Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

COACHING CLINIC MENINGKATKAN KESEHATAN MELALUI SENAM BUGAR INDONESIA SEBAGAI UPAYA PROMOTIF DAN PREVENTIF PENYAKIT DEGENERATIF DI PAPUA Togodly, Arius; Larung, Ermelinda Yersin Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.34017

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan salah satu masalah kesehatan yang harus diupayakan untuk dikendalikan. Keseimbangan berat badan merupakan salah satu indikator tingkat aktivitas fisik seseorang. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk memfasilitasi peningkatan derajat kesehatan mitra melalui penerapan senam bugar Indonesia sebagai upaya promotif dan preventif penyakit degerneratif di Papua. Mitra dalam pengabdian masyarakat ini yaitu Ibu Persit Yonif 751/VJS Sentani, Papua. Pengabdian diawali dengan presentasi tentang pentingnya olahraga untuk kesehatan, dilanjutkan dengan pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk mengetahui IMT, dan pengisian kuesioner International Physical Activity Questionnaire - Short Form (IPAQ-ST) untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik mitra, dan diakhiri dengan demonstrasi senam bugar Indonesia yang terdiri atas pemanasan, inti, dan pendinginan. Hasil menunjukkan bahwa mitra mampu mengikuti dan mendemonstrasikan senam bugar Indonesia dengan baik. Selanjutnya ditemukan juga bahwa IMT dominan pada kategori over weight yaitu sebanyak 63.3%. Sementara itu tingkat aktivitas fisik mitra dominan pada kategori ringan yaitu sebanyak 66.7%. Berdasarkan hasil yang diperoleh disimpulkan bahwa perlunya menerapkan olahraga untuk meminimalisir penyakit degeneratif khususnya bagi ibu Persit yang memiliki kegiatan yang padat.
Uncovering the Impact of Yellow Cards on the Performance of the Liga 1 BRI Football Team for the 2023-2024 Season Hidayat, Rodhi Rusdianto; Dwipa, Bhakti Saka; Adelia, Syarifa; Ledoh, Cartika Candra; Sirampun, Elsi; Nasruddin; Putra, I Putu Eka Wijaya; Ibrahim; Ansar CS; Kurdi; Putra, Miftah Fariz Prima; Sinaga, Evi; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Kustiawan, Andri Arif; Muhammad, Junalia; Mandosir, Yohanis Manfred; Lewier, Meilani Paulina
Fair Play Vol. 2 No. 1 (2025): FAIR PLAY
Publisher : Java Mutiara Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71264/fairplay.v2i1.45

