Claim Missing Document
Check
Articles

Prinsip-prinsip Pengawasan dalam Al-Qur'an dan Hadits: Implikasi terhadap Etika dan Kepemimpinan dalam Masyarakat Muslim Mistam, Mistam; Maujud, Fathul
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 02 (2025): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.06.2.06

Abstract

Supervision in Islam plays an important role in maintaining morality and justice in social life, especially in the context of ethics and leadership. This study aims to identify, analyze, and synthesize the principles of supervision in the Qur'an and Hadith and examine their implications for ethics and leadership in Muslim society. The method used is a Systematic Literature Review, with literature sources drawn from indexed databases such as Google Scholar, DOAJ, and Scopus, limited to publications within the past ten years. The research findings indicate that the concepts of Hisbah, ethics, and accountability in Islamic leadership play a significant role in establishing a social order grounded in moral values and justice. Hisbah not only functions as a tool for social oversight but also as a mechanism for moral education, instilling ethical awareness in individuals and communities. This principle contributes to enhancing transparency, accountability, and social welfare, particularly within government and Islamic institutions. The main findings indicate that Islamic oversight systematically shapes responsible leadership, prioritizes maqashid syariah, and encourages active community participation in collective moral oversight. However, the main challenge in its implementation is how Islamic oversight principles can be adapted to modern legal systems without disregarding human rights. Therefore, a flexible and contextual approach is needed to ensure that Islamic oversight principles remain relevant and can be effectively applied in various aspects of community life.
Etika Pendidikan Dalam Perspektif Al-Qur'an Dan Hadits: Landasan Moral Bagi Pendidik Nurzam, Muhammad Zaki; Maujud, Fathul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.603

Abstract

Penelitian ini sangat penting mengingat peran pendidikan dalam membentuk karakter dan moral generasi masa depan, yang saat ini dihadapkan pada tantangan zaman yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan etika pendidikan serta menganalisis penerapan prinsip-prinsip etika pendidikan Islam dalam sistem pendidikan modern. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode library research, yang memanfaatkan literatur primer berupa Al-Qur'an dan kitab Hadits, serta referensi sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etika yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Hadits sangat penting dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Prinsip-prinsip etika ini berfungsi sebagai landasan moral dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Implementasi prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat membantu membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan tanggung jawab sosial.
Nilai-Nilai Pedagogis dalam Al-Qur’an: Analisis Tematik atas Ayat-Ayat tentang Metode Pembelajaran Badriah, Siti; Wahid, Abdul; Khusniah, Nurul Lailatul; Maujud, Fathul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1205

Abstract

Tulisan ini mengkaji relevansi metode-metode pembelajaran dalam Al-Qur’an dan penerapannya dalam dunia pendidikan Islam. Dengan merujuk pada beberapa ayat seperti Q.S. Al-‘Alaq: 1, Q.S. Hud: 120, Q.S. Al-Baqarah: 189, Q.S. Al-Kahfi: 77, dan Q.S. An-Nahl: 125, ditemukan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai petunjuk spiritual, tetapi juga sebagai sumber inspirasi pedagogis. Ayat-ayat tersebut mengandung prinsip-prinsip pendidikan seperti metode membaca, bercerita, tanya jawab, demonstrasi, keteladanan, hikmah, ceramah, dan diskusi. Metode-metode ini mencerminkan pendekatan pendidikan yang menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis metode pembelajaran yang terdapat dalam Al-Qur’an serta mengevaluasi relevansinya terhadap praktik pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan metode pembelajaran. Data dianalisis dengan menafsirkan makna ayat dan mengaitkannya dengan teori-teori pendidikan kontemporer. Dalam konteks pendidikan modern, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter dan spiritual. Kajian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam metode pembelajaran dapat memperkaya sistem pendidikan Islam, sekaligus menjawab tantangan krisis karakter dan rendahnya budaya literasi di kalangan peserta didik.
Problematika Orang Tua dalam Melanjutkan Pendidikan Anak ke Perguruan Tinggi Sopiani, Sopiani; Maujud, Fathul; Asyari, Akhmad; Turmuzi, Ahmad; Latif, Abdul; Ramdani, Zuhud
TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora
Publisher : Yayasan Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/tamaddun.v3i2.317

