Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Ice Breaking sebagai Strategi Meningkatkan Minat Baca dan Konsentrasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Salsabilah, Salsabilah; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ice breaking sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan minat baca dan konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan untuk mensintesis dan menginterpretasikan temuan-temuan relevan dari penelitian-penelitian sebelumnya yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025. Data diperoleh melalui pencarian sistematis di basis data akademik seperti Google Scholar, ERIC, ResearchGate, SpringerLink, dan Garuda. Tinjauan ini menunjukkan bahwa berbagai jenis kegiatan ice breaking, termasuk permainan bahasa, cerita motivasi, sorakan berirama, latihan fisik ringan, dan permainan berbasis digital, secara efektif menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menyenangkan, mengurangi kebosanan siswa, dan meningkatkan fokus mereka selama pembelajaran literasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ice breaking tidak hanya meningkatkan motivasi membaca siswa tetapi juga memperkuat perhatian dan keterlibatan kognitif mereka dalam pembelajaran berbasis literasi. Lebih lanjut, penelitian ini menyoroti bahwa keberhasilan kegiatan ice breaking bergantung pada kreativitas guru, keterampilan manajemen kelas, dan keselarasan kegiatan dengan tujuan pembelajaran. Secara keseluruhan, tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa pemecah kebekuan berfungsi sebagai strategi pedagogi adaptif yang memadukan dimensi kognitif, afektif, dan sosial, mendukung terwujudnya pembelajaran yang menyenangkan dan selaras dengan tujuan Kurikulum Merdeka
TANTANGAN DAN STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA DI KELAS 2 SD hardianti, St; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35684

Abstract

Membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar, khususnya kelas 2 yang berada pada masa transisi dari belajar membaca menuju membaca untuk belajar. Namun, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan membaca baik pada aspek teknis maupun pemahaman bacaan, sehingga diperlukan strategi yang tepat dari guru. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah artikel pada basis data Google Scholar, Scopus, dan DOAJ dalam rentang tahun 2015–2025. Kriteria inklusi mencakup artikel jurnal full-text yang membahas kesulitan membaca dan strategi guru di sekolah dasar, sedangkan kriteria eksklusi meliputi artikel non-penelitian, jenjang pendidikan menengah, dan publikasi sebelum 2015. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai tantangan, antara lain perbedaan kemampuan membaca siswa, keterbatasan media pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua, serta faktor psikologis siswa. Adapun strategi yang dapat diterapkan meliputi penggunaan metode fonetik, pendekatan multisensori, pemanfaatan media kreatif, pemberian bimbingan individual, dan penguatan kolaborasi dengan orang tua. Kajian ini menegaskan pentingnya sinergi antara guru, sekolah, dan keluarga dalam meningkatkan keterampilan literasi awal siswa. 
Profil Pelajar Pancasila (P5) : Implementasi Model Pembelajaran Experiential Learning Dalam Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa Sekolah Dasar Aulia, Wina Fadila; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Experiential Learning dalam kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah dasar sebagai upaya mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Kajian ini menyoroti efektivitas model Experiential Learning dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan penguatan karakter siswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman yang kontekstual dan reflektif. Metode penelitian menggunakan metode sistematic literature review. Berdasarkan hasil telaah literatur dan temuan empiris, model ini terbukti mampu mengembangkan dimensi profil pelajar pancasila seperti gotong royong, kemandirian, bernalar kritis, dan tanggung jawab sosial. Faktor pendukung keberhasilan implementasi mencakup peran guru sebagai fasilitator, keterlibatan orang tua, serta dukungan lingkungan belajar yang kolaboratif. Temuan ini menegaskan bahwa Experiential Learning dapat menjadi pendekatan strategis dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, berkarakter, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21 di sekolah dasar.
Strategi Optimalisasi Program Makanan Bergizi Gratis Untuk Mendukung Generasi Emas 2045 Sari, Sinta; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35700

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis berbagai temuan penelitian yang relevan mengenai strategi optimalisasi Program Makanan Bergizi Gratis dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045. Pendekatan ini dipilih karena mampu memberikan pemahaman yang komprehensif dan terstruktur terhadap perkembangan kebijakan, strategi implementasi, dan dampak program berdasarkan bukti empiris dari berbagai konteks wilayah dan institusi pendidikan. Proses penelusuran literatur dilakukan secara sistematis melalui basis data akademik nasional dan internasional, seperti Google Scholar, ScienceDirect, SpringerLink, dan Garuda, dengan menggunakan kata kunci seperti “program makanan bergizi gratis”, “school feeding program”, “strategi implementasi gizi”, dan “generasi emas 2045”. Kriteria inklusi yang digunakan meliputi artikel ilmiah yang terbit pada periode 2020–2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, bersifat penelitian empiris maupun konseptual, serta memiliki relevansi langsung dengan tema gizi, pendidikan, dan pembangunan sumber daya manusia. Sementara itu, kriteria eksklusi mencakup publikasi yang tidak memiliki akses penuh terhadap data, artikel opini tanpa dasar metodologis, dan publikasi di luar rentang waktu yang ditentukan. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN IPAS Ningsih, Astria; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron; Rahman, Nanang
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe non- equivalent control group design. Subjek penelitian adalah siswa kelas V sekolah dasar yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes uraian kemampuan berpikir kritis dengan indikator menganalisis, mengevaluasi, dan menyimpulkan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata- rata skor kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan hasil uji-t yang menunjukkan nilai sig < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa penerapan Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Discovery Learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran IPAS untuk melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa sejak dini.
Nilai Edukatif Kurikulum Berlandaskan Deep Learning bagi Anak SD Kawasan Agraris dalam Membangun Literasi Digital hajar, st; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; fujiaturrahman, sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.37121

