Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesulitan Membaca Pada Siswa Sekolah Dasar Bahtiar, Rizki; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35741

Abstract

Kesulitan dalam membaca di kalangan siswa sekolah dasar merupakan isu yang penting dan dapat berdampak negatif pada prestasi akademis mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kesulitan membaca pada anak, baik dari segi internal seperti kemampuan berpikir dan motivasi, maupun dari aspek eksternal seperti dukungan dari keluarga, kualitas pengajaran, dan suasana sekolah. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah sistem literatur rivew(SLR), dengan mengkaji berbagai sumber dari tahun 2020 hingga 2025. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kesulitan membaca dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang saling berkaitan, meliputi gangguan kognitif, rendahnya minat untuk membaca, kurangnya variasi dalam metode pengajaran, serta dukungan keluarga dan sarana pendidikan yang kurang memadai. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan yang komprehensif, dengan partisipasi aktif dari guru, orang tua, dan komunitas sekolah, untuk mengatasi permasalahan membaca pada siswa sekolah dasar.
Implementasi Nilai -Nilai Kebudayaan dalam Tradisi Ntek Dulang Sebagai Penanaman Karakter dan Sosial Siswa Sekolah Dasar Ulandari, Sri; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk  mengimplementasi nilai-nilai kebudayaan dalam tradisi Ntek Dulang sebagai sarana penanaman karakter dan sosial siswa sekolah dasar. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review , sumber literatur dikumpulkan dari berbagai indeks  seperti Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dari terbitan 2020 sampai 2025. Hasil kajian literatur menghasilkan empat temuan yaitu (1) Tradisi Ntek Dulang mengandung nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap sesama, yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran untuk membentuk karakter moral dan sosial siswa sejak dini. (2) Guru menerapkan strategi pembelajaran yang berbasis pada pengalaman budaya lokal dan praktik sosial masyarakat Sumbawa, sehingga proses belajar menjadi lebih kontekstual dan bermakna bagi siswa. (3) Implementasi nilai-nilai budaya dilakukan melalui pendekatan tematik, pembelajaran berbasis proyek, serta kegiatan kolaboratif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dan dukungan dari masyarakat setempat. (4) Nilai-nilai lokal dalam tradisi Ntek Dulang juga berperan penting dalam memperkuat hubungan antara sekolah dan komunitas, mendorong kerja sama antara guru, orang tua, dan tokoh adat dalam membangun karakter sosial dan tanggung jawab siswa. Keempat aspek ini secara sinergis menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan karakter yang humanis, inklusif, dan berakar pada kearifan lokal.
PERAN LINGKUNGAN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Hasanah, uswatun; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran lingkungan sekolah dalam meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelusuran literatur dilakukan menggunakan basis data Google Scholar, DOAJ, dan Scopus dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Sebanyak 15 artikel yang relevan dianalisis berdasarkan dimensi lingkungan sekolah yang meliputi aspek fisik, sosial, dan psikologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan fisik yang nyaman, bersih, dan tertata mampu meningkatkan fokus serta kenyamanan belajar siswa. Lingkungan sosial yang harmonis antara guru dan siswa memperkuat keterlibatan emosional dan motivasi belajar, sedangkan lingkungan psikologis yang aman, inklusif, dan suportif menciptakan rasa percaya diri dan semangat belajar yang tinggi. Ketiga dimensi tersebut berinteraksi secara sinergis dalam membentuk ekosistem sekolah yang kondusif terhadap peningkatan minat belajar siswa. Oleh karena itu, penguatan kualitas lingkungan sekolah menjadi strategi penting untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah dasar secara berkelanjutan..
Implementasi Ice Breaking sebagai Strategi Meningkatkan Minat Baca dan Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Salsabilah, Salsabilah; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ice breaking sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan minat baca dan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan untuk mensintesis dan menginterpretasikan temuan-temuan relevan dari penelitian-penelitian sebelumnya yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Data diperoleh melalui pencarian sistematis di basis data akademik seperti Google Scholar, ERIC, ResearchGate, SpringerLink, dan Garuda. Tinjauan ini menunjukkan bahwa berbagai jenis kegiatan ice breaking, termasuk permainan bahasa, cerita motivasi, sorakan berirama, latihan fisik ringan, dan permainan berbasis digital, secara efektif menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan, mengurangi kebosanan siswa, dan meningkatkan fokus mereka selama pembelajaran literasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya meningkatkan motivasi membaca siswa tetapi juga memperkuat perhatian dan keterlibatan kognitif mereka dalam pembelajaran berbasis literasi. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti bahwa keberhasilan kegiatan ice breaking bergantung pada kreativitas guru, keterampilan manajemen kelas, dan keselarasan kegiatan dengan tujuan pembelajaran. Secara keseluruhan, tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa pemecah kebekuan berfungsi sebagai strategi pedagogi adaptif yang memadukan dimensi kognitif, afektif, dan sosial, mendukung terwujudnya pembelajaran yang menyenangkan dan selaras dengan tujuan Kurikulum Merdeka
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA DI KELAS 2 SD hardianti, St; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35684