Abstract

This study explores the challenges faced by parents in Bejelo Hamlet, Jonggat District, Central Lombok, in sending their children to higher education during the 2022/2023 academic year. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, in-depth interviews with parents, students, teachers, and community leaders, alongside documentation from schools and relevant institutions. Data analysis followed an interactive process involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The results reveal three primary issues: (1) economic constraints, as most parents are farmers with limited income; (2) motivational factors, where some children lack the drive to continue their studies and prefer work; and (3) informational barriers, with parents having limited knowledge of higher education and scholarship opportunities. The study concludes that significant structural and cultural barriers remain in pursuing higher education. A collaborative effort among schools, local governments, communities, and families is essential to foster a more supportive educational environment. Recommendations include need-based scholarships, increased awareness of higher education, and career guidance at the secondary school level.
Peran Supervisi Pengawas Dalam Meningkatkan Kompetinsi Pedagogik Guru dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di MIN 3 Lombok Tengah Salmiah, Salmiah; Hakim, Lukman; Maujud, Fathul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4630

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa peran pengawas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, menganalisa upaya pengawas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan menganalisa hambatan dan solusi dalam pelaksanaan supervisi pengawas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di MIN 3 Lombok Tengah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Analisis data dilakukan Model Miles dan Hubernes terdiri dari data condetation, data display,dan conclusion drawing verification . Pengabsahan data penelitian menggunakan credibility, transferability, Depandibility
Farid al-Thariqah al-Qiyasiyyah fi Ta’lim Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah li al-Nathqin bi Ghairiha fi al-Madaris al-Islamiyyah Maujud, Fathul; Handriawan, Dony; Patriawati, Septi; Nurman, Muhammad; Eldin Saaid, Alaa Salah
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 May (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v7i1.5674

Abstract

This research aimed to find out: 1) the process of applying the measurement method to learning Arabic grammar in one of the secondary schools in Lombok for the students of class X at Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie; and 2) the difficulties in applying the qiyasi method to learning Arabic grammar for students in class X at Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie. As a whole, researchers tried to find the uniqueness of the qiyasi method, while the measurement method was one applied in learning Arabic, especially in learning Arabic grammar in class X at Madrasah Aliyah Nida’urrahman. It is not known whether the method is suitable for all students, considering that this method is more suitable for use at the upper level or university level, whereas students at Madrasa Nida’urrahman come from various educational backgrounds, including beginner-level students. This research employed a descriptive-qualitative method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results fell into the following: 1) The process of applying the measurement method in learning Arabic grammar in class X Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie demonstrated some information. The teacher repeated the lesson from the previous week, explained certain grammar, and gave examples. Hence, with these examples, the teacher explained the rules in more detail. After it was deemed sufficient, the teacher asked students to work in questions from the book to find out the extent of their understanding of materials that had been explained. 2) The obstacles in the application of the measurement method in class X Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie subsumed (a) the obstacles faced by the teacher, namely the different backgrounds of students, and environmental factors; and (b) the obstacles faced by students covering a lack of knowledge, boredom when studying, and sleepiness when studying. 
Manajemen Integrasi Kurikulum Madrasah dengan Kurikulum Pesantren dalam Meningkatkan Moderasi Beragama Jayadi, Taupan; Thohri, Muhammad; Maujud, Fathul; Safinah, Safinah
Jurnal Manajemen & Budaya Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Budaya
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/manajemen.v4i1.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Integrasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan moderasi beragama santri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif menghasilkan data deskriptif tentang Integrasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan moderasi beragama. Data pada penelitian ini terdiri dari dua macam yaitu; data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan; 1) Obervasi 2) Wawancara 3) Dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu; pengumpulan data, penyajian data, data reduksi dan  penarikan kesimpulan.Teknik yang digunakan dalam uji keabsahan data yaitu; triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama: Perencanaan Kurikulum Integratif mencakup tiga proses perencanaan yaitu: (1) Analisis Kebutuhan, (2) Tujuan Pendidikan yaitu santri yang paham IPTEK, kuat IMTAQ, dan terbiasa Moralnya. (3) Fleksibilitas Kurikulum. (4) Kolaborasi Guru; kolaborasi guru antar mata pelajaran. Kedua: Pelaksanaan kurikulum integratif yaitu (1) pelaksanaan kurikulum tingkat madrasah (2) Pelaksanaan kurikulum tingkat kelas dengan. (3) Memilih Metode Pembelajaran. Ketiga: Evaluasi Kurikulum integratif  yaitu; (1) Menyusun evaluasi mencakup pemilihan Metode Evaluasi yang memuat evaluasi yaitu Evaluasi Model EKOP (Evaluasi Kualitas dan Output Pembelajaran). (2) Evaluasi Guru (3) Evaluasi untuk santri.
Strategi Coorperative Learning dalam Pembelajaran Bahasa Arab Al-Kaosari, Muhammad; Komalasari, Ratna; Maujud, Fathul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 12 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v12i4.3053

