Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman Melalui Penerapan Teknik Skimming Pada Murid Tunarungu kelas menengah VIII di SLB Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Mutahara.B, Nurul; Said, Awayundu; Zulfitrah; A. Saleh, Wizerty.
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/speed.v6i2.935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman pada Murid Tunarungu kelas menengah VIII sebelum penerapan, setelah penerapan dan peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan teknik skimming di SLB Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan one-group pretest-posttest design kepada 4 orang murid Tunarungu. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa 1). Hasil belajar membaca pemahaman murid tunarungu kelas menegah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan sebelum penerapan teknik skimming berada pada kategori belum tuntas. 2) Hasil belajar membaca pemahaman murid tunarungu kelas menegah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan setelah penerapan teknik skimming berada pada kategori tuntas. 3). Terdapat peningkatan kemampuan membaca pemahaman murid tunarungu kelas menengah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan melalui penerapan teknik skimming dari tidak tuntas menjadi tuntas sehingga terbukti efektif. Dapat dismpulkkan bahwa bahwa teknik skimming memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat menjawab masalah pokok yaitu penerapan teknik skimming dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman murid tunarungu kelas menengah VIII di SLB Negeri Pembina tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
INOVASI KURIKULUM SEKOLAH INKLUSI DALAM PENGUATAN LITERASI BACA-TULIS: MEWUJUDKAN AKSES PENDIDIKAN BERKUALITAS YANG SETARA Siti Raihan; Nurhaedah; Amir Pada; Awayundu Said; Yulia Asta
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025 t
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24009

Abstract

Inclusive education in elementary schools aims to provide equal access for all students, including those with special needs. One of the main challenges in implementing inclusive education is strengthening literacy skills, which are essential for academic success. This study aims to identify and analyze the curriculum innovations implemented in inclusive elementary schools to strengthen literacy skills. A qualitative descriptive approach with a case study design was used in this research. The study was conducted in two inclusive elementary schools in Makassar City that apply the Merdeka Curriculum. The subjects of the study consisted of school principals, classroom teachers, special education teachers (GPK), and both special needs and regular students. Data were collected through observations, interviews, and document analysis. The results showed that curriculum innovations, such as the use of Universal Design for Learning (UDL) principles, project-based learning, and the integration of educational technology, significantly supported the strengthening of literacy skills. Moreover, collaboration among teachers, students, parents, and the community played a key role in creating an inclusive and literate learning environment. This study concludes that responsive curriculum innovations that cater to the individual needs of students are crucial in achieving equitable and inclusive education in elementary schools.
Profil Dukungan Sebaya dan Resiliensi Sosial Mahasiswa Tunarungu di Perguruan Tinggi Inklusif Bastiana, Bastiana; Faizal, Faizal; Said, Awayundu
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil dukungan sebaya dan resiliensi sosial mahasiswa tunarungu di perguruan tinggi inklusif. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan instrumen skala Likert 1–5 yang terdiri atas 30 butir; 15 butir mengukur dukungan sebaya dan 15 butir mengukur resiliensi sosial. Data diperoleh dari 16 responden dan dianalisis secara deskriptif (mean dan simpangan baku). Hasil menunjukkan bahwa tingkat dukungan sebaya berada pada kategori tinggi (M=3,94) dan resiliensi sosial pada kategori tinggi (M=3,98). Item tertinggi pada dukungan sebaya terkait frekuensi diskusi akademik, konsistensi dukungan, dan berbagi informasi; sedangkan pada resiliensi sosial terkait perasaan kuat menghadapi tantangan, kemampuan menyelesaikan masalah sosial dengan dukungan teman, serta kepercayaan diri menghadapi dosen dan teman dengar. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan jejaring teman sebaya sebagai modal sosial untuk menopang ketahanan sosial mahasiswa tunarungu dalam konteks pendidikan tinggi inklusif. Implikasi praktis diarahkan pada program mentoring sebaya terstruktur dan pelatihan strategi coping sosial di kampus inklusifKata Kunci: mahasiswa tunarungu, dukungan sebaya, resiliensi sosial, pendidikan tinggi inklusif.
Penguatan Kapasitas Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Pendidikan Inklusi Berbasis Universal Design for Learning (UDL) Raihan, Siti; Wizerti Ariastuti; Awayundu Said; Nurul Mutahara B; Amir Pada
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): December
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i3.1981

