p-Index From 2021 - 2026
5.667
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SAINSMAT Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Celebes Biodiversitas : Jurnal Sains dan Pendidikan Biologi Jurnal IPA Terpadu KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Journal of Vocational Education Studies (JOVES) Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Quimica : Jurnal Kimia Sains dan Terapan Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia ARRUS Journal of Mathematics and Applied Science Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (JP-IPA) Sulawesi Tenggara Educational Journal Jurnal Literasi Pendidikan Fisika (JLPF) Education and Counseling Journal Indonesian Journal of Social and Educational Studies SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Atma Inovasia Journal of Health, Education, Economics, Science, and Technology (J-HEST) Arfak Chem: Chemistry Education Journal Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Seminar Nasional Hasil Penelitian LP2M UNM Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Edukimbiosis: Jurnal Pendidikan IPA Chemedu: Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA) Jurnal Pengabdian Sosial Abdi Kimia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Abdi Negeriku SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Macca: Science-Edu Journal Hayyan Journal Jurnal Pendidikan IPA Indonesia International Journal of Educational Practice and Policy
Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGEMBANGAN MODUL AJAR BEBASIS PROJECT BASIC LEARNING (PJBL) DAN PROBLEM BASIC LEARNING (PBL) Syarifuddin; Ahmad, Fandi; Elpisah; Yunus, Muh; Sari, Nur Indah
ABDI KIMIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Edisi Juni
Publisher : Jurusan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/abdi.v1i2.2482

Abstract

Kegiatan Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Project .(PBJL) dan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) IKM dilaksanakan selama 1 (satu) hari di SD Inpres Tamanyelleng Barombong Kab. Gowa, pada tanggal Sabtu 26 Agustus 2023 dengan tujuan; a). Guru- Guru memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang Implementasi Kurukulum Merdeka Belajar ,b) Guru- Guru memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang Modul Ajar, c). Mampu mempelajari dan mampu menyusun Modul Pembelajaran Berbasis Project Basic Learning (PBJL), d). Mampu mempelajari dan mampu menyusun Modul Pembelajaran Berbasis Problem Basic Learning (PBJL)., e). Mempraktekkan Cara Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Project PBJL dan Problem Basic Learning (BPL).Adapun sasaran Pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Project .(PBJL) dan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) IKM yaitu peserta guru- guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG ) SD Tamanyelleng Barombong Kab. Gowa, dengan jumlah 62 orang guru. Berdasarkan hasil kusioner mengukur tingkat pemahaman peserta guru- guru Kelompok kerja Guru SD Manyellengang Barombong kab Gowa yang berjumlah 62 orang Guru adalah kategori baik sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Project .(PBJL) Dan Penyusunan Modul Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) IKM Berhasil. tetapi walaupun secara rata- rata item materi baik masih ada materi yang memerlukan perbaikan seperti; 1). Pemahaman terhadap P5 dan Project Based Learning dan PBL, 2). Karakteristik Pembelajaran Berbasis Project dan Problem Basic Learning, 3). Prosedur Penyusunan Modul Ajar dan Praktik Penyusunan Modul Ajar PBJL dan PBL.
Cultivating Problem-Solving in Undergraduate Chemistry Teachers: A Review of Pedagogical Strategies and Curriculum Design Ahmad, Fandi; Sari, Nur Indah
Venn: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences Vol. 4 No. 3 (2025): Matematika, IPA, dan Pembelajarannya
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/venn.v4i3.360

Abstract

The development of problem-solving skills in prospective chemistry teachers is a fundamental aspect of education. This study aims to review pedagogical strategies and curriculum design that cultivate problem-solving in undergraduate chemistry teachers. This literature review uses three main steps: 1) Comprehensive Search Strategy to identify relevant studies related to pedagogical strategies and curriculum design; 2) Screen and Select Relevant Studies based on criteria relevant to problem-solving development; and 3) Synthesize and Analyze Findings to systematically combine and interpret selected data to produce a deeper and more comprehensive understanding. The results of the literature review indicate: 1) Effective pedagogical strategies include computer-based learning, guided inquiry, and context-based learning. 2) Curriculum designs such as innovative teaching programs, vocational learning, and laboratory curricula by integrating technology. Collaborative curriculum models and virtual learning systems based on constructivism are essential. Pedagogical strategies and holistic curriculum designs that focus on developing critical and adaptive individuals are essential to equip prospective chemistry teachers with complex problem-solving skills.
Pendampingan Baca Tulis Siswa melalui Kegiatan Literasi Membaca di Mts Mas'Udiyah Wonomulyo Arsyad, Arie Arma; Muhiddin, St. Mutia Alfiyanti; Yanto, Nurfitra; Sari, Nur Indah; Hatta, A. Afrinaramadhani
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/pvw2jv93