Abstract

This study aims to analyze the application of the Cooperative Learning strategy in Arabic language teaching and its effectiveness in improving students’ understanding, participation, and motivation. The research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical method, focusing on literature studies that examine various Cooperative Learning models such as Student Teams Achievement Division (STAD), Make a Match, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), and Rotating Trio Exchange (RTE). Data were obtained from books, scientific journals, and previous research discussing the implementation of collaborative learning in Arabic instruction. The results show that Cooperative Learning effectively enhances students’ mastery of vocabulary (mufrad?t), critical thinking, and communication skills. Students become more active and confident in using Arabic through discussion and group activities, while teachers act as facilitators to guide the learning process. Integration with digital media such as Quizizz and Kahoot increases engagement and creates a more enjoyable learning atmosphere. Therefore, Cooperative Learning is an effective and relevant strategy for modern Arabic language education in Indonesia. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi Cooperative Learning dalam pembelajaran bahasa Arab serta menilai efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman, partisipasi, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis melalui studi pustaka terhadap berbagai model Cooperative Learning seperti Student Teams Achievement Division (STAD), Make a Match, Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), dan Rotating Trio Exchange (RTE). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan penerapan pembelajaran kolaboratif dalam konteks pendidikan bahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Cooperative Learning efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata (mufrad?t), kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi siswa. Siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan mampu bekerja sama dalam kelompok, sementara guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing proses belajar. Integrasi media digital seperti Quizizz dan Kahoot juga meningkatkan keterlibatan dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Dengan demikian, Cooperative Learning merupakan strategi yang efektif dan relevan bagi pembelajaran bahasa Arab modern di Indonesia.Artikel sendiri terdiri dari 3500-7500 kata)
Manajemen Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa (Studi Kasus Pengembangan Mutu Akademik Mahasiswa Pada Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Mataram) fathul maujud
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 15 No. 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v15i2.252

Abstract

Pengembangan mutu akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) merupakan suatu sistem yang terintegrasi dengan sejumlah kompetensi utama mata kuliah dan kebijakan lembaga. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya harus dilakukan dengan saling bergantung (bersinergi) satu sama lain, ia bukan merupakan aktivitas yang berjalan sendiri-sendiri. Aktivitas yang bersinergi tersebut merupakan pelaksanaan dari setiap keputusan yang diambil, dengan demikian manajemen pengembangan sumber daya mahasiswa merupakan kebijakan dan keputusan yang tepat untuk mengembangkan mutu akademik lulusan. Atas dasar itulah, maka diperlukan manajemen pengembangan sumber daya mahasiswa yang berorientasi pada pengembangan mutu akademik bagi mahasiswa Jurusan PBA.Perencanaan pengembangan sumber daya mahasiswa dalam mengembangkan mutu akademik dilakukan dengan perencanaan yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif. Rekonstruksi kurikulum berbasis KKNI dilakukan melalui FGD dan Workshop Kurikulum. Perencanaan program perkuliahan reguler dilakukan secara integratif, dengan prosedur identifikasi ketersediaan dosen dengan bidang keilmuan yang diajarnya, penyusunan draf jadwal kuliah, opering mata kuliah, penyusunan jadwal kuliah tetap, sosialisasi jadwal kuliah, dan pelaksanaan kuliah reguler. Sedangkan perencanaan program praktikum Jurusan PBA berbasis produk dengan tahapan; persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, monitoring, editing, dan pelaporan.Implementasi pengembangan sumber daya mahasiswa dalam mengembangkan mutu akademik dilakukan dengan diterapkannya kurikulum berbasis KKNI untuk mahasiswa semester satu TA. 2016/2017. Mengoptimalkan perkuliahan reguler dengan mendistribusikan mata kuliah kepada dosen pengampu yang sesuai dengan bidangnya, menyiapkan fasilitas pendukung, dan mengadakan kuliah umum/tamu dengan mendatangkan pakar dari pihak luar. Sedangkan program praktikum dilakukan berbasis produk dengan tiga tahapan yaitu praktik kalam 1, praktik kitabah 1, dan praktik qira’ah 2. Manajemennya ditangani oleh jurusan dan seluruh dosen dijadikan sebagai dosen pembimbing lapangan (DPL).Evaluasi pengembangan sumber daya mahasiswa dalam mengembangkan mutu akademik di Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Mataram dilakukan dengan rapat rutin tiap semester, rapat yang bersifat tentatif, dan FGD untuk berbagai tahapan kegiatan.
PEMBINAAN KETERAMPILAN MENULIS AL-QUR’AN BAGI ANAK USIA SEKOLAH DI DESA PAKUAN KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT Fathul Maujud
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 16 No. 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v16i1.427

