Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Model Discovery Learning dan Kemandirian Belajar Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Siswa SMK PGRI Dobo Widia Beljeur; Ardianik Ardianik; Ahmad Hatip
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.554

Abstract

In learning mathematics, it is very important for students to have mathematical problem-solving skills, because problem-solving skills are an important aspect of mathematics that is needed for student success at various levels. By applying the right learning model and independent learning will be one of the factors that influence the ability to solve mathematical problems. The purpose of this study was to determine differences in mathematical problem solving abilities between learning independence (high, medium, low) and those who implement the Discovery Learning model and the Think Pair Share cooperative learning model and continue the influence of the interaction between the level of independent learning and the learning model. This study used a quantitative approach and this type of experimental research with a total sample of 63 students of class XI TKJ SMK PGRI Dobo. Data analysis in this study used the Two Way ANOVA test with a 3×2 factorial design. From the results of the study obtained 1) There is a very significant difference in the ability to solve mathematical problems between learning independence (high, medium, low) in class XI TKJ SMK PGRI Dobo students. 2) There is a very significant difference in the ability to solve mathematical problems between classes taught with the discovery learning model and the think pair share type cooperative learning model in class XI TKJ SMK PGRI Dobo. 3) There is an interaction effect between the level of independent learning with learning model on the ability to solve mathematical problems in class XI TKJ SMK PGRI Dobo students.
Efektivitas Model Collaborative Learning Berbantuan Multimedia Interaktif Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Pada Materi Geometri Siswa Smpn 1 Langke Rembong Florensia Lusita H Reme; Ardianik Ardianik; Ahmad Hatip
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.559

Abstract

Salah satu keterampilan abad 21 dan merupakan elemen dalam profil pancasila adalah kemampuan bernalar kritis yang digunakan untuk membantu pemecahan masalah. Agar keterampilan tersebut bisa berkembang maka diperlukan suatu model pembelajaran collaborative learning yang membantu siswa agar lebih aktif karena model pembelajaran menekankan pada diskusi kelompok dan keaktifan dalam bekerja sama. Ini juga perlu dibantu oleh media pembelajaran berupa multimedia interaktif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Efektivitas Model Collaborative Learning Berbantuan Multimedia Interaktif Terhadap Kemampuan Bernalar Kritis Siswa SMP Negeri 1 Langke Rembong. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu, yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dari populasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Langke Rembong tahun ajaran 2022/2023, dengan kelas eksperimen berjumlah 68 siswa kelas kontrol berjumlah 68 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian soal uraian yang hasilnya dianalisis menggunakan SPSS v.26. Berdasarkan hasil uji hipotesis uji t, disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan bernalar kritis siswa yang sangat signifikan antara yang menggunakan model collaborative learning berbantuan multimedia interaktif dengan siswa yang menggunakan model konvensional. Pelaksanaan model collaborative learning berbantuan multimedia interaktif terhadap kemampuan bernalar kritis siswa pada kelas eksperimen dikategorikan efektif sebesar 80,6% dan pembelajaran konvensional dikategorikan cukup efektif sebesar 70,6% .
Penerapan Student Facilitator and Explaining untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Pada Materi Lingkaran Siswa SMP Al-Ikhlash Surabaya Shofiyatuzzahrah Putri Salshabila; Ardianik Ardianik; Ahmad Hatip
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.610

Abstract

Sekolah selaku wadah pencetak generasi bangsa. Menerapkan bermacam metode pembelajaran guna menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Hingga saat ini, metode tradisional masih digunakan di sekolah-sekolah seperti SMP Al-Ikhlash Surabaya. Oleh karena itu, perlu adanya perbaikan guna meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami konsep, khususnya melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining. Tujuan dari penelitian adalah Untuk membuktikan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining dan konvensional pada siswa kelas VIII SMP Al-Ikhlash Surabaya. Penelitian ini dilakukan di SMP Al-Ikhlash Surabaya kelas VIII tahun ajaran 2022/2023 dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian Quasi Experimental Design dengan kelas eksperimen berjumlah 26 siswa, dan kelas kontrol berjumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian soal uraian yang hasilnya dianalisis menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil uji hipotesis uji t, disimpulkan terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa yang sangat signifikan antara yang menggunakan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran Konvensional
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Canva Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Afina Afina; Hoirunnisak Hoirunnisak; Kusmiyati Kusmiyati; Ahmad Hatip
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v4i1.740

