Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesesuaian Bahan Ajar Bahasa Arab Dengan Kebutuhan Pembelajaran dan Karakteristik Peserta Didik Mazi Septina Mirantika; Cahyani, Febrina Dwi; Maujud, Fathul
Shaut al Arabiyyah Vol 13 No 1 (2025): JURNAL SHAUT AL-'ARABIYAH
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/saa.v13i1.57728

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian bahan ajar bahasa Arab dengan kebutuhan pembelajaran dan karakteristik peserta didik dalam rangka meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan yang terus berkembang, bahan ajar memiliki peran penting sebagai sarana utama pencapaian kompetensi yang ditargetkan oleh kurikulum. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan masih terdapat ketidaksesuaian antara konten, tingkat kesulitan, dan pendekatan pengajaran dalam bahan ajar dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Ketidaksesuaian ini dapat menghambat pencapaian hasil belajar peserta didik secara optimal. Oleh karena itu, analisis terhadap relevansi dan keselarasan bahan ajar menjadi krusial dalam keberhasilan pembelajaran bahasa Arab. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan library research untuk menelaah literatur dan temuan sebelumnya yang berkaitan dengan desain dan penerapan bahan ajar bahasa Arab. hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar yang disusun berdasarkan analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik, pendekatan komunikatif, serta mempertimbangkan konteks sosial dan budaya lebih efektif dalam meningkatkan motivasi, partisipasi, dan kompetensi berbahasa serta dapat mencapai tujuan kurikulum secara optomal.
Nilai-Nilai Pedagogis dalam Al-Qur’an: Analisis Tematik atas Ayat-Ayat tentang Metode Pembelajaran Badriah, Siti; Wahid, Abdul; Khusniah, Nurul Lailatul; Maujud, Fathul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1205

Abstract

Tulisan ini mengkaji relevansi metode-metode pembelajaran dalam Al-Qur’an dan penerapannya dalam dunia pendidikan Islam. Dengan merujuk pada beberapa ayat seperti Q.S. Al-‘Alaq: 1, Q.S. Hud: 120, Q.S. Al-Baqarah: 189, Q.S. Al-Kahfi: 77, dan Q.S. An-Nahl: 125, ditemukan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai petunjuk spiritual, tetapi juga sebagai sumber inspirasi pedagogis. Ayat-ayat tersebut mengandung prinsip-prinsip pendidikan seperti metode membaca, bercerita, tanya jawab, demonstrasi, keteladanan, hikmah, ceramah, dan diskusi. Metode-metode ini mencerminkan pendekatan pendidikan yang menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis metode pembelajaran yang terdapat dalam Al-Qur’an serta mengevaluasi relevansinya terhadap praktik pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan metode pembelajaran. Data dianalisis dengan menafsirkan makna ayat dan mengaitkannya dengan teori-teori pendidikan kontemporer. Dalam konteks pendidikan modern, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter dan spiritual. Kajian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam metode pembelajaran dapat memperkaya sistem pendidikan Islam, sekaligus menjawab tantangan krisis karakter dan rendahnya budaya literasi di kalangan peserta didik.
Prinsip-prinsip Pengawasan dalam Al-Qur'an dan Hadits: Implikasi terhadap Etika dan Kepemimpinan dalam Masyarakat Muslim Mistam, Mistam; Maujud, Fathul
Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 02 (2025): Paedagogie: Journal of Education and Islamic Studies
Publisher : Muttaqien Publishing, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STAI DR. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52593/pdg.06.2.06

Abstract

Supervision in Islam plays an important role in maintaining morality and justice in social life, especially in the context of ethics and leadership. This study aims to identify, analyze, and synthesize the principles of supervision in the Qur'an and Hadith and examine their implications for ethics and leadership in Muslim society. The method used is a Systematic Literature Review, with literature sources drawn from indexed databases such as Google Scholar, DOAJ, and Scopus, limited to publications within the past ten years. The research findings indicate that the concepts of Hisbah, ethics, and accountability in Islamic leadership play a significant role in establishing a social order grounded in moral values and justice. Hisbah not only functions as a tool for social oversight but also as a mechanism for moral education, instilling ethical awareness in individuals and communities. This principle contributes to enhancing transparency, accountability, and social welfare, particularly within government and Islamic institutions. The main findings indicate that Islamic oversight systematically shapes responsible leadership, prioritizes maqashid syariah, and encourages active community participation in collective moral oversight. However, the main challenge in its implementation is how Islamic oversight principles can be adapted to modern legal systems without disregarding human rights. Therefore, a flexible and contextual approach is needed to ensure that Islamic oversight principles remain relevant and can be effectively applied in various aspects of community life.
Etika Pendidikan Dalam Perspektif Al-Qur'an Dan Hadits: Landasan Moral Bagi Pendidik Nurzam, Muhammad Zaki; Maujud, Fathul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.603

