Claim Missing Document
Check
Articles

LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIR AINNUR RAHMAH, ATIKA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 9, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil studi pendahuluan menggunakan AUM ditemukan masalah pada siswa kelas XI dalam bidang karir sebesar 55% di salah satu SMA swasta di Kabupaten Sidoarjo, terutama dalam membuat rencana di masa depan. Peningkatan keterampilan membuat perencanaan karir diharapkan terjadi melalui penerapan bimbingan klasikal berbasis masalah. Model bimbingan ini diadopsi dari model pembelajaran berbasis masalah. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas XI IPS 1 dan XI IPS 2 SMA Ulul Albab Sidoarjo. Desain penelitian menerapkan Pretest-Posttest Control Group Design. Data dianalisis melalui two-independent-sample test-mann-witney U. Hasil perhitungan ini menunjukkan asymp.sig < ?, nilai asymp.sig (2-tailed) 0,00<0,05. Karenanya H0 ditolak, artinya pemberian perlakuan bimbingan klasikal berbasis masalah memberikan pengaruh terhadap keterampilan perencanaan karir siswa. Sehingga disimpulkan bahwah bimbingan klasikal berbasis masalah dapat meningkatkan keterampilan membuat perencanaan karir siswa. Kata kunci: Bimbingan Klasikal Berbasis Masalah, Perencanaan karir
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKALMENGGUNAKAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 WRINGINANOM GRESIK MERDEKAWATI, PANJI; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur apakah ada peningkatan motivasi belajar pada siswa SMP Negeri 2 Wringinanom Gresik kelas VIII A setelah di beri layanan bimbingan klasikal. Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuantitativ. Dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Jumlah subyek penelitian sebanyak 32 siswa, dengan penggumpulan data menggunakan kuisioner motivasi belajar. Analisis yang dipakai oleh peneliti adalah analisis menggunakan SPSS dengan menggunakan perhitungan One-Sample Test. Hasil yang didapat dari perhitungan tersebut adalah nilai sig. (2-tailed) sebesar 0.856 > 0.05. Reliability statistics dengan menunjukan cronbachs alpha menunjukan angka 0.745. Maka dapat disimpulkan adanya kenaikan motivasi belajar setelah subyek diberikan treatmen berupa video motivasi belajar. kunci: Bimbingan klasikal, motivasi, belajar, dan video motivasi belajar
BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 3 SURABAYA RIZEKIA, VIVI; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perencanaan karir siswa dengan layanan bimbingan kelompok teknik diskusi pada siswa kelas XI SMAN 3 Surabaya. Berdasarkan permasalahan yang diteliti tentang perencanaan karir siswa yang rendah disebabkan oleh siswa belum mengetahui kepribadiannya, bakat- minat, serta kurangnya pengetahuan tentang program studi lanjut dan jenis-jenis karir. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan one group pre-test and post-test design dengan menggunakan angket yang telah divalidasi sebagai alat pengumpulan data. Subjek dalam penelitian ini adalah enam siswa kelas XI di SMAN 3 Surabaya yang memiliki skor perencanaan karir rendah. Hasil jumlah subjek pretest yaitu 627 dengan rata-rata 105 dikategorikan ke dalam kategori rendah dan hasil jumlah subjek posttest yaitu 808 dengan rata-rata 135 dikategorikan ke dalam kategori sedang. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data statistik non parametrik dengan uji Wilcoxon versi 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,028. Dalam ketetapan ? (taraf kesalahan) sebesar 5% maka 0,028 < 0,05 dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima artinya ada perbedaan nilai antara pre-test dan post-test sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pemberian layanan bimbingan kelompok teknik diskusi dalam meningkatkan perencanaan karir siswa. Kata Kunci : Bimbingan Kelompok, Teknik Diskusi, Perencanaan Karir
