaan diet dan kadar gula darah diabetes melitus.
The Effect of Progressive Muscle Relaxation Therapy on Sleep Quality in Elderly Hypertensive Patients Irawan, Erna; Iklima, Nurul; Maidartati, M; Ningrum, Tita Puspita; Safira, Yulia
Journal Medical Informatics Technology Volume 2 No. 4, December 2024
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/medinftech.v2i4.66

Abstract

Hypertension causes sleep quality disturbances. A cost-effective and accessible intervention for sleep quality issues is progressive muscle relaxation therapy, a non-pharmacological approach that can improve sleep quality by alleviating negative feelings and promoting comfort and relaxation in the muscles. The objective of this study was to determine the effect of progressive muscle relaxation therapy on the sleep quality of elderly hypertensive patients at UPT Puskesmas Babakan Sari RW 14, Bandung City.   This study employed a quasi-experimental design with a one-group pre-post test. The population consisted of 118 hypertensive patients, and accidental sampling was used, resulting in 15 respondents visited at their homes. The sleep quality was measured using the PSQI questionnaire. Data analysis included univariate analysis using frequency distribution and bivariate analysis using the paired samples T-Test.  Results showed that the average PSQI score before the intervention was 9.93, which decreased to 4.0 after the intervention. The paired samples T-Test with T value of 6.615 (df=34) and a correlation of 0.770 and a significance level of 0.000 (P<0.05), indicating a significant effect of progressive muscle relaxation on sleep quality.   There is an effect of progressive muscle relaxation therapy on the sleep quality. Hypertensive patients are encouraged to continue practicing progressive muscle relaxation weekly to improve sleep quality and help control blood pressure.
Factors Affecting Nursing Students' Knowledge of Sports Injury Management Tasnim, Marwan; Fitriana, Lisna Anisa; Rohaedi, Slamet; Sumartini, Sri; Irawan, Erna; Maidartati, M; Iklima, Nurul
Journal Medical Informatics Technology Volume 2 No. 4, December 2024
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/medinftech.v2i4.70

Abstract

Knowledge about handling sports injuries is crucial for nursing students at Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), who actively participate in various sports activities. This study analyzes the factors influencing students' knowledge in managing injuries. The influencing factors are categorized into internal factors—such as education, experience, age, and interest—and external factors, including mass media, socio-cultural influences, economic conditions, and environmental aspects. A cross-sectional research design was employed, involving 84 nursing students from UPI. Data were collected using a 90-item questionnaire, and analysis was conducted using the t-test. The results indicate that internal and external factors significantly influence students' knowledge of handling sports injuries, with a significance level of less than 0.05 (p < 0.05). This suggests that improvements in the internal and external factors correlated with enhanced knowledge among nursing students regarding sports injury management. These findings underscore the importance of enhancing both internal and external factors to improve nursing students' capabilities in sports injury management. Conversely, a decline in these factors corresponds with diminished knowledge levels. It is recommended that further research include a larger sample size to strengthen these findings.
Perawatan Berat Bayi Lahir Rendah IRAWAN, ERNA; Maidartati, Maidartati; tania, mery; Iklima, nurul; Saputra, anggi; Khasanah, umi
Bhakti Sabha Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Bhakti Sabha Nusantara
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/bsn.v3i2.297

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) diartikan sebagai bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2.500 gr. Berdasarkan studi epidemiologi, BBLR mempunyai resiko kematian 35 kali lebih besar dibandingkan bayi yang lahir dengan berat badan normal. pada tahun 2018, prevalensi BBLR masih cukup tinggi. Prevalensi berat badan lahir rendah (BBLR) diperkirakan 21% dari seluruh kelahiran di dunia dengan batasan 4,5% - 40% dan lebih sering terjadi di negara-negara berkembang, di Asia angka kejadian BBLR yaitu 42,7% Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah dengan cara memberikan pendidikan kesehatan kepada orang tua yang datang ke poliklinik anak. Selain itu peserta penyuluhan diberikan leaflet yang berisi materi tentang BBLR sehingga materi tentang BBLR dapat dibaca kembali ketika sudah pulang.
Identifying Barriers to Optimal Pain Management in ICU Nurses: A Cross-Sectional Analysis Iklima, Nurul; Maidartati, Maidartati; Irawan, Erna; Nurlianawati, Lia; Nuryanti, Lisna
Journal Medical Informatics Technology Volume 3 No. 1, March 2025
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/medinftech.v3i1.67

Abstract

Pain is a sensitive indicator in the nursing process, so assessment and pain management are the key factors to determining the quality of care and patient satisfaction, especially in critical care areas. The poor handling of pain can have a negative impact on critical patients. Pain management is influenced by internal factors and external factors. Internal factors are knowledge and attitudes while external factors are factors of organizational support and professional authority. This study aims to analyze the factors associated with the implementation of pain management. This study is a quantitative study with an analytic correlation design. The total sample of 84 nurses was taken using the total sampling technique. Data were collected using five questionnaires, namely Regarding Pain Knowledge and Attitudes Survey questionnaire, Perceived Organizational Support, Nursing Autonomy, and Current Practice Related to Pain Assessment and Pain Management. The results showed that the implementation of pain management was quite optimal (51.2%), factors related to the value (p <0.005), The dominant factors contribution score (35.7% for knowledge). The implementation of pain management is quite optimal, but there are some obstacles related to the implementation of pain management including knowledge, attitudes, and professional authority. Nurses are expected to increase their knowledge and competence through education and training to maintain the quality of the implementation of pain management.