Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Arecaceae Plants (Palms) Used for Cultural Ceremonies in Acehnese Communities in Gandapura District, Bireuen Regency Roswita, Cut; Hanum, Erlia; Tutiliana, Tutiliana; Hasanah, Zainatul; Aldyza, Nadia
Research of Scientia Naturalis Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ethnobotany is a branch of science that studies the relationship between humans and plants and their environment. Arecaceae is one of the most important plant families for human life and its species are widely used in everyday life, one of which is as a material for traditional cultural ceremonies. Plant parts that are utilized by the community consist of fruit and leaves. Acehnese people who live in Gandapura District still closely hold cultural customs traditions in all kinds of traditional ceremonies in the region but have not been widely developed about the introduction of cultural customs using arecaceae plants to modern society. This research is useful to provide information to modern society about the cultural customs of the community in the traditional use of Arecaceae plants. This research has been conducted by collecting data by distributing questionnaires, semi-structured interviews and free in-depth (open ended) in various age groups. The results showed 2 types of Arecaceae plants that are utilized by the community as cultural ceremonial tools, these types are: bak U (Cocos nucifera) and bak Pineng (Areca catechu).
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelegence/AI) Sebagai Alat Bantu Pembelajaran Bagi Siswa/Wi SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen: Pengabdian Dani Pratama Putra; Akmal Izwar; Reza Fahmi; Rossy Azhar; Fina Meilinar; Erlia Hanum; Al Mizan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4768

Abstract

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology presents both opportunities and challenges in the educational sector, particularly for high school students who often lack a comprehensive understanding of its potential as a learning tool. This community service activity aimed to enhance the digital literacy and AI utilization skills of students at SMA Negeri 1 Peusangan Siblah Krueng, Bireuen Regency. Using a quasi-experimental method with a one-group pretest-posttest design, the activity involved 50 eleventh-grade students selected through purposive sampling. The intervention consisted of interactive counseling on AI concepts and hands-on training using various AI applications like ChatGPT, Gemini, and Canva AI. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation. The results showed a significant increase in students' understanding of AI concepts, ability to formulate effective prompts, and skills in operating AI applications independently. The average post-test scores across all assessed aspects, such as basic understanding, prompt engineering, and practical skills, increased substantially compared to pre-test scores. Students also demonstrated high enthusiasm and a positive attitude toward using AI in learning. This training successfully equipped students with the knowledge and skills to utilize AI as an effective, responsible, and productive learning aid, supporting their readiness for educational transformation in the digital era. Keywords: Artificial Intelligence, Learning Tool, Digital Literacy, Quasi-Experiment, High School Students
Analysis of Tree Vegetation and Stored Carbon in Pasir Nunang Village Forest, Southeast Aceh District Yassir, Muhammad; Akram, Habibul; Yusuf, Husainah; Afkar; Hanum, Erlia
Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan Vol. 10 No. 02 (2025): Edubiotik : Jurnal Pendidikan, Biologi dan Terapan
Publisher : Biology Education Department, Universitas Insan Budi Utomo, Malang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ebio.v10i02.1677

Abstract

To date, no scientific studies have been conducted to determine tree species richness and carbon content in the Pasir Nunang Village Forest, Southeast Aceh Regency, Aceh Province. This study aims to determine the tree species diversity index and carbon content in the Pasir Nunang Village Forest, Southeast Aceh Regency, Aceh Province. Quantitative research then research a purposive sampling method was employed, taking into account variations in topography and slope. Research data sample at the research locations in the north and south were made into plots measuring 40 m x 40 m on the right and left of the transect in a zigzag manner without any intervals of 10 plots, resulting in a total of 20 plots at the research location. Field data collection was conducted from June 22 to July 10, 2024, within the forest area of Pasir Nunang Village, Southeast Aceh Regency. Data collection through observations was conducted on tree stands with a diameter of >20 cm, measuring the tree trunk diameter at chest height of an adult. Data analysis included the calculation of vegetation species diversity index (Shannon–Wiener, H’) and carbon storage was analyzed using allometric equations. The results identified a total of 28 tree species belonging to 16 families, comprising 162 individual trees.The Shannon–Wiener diversity index (H’) reached a maximum value of 3.12. The estimated total aboveground carbon stock in the Pasir Nunang Village Forest was 354.23 tons ha⁻¹.
Optimalisasi Simulasi PhET Dalam Pembelajaran IPA Sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan Digital Siswa Di SMP Negeri 3 Peusangan: Pengabdian Lissa Zikriana; Fatimah; Sharfina; Erlia Hanum
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlu penerapan pembelajaran yang memungkinkan siswa terlibat langsung dalam mempelajari konsep-konsep fisika melalui pengalaman belajar visual dan praktik khususnya bagi materi yang membutuhkan visualisasi yang jelas dengan ketersediaan sumber daya laboratorium yang kurang memadai. PhET memungkinkan siswa untuk melakukan eksperimen virtual yang mungkin sulit dilakukan dalam laboratorium fisika nyata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa di SMP Negeri 3 Peusangan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Peusangan dengan khalayak sasaran adalah seluruh siswa kelas VIII/2. Pemilihan khalayak sasaran dilakukan secara purposive sampling. Pelaksanaan kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah dan lataihan praktik (drill practice). Pelaksanaan kegiatan PkM terdiri dari tiga tahapat meliputi persiapan dan pembekalan, pelaksanaan (pendampingan), serta mentoring dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan lembar observasi. Analisis keefektifan yang diperoleh dari data hasil pretest dan posttest dengan menggunakan uji normalized gain (N-gain score). Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan digital mengalami peningkatan dimana N-gain yaitu 0,70 dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa simulasi PhET dalam pembelajaran IPA efektif meningkatkan keterampilan digital siswa, khususnya dalam penggunaan perangkat TIK, pemanfaatan media pembelajaran digital serta kemampuan eksplorasi dan analisis konsep IPA melalui simulasi interaktif.
Revitalisasi Budaya Lokal Melalui Pendokumentasian Cerita dan Permainan Tradisional Berbasis Komunitas Aceh Di Desa Raya Dagang: Pengabdian Nabila A'syura; Nurhafizah; Nola Yulisa; Bulan Nuri; Erlia Hanum
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6239