Abstract

This study aims to examine the effect of yellow cards on the performance of football teams in Liga 1 BRI Indonesia season 2023-2024. The core issue raised is how yellow cards affect ball possession, goal scoring, and overall match results. The method used was a quantitative correlative research design, with data collected from 18 teams (9 provinces) over a full season (11 months). Analyses were conducted using Pearson correlation test, linear regression, and analysis of variance (ANOVA) to evaluate the impact of yellow cards in various match conditions. The results showed that yellow cards had a significant negative impact on possession (coefficient: -0.341, p<0.001) and goal scoring (coefficient: -0.017, p=0.003), especially in away matches and against stronger opponents, as well as when received by key players such as central midfielders or defenders. The conclusions of this study highlight the importance of yellow card risk management strategies and psychological resilience training for players, as well as the relevance of these findings in developing team competitive strategies. This research provides a new contribution to the literature on discipline in football and practical implications for football team management.
IDENTIFIKASI FAKTOR KUNCI KEMENANGAN BRI LIGA 1 2024-2025 MENGGUNAKAN RANDOM FOREST CLASSIFIER Hidayat, Rodhi Rusdianto; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Kardi, Ipa Sari; Cs, Ansar; Prayoga, Aba Sandi; Palinata, Yahya Jecson; Effendi, Pamungkas Yulian; Mubarak, Muhammad Fitrah
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Penelitian ini mengidentifikasi faktor kunci kemenangan tim BRI Liga 1 musim 2024-2025 menggunakan Random Forest Classifier dengan fokus feature importance analysis. Dataset mencakup 18 tim dengan 306 pertandingan yang diagregasi menjadi enam metrik performa teknis. Implementasi stratified 10-fold cross-validation menghasilkan akurasi 65.0% ± 22.9% dalam memprediksi segmentasi berlapis (Juara, Papan Atas AFC, Papan Tengah, Bertahan, Degradasi). Analisis feature importance mengidentifikasi rata-rata pelanggaran (23.9%), rata-rata tekel sukses (20.7%), dan rata-rata tembakan ke gawang (18.7%) sebagai tiga variabel paling signifikan. Temuan menunjukkan dominasi metrik defensif dalam konteks Liga 1, berbeda dari pola liga internasional yang didominasi metrik ofensif. Segmentasi berlapis memberikan insight strategis lebih kaya dibandingkan prediksi peringkat absolut, memungkinkan pengembangan framework evaluasi yang disesuaikan dengan karakteristik sepak bola Indonesia. Penelitian ini memberikan kontribusi metodologis untuk sports analytics regional dan rujukan empiris bagi manajemen klub Liga .
MOTIVASI BEROLAHRAGA DALAM KOMUNITAS JOGGING: STUDI DESKRIPTIF KUANTITATIF DI LAPANGAN TRISILA LANTAMAL X JAYAPURA Fonataba, Billy Smith; Guntoro, Tri Setyo; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Larung, Ermelinda Yersin Putri
Olympus : Jurnal Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi Vol. 6 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi masyarakat Kota Jayapura dalam melakukan aktivitas olahraga jogging di Lapangan Trisila Lantamal X Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang melibatkan 111 responden dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pelaku jogging adalah laki-laki (65,8%) dan berada pada rentang usia 21–29 tahun (49,5%). Motivasi masyarakat dianalisis berdasarkan dua jenis motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik yang terdiri dari faktor fisiologis dan psikologis masing-masing menunjukkan persentase 50,4% dan 49,6%, yang mengindikasikan bahwa dorongan internal menjadi alasan utama masyarakat melakukan jogging. Sementara itu, motivasi ekstrinsik, meliputi faktor keluarga/teman (45%), sarana dan prasarana (35%), serta lingkungan (20%), tergolong kurang mendukung. Minta secara keseluruhan responden diperoleh pada kategori sedang sebesar 34.23%, disusul kategori sangat tinggi sebesar 25.33%, kategori tinggi sebesar 23.42%, kategori rendah 10.81% dan kategori sangat rendah sebesar 6.31%.  Penelitian ini menyimpulkan bahwa minat masyarakat terhadap aktivitas jogging dominan pada kategori sedang, sehingga disarankan agar masyarakat, pemerintah, dan lembaga terkait lebih aktif dalam menciptakan lingkungan olahraga yang sehat dan menarik melalui perbaikan fasilitas dan pengelolaan lingkungan.
PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL PAPUA SEBAGAI STRATEGI MENGURANGI STRES DAN MENINGKATKAN FOKUS ATLET Larung, Ermelinda Yersin Putri; Mubarak, Muhammad Fitrah; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Sinaga, Evi; Putra, Miftah Fariz Prima; Prayoga, Aba Sandi; Palinata, Yahya Jakson
Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST) Vol. 4 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Sport Science and Technology (IJST)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ijst.v4i2.9004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis permainan tradisional Papua yang relevan untuk pelatihan atlet, menganalisis dampak permainan terhadap stres dan fokus, serta mengevaluasi persepsi atlet terhadap integrasi permainan tradisional dalam latihan mereka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan mixed-method dengan menggabungkan metode kualitatif dan kuantitatif. Responden terdiri dari 100 atlet dari berbagai cabang olahraga di Papua.(Fariz et al. 2023) Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan observasi langsung selama sesi permainan tradisional. Analisis statistik digunakan untuk mengukur perubahan tingkat stres dan fokus sebelum serta sesudah partisipasi dalam permainan. Tahap ini melibatkan penyusunan temuan penelitian, membahas implikasi, dan menyarankan rekomendasi untuk mengatasi hambatan yang teridentifikasi. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa stress dan adaptasi terhadap olahraga tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi terlihat dari perhitungan yaitu R = 0.244 menunjukkan hubungan antara variabel stres dan adaptasi olahraga terhadap motivasi sebesar 24,4%, termasuk dalam kategori lemah.
Pelatihan Gizi Olahraga Berbasis Kearifan Lokal Moringa Oleifera bagi Atlet Remaja Putri Papua Upaya Pencegahan Anemia di SMAS YPPK Taruna Dharma Larung, Ermelinda Yersin Putri; Nabuasa, Christin Debora; Ledoh, Cantika Candra; Nugroho, Juliant Salsabillah; Pandawa, Galang Raditya; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Putra, Mifta Fariz Prima; Sinaga, Evi; Effendi, Pamungkas Yulian; Prayoga, Aba Sandi; Mandosir, Yohanis. M.
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5187

