Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Isolasi dan Karakterisasi Mikroorganisme Potensial dari Sumber Alami serta Evaluasi Aktivitas Fungsionalnya Syifa Dwi Spirulina; Syifa Nuraulia; Mila Azkia; Adhelya Rahmadhani Suryadi; Weni Sumirat; Tiara Amanda Lestari; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24761

Abstract

Mikroorganisme berperan penting dalam berbagai aplikasi bioteknologi, terutama pada proses fermentasi dan produksi senyawa bernilai guna. Meskipun demikian, pemanfaatan mikroorganisme dari sumber lokal masih terbatas akibat kurangnya informasi mengenai karakteristik serta potensi fungsionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, mengidentifikasi, dan menilai kemampuan mikroorganisme yang berasal dari sumber alami. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental dengan analisis deskriptif secara kuantitatif dan kualitatif. Sampel diperoleh dari sumber alami, kemudian diproses melalui teknik pengenceran bertingkat, inokulasi pada media selektif, serta pemurnian isolat. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan morfologi koloni, uji Gram, dan pengujian aktivitas biologis, yang selanjutnya dianalisis secara statistik sederhana dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 32 isolat awal diperoleh 14 isolat potensial berdasarkan karakteristik pertumbuhan. Mayoritas isolat termasuk dalam kelompok Gram positif dengan bentuk sel basil dan kokus. Pengujian aktivitas menunjukkan adanya perbedaan kemampuan antar isolat, dengan dua isolat unggul memiliki diameter zona hambat hingga 14,2 mm dan indeks aktivitas enzim mencapai 72%. Variasi ini mencerminkan perbedaan kemampuan adaptasi dan potensi biologis mikroorganisme. Penelitian ini masih terbatas pada identifikasi konvensional dan skala laboratorium, namun memberikan dasar awal dalam pemanfaatan mikroorganisme lokal untuk pengembangan bioteknologi.
Perbandingan Penggunaan Direct Vat Set (DVS) dan Bulk Starter dalam Industri Fermentasi Susu: Literature Review Detya Zalfa; Andita Nurintania M; Rizka Rahmania; Syifa Fauziyah Febriyani; Siti Anisa; Tiara Amanda Lestari; Intan Kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24764

Abstract

Fermentasi susu merupakan salah satu teknologi pengolahan pangan yang telah berkembang pesat, khususnya dalam penggunaan kultur starter untuk produksi yogurt, keju, dan produk susu fermentasi lainnya. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk membandingkan secara komprehensif dua sistem starter utama dalam industri fermentasi susu, yaitu Direct Vat Set (DVS) dan bulk starter, dari aspek teknologi produksi, kualitas produk, risiko kontaminasi, keunggulan fungsional, dan pertimbangan ekonomis. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah 10 tahun terakhir (2015–2025). Hasil tinjauan menunjukkan bahwa DVS menawarkan kemudahan penggunaan, konsistensi kualitas produk, dan perlindungan lebih baik terhadap kontaminasi bakteriofag, sementara bulk starter lebih ekonomis pada skala produksi besar dengan infrastruktur memadai. Inovasi teknologi freeze-drying dan optimasi krioprotektan terbukti meningkatkan viabilitas sel DVS secara signifikan. Temuan ini memberikan dasar ilmiah bagi industri susu nasional dalam memilih sistem starter yang tepat sesuai kapasitas produksi dan tujuan mutu produk. Kesimpulan tinjauan ini menegaskan bahwa pemilihan jenis starter harus mempertimbangkan skala produksi, kapasitas sumber daya manusia, dan infrastruktur laboratorium yang tersedia.
Review Artikel: Pengaruh Komposisi Media Fermentasi terhadap Pertumbuhan dan Produksi Metabolit Mikroba Desti Isna Danias; Dhiva Dwi Handayani; Noviyanti Sutisna; Desti Novia Salsabilla; Saphira Aulia Effendi; Siti Nurjannah; Tiara Amanda Lestari; Intan kusumaningrum
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24769

Abstract

Komposisi media fermentasi merupakan faktor kunci yang menentukan pertumbuhan mikroba dan produksi metabolit dalam proses fermentasi industri. Review artikel ini mengkaji berbagai penelitian terkini mengenai pengaruh komponen media seperti sumber karbon, nitrogen, mineral, dan faktor fisikokimia terhadap kinerja fermentasi mikroba. Berdasarkan analisis literatur dari 10 jurnal terindeks internasional periode 2016-2026, ditemukan bahwa optimasi komposisi media menggunakan metode statistik seperti Response Surface Methodology (RSM) dan Plackett-Burman Design dapat meningkatkan produksi metabolit hingga 200-300%. Sumber karbon kompleks seperti molase, pati, dan limbah agroindustri terbukti lebih ekonomis dibandingkan glukosa murni. Sumber nitrogen organik seperti yeast extract dan pepton memberikan hasil lebih baik untuk produksi metabolit sekunder. Konsentrasi fosfat, magnesium, dan trace elements juga mempengaruhi jalur metabolisme mikroba. Pendekatan machine learning dan metabolomics mulai digunakan untuk memprediksi formulasi media optimal. Kajian ini menyimpulkan bahwa pemilihan dan optimasi komposisi media yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi produksi fermentasi dan menurunkan biaya produksi.