Abstract

Literasi merupakan seperangkat kemampuan keterampilan individu dalam membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca merupakan salah satu hal yang penting dalam segala macam proses pembelajaran. Melalui membacalah berbagai ilmu pengetahuan dapat mengantarkan pada kesuksesan. Artikel ini bertujuan melatih siswa dalam hal membaca dan melatih siswa menulis sambil didikte. Hambatan dalam artikel ini kurangnya kesadaran siswa dan kurangnya peran orang tua dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa. Artikel ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil dari kegiatan literasi membaca ini membawa dampak positif bagi siswa. Dampak positif ini berupa peningkatan minat membaca siswa, hal ini disertai dengan meningkatnya rasa percaya diri siswa dalam membaca dan menulis. Dalam kegiatan ini memiliki hambatan yang dialami mahasiswa proses untuk mengumpulkan siswa yang mengikuti kegiatan literasi membaca, siswa cenderung kurang disiplin. Untuk mengatasi hambatan tersebut ada tiga usaha yang dilakukan mahasiswa yaitu, mahasiswa mendatangi siswa satu persatu ke kelasnya, membuat daftar hadir disetiap pertemuannya, dan menggunakan media pembelajaran (Audio Visual).
The Effect of Project-Based Learning E-Modules on Student Competence in Developing Science Process Skills Assessment Instruments Ramlawati, Ramlawati; Sari, Nur Indah; Arif, Rifda Nurhikmawati; Ilmi, Nurul
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 13, No 4 (2025): OCTOBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpsi.v13i4.49142

Abstract

Student competence in developing assessment instruments is crucial for ensuring the quality of learning evaluation. This research aims to determine the effect of project-based learning e-modules on student competence in developing science process skills instruments. This study employed a quasi-experimental research design with a nonequivalent control group. The sample was selected using purposive sampling based on students' initial abilities, resulting in 54 students divided into two groups. Data collection instruments included the development of one basic and integrated SPS question by students for each indicator. The research data were analyzed using a t-test with a significance level of 5%. The results demonstrated a significant positive effect of the PjBL e-module on student competence in developing SPS instruments, with the experimental group's average competence being 77.36, which was higher than the control group's average of 62.41. This research is expected to improve the competence of prospective science teachers in developing valid and effective assessment instruments, thereby addressing obstacles such as a lack of understanding of SPS, difficulties in constructing complex questions, and challenges in creating effective distractors
Edukasi Penanggulangan Food Waste Pada Destinasi Wisata Pantai di Desa Cikoang, Kabupaten Takalar Sari, Nur Indah; Alqadri, Zulqifli; Hatta, A. Afrinaramadhani; Ramlawati, Ramlawati; Yunus, Sitti Rahma
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v4i1.61317

Abstract

Penginapan wisata, homestay dengan spot wisata merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya Food Waste. Limbah makanan atau Food Waste didefinisikan sebagai pangan berlebih adalah pangan kaya organik yang masih dalam kondisi baik dan aman, namun berpotensi terbuang atau dimusnahkan jika tidak dimanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap Food Waste dan penanggulangan limbah makanan pada destinasi wisata Pantai di desa Cikoang, Kabupaten Takalar. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab. Teknik penentuan peserta yaitu purposive sampling dengan memperhatikan banyaknya jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai di PPLH Puntondo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi Food Waste dan penanggulangannya cukup efektif meningkatkan pemahaman peserta pelatihan dengan skor rerata N-Gain sebesar 0,58 pada interpretasi sedang.
Pengolahan Limbah Air Kelapa Menjadi Nata de Coco berbasis Bioteknologi di Pesantren Putri Yatama Mandiri Muhiddin, Nurhayani H.; Ramlawati, Ramlawati; sahribulan, sahribulan; Sahrani, Sahrani; Sari, Nur Indah
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.76664

Abstract

Pengolahan limbah air kelapa melalui bioteknologi sederhana merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Pesantren Putri Yatama Mandiri dengan tujuan membekali santriwati keterampilan praktis dalam mengolah limbah air kelapa menjadi Nata de Coco. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, praktik langsung pembuatan Nata de Coco, serta evaluasi respons peserta. Evaluasi dilakukan melalui tiga indikator, yaitu pemanfaatan limbah, pemahaman prosedur, dan pembelajaran bioteknologi. Selain itu, kualitas produk dinilai melalui uji organoleptik dengan enam parameter utama, yakni warna, aroma, tekstur, kekenyalan, rasa, dan daya terima. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa santriwati mampu memahami proses fermentasi dan menyadari potensi ekonomis dari limbah air kelapa. Uji organoleptik mengindikasikan produk dapat diterima dengan baik, dengan skor tinggi pada daya terima, tekstur, kekenyalan, dan warna, meskipun aroma dan rasa relatif lebih rendah. Dengan demikian, kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan ilmu bioteknologi dengan praktik kewirausahaan, serta berpotensi mendukung pemberdayaan santriwati melalui pemanfaatan limbah berbasis bioteknologi.
CUPS-SSI: IMPROVING CONCEPTUAL UNDERSTANDING THROUGH INTEGRATION COOPERATIVE LEARNING MODEL WITH SOCIAL SCIENTIFIC ISSUES Rahman, Nurul Aulia; Nur Abu, St. Hayatun; Hamzah, Eka Fitriana; Gustiana, Gustiana; Sari, Nur Indah
Jurnal IPA Terpadu Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v8i3.67001

Abstract

This study aims to design a CUPs-SSI learning model that meets the criteria of valid, practical, and effective in improving students' understanding of chemical concepts. The resulting learning model is a cooperative learning model oriented to the application of social science issues in education. The type of research is R&D (research and development), with the design of the Plom development model. Data collection techniques use tests and non-tests. After going through the design, realization of design, and validation stages, the CUPs-SSI (conceptual understanding procedures oriented to socio scientific issues) learning model was produced which has six syntax or stages of learning, namely investigation, exploration, hypothesis, verification, presentation, and generalization. Other components of the CUPs-SSI learning model consist of social systems, reaction principles, support systems, instructional impacts, and herding impacts. The results of the limited trial of the conceptual understanding test of students after learning with the CUPs-SSI model, were in the good category with an average percentage of 85.11%. Thus, theoretically, this research shows that the CUPs-SSI model, can improve students conceptual understanding. Practically, the research results show that the CUPs-SSI model is suitable for use as an alternative learning model, especially for science material.
Pengembangan E-Modul berbasis Project-based Learning untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Mengembangkan Instrumen KPS Sari, Nur Indah; Ramlawati, Ramlawati; Arif, Rifda Nur Hikmahwati
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78487

Abstract

Abstrak. Rendahnya kemampuan calon guru IPA dalam mengembangkan instrumen penilaian, khususnya Keterampilan Proses Sains (KPS), mengindikasikan kebutuhan akan bahan ajar inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-modul berbasis Project-based learning yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa calon guru IPA, dan menganalisis respon mahasiswa terhadap e-modul tersebut. Menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang melibatkan 30 mahasiswa pada mata kuliah Pengembangan Instrumen. Data validitas, kepraktisan, keefektifan, dan respon mahasiswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan e-modul berbasis PjBL sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan. E-modul juga terbukti efektif secara signifikan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mengembangkan instrumen KPS dengan N-gain sebesar 0,56 dalam kategori sedang; rata-rata skor meningkat dari 47,44 menjadi 76,82 dengan 80% mahasiswa mencapai peningkatan kategori sedang hingga tinggi. Respon mahasiswa terhadap kepraktisan e-modul memperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 87,71% dalam kategori Sangat Setuju. E-modul ini direkomendasikan sebagai perangkat pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kompetensi calon guru IPA dalam pengembangan instrumen penilaian KPSĀ Kata Kunci: E-modul, PjBL, KPS, Pengembangan instrumen, model ADDIE
Identifying Student Misconceptions in Buffer Solution Concepts Using Mental Model-Based Diagnostic Test Ramlawati*, Ramlawati; Rosadi, Husna Hadi; Hussain, Halimah; Sari, Nur Indah; Ilmi, Nurul
Jurnal IPA & Pembelajaran IPA Vol 9, No 4 (2025): DECEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jipi.v9i4.49460

Abstract

Chemistry learning often faces challenges in the form of misconceptions, especially in buffer solution material, which is abstract because it involves the concepts of chemical equilibrium and acid-base properties. This study aims to produce information about the use of diagnostic tests with the Interview-About-Event method in exploring students' mental models on buffer solution material. The research method used was descriptive qualitative on 9 grade XII students at a high school in Makassar City using in-depth interviews that asked students to explain the phenomena given. Data collection was carried out using research instruments in the form of a diagnostic test and semi-structured interviews. The answers of each student were mapped to obtain a profile of their mental models. The results showed that the studChemistry learning often presents challenges in the form of misconceptions, particularly concerning buffer solutions. This material is abstract as it involves the concepts of chemical equilibrium and acid-base properties. This study aims to provide information on using diagnostic tests with the interview-about-event method to explore students' mental models. The research employed a descriptive qualitative method with nine 12th-grade students from a high school in Makassar City. Data was collected through in-depth interviews that asked students to explain given phenomena, utilizing research instruments in the form of a four-tier diagnostic test and semi-structured interviews. The answers of each student were mapped to obtain a profile of their mental models. The results indicated that students' mental models revealed diversity in their responses, especially at the submicroscopic level. Their mental models tended to be simple, incomplete, and macroscopic, characterized by misconceptions such as considering equilibrium shifts to be separate from the direct reactions of buffer components, misunderstandings in using arrows for partial and complete ionization, incorrect definitions of acids, and misconceptions about buffer solutions neutralizing pH or causing pH changes. The diversity and consistency of these misconceptions underscore the importance of a pedagogical approach focused on deep conceptual understanding and the integration of multiple levels of chemical representationents' mental models revealed diversity in their answers, especially at the submicroscopic level. Their mental models tended to be simple, incomplete, and macroscopic, characterized by misconceptions such as considering equilibrium shifts to be separate from the direct reactions of buffer components, misunderstandings in the use of arrows for partial and complete ionization, incorrect definitions of acids, and misconceptions about buffer solutions in neutralizing pH or causing pH changes. The diversity and consistency of these misconceptions emphasize the importance of a pedagogical approach focused on deep conceptual understanding and the integration of multiple levels of chemical representation
Hubungan Kemampuan Pemecahan Masalah Kimia dan Self Efficacy Mahasiswa pada Konsep Stoikiometri Sari, Nur Indah; Ahmad, Fandi
ChemEdu Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/chemedu.v6i3.78010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dalam menyelesaikan soal materi stoikiometri pada mata kuliah kimia dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasi. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa tingkat pertama D-III Hiperkes K3 di Kota Makassar yang terdiri dari 28 mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah kimia dasar. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen yang terdiri dari 5 nomor soal bentuk esai untuk tes kemampuan pemecahan masalah, sedangkan data self efficacy diambil menggunakan wawancara dan kuesioner yang terdiri dari 9 pernyataan dengan skala likert empat skala yang diklarifikasi dengan wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy yang berbeda. Wawancara ini bertujuan untuk menggali faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy mahasiswa pada konsep stoikiometri. Hasil penelitian menunjukkan gambaran kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy mahasiswa pada konsep stoikiometri berada pada kategori baik. Terdapat hubungan yang sangat kuat dan positif antara variabel Kemampuan Pemecahan Masalah dan self-efficacy, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,814 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,01). Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman komprehensif tentang kemampuan pemecahan masalah kimia dan self-efficacy mahasiswa pada konsep stoikiometri, serta implikasinya terhadap desain pembelajaran yang lebih efektif. Temuan ini dapat digunakan untuk mengembangkan intervensi yang meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa untuk keberhasilan akademik dan karir mereka.