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah aspek edukatif dari implementasi deep learning pada kurikulum sekolah dasar di daerah agraris, dengan fokus pada peningkatan literasi digital serta penguatan karakter siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan pengumpulan data literatur dari basis data ilmiah bereputasi seperti Scopus, Google Scholar, dan DOAJ, dalam rentang waktu publikasi 2018–2025. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berpotensi besar dalam meningkatkan literasi digital, keterampilan abad ke-21, serta penguatan karakter siswa sekolah dasar di daerah agraris. Keberhasilan implementasinya sangat dipengaruhi oleh integrasi antara desain instruksional yang adaptif terhadap konteks lokal, pemanfaatan media digital interaktif, dan peran guru sebagai fasilitator, kurator, serta teladan dalam penggunaan teknologi yang etis dan bertanggung jawab. Berbagai strategi pembelajaran, termasuk project-based learning, problem-based learning, dan diskusi reflektif, terbukti mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, serta nilai-nilai moral siswa. Deep learning tidak semata-mata dipahami menjadi inovasi teknologi, tetapi menjadi pendekatan pedagogis yang berorientasi pada pembelajaran bermakna, kontekstual, dan relevan untuk memperkuat literasi digital serta karakter siswa sekolah dasar di kawasan agraris.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PERBANTUAN AUDIO VISUAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEMBELAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR Hardianti, Siti Fansuri; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.35598

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning/PBL) berbantuan media audio visual serta pengaruhnya terhadap motivasi dan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar. Permasalahan utama dalam pembelajaran IPA adalah rendahnya keterlibatan aktif siswa, kurangnya motivasi, serta kesulitan memahami konsep-konsep ilmiah yang abstrak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental). Subjek penelitian adalah siswa kelas V yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menerima pembelajaran PBL berbantuan media audio visual dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, angket motivasi, dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan media audio visual mampu meningkatkan pemahaman konsep IPA secara signifikan, meningkatkan motivasi belajar, serta meningkatkan keaktifan dan keterlibatan siswa selama pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi model PBL dan media audio visual dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar
Strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca pada kelas rendah nur, zikrina Khalifa; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.36218

Abstract

Reading is a fundamental skill that forms the foundation of the learning process, yet many lower-grade elementary school students still face difficulties in reading. This article aims to examine teachers’ strategies in overcoming reading difficulties among lower-grade students through a library research method with a qualitative approach. Data were collected from literature including books, journals, articles, and previous studies relevant to reading difficulties and teaching strategies. The findings show that reading difficulties can be caused by both internal and external factors, such as lack of early literacy stimulation, monotonous teaching methods, and limited parental support. Strategies that teachers can apply include the use of phonics methods, multisensory approaches, educational games, and the creation of a supportive learning environment. Moreover, collaboration between teachers and parents is essential to strengthen students’ reading skills. With innovative, motivational, and collaborative strategies, lower-grade students are more likely to overcome reading barriers and achieve better academic performance.
STRATEGI GURU SD DALAM MENGHADAPI SISWA YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN MEMBACA Bulandari, Siti; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.36773

Abstract

This study aims to analyze elementary school teachers' strategies in dealing with students who experience reading delays through a Systematic Literature Review (SLR) approach to scientific publications from 2015 to 2025. Data were collected from various reputable sources such as Scopus, DOAJ, and Google Scholar, then analyzed based on the focus, variables, and effectiveness of the intervention strategies used. Reading ability is the main foundation for literacy mastery and student academic achievement, but many students still have difficulty recognizing letters, combining syllables, and understanding the meaning of what they read. The results of the review show three main focuses of teacher strategies, namely the application of differentiated, phonics, and multisensory learning; the use of technology and innovative learning media; and collaboration between teachers, parents, and schools. Phonics and multisensory strategies have been proven effective in improving decoding skills, fluency, and reading comprehension. Meanwhile, digital learning technology and cooperation between schools and families also contribute to the success of literacy interventions. However, limitations in teacher training, access to technology, and parental participation remain major challenges. This study emphasizes the importance of improving teacher competence, optimizing technology, and cross-party collaboration to strengthen students' basic literacy in a sustainable manner.
PERAN PENTING GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER DASAR SISWA DI KELAS I anasti, tasya febri; Haifaturrahmah, Haifaturrahmah; Fujiaturrahman, Sukron
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 11, No 1: January 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v11i1.36756

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penting guru dalam membentuk karakter dasar siswa kelas 1 sekolah dasar. Pendidikan karakter pada usia dini sangat krusial karena menjadi fondasi bagi perkembangan moral, kepribadian, dan sosial anak di masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan, di mana data diperoleh dari buku, jurnal, serta penelitian terkini tahun 2023–2025 yang relevan dengan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki empat peran utama, yaitu sebagai teladan, fasilitator, motivator, dan pembimbing. Guru berfungsi sebagai role model yang memberikan contoh nyata perilaku positif, mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran, memberikan motivasi melalui apresiasi dan bimbingan, serta membantu siswa memahami konsekuensi dari setiap tindakan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pembentukan karakter dasar siswa sangat bergantung pada konsistensi peran guru, dukungan sekolah, serta sinergi dengan orang tua. Dengan demikian, guru kelas 1 berperan sebagai aktor kunci dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan sopan santun yang menjadi bekal penting bagi perkembangan anak selanjutnya