Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik pada Kelas IV SD Miftahul Ulum Kaliwates Jember Iftitahur Rizqi Amaliyah; Arifah Sasta Firdausiah; Dwi Anggi Ainun Marsiyah; Muhammad Suwignyo Prayogo
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/fj50yc31

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik di kelas IV SD Miftahul Ulum Kaliwates Jember serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik telah terlaksana dengan baik melalui tahapan 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan). Guru berperan sebagai fasilitator yang memotivasi siswa untuk aktif membangun pengetahuan, sedangkan siswa menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan belajar. Pendekatan ini berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, dan pembentukan karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, serta kerja sama. Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, variasi kemampuan siswa, dan kurangnya media pembelajaran interaktif. Strategi yang diterapkan guru untuk mengatasi hal tersebut antara lain penggunaan kelompok heterogen, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar, serta dukungan sekolah dalam pelatihan guru. Secara keseluruhan, pendekatan saintifik terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran tematik yang aktif, kreatif, dan bermakna di sekolah dasar.    
Pendekatan Kontekstual dalam Pembelajaran Tema Perubahan di Alam dan Masyarakat untuk Membentuk Pemahaman Holistik Siswa Siti Aisyah Putri Andiyani; Isna Maulida; Silvi Nur Dina; Muhammad Suwignyo Prayogo
Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/vemx8g36

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran tema perubahan di alam dan masyarakat untuk membentuk pemahaman holistik siswa sekolah dasar. Pendekatan ini mengaitkan materi pelajaran dengan situasi kehidupan nyata, seperti perubahan iklim, dinamika sosial, dan pengaruh teknologi, agar pembelajaran lebih relevan dengan pengalaman siswa. Melalui metode kualitatif dengan studi kasus di dua sekolah di Jawa Tengah, hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti kegiatan berbasis proyek seperti observasi lingkungan dan diskusi dengan masyarakat memperlihatkan peningkatan pemahaman yang menyeluruh, meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Analisis data mengungkapkan bahwa pendekatan kontekstual tidak hanya memperkuat daya ingat siswa terhadap materi, tetapi juga menumbuhkan empati terhadap isu-isu global, sehingga membentuk generasi yang lebih tanggap dan berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan bagi guru agar dapat menyesuaikan kurikulum tematik dengan elemen kontekstual, sebagai upaya mendukung pengembangan pendidikan nasional di tengah perubahan yang cepat.
Analisis Pembelajaran IPA Berbasis Lingkungan dalam Meningkatkan Kepedulian Siswa Sekolah Dasar Izza Afkarina Mutmainah; Muhammad Suwignyo Prayogo; Risna Putri Darmatanti; Aini Humidatul Khumairoh
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran IPA berbasis lingkungan dalam meningkatkan kepedulian siswa sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kepedulian siswa terhadap lingkungan serta pembelajaran IPA yang cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi literatur, dengan sumber data berupa jurnal ilmiah, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan, serta dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA berbasis lingkungan mampu meningkatkan pemahaman konsep secara konkret, meningkatkan keaktifan dan motivasi belajar, serta menumbuhkan sikap peduli dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan. Selain itu, keberhasilan penerapannya dipengaruhi oleh kompetensi guru, ketersediaan lingkungan sebagai sumber belajar, serta dukungan sekolah. Dengan demikian, pembelajaran IPA berbasis lingkungan dinilai efektif dan relevan untuk diterapkan dalam meningkatkan kepedulian siswa sekolah dasar terhadap lingkungan.
Analisis Kesadaran Lingkungan Siswa terhadap Pencemaran Air di Sekitar Sekolah Kamilia Ulfa; Muhammad Suwignyo Prayogo; Anazala Septia Azis; Naula Sabrina
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7345

