Claim Missing Document
Check
Articles

Pemetaan Penelitian Pengembangan Buku Ajar IPA Sekolah Kejuruan: Sebuah Analisis Bibliometrik Muttaqin, Muh. Zaini Hasanul; Idrus, Agil Al; Susilawati, Susilawati; Makhrus, Muh.; Rokhmat, Joni; Sukarso, AA
Kappa Journal Vol 7 No 3 (2023): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i3.24201

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk memetakan penelitian pengembangan buku ajar IPA sekolah kejuruan di seluruh dunia. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi peneliti lain dalam mengembangkan buku ajar IPA SMK di Indonesia secara khusus. Kurikulum SMK di Indonesia menempatkan IPA sebagai salah satu mata pelajaran mata pelajaran wajib yang harus ditempuh oleh siswa sebelum menempuh mata pelajaran Kompetensi Keahlian, atau dengan kata lain mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran penentu dalam keberhasilan menempuh mata pelajaran kejuruan siswa kedepannya. Penelitian tentang pengembangan buku ajar IPA SMK akan memberikan kontribusi terhadap perbaikan kualitas pendidikan di SMK, khusunya pada mata pelajaran IPA sebagai mata pelajaran prasyarat mata pelajaran kejuruan. Hasil penelitian menunjukkan dari 41 artikel yang dianalisis, kajian 13 artikel masih terbatas pada konten atau kurikulum IPA, 19 artikel secara spesifik menyebutkan penelitiannya tentang buku ajar IPA, hanya 9 penelitian yang secara spesifik menyebutkan sekolah kejuruan dalam penelitiaanya tentang buku ajar IPA. Namun tidak satu pun penelitian ditemukan secara khusus mengkaji tentang pengembangan buku ajar IPA sekolah kejuruan atau SMK. Berdasarkan indeksasi, ditemukan 34 artikel terindeks scopus dan 7 artikel terindeks nasional (Indonesia). tinjauan berdasarkan tahun terbit menunjukkan sebaran yang cukup merata tiap tahunnya. Kecuali pada tahun 2021 dan 2022, jumlah artikel yang ditemukan cukup banyak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pengembangan Bahan Ajar Keanekaragaman Hayati Berbasis Lingkungan Pantai Dengan Pendekatan Ilmiah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Madrasah Aliyah Usman, Usman; Azizi, Asrorul; Hasanul Muttaqin, Muh. Zaini
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1468

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengembangkan Bahan ajar biologi pada materi keanekaragaman hayati berupa, handout, LKS dan penilaian; 2) Mengujicobakan perangakat pembelajaran berbasis lingkungan pantai, handout keanekaragaman hayati berbasis lingkungan pantai, LKS berbasis lingkungan pantai pada proses pembelajaran yang dibatasi keanekaragaman tingkat gen, spesies, dan ekosistem. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D (four D model) yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel, and Semmel (1974), terdiri dari empat tahap pengembangan yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembanngan (Develop), dan penyebaran (disseminate). Pada penelitian ini hanya dilakukan sampai tahap develop dengan melakukan uji coba produk perangkat pembelajaran pada sekolah uji coba. Hasil validasi handout menunjukkan bahwa handout memiliki kualifikasi sangat layak sehingga tidak perlu direvisi. Hasil validassi LKS menunjukkan bahwa LKS memiliki kualifikasi layak seingga tidak perlu direvisi. Quantitative developmental testing dilakukan pada kelas X Madrasah Aliyah untuk mengetahui keefektifan bahan ajar keanekaragaman hayati yang telah dikembangkan dengan pendekatan ilmiah berbasis lingkungan pantai dengan menggunakan gain score. Nilai gain score pada materi keanekaragaman hayati sebesar 0,64 dengan kategori sedang. Hasil belajar siswa pada materi keanekaragaman hayati juga mengalami penigkatan sebesar 40,86 dari rentang nilai 100, keterampilan pengamatan mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 79,80 dari rentang nilai 100, keterampilan komunikasi mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 87,10 dari rentang nilai 100, keterampilan proyek mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 84,34 dari rentang nilai 100, dan sikap ilmiah juga mengalami peningkatan dengan rata-rata skor sebesar 83,60 dari rentang nilai 100
PENDIDIKAN IPA BERVISI SETS DALAM FILSAFAT MULTIDIMENSI Mulia Rasyidi; Muhammad Sarjan; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Hamidi Hamidi; Iswari Fauzi; Muhammad Yamin; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Bakhtiar Ardiansyah; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v4i2.32