Abstract

Aplikasi Canva bisa menjadi salah satu pilihan media pembelajaran interaktif yang menyediakan fitur untuk edukasi, pemasaran, periklanan dan lain sebagainya. Penggunaan aplikasi media Canva dapat meningkatkan kreativitas guru dalam menyiapkan media dan mempermudah proses penyampaian materi pembelajaran. Media ini juga dapat memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran atau menyampaikan pesan dalam bentuk teks atau video. Tidak hanya itu, media pembelajaran dengan menggunakan Canva dapat membantu untuk memudahkan siswa agar lebih tertarik dan termotivasi dengan pembelajaran yang disampaikan melalui media ini. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penggunaan Canva terhadap hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan pemberian tes hasil belajar matematika. Analisis data yang dilakukan adalah uji regresi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan Canva terhadap hasil belajar matematika siswa.
EVALUATION OF THE APPLICATION OF SOCIAL INTERACTION THEORY IN INSTILLING CHARACTER VALUES: IMPLEMENTATION IN PAI SUBJECTS IN ISLAMIC EDUCATIONAL INSTITUTIONS Wahyuni, Sri; Ernawati, Ernawati; Muhajir, Muhajir; Hatip, Ahmad
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v5i2.207

Abstract

This research aims to evaluate the application of social interaction theory in instilling character values within Islamic Religious Education (PAI) subjects at Islamic educational institutions. The study investigates the extent to which social interaction theory is applied, the factors influencing its effectiveness, and the impact of social interaction on students' character formation. A qualitative approach was utilized, employing a case study design. Data were collected through in-depth interviews with PAI teachers, school administrators, and students, as well as classroom observations and document analysis. Thematic analysis was used to identify patterns and themes from the data. The findings reveal that social interaction plays a significant role in character education, especially when teachers actively engage students in discussions, peer collaboration, and group work. Schools that provide adequate institutional support and have smaller class sizes create an environment where social interaction can flourish, leading to stronger internalization of values such as empathy, respect, and responsibility. However, the study also highlights challenges such as rigid curricula, cultural resistance, and technological limitations, which hinder the effective implementation of interactive learning methods. In conclusion, social interaction theory offers a valuable framework for character development in PAI learning. Its success depends on the commitment of educators and institutions to fostering collaborative and reflective learning environments. Addressing the identified challenges will be essential for maximizing the benefits of social interaction in character education.
SOSIALISASI PROGRAM STUDI S1 FKIP UNITOMO DI MAN 9 JOMBANG Setiawan, Windi; Prastiwi, Lusiana; Amrullah, Imron; Huda, Nuril; Hatip, Ahmad; Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 7, No 2 (2024): NOVEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v7i2.3811

Abstract

ABSTRACTThe importance of higher education plays an important role in every individual's career in the future. This step needs to be considered carefully since students are in high school. They have the freedom to decide after graduation to determine their next steps. Are they working, studying, or working while studying? This question is something that always arises when they are about to graduate. This was also found in students at MAN 9 Jombang. Most of them still have minimal information about higher education. The Community Service Team (abdimas) was present to answer this problem through the Socialization activities of the FKIP Unitomo Undergraduate Study Program at MAN 9 Jombang. This activity is carried out in three stages. First, the planning stage. At this stage the researcher coordinates with the school and determines the material to be presented. Second, the implementation stage. At this stage, the community service team carried out socialization which was attended by all grade 12 students in the MAN 9 Jombang hall. At the reflection stage, the community service team provides the opportunity to conduct questions and answers with students. As a result of this activity, students have information regarding the registration mechanism, graduate profiles, various academic activities, and student achievements in mathematics education and Indonesian language and literature education study programs.Keywords: socialization, study program, madrasah, senior high school ABSTRAKPentingnya pendidikan tinggi memegang peranan penting bagi karir setiap individu di kemudian hari. Langkah tersebut perlu dipikirkan secara matang sejak siswa duduk di bangku SMA. Mereka memiliki kebebasan untuk menentukan setelah lulus untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah mereka bekerja, kuliah, atau bekerja sambil kuliah? Pertanyaan ini menjadi hal yang senantiasa muncul saat mereka hendak lulus. Hal ini juga dijumpai pada siswa di MAN 9 Jombang. Sebagian besar dari mereka masih minim informasi tentang perguruan tinggi. Tim pengabdian Masyarakat (abdimas) hadir untuk menjawab permasalahan tersebut melalui kegiatan Sosialisasi Program Studi S1 FKIP Unitomo di MAN 9 Jombang. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahap. Pertama, tahap perencanaan. Pada tahap ini peneliti melakukan kordinasi dengan pihak sekolah dan menentukan materi yang akan disampaikan. Kedua, tahap pelaksanaan. Pada tahap ini, tim abdimas melakukan sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh siswa kelas 12 di aula MAN 9 Jombang. Pada tahap refleksi, tim abdimas memberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab dengan siswa. Hasil dari kegiatan ini, siswa memiliki informasi terkait mekanisme pendaftaran, profil lulusan, berbagai kegiatan akademik, dan prestasi mahasiswa prodi pendidikan matematika dan pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia.Kata Kunci: sosialisasi, program studi, madrasah, sekolah menengah atas
Pengaruh Kemampuan Koneksi Dan Komunikasi Matematis Melalui Model Pembelajaran Cooperative Tipe STAD Terhadap Pemahaman Matematis Siswa Cahyani, Yeni Indah Wahyu; Hatip, Ahmad; Muhajir, Muhajir
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v6i2.245