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesadaran lingkungan dalam menjaga kualitas air sebagai bagian dari keberlangsungan kehidupan manusia. Permasalahan pencemaran air yang masih sering terjadi, termasuk di lingkungan sekolah dasar, menunjukkan bahwa kesadaran siswa terhadap lingkungan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran siswa terhadap pencemaran air, mengidentifikasi perilaku siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran tersebut dan peran guru dalam menanamkannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan catatan lapangan. Informan penelitian terdiri dari guru kelas, guru bidang studi, serta siswa kelas tinggi dan kelas rendah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki pemahaman dasar mengenai pencemaran air, seperti mengetahui bahwa sampah dan limbah dapat menyebabkan air menjadi kotor dan berdampak pada kesehatan. Namun, pemahaman tersebut masih berada pada tahap pengetahuan (knowing) dan belum sepenuhnya berkembang ke tahap tindakan (action). Hal ini terlihat dari masih adanya perilaku siswa yang membuang sampah sembarangan, khususnya di area selokan atau sumber air. Faktor-faktor yang memengaruhi kesadaran lingkungan siswa antara lain kurangnya pembiasaan, minimnya pengawasan, pengaruh lingkungan sekitar, serta kurangnya keteladanan dari orang dewasa. Selain itu, peran guru dalam pembelajaran lingkungan masih cenderung berfokus pada aspek teoritis dan belum didukung oleh kegiatan praktik yang rutin.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesadaran lingkungan siswa masih perlu ditingkatkan melalui upaya yang lebih terintegrasi, seperti penguatan pembiasaan, penyediaan fasilitas yang memadai, peningkatan peran guru sebagai teladan, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Efektivitas Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Pemahaman Konsep Ilmu Pengetahuan Alam di Era Digital Amelia; Muhammad Suwignyo Prayogo; Umi Kulsum
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7363

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep IPA siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional di tengah tuntutan era digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain non-equivalent control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP/MTs yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pretest, posttest, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, serta N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi (N- Gain 0,63 kategori sedang–tinggi) dibandingkan kelas kontrol (N-Gain 0,30 kategori rendah–sedang), serta terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulannya, media pembelajaran interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Implikasinya, penggunaan media interaktif berbasis teknologi dapat dijadikan alternatif inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di era digital.
ANALISIS KONSUMSI MAKANAN BERGIZI BAGI ANAK MADRASAH IBTIDAIYAH DI MI SUMBER KEMUNING Bilqis Zalzabila; Muhammad Suwignyo Prayogo; Sitti Yuliatin
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi makanan bergizi pada siswa MI Sumber Kemuning serta mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi makanan siswa masih tergolong kurang baik. Hal ini ditandai dengan kecenderungan siswa yang lebih memilih mengonsumsi jajanan tidak sehat dibandingkan makanan yang dibawa dari rumah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perilaku konsumsi makanan anak tidak hanya dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan tentang gizi, tetapi juga oleh kebiasaan, preferensi rasa, serta pengaruh lingkungan sekitar. Peran keluarga, khususnya orang tua, memiliki pengaruh yang sangat signifikan dalam membentuk pola makan anak. Orang tua tidak hanya bertanggung jawab dalam menyediakan makanan, tetapi juga menjadi teladan dalam menerapkan kebiasaan makan sehat. Selain itu, lingkungan sekolah juga berperan penting dalam membentuk perilaku konsumsi siswa, terutama melalui ketersediaan makanan di kantin serta kebijakan sekolah terkait pola makan sehat. Pengaruh teman sebaya turut memberikan kontribusi besar, karena siswa cenderung meniru kebiasaan makan kelompoknya. Di sisi lain, pemahaman siswa mengenai konsep gizi seimbang masih terbatas, sehingga menimbulkan kesenjangan antara pengetahuan dan praktik sehari-hari. Faktor lain seperti daya tarik makanan, harga, serta kemudahan akses juga memengaruhi pilihan siswa. Secara keseluruhan, perilaku konsumsi makanan bergizi pada siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Oleh karena itu, diperlukan upaya terpadu dari keluarga, sekolah, dan lingkungan untuk meningkatkan kesadaran serta membentuk kebiasaan makan sehat, guna mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan prestasi belajar siswa secara optimal.
Implementasi Pembelajaran IPA Berbasisis Lingkungan untuk Meningkatkan Kepedulian Siswa Andhika Priya Multazam; Muhammad Suwignyo Prayogo
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7365