Abstract

Pengetahuan yang dimiliki seseorang pada dasarnya berupa konsep-konsep. Konsep-konsep ini diproleh individu sebagai hasil berinteraksi dengan lingkungan. Dengan konsep-konsep dapat disusun suatu prinsip, yang dapat digunakan sebagai landasan dalam berpikir. Asy’ari (2006) menyatakan bahwa pembelajaran IPA pada hakikatnya mencakup beberapa aspek yaitu faktual, keseimbangan antara proses dan produk, aktif melakukan investigasi, bepikir deduktif dan induktif, pengembangan sikap, oleh karena itu IPA merupakan ilmu empirik yang membahas tentang fakta dan gejala alam maka dalam pembelajarannya harus faktual, artinya tidak hanya secara verbal sebagaimana terjadi pada pembelajaran secara tradisional.
Pengaruh Pembelajaran Mini Riset Berbasis Kearifan Lokal terhadap Penguasaan Materi dan Analisis permasalahan Konservasi Lingkungan Asrorul Azizi, Muh. Zaini Hasanul Muttaqin
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 1 No. 1 (2021): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v1i1.71

Abstract

This study aims to determine the impact of Mini Learning Research Based on Local Wisdom on Material Mastery and Analysis of Environmental Conservation problems with the theme of the diversity of living things. Mastery of the concept of conservation biology is very important in its application in real life to change students' attitudes, skills, values, behavior, and beliefs towards nature, which in turn can trigger sustainable development. The method used in this study is a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The results showed that the mastery of concepts after the application of mini research learning based on local wisdom (post-test) was higher (80) than the control class (66). Moreover, the ability to master content (N-gain) after the mini application of research learning based on local wisdom was 0.69, higher than the control class (0.47). Furthermore, the results of the t-test showed that there were differences in students' content mastery between the experimental and control classes. That is, mini research learning based on local wisdom has an impact on content mastery
Etika Lingkungan dalam Pembelajaran IPA Berbasis Ekowisata Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Muhammad Sarjan; Joni Rokhmat; Agus Muliadi; Asrorul Azizi; Bachtiar Ardiansyah; Hamidi Hamidi; Iswari Pauzi; Muhammad Yamin; Mulia Rasyidi; Rindu Rahmatiah; Sudirman Sudirman; Yusran Khery
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 2 No. 3 (2022): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v2i3.296

Abstract

This article aims to examine the concept of environmental ethics in ecotourism-based science learning. In conventional education, the educational process only focuses on knowledge (cognitive) while the attitude aspect only gets a very small portion. Environmental ethics in ecotourism-based science learning is expected to integrate various science concepts and contextual science learning objectives with the ecotourism concept, so that the formation of environmental care characters in students and the implementation of ESD can be realized optimally. This research uses literature study method. The data used in this study were sourced from scientific articles (national and international, science textbooks (SD, SMP and SMK), reference books, and literature reviews related to the concepts studied. Based on the above reviews, it can be concluded that the concept of environmental ethics that mostly presented in science learning materials at all levels of primary and secondary education dominated by anthropocentrism theory, while the concept of ecotourism is mostly presented at the vocational level with the Tourism Expertise Program.
PENERAPAN LEMBAR KERJA SISWA ( LKS ) IPA TERPADU BERPENDEKATAN SETS DENGAN TEMA PEMANASAN GLOBAL UNTUK SISWA SMP Mahnun; Irwansah; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v1i1.15

Abstract

LKS merupakan salah satu media pembelajaran yang digunakan sebagai pedoman siswa dalam melaksanakan kegiatan atau kerja, baik yang bersifatperorangan maupun kelompok. Berdasarkan observasi, pembelajaran IPA disekolah belum bersifat terpadu, selain itu jenis LKS IPA yang digunakan belumterpadu. LKS yang selama ini ada masih menggunakan LKS dari MGMP yang sedikit kegiatan praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA terpadu berpendekatan SETS serta peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan LKS IPA terpadu dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R & D) yang meliputi beberapa tahapan yaitu: potensi dan masalah, pengumpulan data, desain LKS, validasi LKS oleh pakar, uji coba skala kecil, revisi LKS, uji coba skala besar, revisi LKS, dan LKS final (berupa LKS yang siap digunakan pada kelas pemakaian). Faktor yang diteliti adalah kelayakan LKS oleh pakar, angket tanggapan guru dan siswa tentang keterbacaan LKS, serta peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS layak digunakan dengan memperoleh rata-rata skor > 2,5    dari masing-masing pakar. Selain itu LKS juga menunjukkan peningkatan hasil belajar dilihat dari hasil analisis uji N-gain dan uji t yang menyatakan bahwa rata-rata hasil belajar mengalami peningkatan signifikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKS IPA terpadu berpendekatan SETS untuk siswa SMP telah terbukti layak digunakan dalam pembelajaran, dan LKS IPA terpadu berpendekatan SETS mampu meningkatkan hasil belajar siswa  
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VIII MTs QUDWATUN HASANAH Linda Mawati; Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.38

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) kelas VIII MTs Qudwatun Hasanah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah peneliti sebagai guru dan seorang guru IPA kelas VIII sebagai observer serta seluruh siswa kelas VIII MTs Qudwatun Hasanah  yang berjumlah 20 orang, dengan rincian 8 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan yang aktif . Fokus penelitian adalah Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data statistik deskriptif untuk mengolah data mengenai hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. Kesimpulan hasil penelitian yaitu pada siklus I Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dan hasil belajar IPA berada pada kategori cukup dengan ketuntasan belajar siswa yaitu 65% dan rata-rata hasil belajar IPA 65,75 berada pada kategori cukup. Sedangkan pada siklus II Penerapan Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan hasil belajar IPA mengalami peningkatan yakni 85% mencapai kategori baik dan rata-rata hasil belajar IPA meningkat mencapai 82,25 dengan kategori baik. Dengan demikian dapat kita katakan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)dapat meningkatkan hasil belajar IPA
ANALISIS MUATAN LITERASI LINGKUNGAN DALAM BUKU AJAR IPA TERAPAN SMK PARIWISATA KURIKULUM 2013 Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Agil Al Idrus; Susilawati; Joni Rokhmat; AA Sukarso
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 2 No. 2 (2025): JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains)
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/jpipas.v2i2.55

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis muatan literasi lingkungan dalam buku ajar IPA Terapan SMK Pariwisata kurikulum 2013. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan teknik analisis isi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi isi dokumen. Adapun teknik analisis data penelitian ini yaitu menggunakan teori Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan muatan literasi lingkungan pada buku ajar IPA Terapan SMK Pariwisata belum termuat dengan baik. Buku A dan Buku C memuat semua komponen dan sub komponen literasi lingkungan, setiap sub komponen tidak dijabarkan secara spesifik dan mendalam. Adapun Buku B hanya memuat komponen keterampilan kognitif. Materi ajar pada ketiga buku ajar didominasi oleh materi fisika dan kimia, sedangkan materi biologi, khususnya tentang lingkungan mendapatkan sedikit porsi pembahasan.
Sosialisasi Miskonsepsi Pembelajaran IPA pada Guru MGMP IPA KKM MTs. Kecamatan Batukliang Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Fena Prayunisa
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 2 No. 1 (2026): May
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v2i1.162