Abstract

This research is a descriptive and quantitative research. The purpose of this study was to determine the effect of mathematical connection and communication skills through the STAD type cooperative learning model on the mathematical understanding of students in class VIII-J of SMP Negeri 30 Surabaya. This population is all eighth grade students of SMP Negeri 30 Surabaya for the 2018/2019 academic year. The sampling technique was done by simple random sampling. The research sample was all students of class VIII-J of SMP Negeri 30 Surabaya as many as 35 students. The instruments used are questionnaires and tests about explanations. The data obtained were analyzed or tested for hypotheses using simple linear regression and multiple linear regression. The results of the study are (1) There is an effect of mathematical connection ability on students' mathematical understanding ability. If students have high connection skills, then the ability to understand mathematics is also high. (2) There is an effect of mathematical communication skills on students' mathematical understanding abilities. If students have high communication skills, then the ability to understand mathematics is also high. (3) There is an influence between connection ability and communication ability on students' mathematical understanding. when tested simultaneously, these connection skills and communication skills have a significant effect on students' mathematical understanding.
TEORI KOGNITIF BRUNER DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Hatip, Ahmad; Setiawan, Windi
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021): EDISI OKTOBER
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v5i2.141

Abstract

ABSTRAK Artikel ini menganalisis bagaimana mengaplikasikan teori kognitif Bruner dalam pengajaran matematika berdasar teori pembelajaran penemuan. Melalui analisis pembelajaran kasus matematika, tujuan dari pengajaran matematika adalah untuk memungkinkan siswa menguasai struktur pengetahuan matematika secara komprehensif. Guru matematika harus aktif menciptakan kondisi dalam mengajar, dan membimbing siswa untuk menemukan dan belajar aktivitas langsung, pemikiran dan representasi. Dari akuisisi pasif pengetahuan menjadi penemuan aktif mandiri, sehingga siswa menjadi objek utama belajar matematika. Kata kunci : Kognitif Bruner,  Teori Belajar, Pembelajaran Matematika ABSTRACT This article analyzes how to apply Bruner's cognitive theory of discovery in teaching based on learning theory. Through the analysis of mathematics case learning, the aim of teaching mathematics is to help students master mathematical knowledge comprehensively. Mathematics teachers must actively create conditions in teaching, and guide students to discover and learn direct activity, thinking and representation. From the acquisition of knowledge to independent active discovery, so that students become the main object of learning mathematics. Keywords : Bruner's Cognitive, Learning Theory, Mathematics Learning
Profil Berpikir Kreatif Siswa Berkebutuhan Khusus Tunagrahita Ringan dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Gender Sari Restu Noor Syafi’i, Intannia; Ardianik, Ardianik; Hatip, Ahmad
Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 15 No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/konstruk.v15i2.2813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil tingkat kemampuan berpikir kreatif anak berkebutuhan khusus tunagrahita ringan dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari gender. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui pemberian tes pemecahan masalah matematika (TPMM) dan wawancara. Teknik pemilihan subjek berdasarkan kriteria dan gender, sehingga subjek penelitian terdiri dari dua siswa tunagrahita ringan dengan klasifikasi jenis kelamin laki - laki dan perempuan dari SMPN 30 Surabata. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama yang dipandu oleh tes pemecahan masalah matematika, dan pedoman wawancara yang valid. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes dan diverifikasi dengan wawancara. Subjek penelitian adalah siswa kelas inklusi VIII SMP Negeri 30 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif subjek gender laki – laki lebih baik daripada subjek gender perempuan. Profil tingkat kemampuan berpikir kreatif dari kedua subjek dalam memecahkan masalah matematika berada di tingkat kemampuan 0 (tidak kreatif) terbukti dari pencapaian indikator kemampuan berpikir kreatif dalam memecahkan masalah, kedua subjek hanya dapat menyelesaikan permasalahan dengan satu ide atau cara yang telah diajarkan secara berulang – ulang.
Studi Literatur : Jenis-jenis Berpikir dalam Pemecahan Masalah Matematika Windi Setiawan; Ahmad Hatip; Ahmad Gozali
RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 2 (2024): Range Januari 2024
Publisher : Pendidikan Matematika UNIMOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jpm.Vol5.Iss2.6016

Abstract

Banyaknya penelitian terkait psikologi kognitif membuat peneliti tertarik mengkaji lebih jauh tentang berpikir dan jenis-jenis berpikir. Terutama dalam pendidikan matematika, banyak sekali penelitian terkait proses berpikir dalam pemecahan masalah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih pengetahuan bagi para peneliti yang tertarik dalam psikologi kognitif seperti proses berpikir. Jenis penelitian ini merupakan penelitian literature study (study literature). Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa hasil-hasil penelitian dari jurnal ilimiah. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa jenis berpikir yang dikaji yaitu berpikir kritis, berpikir kreatif, berpikir lateral, berpikir divergen, dan berpikir konvergen.