p-Index From 2021 - 2026
7.499
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Refleksi: Jurnal Kajian Agama dan Filsafat Jurnal Ushuluddin Religio : Jurnal Studi Agama-agama Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia JWP (Jurnal Wacana Politik) Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian al-Afkar, Journal For Islamic Studies Al-Muzara'ah Journal of Islamic Economic Laws Jurnal ICMES: The Journal of Middle East Studies Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Syarikat : Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah Jurnal Masyarakat dan Budaya Al-Qalam Padjadjaran Journal of International Relations jurnal syntax admiration Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting (DIJEFA) AL IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Ekonomi Islam Journal La Sociale Journal of Terrorism Studies TASAMUH: Jurnal Studi Islam International Journal of Social Service and Research Jurnal Pemikiran Islam (JPI) Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Social Research COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat JDEP (Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin dan Filsafat Jurnal Islam Nusantara Intermestic: Journal of International Studies ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin Journal of Islamic Management Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Jurnal Sosial dan Sains Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia International Journal of Integrative Sciences Journal Middle East and Islamic Studies Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial J-CEKI Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif Journal of Islamic Economic Laws
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : jurnal syntax admiration

Mendudukkan Ulang Populisme Islam: Karakter Politik Identitas dan Perkembangannya Di Indonesia Muhammad Rizqullah Naufan; Mulawarman Hannase
Jurnal Syntax Admiration Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v2i6.256

Abstract

Populisme merupakan salah satu unit analisis yang cukup penting dalam membaca konstelasi sosial-politik di negara-negara demokratis, termasuk Indonesia hari-hari ini. Demokratisasi pasca-Reformasi berjalan beriringan dengan menguatnya politik identitas dalam pertarungan perebutan kekuasaan, seperti yang memuncak pada fenomena besarnya mobilisasi kekuatan Muslim konservatif dan retorika politik yang rasialis dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. Artikel ini mencoba menganalisis secara umum, dengan mencoba menjelaskan populisme kanan sebagai penanda utama wacana politik dunia merupakan simtom dari demokrasi yang mengalami depolitisasi pasca-Perang Dingin dengan krisis representasi sebagai akibatnya. Lebih jauh, hal tersebut merupakan tanggapan terhadap dislokasi sosial yang diakibatkan oleh praktik-praktik neoliberalisme yang mengglobal. Dalam artikel ini mencoba menganalisis fenomena Populisme Islam dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memakai pendekatan demokrasi sebagai alat analisis mengingat populisme Islam di Indonesia selalu berkaitan dengan permasalahan demokratisasi dan reprentasi kaum Muslim dalam kancah politik. Dengan demikian, tulisan ini berupaya mencari sebab sekaligus prakondisi yang memungkinkan berkembangnya populisme kanan dalam era kontemporer dengan spesifikasi kasus pada karakteristik populisme Islam Di Indonesia dan berusaha menjelaskan bagaimana implikasi populisme Islam bagi masa depan demokrasi di Indonesia. Dari berbagai penjelasan diatas bahwa Populisme cukup menjadikan ancaman dalam demokrasi karena lebih banyak menggunakan sentimen dan argumen dalam proses politiknya. Sedangkan fenomena di Indonesia terjadinya berbagai ketimpangan dan krisis representasi sehingga menguatnya populisme Islam yang mengakibatkan fragmentasi di masyarakat dan Umat Islam itu sendiri.
Co-Authors Ahmad Budiman, Ahmad Ahmad Fahrur Rozi Ahmadi, Lusiana Putri Akbar Akbar Alfarisi, Mochammad Salman Alfian Alfian, Annisa Maulidia Amaliya, Laila Rizky Amany Burhanuddin Umar Lubis Andrean Mohammad Irham Rasyid Anggara, Jefry Ariani Barroroh Baried Arwani, Salsabila Aviciena Zanjabil Ayu Andini Ayu Citra, Ken BAHTIAR, YUSUF Baried, Ariani Barroroh Basyar, Muhammad Hamdan Cucu Nurhayati, Cucu Elfando, Mario Excel Farah Farouk Alwyni Fathiyah Muslimah Qayyimah Fatwa Arifah Fauzyyah, Adhitia Wardani Febrina, Lis Fikri Luqoni, Ahmad Ghafur, Hanief Saha Gutomo Bayu Aji Haekal, Mohammad Rifki Hamdi, Zainal Hamka Hasan, Hamka Hamzah, Idil Haris, Muhamad Imam Munandar, Adis Irwan CH Islamy, Robithoh Alam Jihaddin, Muhammad Hazikri Khoirunnisa Khoirunnisa Krisna Rendi Awalludin Lubis, Amany Lubis, Amany Burhanuddin Umar Lydia Freyani Hawadi Makarim, Dina Fornia Mohamad Indra Israqi Mohammad Izdiyan Muttaqin Mufti, Ridho Muhammad Aras Prabowo MUHAMMAD FAHMI Muhammad Irwin Muslimin Muhammad Naufan Rizqullah Muhammad, Tobroni Muid N, Abd. Muslim, Afifi Marzuki Nafis, M. Cholil Nafis, Muhammad Cholil Naif, Naif Nasaruddin Umar, Nasaruddin Nasir Tajul Aripin Nur Fatwa Nur Fatwa Nur Fatwa, Nur Nurhidaya Nurhidaya Nurul Huda Nurwahidin Nurwahidin Nurwahidin Nurwahidin Nurwahidin Oktavia, Nursyam Oktoviana Banda Saputri Oktoviana Saputri Purba, Safna Putri Putro, Dimas Handoyo Rahmat Fitriansyah Rahmat Hidayat Raya, Ahmad Thib Rifki Haekal, Mohammad Rosfiyanti, Nina Rozi, Ahmad Fahrur Rozi Saenong, Farid F. Sahala, Thoriq Sakti, Cahaya Mulyani setiawandari, setiawandari Syahrullah Iskandar, Syahrullah Syaiful Rohman, Syaiful Syifa Mutiara Putri Heriandita Tahreem, Saadiya Ulfianti Ulya, Nashiha Umar Lubis, Amany Burhanuddin Umer Dar, Mulawarman Veithzal Rivai Zainal Wahidin, Nur Warto’i, Warto’i Yus, Agung Qosym Zahran, Mostafa