METODE MIND MAPPING DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KAMAL PUSPA ANGGRAENI SANTOSO, IRANIA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaranasebagaiaproses belajar yang dibangun oleh guru untuk mengembangkanakreatifitas berpikir yang dapatameningkatkanakemampuan berpikir siswaasebagai upayaameningkatkan penguasaanayangabaikaterhadapamateri pelajaran. Keberhasilan dalam pembelajaran tentu tidak dapat dipisahkan dari peran guru dan juga faktor internal psikologis siswa yaitu minat. Minat merupakanadorongan atauakeinginan dalam diriaseseorangapadaaobjekatertentu. Dengan adanya minatabelajar maka proses belajar mengajar berjalan lancar. Hal ini merupakan salah satu tugas guru bimbingan dan konseling dalam fungsi layanan untuk membantu siswa dalam meningkatkan minat belajarnya. Hasil wawancara dengan guru bimbingan dan konseling diketahui sebanyak 43,75% dari 128 siswa memiliki minat belajar yang rendah. Guru bimbingan dan konseling tersebut juga mengatakan bahwa dalam satu kelas ada sekitar 5 orang siswa yang bahkan hampir setiap hari tidak membawa buku paket pelajaran maupun alat tulis, sekitar kurang lebih 3 siswa secara bergantian sering ijin ke kamar mandi sampai 2-3 kali dalam satu jam pelajaran ketika suatu mata pelajaran berlangsung, bahkan ditemukan 2 siswa membolos saat mata pelajaran tertentu, dan setiap harinya mendapatkan laporan 2-4 orang siswa dalam satu kelas tidak mengerjakan PR. Upaya dalam mengatasi masalah tersebut tentunya telah dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling SMPN 1 Kamal di antaranya pemberian layanan informasi terkait cara belajar, layanan bimbingan klasikal, layanan konseling individual, bahkan panggilan orang tua pun sudah pernah dilakukan namun hal ini belum mendapat hasil yang optimal sehingga perlu adanya upaya yang inovatif agar siswa dapat meningkatkan minat belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode mind mapping pada bimbingan kelompok dalam pemahaman materi untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Kamal. Desain peneltian yang digunakan adalah pre-experimental design dengan model pre-test dan post-test one group design. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket minat belajar. Penggunaan angket untuk mengukur perbedaan tingkat minat belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Subjek penelitian berjumlah 6 orang dari siswa kelas VIII-I yang ditentukan berdasarkan skor terendah dari hasil pre-test. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non parametrik dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil analisis diketahui skor rata-rata pre-test sebesar 157,5 dan mengalami peningkatan menjadi 179,167 pada skor rata-rata post-test dengan selisih skor 21,67. Berdasarkan uji wilcoxon, diketahui nilai Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,027. Karena nilai 0,027 lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Artinya ada perbedaan antara hasil minat belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok berupa metode mind mapping, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode mind mapping dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan minat belajar siswa kelas VIII di SMPN 1 Kamal. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis angket pre-test dan post-test yang membuktikan bahwa ada pengaruh penggunaan metode mind mapping terhadap minat belajar siswa. Kata Kunci : Mind Mapping, Minat Belajar, Bimbingan Kelompok
TEKNIK EXPRESSIVE WRITING UNTUK MENGURANGI STRES AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII YUNLAILI SETYONINGRUM, MAQSAHIDHA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peran dalam upaya menurunkan dampak stres akademik yang terjadi pada siswa. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di SMPN 3 Mojokerto didapatkan hasil bahwa siswa kelas VIII memiliki beberapa permasalahan stres akademik yang ditandai dengan masalah belajar. Beberapa diantaranya bermain HP saat mata pelajaran berlangsung, tidur saat jam pelajaran berlangsung, berbincang bersama teman yang tidak ada kaitannya dengan pelajaran saat jam pelajaran, dan suka menendang barang disekitar ketika di marahi terkait nilai pelajaran oleh orangtua. Dari beberapa permasalahan diatas dilatar belakangi oleh tuntutan akademik keluarga, lingkungan sekitar dan sekolah yang masing-masing oleh mereka diasumsikan terlalu tinggi sehingga hal tersebut dianggap menjadi beban. Mengetahui ciri-ciri perilaku yang muncul menandakan bahwa siswa kelas VIII SMPN 3 Mojokerto sedang mengalami stres akademik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan dari teknik expressive writing untuk mengurangi stres akademik pada siswa kelas VIII. Lokasi penelitian ini bertempat di SMPN 3 Mojokerto, dengan mengambil subjek siswa kelas VIII-B. Pengambilan subjek dilakukan dengan teknik non random sampling jenis purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan lima diantara enam subjek mengalami perubahan kategori stres akademik ?Tinggi? menjadi ?Sedang?dan penurunan skor post-test pada 6 subjek yaitu GF 19 poin, ASB 22 poin, SMA 15 poin, RKN 21 poin, CSR 20 poin, dan NBP 11 poin. Berdasarkan output Test Statistic, diketahui Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,028. Dapat dilihat 0,028 < 0,05 maka dapat dinyatakan bahwa H0 ditolak. Artinya teknik expressive writing dapat mengurangi stres akademik pada siswa kelas VIII-B SMPN 3 Mojokerto. Kata Kunci: Expressive Writing, Stres Akademik
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KOMUNIKASI DENGAN TEMAN SEBAYA SISWA KELAS XI IPA MAN 2 GRESIK PUTRI NURMAWANDI, ADINDA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observai yang dilakukan terdapat kasus yaitu kurangnya komunikasi siswa dengan teman sebaya. Yaitu pada siswa kelas XI IPA memiliki komunikasi yang kurang dngan teman sebaya, kurangnya komunikasi dengan teman sebaya yang di maksud adalah kurang berkomunikasi dengan teman lain kelas, penyebab dari masalah ini adalah antara siswa satu kelas dengan kelas lainnya tidak seberapa saling mengenal jadi ada kecanggungan antar siswa untuk berkomunikasi, maka dari itu terjadi kurangnya komunikasi dengan siswa kelas lain. Dan dari hasil observasi yang dilakukan, siswa kelas XI IPA ini memiliki komunikasi yang baik dengan orang yang berusia lebih tua atau lebih muda dari meraka, contohnya siswa XI IPA memiliki sikap dan komunikasi yang baik terhadap guru, siswa kelas XII dan siswa kelas X. Penelitian ini bertujuan untuk menguji laynan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam meningkatkan komunikasi dengan teman sebaya siswa kelas XI IPA MAN 2 Gresik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dngan metode eksperimen yang didesain dengan menggunakan one group pre-test post-test. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa dengan tingkat komunukasi dengan teman sebaya rendah. Metode pengumpulan data menggunakan angket komunikasi dengan teman sebaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik non-parametrik dengan uji tanda atau wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan sebanyak 0,008 antara pre test dan post test. Dapat disimpulkan bahwa 0,008 lebih kecil dari < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ?Ha diterima?. Jadi dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok teknik sosiodrama secara efektif meningkatkan komunikasi siswa dengan teman sebaya. Kata kunci: Komunikasi teman sebaya, sosiodrama
BIBLIOKONSELING DALAM BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR TENTANG PERUNDUNGAN DITA PERTIWI, ONNY; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang saat ini menarik perhatian di dunia pendidikan sekarang adalah perundungan di sekolah, baik dilakukan oleh guru terhadap siswa maupun siswa ke siswa lain. Menurut Lembaga Advokasi Hak Anak (LAHA) Bandung menunjukkan data bahwa sebagian besar anak korban perundungan di Bandung adalah anak dengan rentan usia 7-12 tahun yang menduduki pendidikan di Sekolah Dasar. Hal itu sering terjadi di siswa Sekolah Dasar dikarenakan kurangnya pemahaman dari siswa tentang perundungan. Dari hasil wawancara dengan guru wali kelas V SD Negeri Ketabang 1 Surabaya diketahui sebanyak 20% siswa memliki pemahaman perundungan yang rendah. Jenis perundungan yang dilakukan oleh siswa siswi yaitu perundungan verbal yaitu memanggil temannya dengan sebutan seperti gendut, jelek dan hitam dan perundungan fisik yaitu memukul temannya dengan sengaja. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang perundungan pada siswa kelas V SD Negeri Ketabang 1 Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian pre-eksperimental dengan pendekatan kuantitatif. Preeksperimen design dengan model pre-test dan post-test one grup design adalah desain penelitian yang di gunakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah penyebaran angket kepada responden. Siswa yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-A SD Negeri Ketabang 1 Surabaya yang teridentifikasi memiliki pemahaman tentang perundungan yang rendah diukur melalui angket. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik non parametric menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis diketahui skor rata-rata pre-test yaitu sebesar 11,6 dan mengalami peningkatan menjadi 15,6 pada skor rata-rata post-test dengan selisih skor 4. Berdasarkan uji Wilcoxon, diketahui nilai Asymp.Sig (2tailed) bernilai 0,024. Karena nilai 0,024 lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Artinya terdapat perbedaan antara hasil pemahaman tentang perundungan siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok berupa bibliokonseling, sehingga dapat disimpulkan bahwa bibliokonseling dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang perundungan. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil analisis angket pre-test dan post-test yang terbukti bahwa adanya pengaruh penggunaan bibliokonseling terhadap pemahaman siswa tentang perundungan. Kata Kunci :Bibliokonseling, Pemahaman tentang Perundungan, Bimbingan Kelompok
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR TENTANG PERUNDUNGAN DEVAYANTI, ROSITA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan merupakan salah satu ancaman bagi pertumbuhan dan perkembangan pada diri siswa. Perundungan yang terjadi dapat menimbulkan berbagai hambatan dan permasalahan yang merugikan. Selama tahun 2019 KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) mencatat bahwa terjadinya kasus perundungan disekolah dasar mencapai 67% dari keseluruhan kasus yang ada. Tujuan penelitian ini untuk menguji peningkatan pemahaman tentang perundungan dengan menggunakan bimbingan kelompok teknik simulasi. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kebraon 1 Surabaya dengan subyek penelitian siswa kelas V yang memiliki tingkat pemahaman tentang perundungan yang rendah. Berdasarkan hasil wawancara dengan wali kelas V SD Negeri Kebraon 1 Surabaya, diketahui sebanyak 40% dari 33 siswa memiliki pemahaman tentang perundungan yang rendah dengan bentuk melakukan perundungan fisik, seperti mendorong dengan sengaja, perundungan verbal yaitu memanggil dengan nama ejekan, kemudian yang terakhir perundungan psikologis seperti menatap tajam siswa lain. Pada penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian preeksperimental, serta menggunakan model penelitian one group pre-test and post-test design. Subyek pada penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Kebraon yang teridentifikasi memiliki tingkat pemahaman tentang perundungan yang rendah berdasarkan hasil pengukuran melalui angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis statistik non parametric menggunakan uji Wilcoxon.Dari perolehan hasil analisis diketahui skor rata-rata pre-test sebesar 11,3 dan mengalami peningkatan menjadi 16 pada skor rata-rata post-test dengan selisih skor 4,7. Berdasarkan uji wilcoxon, diketahui nilai Asymp.Sig (2-tailed) bernilai 0,026. Karena nilai 0,026 lebih kecil dari 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima. Artinya ada perbedaan antara hasil pemahaman tentang perundungan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik simulasi dalam bimbingan kelompok dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas V di SD Negeri Kebraon 1 Surabaya. Kata Kunci: Simulasi, Perundungan, Bimbingan Kelompok
STUDI KASUS KESADARAN PESERTA DIDIK SD NEGERI PELANG LOR 1 TENTANG ADANYA TINDAK PERUNDUNGAN VERBAL RAHMAWATI, SEPTIA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari seorang individu. Sebagian besar hari individu dipenuhi dengan kesadaran saat melakukan aktivitas. Kesadaran adalah suatu keadaan mengerti yang dimiliki setiap individu terhadap hal yang terjadi di keseharian mereka masing-masing. Di sekolah dasar, peserta didik mengerti tentang adanya tindak perundungan verbal namun pada kenyataannya masih melakukan perundungan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran peserta didik mengenai adanya tindak perundungan verbal yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Dengan subjek merupakan pelaku perundungan verbal. Penelitian bersumber dari data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data penelitian dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, peserta didik menyadari adanya tindak perundungan verbal, faktor yang mempengaruhi kesadaran peserta didik menyadari tentang tindakan perundungan verbal lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, dalam hal ini adalah teman serta guru. Dampak yang disadari dari tindak perundungan verbal adalah terganggunya suasana belajar mengajar di dalam kelas serta upaya yang sering dilihat yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah adalah dengan menasehati. Kata Kunci : kesadaran, pelaku, perundungan verbal
STUDI KASUS KESADARAN PESERTA DIDIK SD NEGERI PELANG LOR 1 TENTANG ADANYA TINDAK PERUNDUNGAN VERBAL RAHMAWATI, SEPTIA; CHRISTIANA, ELISABETH
Jurnal BK UNESA Vol 11, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal BK UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan sehari-hari seorang individu. Sebagian besar hari individu dipenuhi dengan kesadaran saat melakukan aktivitas. Kesadaran adalah suatu keadaan mengerti yang dimiliki setiap individu terhadap hal yang terjadi di keseharian mereka masing-masing. Di sekolah dasar, peserta didik mengerti tentang adanya tindak perundungan verbal namun pada kenyataannya masih melakukan perundungan verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesadaran peserta didik mengenai adanya tindak perundungan verbal yang terjadi di lingkungan sekolah. Penelitian yang dilakukan termasuk penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Dengan subjek merupakan pelaku perundungan verbal. Penelitian bersumber dari data primer dan sekunder dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data penelitian dengan mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, peserta didik menyadari adanya tindak perundungan verbal, faktor yang mempengaruhi kesadaran peserta didik menyadari tentang tindakan perundungan verbal lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, dalam hal ini adalah teman serta guru. Dampak yang disadari dari tindak perundungan verbal adalah terganggunya suasana belajar mengajar di dalam kelas serta upaya yang sering dilihat yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah adalah dengan menasehati. Kata Kunci : kesadaran, pelaku, perundungan verbal
Co-Authors A'yun, Siti Qurotul AINNUR RAHMAH, ATIKA Al Habsy, Bakhrudin All Habsy, Bakhrudin ANINDYA RIZKI, KURNIA Anzhani, Validya Alfira Ari Khusumadewi Asmarani, Eka Meylana Bakhrudin All Habsy Bakhrudin All Habsy, Bakhrudin All Berta Azizah Budi Purwoko Budiyanto Budiyanto Cintanaviola Vesciavingky Lalanda Ifnadya Arafa DENOK SETIAWATI Denok Setiawati DEVAYANTI, ROSITA DITA PERTIWI, ONNY EDFIRA PUTRI, FADELIA Evi Winingsih, Evi Fadilah, Ela Nur Habibah, Noviana Habsy, Bakhrudin Al Hakiki, Intan Ainul Handayani, Riska Willyanti Hati, Adinda Mutiara HERMAWATI, CHRISTINA Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ifanah, Evi Istiqhfarin, Annisa Andalutia Jannah, Ilda Miftakhul Khusnah, Anik Asmaul Kumairoh, Dhurrotul KURNIA SYAHIDA, DINDA Layts Layyin Mubarakah Maharani, Meutya Faiha Adila Maryana Kamilah Octarine Meifiana, Neha Eka Meiningsih, Sapta MENTARI FAJRIN, NOVIA MERDEKAWATI, PANJI Mursanyoto, Heru Najlatun Naqiyah Nugroho, Agung Nur Azizah Nur Azizah Nur Faridah, Laely Nur Nursilowati, Lilik Omoyemiju, Michael Adeniyi Prasetyo, Intan Anggraheni Zahrin Pratama, Gadis Putri Amelia PRAWITASARI, INTAN Prihartini, Dela Purnama, Ivan Fadillah Putra PUSPA ANGGRAENI SANTOSO, IRANIA PUTRI NURMAWANDI, ADINDA Putri, Abrillianty Tivany Surya Qurrotul Aeni, Qurrotul Rachmawati, Amalia Putri RAHMAWATI, SEPTIA Rahmwati, Maria Yustiana Rakhmanita, Aulia Retno Tri Hariastuti, Retno Tri RIFAI A, MOCHAMAD RIZEKIA, VIVI Rohmawati, Laili Indah Sari ROHMAWATI, ZUHRIYAH Rusty, Fisya Aulia Sastranegara, Herlangsakati Shafira, Rizka Rusydah Reza SITI AISYAH, SHINTA Sriandi, Adelia Kusuma SUKOWATI, CHRISTYNA SURYA ADIGUNA, GELAR Susanti, Nur Ainy Pricillia Sutanto, Tiara Putri SYUHADA, MUCHAMMAD TRI LESTARI, INDAH TRISNO WIYOTO, ANJAR ULTARI LISNANTI, ANISA WIJAYANTI, TITASARI Wiryo Nuryono Wiryo Nuryono Wiryo Nuryono YUNLAILI SETYONINGRUM, MAQSAHIDHA Zariah Fauzaturrohmah, Siti Zariah