Abstract

Penelitian ini sangat penting mengingat peran pendidikan dalam membentuk karakter dan moral generasi masa depan, yang saat ini dihadapkan pada tantangan zaman yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadits yang berkaitan dengan etika pendidikan serta menganalisis penerapan prinsip-prinsip etika pendidikan Islam dalam sistem pendidikan modern. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode library research, yang memanfaatkan literatur primer berupa Al-Qur'an dan kitab Hadits, serta referensi sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai etika yang terkandung dalam Al-Qur'an dan Hadits sangat penting dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Prinsip-prinsip etika ini berfungsi sebagai landasan moral dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif, di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Implementasi prinsip-prinsip tersebut diharapkan dapat membantu membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan tanggung jawab sosial.
Nilai-Nilai Pedagogis dalam Al-Qur’an: Analisis Tematik atas Ayat-Ayat tentang Metode Pembelajaran Badriah, Siti; Wahid, Abdul; Khusniah, Nurul Lailatul; Maujud, Fathul
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1205

Abstract

Tulisan ini mengkaji relevansi metode-metode pembelajaran dalam Al-Qur’an dan penerapannya dalam dunia pendidikan Islam. Dengan merujuk pada beberapa ayat seperti Q.S. Al-‘Alaq: 1, Q.S. Hud: 120, Q.S. Al-Baqarah: 189, Q.S. Al-Kahfi: 77, dan Q.S. An-Nahl: 125, ditemukan bahwa Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai petunjuk spiritual, tetapi juga sebagai sumber inspirasi pedagogis. Ayat-ayat tersebut mengandung prinsip-prinsip pendidikan seperti metode membaca, bercerita, tanya jawab, demonstrasi, keteladanan, hikmah, ceramah, dan diskusi. Metode-metode ini mencerminkan pendekatan pendidikan yang menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis metode pembelajaran yang terdapat dalam Al-Qur’an serta mengevaluasi relevansinya terhadap praktik pendidikan Islam kontemporer. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan metode pembelajaran. Data dianalisis dengan menafsirkan makna ayat dan mengaitkannya dengan teori-teori pendidikan kontemporer. Dalam konteks pendidikan modern, nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter dan spiritual. Kajian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Qur’ani dalam metode pembelajaran dapat memperkaya sistem pendidikan Islam, sekaligus menjawab tantangan krisis karakter dan rendahnya budaya literasi di kalangan peserta didik.
Problematika Orang Tua dalam Melanjutkan Pendidikan Anak ke Perguruan Tinggi Sopiani, Sopiani; Maujud, Fathul; Asyari, Akhmad; Turmuzi, Ahmad
TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora Vol. 3 No. 2 (2025): TAMADDUN: Jurnal Ilmu Sosial, Seni, dan Humaniora
Publisher : Yayasan Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/tamaddun.v3i2.317

Abstract

This study explores the challenges faced by parents in Bejelo Hamlet, Jonggat District, Central Lombok, in sending their children to higher education during the 2022/2023 academic year. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, in-depth interviews with parents, students, teachers, and community leaders, alongside documentation from schools and relevant institutions. Data analysis followed an interactive process involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The results reveal three primary issues: (1) economic constraints, as most parents are farmers with limited income; (2) motivational factors, where some children lack the drive to continue their studies and prefer work; and (3) informational barriers, with parents having limited knowledge of higher education and scholarship opportunities. The study concludes that significant structural and cultural barriers remain in pursuing higher education. A collaborative effort among schools, local governments, communities, and families is essential to foster a more supportive educational environment. Recommendations include need-based scholarships, increased awareness of higher education, and career guidance at the secondary school level.
The Integration of the Qur'an and Hadith in Planning for Sustainable Islamic Education Syaharuddin, Syaharuddin; Maujud, Fathul; Hazrat Usman Mashwani
Journal of Islamic Education Vol. 10 No. 1 (2025): JIE: (Journal of Islamic Education) January-June
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52615/jie.v10i1.514