Abstract

Pendidikan budi pekerti (akhlak) merupakan bagian penting darikomponen pendidikan yang terus dituntut peningkatan intensitas dankualitasnya oleh sebagian besar masyarakat dari lembaga pendidikan formal.Tuntutan tersebut muncul karena dilatarbelakangi oleh dua kondisi, yaitu:pertama, bangsa Indonesia saat ini sepertinya telah kehilangan karakter yangtelah dibangun berabad-abad. Keramahan, tenggang rasa, kesopanan, rendahhati, tolong menolong, solidaritas sosial dan sebagainya yang merupakan jatidiri bangsa seolah-olah hilang begitu saja. Kedua, kondisi lingkungan sosialyang belakangan ini banyak diwarnai oleh tindakan anarkis, perkelahian,hilangnya keteladanan pemimpin dan sebagainya. Program desa binaanini difokuskan pada pembinaan keterampilan menulis Al-Qur’an (Imla’)bagi anak-anak usia sekolah. Keterampilan menulis Al-Qur’an ini dirahakanpada bagaimana menulis surat-surat pendek dalam Al-Qur’an sesuai dengankaidah penulisan Bahasa Arab yang baik dan benar. Program ini memilikikeberlanjutan dengan program-program TPQ yang terdapat di desa PakuanNarmada. Desa Pakuan Kecamatan Narmada secara geografis merupakansalah satu desa yang terletak di bawah hutan Sesaot, hutan Sesaot dijadikansumber mata pencaharian oleh masyarakat setempat, sehingga sebagianbesar masyarakatnya bekerja sebagai tukang kebun (hutan). Realitasmasyarakat seperti ini (disamping tidak adanya madrasah di desa tersebut)yang menuntut untuk dibukanya TPQ bagi calon generasi mereka.Berdasarkan fakta empiris dan evaluasi yang telah dilaksanakan menunjukkanbahwa keterampilan menulis Al-Quran bagi anak didik di Desa PakuanKecamatan Narmada masih berada pada kategori cukup. Kategori cukup inidiberikan dengan berbagai pertimbangan di antaranya dari hasil evaluasi baiktulisan maupun pelafalan, di samping itu juga kategori tersebut didasarkanatas berbagai hasil observasi dalam proses-proses pembinaan. Anak didiktelah memiliki kemampuan secara teknis tentang bagaimana menulis hurufhurufhijaiyah yang baik dan benar sesuai dengan kaidah penulisannyasecara mandiri. Namun anak didik masih merasa kesulitan dalam menulishuruf-huruf tersebut dalam bentuk sambung, karena huruf-huruf arab akanmengalami perubahan bentuk penulisan tatkala berada pada posisi yangberbeda. Problem tersebut dialami ketika anak didik diminta untuk menulisberdasarkan apa yang didengar (imla), namun ketika anak didik menulis dengan cara menyalin (menukil) mereka tidak mengalami hambatan yangberarti kendati mereka belum terbiasa dengan menulis Arab.