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) mempunyai peran penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta didik terhadap lingkungan sekitar. Akan tetapi, masih ditemukan permasalahan seperti kurangnya kepedulian siswa terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan pembelajaran IPA berbasis lingkungan yang memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar secara nyata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis lingkungan dapat meningkatkan kepedulian dan keaktifan siswa, menumbuhkan kesadaran dalam menjaga lingkungan, serta membiasakan perilaku positif seperti membuang sampah pada tempatnya dan melakukan penghijauan. Selain itu, proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan lebih mudah dipahami oleh siswa
Rekonstruksi Pembelajaran IPA di MI/SD dalam Mengatasi Miskonsepsi Siswa Willdan Putra Daffa Sulthon; Muhammad Suwignyo Prayogo; M. Siddan Abdilla; Abdul Jalal
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7367

Abstract

Pembelajaran IPA di MI/SD masih menunjukkan masalah empiris berupa tingginya miskonsepsi siswa akibat dominasi metode ceramah dan kurangnya pengalaman belajar langsung. Penelitian ini bertujuan merumuskan model rekonstruksi pembelajaran IPA yang efektif untuk mengatasi miskonsepsi serta mengidentifikasi bentuk dan penyebabnya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan analisis isi terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam rentang 10–15 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa miskonsepsi bersifat sistematis pada konsep dasar seperti gaya, energi, dan perubahan wujud, yang dipengaruhi oleh pembelajaran teacher-centered, minimnya media konkret, serta evaluasi yang belum diagnostik. Rekonstruksi pembelajaran melalui integrasi konstruktivisme, konflik kognitif, inkuiri, dan pendekatan kontekstual terbukti lebih efektif dalam memperbaiki pemahaman siswa secara bertahap. Disimpulkan bahwa pembelajaran IPA perlu dirancang ulang secara holistik agar mampu memfasilitasi perubahan konsep secara bermakna. Implikasi penelitian ini adalah perlunya guru menerapkan desain pembelajaran yang aktif, reflektif, dan kontekstual untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di MI/SD.
Vitamin A sebagai Nutrisi Esensial dalam Pencegahan Gangguan Mata dan Kulit Isni Afif Ainiah; Muhammad Suwignyo Prayogo; Isnaini Rodiah Luthfi
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7370

Abstract

Vitamin A merupakan salah satu mikronutrien esensial yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh, khususnya pada fungsi penglihatan dan kesehatan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran vitamin A dalam mencegah gangguan pada mata dan kulit melalui pendekatan kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang relevan dari database seperti Google Scholar, Garuda, dan DOAJ. Hasil kajian menunjukkan bahwa vitamin A berperan dalam pembentukan pigmen retina yang penting dalam proses penglihatan, sehingga kekurangannya dapat menyebabkan gangguan seperti rabun senja hingga kebutaan. Selain itu, vitamin A juga berfungsi dalam proses diferensiasi dan regenerasi sel kulit serta berperan sebagai antioksidan yang melindungi jaringan epitel dari kerusakan. Defisiensi vitamin A dapat menyebabkan kulit kering, kasar, dan rentan terhadap infeksi. Kajian ini juga menemukan bahwa vitamin A berkontribusi dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga secara tidak langsung membantu mencegah gangguan kesehatan lainnya. Meskipun demikian, kekurangan vitamin A masih menjadi masalah di berbagai negara berkembang akibat rendahnya kesadaran gizi dan keterbatasan akses pangan bergizi. Oleh karena itu, pemenuhan kebutuhan vitamin A melalui pola makan seimbang dan program suplementasi sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Optimalisasi Pembelajaran IPA di MI/SD dalam Membangun Literasi Sains Siswa Sayyidatul Sofia; Muhammad Suwignyo Prayogo; Vindi Yunita Putri
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v3i3.7390