Abstract

Inclusive education requires teachers to design and implement learning experiences that are responsive to student diversity; however, studies consistently show that many elementary school teachers still face challenges in applying inclusive approaches effectively. This community engagement program aimed to strengthen the capacity of elementary school teachers in implementing an Inclusive Education Curriculum based on Universal Design for Learning (UDL) through comprehensive training and mentoring. The program was conducted over four months in six inclusive elementary schools in Makassar City, involving 15 teachers, and employed interactive workshops, on-site mentoring, and online consultation and discussion. The results indicate significant improvements in three key areas of teacher competence: understanding of UDL principles, ability to differentiate instruction, and skills in designing inclusive learning materials. Teachers also demonstrated more adaptive, collaborative, and student-centered instructional practices after participating in the program. These findings imply that professional development combining theoretical understanding, practical application, and continuous mentoring effectively enhances teachers’ readiness to consistently implement inclusive curriculum practices. In conclusion, this capacity-building model proved effective in improving teacher professionalism and supporting the creation of inclusive learning environments that are more welcoming, flexible, and accessible for all students.
Pelatihan "Duta Inklusi Sekolah": Membentuk Kelompok Siswa Relawan Pendukung Teman Disabilitas Di Makassar Zulfitrah; Awayundu Said; Nurul Mutahara; Nurazizah Rahmi; Nur Wulandani
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.420

Abstract

ABSTRAK Pengabdian ini bertujuan mengatasi tantangan implementasi pendidikan inklusif di UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar , khususnya terkait kurangnya pemahaman, dukungan sosial, dan belum terbentuknya kelompok Duta Inklusi di kalangan siswa. Masalah ini mengakibatkan kurangnya interaksi yang efektif dan munculnya sikap canggung atau diskriminasi terhadap siswa penyandang disabilitas. Solusi yang ditawarkan adalah pelatihan "Duta Inklusi Sekolah: Pembentukan Kelompok Siswa Relawan untuk Mendukung Teman Disabilitas" yang menggunakan pendekatan fun activity berbasis In-Training. Metode pelaksanaannya melibatkan guru sebagai fasilitator dan siswa sebagai subjek utama kegiatan. Tahapan utama meliputi pre-test dan post-test, role-play komunikasi efektif dengan ABK (Anak Berkebutuhan Khusus), simulasi konseling sebaya, dan penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Duta Inklusi. Target luaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya pemahaman peserta tentang disabilitas dan inklusifitas, terbentuknya kelompok Duta Inklusi yang berperan aktif, serta terciptanya perubahan positif dan berkelanjutan dalam budaya inklusif di sekolah. Kata Kunci: Duta Inklusi, Pendidikan Inklusif, Disabilitas, Siswa Relawan, Komunikasi Efektif. ABTRACT This community service aims to address the challenges of implementing inclusive education at the UPT SPF SD Negeri Unggulan Mongisidi 1 Makassar, particularly regarding the lack of understanding, social support, and the lack of formation of an Inclusion Ambassador group among students. This problem results in a lack of effective interaction and the emergence of awkward attitudes or discrimination against students with disabilities. The solution offered is the "School Inclusion Ambassador: Formation of a Volunteer Student Group to Support Friends with Disabilities" training which uses a fun activity approach based on In-Training. The implementation method involves teachers as facilitators and students as the main subjects of the activity. The main stages include pre-tests and post-tests, role-plays of effective communication with ABK (Children with Special Needs), peer counseling simulations, and the preparation of an Inclusion Ambassador Follow-up Plan (RTL). The target outputs to be achieved are increased participant understanding of disabilities and inclusivity, the formation of an Inclusion Ambassador group that plays an active role, and the creation of positive and sustainable changes in an inclusive culture in schools. Keywords: Inclusion Ambassador, Inclusive Education, Disability, Student Volunteer, Effective Communication.
Sosialisasi Penerapan Pendidikan Inklusi bagi Guru di UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar: Sosialisasi Penerapan Pendidikan Inklusi bagi Guru di UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar Irfan, Muhammad; Awayundu; Usman, Usman
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.452