Abstract

Misconceptions in Science learning constitute a persistent problem that can hinder students’ conceptual understanding, particularly when such misconceptions are held by teachers. This community service activity aimed to improve the conceptual understanding of Madrasah Tsanawiyah Science teachers regarding learning misconceptions as well as strategies for their prevention and remediation. The activity was conducted through socialization sessions, group discussions, case study analyses, and training on the development of diagnostic assessments involving Science teachers from the Subject Teacher Forum of the Madrasah Working Group in Batukliang District. Data were collected using pre- and post-activity understanding questionnaires, observations, and participant reflections, and were analyzed descriptively. The questionnaire results indicated an increase in the teachers’ average understanding score from 57.6 before the activity to 81.8 after the activity. Improvements were also observed in teachers’ abilities to identify student misconceptions and to design diagnostic assessments. It was concluded that the activity was effective in strengthening teachers’ conceptual competence and contributed to improving the quality of Science learning in Madrasah Tsanawiyah.
Pembelajaran Bioteknologi di Sekolah Menengah Kejuruan: Systematic Literature Review tentang Model Pembelajaran, Integrasi Digital, dan Keterampilan Abad ke-21 Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Mulia Rasyidi; Esi Fitriani; Lalu M. Eka Prayudi
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i2.4376

Abstract

Pembelajaran bioteknologi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan industri 4.0 dan kebutuhan dunia kerja berbasis sains serta teknologi. Namun, implementasi pembelajaran bioteknologi di SMK masih menghadapi berbagai tantangan pedagogis dan infrastruktur, seperti keterbatasan laboratorium, rendahnya integrasi teknologi digital, serta kurangnya bahan ajar kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis tren penelitian terkait pembelajaran bioteknologi pada pendidikan vokasi, khususnya di Sekolah Menengah Kejuruan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Artikel diperoleh dari Google Scholar, Scopus, ERIC, dan ScienceDirect yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Sebanyak 42 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis berdasarkan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa Project-Based Learning (PjBL), Problem-Based Learning (PBL), dan Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan model pembelajaran yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, literasi sains, berpikir kritis, kreativitas, dan keterampilan kewirausahaan siswa pada pembelajaran bioteknologi. Selain itu, integrasi teknologi digital seperti e-modul, laboratorium virtual, Learning Management System (LMS), dan multimedia interaktif terbukti meningkatkan motivasi belajar serta hasil belajar siswa. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa rendahnya kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru, keterbatasan fasilitas laboratorium, dan minimnya bahan ajar berbasis industri. Oleh karena itu, pembelajaran bioteknologi di SMK perlu dikembangkan melalui integrasi proyek kontekstual, teknologi digital, potensi lokal, dan kolaborasi dengan industri guna mendukung penguatan kompetensi abad ke-21.
Co-Authors AA Sukarso AA Sukarso Agil Al Idrus Agil Al Idrus Agil Al Idrus, Agil Al Agus Muliadi Agus Muliadi Agus Muliadi Agus Muliadi Agus Muliadi Ahmad Zuhri Rosyidi Alpi Zaidah Alpi Zaidah, Alpi Alpiana Hidayatulloh Ardiansyah, Bakhtiar Arianti, Dina Asrorul Makmur Azizi Asrul Azizi Aswari Almahera ATIKA SALMAN PARIS Bachtiar Ardiansyah Bachtiar Ardiansyah Baiq Yulia Kurnia Wahidah, Baiq Yulia Kurnia Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Bakhtiar Ardiansyah Esi Fitriani Fena Prayunisa Fitriani, Esi Habibi, Ridwan Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hamidi Hendra Suryadi Hidayatulloh, Alpiana Ikhwanul Azmi Irwansah Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Fauzi Iswari Pauzi Iswari Pauzi Iswari Pauzi Joni Rokhmat Joni Rokhmat Joni Rokhmat Lalu M. Eka Prayudi Linda Mawati M. Yadi Saputra Mahariyanti, Ermila Mahnun Muh. Makhrus Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhammad Yamin Muhsinun MULIA RASYIDI Pusaka, Semerdanta Rahmatiah, Rindu Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Rindu Rahmatiah Siti Zubaidah Soni Hartama Sudirman Sudirman Sudirman sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukarso, Aa Sumardiana Sumardiana Sumardiana, Sumardiana Susilawati - Usman Usman Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery Yusran Khery, Yusran