Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Teachers’ Reflection of Team-Teaching for Teacher Professional Development: A Phenomenological Study in a Primary School Context Erlina; Somariah Fitriani; Hery Muljono
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 34 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v34i12025p97-112

Abstract

Abstract: This study explores primary school teachers’ reflections on team-teaching as a professional development approach. Using a qualitative phenomenological method, eight teachers from a private Islamic primary school were selected through purposive sampling. Data were collected using reflective journals and analyzed through thematic analysis. The findings reveal eight benefits of team-teaching, including leadership support, improved teaching practices, collaboration, and student engagement. Four challenges were also identified: teacher chemistry, absenteeism, new methods, and professionalism. The study highlights the importance of leadership, peer mentorship, and structured support for effective team-teaching implementation Abstrak: Penelitian ini mengkaji refleksi guru sekolah dasar tentang pengajaran kolaboratif sebagai pendekatan pengembangan profesional. Menggunakan metode fenomenologis kualitatif, delapan guru dari sekolah dasar Islam swasta dipilih melalui sampling purposif. Data dikumpulkan melalui jurnal reflektif dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan delapan manfaat pengajaran kolaboratif, termasuk dukungan kepemimpinan, peningkatan praktik pengajaran, kolaborasi, dan keterlibatan siswa. Empat tantangan juga diidentifikasi: chemistry antar guru, absensi, metode baru, dan profesionalisme. Studi ini menyoroti pentingnya kepemimpinan, bimbingan sesama guru, dan dukungan terstruktur untuk implementasi pengajaran kolaboratif yang efektif.
Articulate Storyline Learning Media with Gimkit Respiratory System Material to Improve Critical Thinking Skills Cahyo Budhi Santoso; Irdalisa Irdalisa; Fetrimen; Somariah Fitriani
Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran Vol. 8 No. 3 (2025): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jp2.v8i3.102437

Abstract

Learning in elementary schools still shows low levels of students’ critical thinking skills due to the dominance of teacher-centered instruction and the suboptimal use of learning media. This condition causes students to rely on memorization and limits their ability to analyze and solve contextual problems. This study aims to analyze, design, and evaluate the development of interactive learning media using Articulate Storyline integrated with Gimkit to enhance the critical thinking skills of fifth-grade elementary school students. This research employed a research and development (R&D) approach using the ADDIE model. The research subjects included two expert validators (a media expert and a subject-matter expert) and 21 fifth-grade students as trial participants. Data were collected through critical thinking skills tests, student response questionnaires, expert validation sheets, and teacher practicality assessment sheets. Qualitative data were analyzed using content analysis techniques, while quantitative data were analyzed using descriptive statistics. The results indicate that the Articulate Storyline learning media integrated with Gimkit demonstrated very high validity based on evaluations by media and content experts and received positive responses from students. The developed media were proven to be feasible and effective in improving students’ critical thinking skills. Overall, this study concludes that the development of HOTS-oriented interactive learning media can serve as an innovative solution to enhance the quality of learning in elementary education. The implications of this study suggest that integrating interactive media and gamification can support more contextual, meaningful, and 21st-century skills–oriented learning.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Motivasi Guru dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Gurudi Sekolah Dasar Negeri Se-Kecamatan Benda Nova Tia Oktaviana; Somariah Fitriani; Ade Hikmat
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember In Progress
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/e65n5245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh langsung kepemimpinan transformasional kepala sekolah, motivasi guru, dan komitmen organisasi terhadap kinerja guru pada sekolah dasar negeri di Kecamatan Benda. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei cross-sectional, serta menerapkan analisis jalur (path analysis) untuk memetakan hubungan kausal antarvariabel. Populasi penelitian terdiri atas 215 guru sekolah dasar negeri, dengan jumlah sampel sebanyak 140 guru yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas secara ketat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keenam hipotesis yang diajukan diterima secara signifikan (r-value < 0.05). Secara berurutan, koefisien jalur untuk setiap hipotesis menunjukkan bahwa: kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja guru (r = 0.277), motivasi guru berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja guru (r = 0.349), komitmen organisasi berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja guru (r = 0.287), kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif secara langsung terhadap komitmen organisasi (r = 0.422), motivasi guru berpengaruh positif secara langsung terhadap komitmen organisasi (r = 0.431), dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah berpengaruh positif secara langsung terhadap motivasi guru (r = 0.705). Temuan penelitian menunjukkan bahwa motivasi guru memberikan kontribusi langsung yang paling dominan terhadap kinerja, sedangkan kepemimpinan transformasional menjadi faktor yang paling kuat dalam membangun motivasi tersebut. Implikasi manajerial penelitian ini menegaskan bahwa kinerja guru yang optimal tidak dapat dicapai secara terpisah, tetapi memerlukan sinergi yang holistik antara kepemimpinan transformasional yang inspiratif, dorongan motivasi yang kuat, dan peningkatan komitmen organisasi.