Abstract

Pendidikan inklusi merupakan amanat undang-undang yang menuntut sekolah reguler untuk dapat melayani keberagaman peserta didik Kadir, A. (2015).. Namun, implementasi di lapangan sering terkendala oleh minimnya kompetensi guru dalam menangani Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru di UPT SPF SD Inpres Kassi-Kassi Makassar dalam penyelenggaraan pendidikan inklusi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui workshop partisipatif yang meliputi sosialisasi konsep, pelatihan identifikasi dan asesmen sederhana, simulasi strategi pembelajaran diferensiasi, serta penyusunan Rencana Aksi Sederhana (RAS). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru kelas dan guru mata pelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata pemahaman dari 43 (kategori Kurang) pada pre-test menjadi 81,6 (kategori Sangat Baik) pada post-test. Selain itu, terbentuknya Tim Inti Inklusi (TII) sebagai local champion menjadi indikator keberlanjutan program di sekolah mitra. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa intervensi berbasis praktik (hands-on) efektif dalam menjembatani kesenjangan antara kebijakan inklusi dan praktik pembelajaran di kelas.
Sosialisasi Model Assure Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di SLB Jenetallasa Kabupaten Gowa Faizal; Sitti Kasmawati; Syamsuddin; usman; Nurazizah Rahmi R; Awayundu Said
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.462

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) Jenetallasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan melalui implementasi Model ASSURE. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman guru tentang pendekatan sistematis dalam mendesain pembelajaran adaptif, keterbatasan dalam penggunaan teknologi dan media pembelajaran, serta minimnya sistem evaluasi yang komprehensif. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi Model ASSURE dan pelatihan analisis karakteristik siswa serta perumusan tujuan pembelajaran. Program ini melibatkan 20 guru dan tenaga kependidikan sebagai peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru tentang Model ASSURE sebesar 78%, melampaui target 75%. Sebanyak 92% guru memahami konsep dan prinsip dasar Model ASSURE, dan 87% guru mengetahui manfaat implementasinya dalam pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Program ini menghasilkan artikel ilmiah yang telah disubmit ke jurnal pengabdian masyarakat, dokumentasi kegiatan yang dipublikasikan melalui media massa lokal, dan video dokumentasi. Keberlanjutan program dijamin melalui pembentukan kelompok kerja internal di SLB Jenetallasa yang bertanggung jawab atas implementasi berkelanjutan Model ASSURE.
Meningkatkan Kemampuan Memakai Pembalut Menggunakan Media Boneka pada Siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari lido, Merry andani; Mustafa, Mustafa; said, awayundu
-
Publisher : JURNAL ORTO DIDAKTIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  peningkatan kemampuan memakai pembalut siswa down syndrome di SLB Negeri 2 Kendari dengan menggunakan boneka sebagai media pembelajaran. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Murid dalam penelitian ini adalah seorang siswa down syndrome kelas VI di SLB Negeri 2 Kendari yang berinisial ADS. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan adalah tes perbuatan. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dengan  membandingkan nilai dari tes awal dengan tes akhir, mendeskripsikan hasil tes sebelum dan setelah perlakuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah : 1) kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari berada pada kategori kurang mampu,  2) kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari setelah menggunakan media boneka berada pada kategori sangat mampu, 3) terdapat peningkatan kemampuan memakai pembalut pada siswa Down Syndrome di SLB Negeri 2 Kendari dari kategori kurang mampu meningkat menjadi kategori sangat mampu. Dengan demikian, kemampuan siswa setelah diberikan perlakuan meningkat dan lebih baik dibandingkan sebelum diberikan perlakuan.