Abstract

Program Mengenal Desa Kami adalah kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengenalkan sejarah Gampong Raya Dagang dan permainan tradisional kepada anak-anak usia sekolah dasar sebagai upaya revitalisasi budaya lokal dan pemulihan psikososial pasca bencana banjir. Kegiatan tersebut diadakan di Gampong Raya Dagang, dengan fokus utama pada anak-anak usia sekolah dasar yang terkena dampak banjir. Metode yang digunakan mencakup pendokumentasian cerita dan permainan tradisional melalui observasi lingkungan, wawancara santai dengan warga dan tokoh masyarakat desa, serta penyajian materi dalam bentuk poster visual dan kegiatan bermain permainan tradisional langsung dilapangan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan poster dan permainan tradisional membantu anak-anak memahami materi secara lebih konkret dan manarik, serta anak mampu menceritakan kembali fakta-fakta sejarah desa dengan lebih baik. Skor keterlibatan anak yang diamati juga menunjukkan bahwa beberapa indikator pencapaian setiap aspek diatas 80%-90%. Selain itu, kegiatan bermain permainan tradisional secara berkelompk terbukti meningkatkan rasa ingin tau, kerjsama dan keterlampilan sosial anak, sekaligus membantu pemulihan psikologis anak setelah bencana
PENDAMPINGAN PENGUATAN LITERASI ANAK MELALUI MEDIA GAMBAR BERMAKNA DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Erlia Hanum; Lissa Zikriana; Bulan Nuri; Siti Khaulah; Sharfina Sharfina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.47119

Abstract

Pendampingan penguatan literasi anak melalui media gambar bermakna bertujuan untuk meningkatkan profil pelajar pancasila. Pemilihan topik ini didasarkan pada rendahnya budaya literasi anak dimana salah satu penyebabnya adalah belum adanya pembiasaan budaya literasi sejak dini. Kesadaran terhadap budaya literasi berpengaruh positif terhadap pembentukan karakter anak yang selaras dengan profil pelajar pancasila. Perlu lingkungan belajar yang mengarah pada kegiatan pengoptimalan literasi. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdi melakukan pendampingan penguatan literasi anak sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi berkarakter profil pelajar pancasila sesuai tuntutan kurikulum merdeka. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Keuramat Mufakat, Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dengan jumlah partisipan sebanyak 30 anak. Metode pelaksanaan kegiatan mengacu pada pendekatan partisipatif. Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan profil pelajar pada anak melalui penggunaan media gambar bermakna. Kegiatan ini mendapat respon positif dari anak-anak dilihat dari partisipasi dan antusiasme anak selama pelaksaaan kegiatan. Kesimpulannya, perlu kolaborasi dari semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang mendukung budaya literasi untuk penguatan pendidikan karakter anak.
Desain e-modul Biologi Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) Terintegrasi Etnosains Dalam Mendukung Implementasi Deep Learning Erlia Hanum; Zainatul Hasanah; Cut Roswita
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.12997

Abstract

This research aims to developing a biology e-module based on education for sustainable development (ESD) integrated with ethnoscience and analysing the developed product’s validity and practicality. This research is a research and development (R&D) with the ADDIE development model. This research was conducted at SMAN 1 Bireuen and SMAN 1 Peusangan. Data collection instruments and techniques used expert validation test and questionnaires. The expert validation was used to measure the validity of the developed e-module. The questionnaire was used to measure the practicality of the developed e-module. Data analysis was carried out by processing validator responses and Likert scales. The validity test results showed that the average Aiken Index (V) of biology e-module based on ESD integrated with ethnoscience according to media experts and media experts was 0.81 and 0.89, respectively, with the category of very valid. The average percentage of practicality test results for the biology e-module at SMAN 1 Bireuen and SMAN 1 Peusangan were 90.5% and 85.9%, with the category of very practical. It can be concluded that the biology e-module based on ESD integrated with ethnoscience is valid and practical for use as a teaching material to support the implementation of deep learning
Game Based Learning Berbantuan Baamboozle: Dampaknya terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Siswa Cut Nurul Adnain; Nadia Aldyza; Erlia Hanum
UNM Journal of Biological Education Vol 9, No 2 (2026): Vol 9 No 2 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ujbe.v9i2.84906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan model Game Based Learning  yang dibantu oleh Baamboozle terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa pada topik sistem pencernaan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimental dengan Non-Equivalent Control Group Design. Sampel terdiri dari 64 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner berpikir reflektif yang diberikan sebagai pretest dan posttest, serta lembar refleksi siswa. Analisis data meliputi tes prasyarat, perhitungan N-Gain, dan pengujian hipotesis menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir reflektif siswa meningkat di kedua kelas, dengan kelas eksperimen mencapai skor N-Gain yang lebih tinggi daripada kelas kontrol, meskipun keduanya tetap berada dalam kategori rendah. Namun, hasil pengujian hipotesis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua kelas (Sig. ≥ 0,05). Oleh karena itu, implementasi Pembelajaran Berbasis Game yang dibantu oleh Baamboozle tidak menghasilkan efek yang signifikan secara statistik, meskipun masih memiliki potensi untuk mendukung pengembangan keterampilan berpikir reflektif siswa bila diterapkan secara lebih konsisten dan dalam jangka waktu yang lebih lama.