Abstract

Membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar, khususnya kelas 2 yang berada pada masa transisi dari belajar membaca menuju membaca untuk belajar. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan membaca baik pada aspek teknis maupun pemahaman bacaan, sehingga diperlukan strategi yang tepat dari guru. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel pada basis data Google Scholar, Scopus, dan DOAJ dalam rentang tahun 2015–2025. Kriteria inklusi mencakup artikel jurnal full-text yang membahas kesulitan membaca dan strategi guru di sekolah dasar, sedangkan kriteria eksklusi meliputi artikel non-penelitian, jenjang pendidikan menengah, dan publikasi sebelum 2015. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan kemampuan membaca siswa, keterbatasan media pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua, serta faktor psikologis siswa. Adapun strategi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan metode fonetik, pendekatan multisensori, pemanfaatan media kreatif, pemberian bimbingan individual, dan penguatan kolaborasi dengan orang tua. Kajian ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru, sekolah, dan keluarga dalam meningkatkan keterampilan literasi awal siswa. 
Profil Pelajar Pancasila (P5) : Implementasi Model Pembelajaran Experiential Learning Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa Sekolah Dasar Aulia, Wina Fadila; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Experiential Learning dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar sebagai upaya mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kajian ini menyoroti efektivitas model Experiential Learning dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan penguatan karakter siswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang kontekstual dan reflektif. Metode penelitian menggunakan metode sistematic literature review. Berdasarkan hasil telaah literatur dan temuan empiris, model ini terbukti mampu mengembangkan dimensi profil pelajar pancasila seperti gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan tanggung jawab sosial. Faktor pendukung keberhasilan implementasi mencakup peran guru sebagai fasilitator, keterlibatan orang tua, serta dukungan lingkungan belajar yang kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa Experiential Learning dapat menjadi pendekatan strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.
Strategi Optimalisasi Program Makanan Bergizi Gratis Untuk Mendukung Generasi Emas 2045 Sari, Sinta; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35700

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai temuan penelitian yang relevan mengenai strategi optimalisasi Program Makanan Bergizi Gratis dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045. Pendekatan ini dipilih karena mampu memberikan pemahaman yang komprehensif dan terstruktur terhadap perkembangan kebijakan, strategi implementasi, dan dampak program berdasarkan bukti empiris dari berbagai konteks wilayah dan institusi pendidikan. Proses penelusuran literatur dilakukan secara sistematis melalui basis data akademik nasional dan internasional, seperti Google Scholar, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda, dengan menggunakan kata kunci seperti “program makanan bergizi gratis”, “school feeding program”, “strategi implementasi gizi”, dan “generasi emas 2045”. Kriteria inklusi yang digunakan meliputi artikel ilmiah yang terbit pada periode 2020–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, bersifat penelitian empiris maupun konseptual, serta memiliki relevansi langsung dengan tema gizi, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia. Sementara itu, kriteria eksklusi mencakup publikasi yang tidak memiliki akses penuh terhadap data, artikel opini tanpa dasar metodologis, dan publikasi di luar rentang waktu yang ditentukan. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPAS Ningsih, Astria; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron; Rahman, Nanang
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non- equivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis dengan indikator menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata- rata skor kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai sig < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa penerapan Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Discovery Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran IPAS untuk melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sejak dini.
Nilai Edukatif Kurikulum Berlandaskan Deep Learning bagi Anak SD Kawasan Agraris dalam Membangun Literasi Digital hajar, st; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; fujiaturrahman, sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37121

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah aspek edukatif dari implementasi deep learning pada kurikulum sekolah dasar di daerah agraris, dengan fokus pada peningkatan literasi digital serta penguatan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan pengumpulan data literatur dari basis data ilmiah bereputasi seperti Scopus, Google Scholar, dan DOAJ, dalam rentang waktu publikasi 2018–2025. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berpotensi besar dalam meningkatkan literasi digital, keterampilan abad ke-21, serta penguatan karakter siswa sekolah dasar di daerah agraris. Keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh integrasi antara desain instruksional yang adaptif terhadap konteks lokal, pemanfaatan media digital interaktif, dan peran guru sebagai fasilitator, kurator, serta teladan dalam penggunaan teknologi yang etis dan bertanggung jawab. Berbagai strategi pembelajaran, termasuk project-based learning, problem-based learning, dan diskusi reflektif, terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta nilai-nilai moral siswa. Deep learning tidak semata-mata dipahami menjadi inovasi teknologi, tetapi menjadi pendekatan pedagogis yang berorientasi pada pembelajaran bermakna, kontekstual, dan relevan untuk memperkuat literasi digital serta karakter siswa sekolah dasar di kawasan agraris.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PERBANTUAN AUDIO VISUAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Hardianti, Siti Fansuri; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35598

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) berbantuan media audio visual serta pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Permasalahan utama dalam pembelajaran IPA adalah rendahnya keterlibatan aktif siswa, kurangnya motivasi, serta kesulitan memahami konsep-konsep ilmiah yang abstrak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental). Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menerima pembelajaran PBL berbantuan media audio visual dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, angket motivasi, dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan media audio visual mampu meningkatkan pemahaman konsep IPA secara signifikan, meningkatkan motivasi belajar, serta meningkatkan keaktifan dan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi model PBL dan media audio visual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar