Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

FILSAFAT MUHAMMAD ABID AL-JABIRI DALAM TELAAH EPISTEMOLOGI BURHANI SINERGI NALAR ISLAM Hakim, Maman Lukmanul; Al-Habibi, Muhammad Luthfi Jalaludin
Living Islam: Journal of Islamic Discourses Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/lijid.v7i2.5425

Abstract

This research aims to discuss the study of Muhammad Abid Al-Jabiri Philosophy in Epistemology (Burhani) Synergy of Islamic Reason. This research uses a qualitative approach and applies descriptive-analytical methods. Philosophy is Positioned as a formal object, the material object is Muhammad Abid Al-Jabiri and the context is Epistemology (Burhani) and Islamic Reason. The result and discussion in this research show that Muhammad Abid Al-Jabiri Philosophy through his throughts on Islamic Reason is embedded in Burhani’s epistemologi through his curiosity about the domination of science which is based on the use of reason as the main human ability to obtain knowledge using the method of deducation. Culture it self a cultural heritage, thought, religion, literature, art, philosophy, sufism and kalam that comes from the past. This research concludes that Muhammad Abid Al-Jabiri, Epistemology Burhani (Philosophy) is relevant to be used synergi Islamic Reason and understand of texts and implied and explicit meanings in reality cause and effect (asbabun nuzul) of Islamic reason traditions in the present so as to forget the traditions of the history. Keywords: Epistemology Burhani; Islamic Reason; Muhammad Abid Al-Jabiri; Phylosophy; Turath   Penelitian ini bertujuan untuk membahas Telaah Filsafat Muhammad Abid Al-Jabiri dalam Epistemologi (Burhani) Sinergi Nalar Islam, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif serta menerapkan metode deskriptif-analitis, Filsafat di posisikan sebagai objek formal, objek materialnya Muhammad Abid Al-Jabiri serta konteksnya Epistemologi (Burhani) dan Nalar Islam. Hasil dan pembahasan pada penelitian ini menunjukkan bahwa Filsafat Muhammad Abid Al-Jabiri melalui pemikirannya tentang Nalar Islam tertera pada Epistemologi Burhani melalui rasa ingin tahunya pada pendominasian ilmu pengetahuan yang didasari dengan penggunaan akal untuk kemampuan utama manusia memperoleh ilmu pengetahuan tersebut dengan metode deduksi. Kebudayaan sendiri merupakan suatu warisan budaya, pemikiran, agama, sastra, seni, filsafat, tasawwuf dan kalam yang hadir dari kita maupun orang lain, baik itu dekat dan jauh, menyertai kekinian kita yang datang dari masa lalu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Epistemologi Burhani (Filsafat) Muhammad Abid Al-Jabiri relevan digunakan untuk mensinergikan Nalar Islam serta pemahaman akan teks dan makna yang tersirat serta tersurat dalam mengejawantahkan sebab-akibat (asbabun nuzul) tradisi nalar Islam pada masa sekarang hingga tidak melupakan tradisi masa lalu. Kata kunci: Epistemologi Burhani; Filsafat; Muhammad Abid Al-Jabiri; Nalar Islam; Turath
Pengembangan GeoGebra Classroom Pada Materi Transformasi Geometri Septian, Ari; Fahrisyal, Muhammad Luthfi; Jusniani, Nia
PRISMA Vol 11, No 2 (2022): PRISMA Volume 11, No 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i2.2483

Abstract

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran GeoGebra Classroom ada materi transformasi geometri yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model penelitian ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation). Penelitian ini melibatkan 5 validator yang terdiri dari dosen ahli dan guru matematika serta 21 siswa SMAN 2 Cianjur yang menjadi subjek uji coba terbatas. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen validitas produk dan instrumen kepraktisan produk. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan nilai persentase yang dikonversikan ke dalam bentuk kualitatif dengan menggunakan kriteria validitas dan kepraktisan produk. Hasil penelitian ini menginformasikan bahwa GeoGebra Classroom pada materi transformasi geometri yang dikembangkan sangat valid dengan persentase nilai 93,00% dan sangat praktis dengan persentase nilai 85,87%. Menindaklanjuti temuan pada penelitian ini, maka GeoGebra Classroom cocok digunakan menjadi media pembelajaran matematika di kelas maupun untuk pembelajaran mandiri siswa.
Tinjauan Hukum terhadap Jasa Tukang Gigi Yang Melebihi Wewenangnya: Analisis Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 39 tahun 2014 Ciptaningsih, Wahyu; Radian, Muhammad Luthfi
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab VOLUME 5 ISSUE 2, MAY 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v5i2.48666

Abstract

Dental artisan is a dentist's specialty. The large number of dental artisan who do not follow the health benchmarks set out in Minister of Health Regulation Number 39 of 2014 makes it seem as if the norms created are meaningless. In fact, there are quite a few cases where dental artisan carry out fixed braces treatment on their patients. This research will discuss the legal regulation of dental artisan that exceed their authority in terms of Minister of Health Regulation No. 39 of 2014. The aim of this research is to find out the legal regulations regarding permits to practice dental artisan in Indonesia based on Minister of Health Regulation Number 39 of 2014 and to find out legal sanctions for providers of dental artisan who exceed their authority. In completing this research, the method used was the normative juridical method. The study results show that dentists based on Minister of Health Regulation no. 39/2014 is only allowed to make and install partial and/or full removable dentures using heat curing acrylic material. The sanctions that can be imposed on dentists who exceed their authority can be subject to administrative sanctions in the form of a written warning, temporary or permanent license revocation.
Pengaruh Kejahatan Kerah Putih Terhadap Kehidupan Masyarakat Amanda Putriasha; Citra Nabilah; Eka Faiz Rabbani; Muhammad Luthfi Wahyudi; Tugimin Supriyadi
JURNAL RISET MANAJEMEN (JURMA) Vol 2 No 2 (2024): June : Jurnal Riset Manajemen
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jurma.v2i2.1977

Abstract

White collar crime is a serious phenomenon that has a significant impact on people's lives, both from economic, social and psychological aspects. This research aims to understand in depth the influence of white collar crime on the dynamics of community life. The methods used include analysis of related literature, case studies, in-depth interviews with perpetrators, victims and community members, as well as observations of the impact of the crime. The research results show that white collar crime can result in financial losses, damage social relationships, and trigger strong social stigma and sanctions. Apart from that, psychological impacts such as trauma, insecurity and loss of trust can also be felt by victims and society. Comprehensive prevention and treatment efforts, such as education, law enforcement and solid community development, are needed to minimize the negative effects of white collar crime.
Pengaruh Bakteri Bacillus Megaterium sebagai Self-Healing Agent pada Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi Fauziah, Lulu; Murhayati, Siti Mutiara; M, Luthfi Muhammad; Aisyah, Linda
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 9, No 3: November 2023
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v9i3.228

Abstract

ABSTRAKSifat beton yang lemah terhadap tarik memungkinkan terjadinya retakan mikro dan dapat merambat menjadi retakan makro, apabila retakan tersebut tidak terdeteksi. Oleh karena itu, muncul inovasi yang disebut dengan Self-healing concrete (SHC), yaitu beton dapat menutupi retakan mikro secara mandiri tanpa adanya perlakuan dari manusia. Pada penelitian ini, digunakan bakteri Bacillus megaterium sebagai healing agent kemudian diterapkan pada beton mutu tinggi rencana 45 MPa berdasarkan pedoman ACI 211-4r.93, dengan kadar subtitusi semen oleh fly ash sebanyak 25% dan persentase bakteri sebesar 2% dari komposisi air yang digunakan. Hasilnya, diperoleh peningkatan nilai kuat tekan pada beton bakteri umur 28 hari sebesar 12,662% terhadap beton kontrol. Dimana nilai kuat tekan rata-rata 62,199 MPa pada beton bakteri dan 55,208 MPa untuk beton kontrol. Selain itu, beton bakteri mulai menunjukkan proses self-healing pada hari ke-21 pasca pengujian dan lebar ukuran retakan mikro yang dapat diperbaiki bakteri adalah berkisar 0,66-2,76 mm.Kata kunci: beton mutu tinggi, self-healing concrete, bacillus megaterium, kuat tekanABSTRACTThe weak tensile properties of concrete allow micro-cracks to occur and propagate into macro-cracks if they are not detected. Therefore, an innovation called Self-healing concrete (SHC) emerged, where concrete can cover micro-cracks independently without human treatment. In this study, Bacillus megaterium bacteria were used as a healing agent. Then they applied to high-strength concrete plan 45 MPa based on ACI guideline 211-4r.93, with a cement substitution content by fly ash of 25% and a percentage of bacteria of 2% of the composition of the water used. As a result, an increase in compressive strength value was obtained in bacterial concrete aged 28 days by 12.662% against control concrete. Where bacterial concrete was 7,524 MPa and control concrete was 7,399 MPa. In addition, bacterial concrete began to show a self-healing process on the 21st day after the compressive test, and the width of the size of micro-cracks that bacteria can repair is in the range of 0.66-2.76 mm.Keywords: high strength concrete, self-healing concrete, bacillus megaterium, compressive strength
Perubahan Makna Kata Faricha dalam Al-Qur’an (Kajian Semantik Kontekstual) Azizah, Shabrina Farah; Luthfi, Khabibi Muhammad
EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ibtikar.v12i2.14198

Abstract

Alasan yang mendasari dilakukannya penelitian ini ialah, penggunaan kata dalam Al-Qur’an sangat bervariasi dalam mengungkapkan makna senang dan bahagia. Salah satunya adalah kata faricha  yang diasumsikan memiliki makna yang baik. Namun, di dalam Al-Qur’an ternyata kata faricha juga bermakna buruk. Atas dasar inilah, penelitian ini mengkaji makna kata faricha dalam Al-Qur’an ditinjau dari semantik kontekstual dan mengetahui perubahan maknanya dalam Al-Qur’an berdasarkan kronologi turunnya surah Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersumber dari kata faricha dalam Al-Qur’an dengan metode pengumpulan data berupa metode dokumentasi beserta teknik turunannya. Metode analisis yang digunakan adalah metode distribusional dengan teknik bagi unsur langsung dan perluasan. Hasil penelitian diperoleh makna kontekstual diakronik kata faricha adalah; bangga dengan penyimpangan, bangga dengan hadiah, bahagia karena kemenangan bangsa Romawi, bangga dengan pengetahuan, senang atas rahmat, senang atas nikmat setelah kesengsaraan, bersenang-senang tanpa alasan yang benar, bangga dengan harta, bahagia karena angin yang baik  bahagia atas Al-Qur’an dan Islam,  puas dengan rezeki, puas dengan kehidupan dunia, bahagia atas Al-Qur’an,  senang karena musuh tertimpa musibah, senang atas pemberian Allah, dan senang karena tidak pergi berperang. Pola perubahan makna kata faricha terjadi secara acak berulang. Bentuk pergeseran maknanya berupa perluasan, penyempitan perubahan total dan penghalusan makna. Terdapat beberapa kategori perubahan makna kata faricha yaitu, baik, netral, buruk, dunia-akhirat, panjang-pendek.
Physical activity and body composition risk for metabolic syndrome Pratama, Yanasta Yudo; Sukarno, Rizky Triutami; Marfianti, Erlina; Luthfi Adnan, Muhammad; Sava Nuraida, Aisha; Suryalfihro Al-Ghozi, Yasfi
JHeS (Journal of Health Studies) Vol. 8 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/jhes.3507

Abstract

Metabolic syndrome is one of the main risk factors for various diseases such as cardiovascular disease and diabetes. The effect of physical activity has been widely studied regarding its benefits in reducing the development of metabolic syndrome. However, there are still underlying shortcomings in the results of previous research. Objective: to assess the influence of physical activity and metabolic syndrome components on the risk of metabolic syndrome in workers. Cross-sectional research was conducted on employees of PT. PLN. Variables assessed include waist circumference, arm circumference, body mass index (BMI), blood pressure, blood glucose and total cholesterol. Physical activity assessment was carried out using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). A total of 40 employees were included in this study. A total of 18 respondents (45%) were at risk of metabolic syndrome. The majority of metabolic syndrome components in employees are overweight (50%), excessive arm and waist circumference (85% and 65%, respectively). The majority of respondents had moderate physical activity (57.5%) and high activity (27.5%). Excessive arm and waist circumference had a significant relationship with the risk of metabolic syndrome in respondents (p < 0.05), however, physical activity did not affect the risk of metabolic syndrome. It is hoped that further research in broader populations will be needed to assess risk factors for metabolic syndrome in workers.
The Role of Environmental Sanitation and Personal Hygiene in Soil Transmitted Helminths Infection in School-Age Children in Banjarharjo Sub-district EKANIASARI, MEVIANA DEA; WARDANI, DITA PRATIWI KUSUMA; MUJAHID, IKHSAN; ALMANFALUTHI, MUHAMMAD LUTHFI
TEKNOLOGI MEDIS DAN JURNAL KESEHATAN UMUM Vol 8 No 2 (2024): Medical Technology and Public Health Journal September 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mtphj.v8i2.5549

Abstract

Helminthiasis in school-age children can impede both physical and cognitive development. Poor personal hygiene practices are associated with various health issues among schoolchildren, including diarrhoea and helminth infections. A healthy environment is crucial for physical and mental well-being, whereas poor sanitation significantly increases the risk of infectious diseases. This study aims to examine the relationship between environmental sanitation, personal hygiene, and soil-transmitted helminth infections among school-age children in the Banjarharjo Sub-district. This analytic observational study employed a cross-sectional design and was conducted in July 2023. Data collection involved administering a personal hygiene and environmental sanitation questionnaire, alongside identifying soil-transmitted helminth (STH) eggs in faeces and nail samples using the MgSO4 sedimentation method. Participants were selected through purposive sampling based on predefined inclusion and exclusion criteria. The study population comprised school-age children from Banjarharjo District, with a final sample size of 58 children from Sindangheula Village and Cikuya Village. Data analysis was performed using the Fisher exact test. The results showed no association between environmental sanitation (faeces p = 0.583; nails p = 1.00) and personal hygiene (faeces p = 1.00; nails p = 1.00) and soil-transmitted helminth infection in both faeces and nail samples (p > 0.05). Therefore, the study found no significant relationship between environmental sanitation, personal hygiene, and soil-transmitted helminth infection among school-age children in Banjarharjo Sub-district.  Keywords: Environmental sanitation, personal hygiene, school age, soil-transmitted helminths
Kandungan Pigmen Fotosintetik dan Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merr.) var. Grobogan Pada Tingkat Ketersediaan Air yang Berbeda Fachrezi, Muhammad Luthfi; Darmanti, Sri; Saptiningsih, Endang; Prihastanti, Erma
Buletin Anatomi dan Fisiologi Volume 8, Nomor 2, Tahun 2023
Publisher : Departemen Biologi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/baf.8.2.2023.154-160

Abstract

Kedelai merupakan sumber protein yang murah sehingga permintaan tinggi, tetapi produksi kedelai di Indonesia rendah. Tanaman kedelai umumnya ditanam di sawah tadah hujan sehingga rawan cekaman kekeringan dan menyebabkan produksi rendah. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental,  bertujuan mengkaji pengaruh tingkat ketersediaan air terhadap kandungan pigmen fotosintetik daun dan pertumbuhan vegetatif tanaman kedelai [Glycine max (l.) Merr.] varietas Grobogan. Penelitian dilakukan di kebun percobaan dan laboratorium Struktur dan fungsi tumbuhan  Departemen biologi FSM UNDIP, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor berupa tingkat ketersediaan air yang berbeda yaitu 100%, 75%, 50%, dan 25% kapasitas lapang.  Data dianalisis dengan analisis sidik ragam One Way ANOVA, dilanjutkan dengan Uji DMRT dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan persentase ketersediaan air tidak memengaruhi kandungan pigmen fotosintetik daun kedelai. Penurunan persentase ketersediaan air menurunkan pertumbuhan tajuk, untuk jumlah daun mulai turun pada ketersediaan air 25%, tinggi tanaman pada 75%, bobot tajuk pada 50%. Ketersediaan air paling optimal bagi panjang akar dan bobot akar adalah 75%.  Soybeans are a cheap source of protein, so demand is high, but soybean production in Indonesia is low. Soybean crops are generally planted in rainfed rice fields, so they are prone to drought stress and cause low production. This study used an experimental method, aimed to examine the effect of water availability on the photosynthetic pigment content of leaves and vegetative growth of soybean plants [Glycine max (l.) Merr.] Grobogan variety. The research was conducted in the experimental garden and laboratory Plant structure and function of the Department of Biology FSM UNDIP, using a one-factor Complete Randomized Design (RAL) in the form of different levels of water availability, namely 100%, 75%, 50%, and 25% field capacity.  The data was analyzed by One Way ANOVA fingerprint analysis, followed by DMRT Test with a confidence level of 95%. The results showed that the decrease in the percentage of water availability did not affect the photosynthetic pigment content of soybean leaves. A decrease in the percentage of water availability decreases the growth of the header, for the number of leaves begins to fall at water availability 25%, plant height at 75%, header weight at 50%. The most optimal water availability for root length and root weight is 75%. 
Pelatihan sarana edukasi bahari dan pemberdayaan kreatif anak nelayan pesisir karawang Purnamasari, Pupung; Kartini, Tri Mulyani; Nugroho, Djoko; Radian, Muhammad Luthfi
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 03 (2024): SABAJAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59561/sabajaya.v2i03.337

Abstract

Inisiatif pemberdayaan kreatif anak nelayan di pesisir Karawang merupakan langkah penting dalam mengembangkan potensi generasi muda dan memperkuat keterlibatan mereka dalam menjaga lingkungan. Meskipun Pesisir Karawang menawarkan keindahan alam yang memukau, tantangan seperti perubahan iklim dan degradasi lingkungan memerlukan perhatian serius. Upaya pemberdayaan kreatif ini, meliputi pelatihan keterampilan dan kampanye lingkungan, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anak-anak nelayan tentang pentingnya menjaga sumber daya kelautan dan lingkungan. Selain mendapatkan keterampilan praktis, mereka juga diajarkan nilai-nilai tentang keberlanjutan lingkungan. Pemantauan dan evaluasi terus-menerus menjadi kunci untuk memastikan efektivitas program ini, sementara dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk keberlanjutan dan kesuksesannya. Dengan upaya bersama, Karawang dapat tetap menjadi destinasi menarik bagi wisatawan sambil menjaga keberlanjutan sumber daya alam untuk masa depan yang lebih baik, sambil menciptakan kesadaran yang mendalam tentang pentingnya pelestarian lingkungan.
Co-Authors Adi Sulistiyono Aisyah, Linda Alam Hadi Kosasih Alvian Nur Rohman Amanda Putriasha Arifin Arifin Aslinda Aslinda Athamevia, Nasywa Ayu Dewi Mahila, Niufti Azizah, Shabrina Farah Cahyaningrum, Winda Rahma Cinta Rahmi Ciptaningsih, Wahyu Citra Nabilah Dhiya Anisah Utami Djoko Nugroho Eka Faiz Rabbani EKANIASARI, MEVIANA DEA Endang Saptiningsih Erlina Marfianti, Erlina Erma Prihastanti Farida Dwi Handayani Fauziah, Lulu Firly Adibha Gunawan, Yusuf Adi Hakim, Maman Lukmanul handayani, Farida Haris Wahyudin Ike Sari Astuti Ikhsan Mujahid Imelda, Dhea Gita Indah Mulyani Irwan Hermawan JANG JAYA, NABELA PUTRI Julius Caesar Transon Simorangkir, Julius Caesar Transon Jusniani, Nia Kartini, Tri Mulyani Khakim, Nur M Fadhlan Akhbari Wildhan Malik Ibrahim Masruroh, Heni Muhamad Kamil Mauludin Muhammad Ridho Ramadhan Muliawan, Rizki Murhayati, Siti Mutiara Mutiara Annisa Nisa Hermawati, Nisa Nur Fadilah Febriani Pupung Purnamasari Qila Husnul Qolbi Al-Um Rahmadi, Deddy Regita Aryaputri Lesmana Ria Resti Fauziah Ristiyanto Ristiyanto Ristiyanto Sahwa Alfitri Saluran, Saluran Sameeh Abd El Qader AbuHilail, Hamza Satti Wagistina Sava Nuraida, Aisha Senjarani, Baiq Bening Septian, Ari Siti Rahim Mardhatillah Sonjaya, Azhar Ramadhana Sri Darmanti Sukarno, Rizky Triutami Supriyadi, Tugimin Suryalfihro Al-Ghozi, Yasfi Syarifah Hudhriah Syazidah Tulfa Tehupelasury Tirani Salmaini Zahirah Wardani, Dita Pratiwi Kusuma Widodo, Oei Stefani Yuanita Wulan Pertiwi Yanasta Yudo Pratama Z. Arifin Zakiyudin Fahmy