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di MI/SD memiliki peran penting dalam membangun literasi sains peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya pembelajaran IPA masih cenderung berfokus pada hafalan konsep dan kurang memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi pembelajaran IPA dalam membangun literasi sains siswa melalui penerapan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen, diskusi kelompok, problem-based learning, dan pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, serta keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dengan demikian, optimalisasi pembelajaran IPA melalui strategi yang inovatif dan berpusat pada siswa menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPA di MI/SD.
Co-Authors Abdul Jalal Adelia Saputri Adellia Saputri Adilah Kaharani Putri Afita Nur Aini Ahmad Shofi Mubarroq Aini Humidatul Khumairoh Ainun Izza Afkarina Alfina Rahmawati Alika Nur Azizah Amalia Zacky A.D.R Amelia Ananda Julia Afiva Anazala Septia Azis Andhika Priya Multazam Anissa Putri Ramadhania Annisa Asykarun Ni’mah Aprilia Yuliantika Arifah Sasta Firdausiah Arina Mana Sikana Asiatul Hafsoh Avini Rahmi Ramadani Bella Rizki Prahadiyanti Bilqis Zalzabila Dahil Hamdani Dewi Antika Khasanah Dewi Hurwanani Dewi Kurniawati Dina Robiatul Adawiyah Dita Ragil Prasetya Ersa Dwi Anggi Ainun Marsiyah Eka Maulidia Eka Sintia Rahmawati Elmi Hildania Fadiatur Rosidah Failatul Kamelia Faiqotun Ni’mah Febry Bijaksono Fika Afkarina Fitria Dira Novalina Hanifa Abidah Faradis Hanifatul Nur Aisyah Hani’ Amari’a Hilyatul Afifah Huday Biyah Saifullah Iftitahur Rizqi Amaliyah Ika Dini Akmalia Iklila Muzayyanah Iklilah Muzayanah Indi Putri Nurhidayah Intan Azzahro Intan Nisfiya Intan Nur Laila Intan Nurlaila Irma Yunita Sari Ismi Latifah Isna Maulida Isnaini Rodiah Luthfi Isni Afif Ainiah Itna Khusnatul Azizah Izza Afkarina Mutmainah Julia Eva Virdiana Kamilia Ulfa Khilyatur Rohmah Kuntum Amsaka Syifa Laelatul Badriah, Laelatul Lina Agustin M. Ali Sihab M. Faqihul Abror M. Siddan Abdilla Maimunah Maimunah Manasikana, Arina Maritsa Hariyanti Mirna Majidatul Maghfiroh Moh. Rafli Madani Muhamad Rizal Almaliki Muhammad Syahril Mubarok Nabila Ilma Akmalina Nabila Nurfuaida Yahya Nabila Sevidiana Nadia haibatun nissa Najma Fatikha Nasroellah Nanda Riski Istikomah Naula Sabrina Nayla Kholida Nur Fadilla, Nur Nur Lailatul Maghfiroh Nuril Hidayah Nurmala Karima Puteri Fazi Adelia Safitri Putri Nuriyyah Ulfa Resta Kholifatul Inayah Rezawati Rohmah Riadhotus Sholihah Risa Fitria Agustina Risna Putri Darmatanti Rodiatul Adawiyah Sayyidatul Sofia Shafa salsabyla anggitania Silvi Nur Dina Sindi Wulandari Sinta Fatmala Sari Sinta Nur Salsa Billa Siti Aisyah Putri Andiyani Siti Amanda Siti Iltimah Romadonia Siti Nur Halimah Siti Nur Khalifatul Hasanah Siti Nur Kolifatul Hasana Siti Royhana Siti Waaqi’ah Khofidhotur Rofiah Sitti Yuliatin Sofiatul Riski Tri Hany Nur Safitri Trya Nur Annisa Tsania Nailal Ilfa Ulfatul Rofida Ulfatul Rofida Alfikriyah Umi Kulsum Vindi Yunita Putri Vivi Maratus Sholihah Wazhelatul Hasanah Willdan Putra Daffa Sulthon Yunda Dewi Respati