Abstract

Pelatihan gizi olahraga berbasis kearifan lokal melalui pemanfaatan Moringa Oleifera (daun kelor) di SMAS YPPK Taruna Dharma, Kota Jayapura, dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan gizi, keterampilan pengolahan pangan lokal, dan kesadaran pencegahan anemia pada siswi atlet remaja putri. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan berbasis masyarakat yang sejalan dengan agenda nasional pencegahan anemia remaja putri dan mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pendidikan tinggi. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, pelatihan intensif, praktik langsung pengolahan kelor, pendampingan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi peserta, dari 22,6% menjadi 83,9%, serta keterampilan mengolah kelor yang dikuasai oleh 60% siswi. Selain itu, sebanyak 20 resep olahan kelor terdokumentasi dan modul edukasi gizi serta buku saku resep berhasil disusun dan didistribusikan. Program ini juga mendorong perubahan perilaku konsumsi, meskipun kepatuhan TTD masih relatif rendah (25,8%). Namun, adanya kombinasi edukasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal telah meningkatkan kesadaran siswi tentang pentingnya menjaga kesehatan untuk mendukung prestasi akademik dan olahraga. Dokumentasi berupa artikel, poster, video, serta rencana publikasi ilmiah menambah nilai keberlanjutan program. Dengan pendekatan partisipatif, kegiatan ini terbukti relevan dalam mengurangi risiko anemia, meningkatkan literasi gizi, dan memberdayakan kearifan lokal Papua. Ke depan, program ini diharapkan menjadi model intervensi gizi berbasis sekolah yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan tantangan gizi serupa.
Literasi Hidrasi: Strategi Peningkatan Kesadaran pada Atlet Remaja Papua Sinaga, Evi; Hidayat, Rodhi Rusdianto; Putra, Miftah Fariz Prima; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Asri, Astini; Kapitarauw, Rizal; Ngaderman, Renata Anastasya; Yigibalom, Nakinus; Sinaga, Eva
Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bina Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jbpkm.v6i1.5254

Abstract

Dehidrasi pada atlet remaja merupakan masalah serius dengan dampak signifikan terhadap performa, kesehatan, dan perkembangan jangka panjang. Studi menunjukkan 40-60% atlet remaja memulai latihan dalam kondisi dehidrasi, yang diperparah oleh ketidakcukupan asupan cairan selama berolahraga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pencegahan dehidrasi melalui intervensi edukasi pada 15 atlet remaja Papua di Waena, Jayapura. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, simulasi penilaian tanda dan gejala dehidrasi, dan diskusi interaktif, dengan evaluasi menggunakan pretest-posttest. Hasil menunjukkan nilai rerata pretest sebesar 55.33 sedangkan posttest sebesar 98.87. Peningkatan pemahaman peserta yang signifikan dengan nilai N-Gain 102,28%, tergolong efektif berdasarkan kriteria standar. Disimpulkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan hidrasi atlet remaja. Rekomendasi tindak lanjut mencakup pengembangan program edukasi dengan cakupan lebih luas dan perluasan materi tidak hanya terbatas pada hidrasi, tetapi juga aspek kesehatan lain yang mendukung performa atlet remaja.
EKO-EDUKASI GIZI ATLET MUDA: PENDIRIAN KEBUN SEKOLAH BERBASIS TANAMAN LOKAL DAN KEBUN CERDAS BERSENSOR DI SEKOLAH KHUSUS OLAHRAGA PAPUA Guntoro, Tri Setyo; Sembiring, Desy Anita Karolina; Zainuri, Agus; Ngaderman, Renata Anastasya Engelique; Jelita, Skolastika; CS, Ansar; Larung, Ermelinda Yersin Putri; Putra, Miftah Fariz Prima; Sinaga, Evi
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3169

Abstract

Special Sports Schools (SKO) face numerous challenges in achieving human resource development objectives through sports education, particularly regarding infrastructure, nutrition management, and professional workforce availability, with the root of nutritional issues at Papua SKO lying in athlete nutrition management during young athlete development. Conversely, SKO possesses substantial land suitable for conversion into school gardens that can subsequently serve as sustainable nutritional and energy sources for students. This Community Service (PkM) program therefore aimed to: provide education and training on sports nutrition management, deliver school garden establishment training, and conduct athlete nutrition education, implemented through sequential stages of socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and sustainability planning during June-October 2025 with 45 students and 5 teachers/coaches participating. Implementation involved socializing the school garden concept, training on simple irrigation systems and smart gardens utilizing moisture sensors and plant growth monitoring, followed by comprehensive mentoring and evaluation, resulting in 80% of students understanding sports nutrition and school garden concepts while 83% could establish gardens using simple irrigation techniques, with understanding demonstrated through significant knowledge improvement from pre-test scores (49.96±6.55) to post-test (90.14±6.16), a mean difference of 40.18±7.21, and N-Gain of 0.80. The integrative approach successfully addressed fundamental nutritional understanding and availability issues for young athletes, creating a sustainable solution through combined nutrition education and school gardening that concurrently alleviated infrastructure limitations.