Abstract

Many challenges in managing Islamic educational institutions are due to planning concepts not based on the Qur'an and hadith. Therefore, this study aims to conduct an in-depth analysis of the concept of Islamic education planning, especially on the criteria and principles underlying the planning and identify important indicators of sustainable education planning. This research is a qualitative study with a library research approach consisting of topic selection and problem formulation, data collection, data evaluation and selection, data analysis, discussion, and conclusion drawing. The results found that planning in Islamic education must fulfil the criteria of being regular, thorough, procedural, according to science, and careful (QS. As Shaff: 4, Al Hasyr: 18, Al Fathir: 11, Al Hadid: 22, Al Anfal: 60). Furthermore, the principles of planning should be efficient, effective, flexible, selective, open, co-operative and participatory, interdisciplinary, for mutual progress, human resource development, and objective, rational and systematic. This research makes an important contribution to the management of Islamic education by emphasising the importance of planning based on the Qur'an and hadith. Implementing these criteria and principles will enable educational institutions to improve management quality, strengthen competitiveness and be more responsive to global challenges. Implementing planning criteria and principles based on the Qur'an and hadith can enhance the quality of Islamic education management, strengthen institutional competitiveness, and address global challenges sustainably.
Peran Supervisi Pengawas Dalam Meningkatkan Kompetinsi Pedagogik Guru dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru di MIN 3 Lombok Tengah Salmiah, Salmiah; Hakim, Lukman; Maujud, Fathul
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Januari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4630

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa peran pengawas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru, menganalisa upaya pengawas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan menganalisa hambatan dan solusi dalam pelaksanaan supervisi pengawas dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru di MIN 3 Lombok Tengah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Analisis data dilakukan Model Miles dan Hubernes terdiri dari data condetation, data display,dan conclusion drawing verification . Pengabsahan data penelitian menggunakan credibility, transferability, Depandibility
Farid al-Thariqah al-Qiyasiyyah fi Ta’lim Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah li al-Nathqin bi Ghairiha fi al-Madaris al-Islamiyyah Maujud, Fathul; Handriawan, Dony; Patriawati, Septi; Nurman, Muhammad; Eldin Saaid, Alaa Salah
Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab Vol. 7 No. 1 May (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/jba.v7i1.5674

Abstract

This research aimed to find out: 1) the process of applying the measurement method to learning Arabic grammar in one of the secondary schools in Lombok for the students of class X at Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie; and 2) the difficulties in applying the qiyasi method to learning Arabic grammar for students in class X at Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie. As a whole, researchers tried to find the uniqueness of the qiyasi method, while the measurement method was one applied in learning Arabic, especially in learning Arabic grammar in class X at Madrasah Aliyah Nida’urrahman. It is not known whether the method is suitable for all students, considering that this method is more suitable for use at the upper level or university level, whereas students at Madrasa Nida’urrahman come from various educational backgrounds, including beginner-level students. This research employed a descriptive-qualitative method. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results fell into the following: 1) The process of applying the measurement method in learning Arabic grammar in class X Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie demonstrated some information. The teacher repeated the lesson from the previous week, explained certain grammar, and gave examples. Hence, with these examples, the teacher explained the rules in more detail. After it was deemed sufficient, the teacher asked students to work in questions from the book to find out the extent of their understanding of materials that had been explained. 2) The obstacles in the application of the measurement method in class X Madrasah Aliyah Nida’urrahman Bebie subsumed (a) the obstacles faced by the teacher, namely the different backgrounds of students, and environmental factors; and (b) the obstacles faced by students covering a lack of knowledge, boredom when studying, and sleepiness when studying. 
Manajemen Integrasi Kurikulum Madrasah dengan Kurikulum Pesantren dalam Meningkatkan Moderasi Beragama Jayadi, Taupan; Thohri, Muhammad; Maujud, Fathul; Safinah, Safinah
Jurnal Manajemen & Budaya Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Budaya
Publisher : STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/manajemen.v4i1.640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Integrasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan moderasi beragama santri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif menghasilkan data deskriptif tentang Integrasi manajemen kurikulum dalam meningkatkan moderasi beragama. Data pada penelitian ini terdiri dari dua macam yaitu; data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan; 1) Obervasi 2) Wawancara 3) Dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan yaitu; pengumpulan data, penyajian data, data reduksi dan  penarikan kesimpulan.Teknik yang digunakan dalam uji keabsahan data yaitu; triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama: Perencanaan Kurikulum Integratif mencakup tiga proses perencanaan yaitu: (1) Analisis Kebutuhan, (2) Tujuan Pendidikan yaitu santri yang paham IPTEK, kuat IMTAQ, dan terbiasa Moralnya. (3) Fleksibilitas Kurikulum. (4) Kolaborasi Guru; kolaborasi guru antar mata pelajaran. Kedua: Pelaksanaan kurikulum integratif yaitu (1) pelaksanaan kurikulum tingkat madrasah (2) Pelaksanaan kurikulum tingkat kelas dengan. (3) Memilih Metode Pembelajaran. Ketiga: Evaluasi Kurikulum integratif  yaitu; (1) Menyusun evaluasi mencakup pemilihan Metode Evaluasi yang memuat evaluasi yaitu Evaluasi Model EKOP (Evaluasi Kualitas dan Output Pembelajaran). (2) Evaluasi Guru (3) Evaluasi untuk santri.