Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS PERAN SEKTOR PERDAGANGAN DALAM OPTIMALISASI PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA TERNATE Novita, Desi; Malau, Albert Gamot
Media Mahardhika Vol. 24 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : STIE Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/mahardika.v24i1.1391

Abstract

One of the key indicators reflecting the success of economic development in a region is economic growth. The Gross Regional Domestic Product (GRDP) serves as an essential measure for assessing the expansion of regional economies. Through this data, it becomes possible to identify the economic sectors that contribute most significantly to regional growth. The primary objective of this study is to analyze the role of the trade sector and to explore strategies required to enhance its contribution toward optimizing economic growth in Ternate City, North Maluku Province. The study employs secondary data, specifically the GRDP of Ternate City and North Maluku Province for the period 2015–2024. The research methodology incorporates sectoral contribution analysis to GRDP, the Location Quotient (LQ) method, and Klassen typology analysis. The findings reveal that the trade sector constitutes the largest contributor to Ternate City’s GRDP, with an average share of 25.49 percent over the period 2015–2024. Furthermore, the trade sector, identified as one of the base sectors in Ternate City, demonstrates substantial development potential and is classified within Quadrant I (leading sector) of the Klassen typology. In practice, efforts have been undertaken by both the government and society to optimize economic growth in Ternate City.
Analisis Dampak Penerimaan Pajak Daerah dan Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur Lutfi, Bahroni; Safitri, Julia; Malau, Albert Gamot
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 5 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i5.9123

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penerimaan pajak daerah, investasi, dan pola konsumsi masyarakat. Pajak daerah berfungsi sebagai sumber pendapatan pemerintah untuk membiayai pembangunan, sementara investasi berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan penciptaan lapangan kerja. Belanja rumah tangga mencerminkan daya beli masyarakat, yang berkontribusi pada siklus ekonomi. Namun, hubungan antara ketiga variabel ini masih kurang diteliti, khususnya dalam konteks Kalimantan Timur, yang memiliki karakteristik ekonomi dan struktur fiskal unik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerimaan pajak daerah dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi serta menguji apakah belanja rumah tangga dapat menjadi mediator dalam hubungan tersebut. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan data sekunder dari sepuluh kabupaten/kota di Kalimantan Timur periode 2019–2023, analisis dilakukan dengan uji linier berganda dan uji Sobel menggunakan software EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pajak daerah dan investasi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi efek mediasi belanja rumah tangga menunjukkan pola berbeda. Penerimaan pajak daerah yang dimediasi oleh belanja rumah tangga berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara investasi yang dimediasi oleh belanja rumah tangga berpengaruh positif. Hal ini menyoroti bahwa meskipun pajak daerah menjadi sumber pendapatan pemerintah, beban pajak yang tinggi dapat menghambat konsumsi masyarakat. Sebaliknya, investasi produktif meningkatkan pendapatan, mendorong konsumsi, dan memperkuat ekonomi daerah. Temuan ini memberikan wawasan bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi fiskal dan investasi yang efektif guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan serta membuka peluang penelitian lebih lanjut terkait hubungan antara investasi, pajak, dan konsumsi dalam skala yang lebih luas.
Clustering dengan Menggunakan K-Means untuk Analisa Dampak Banjir Supriyadi, Sigit; Malau, Albert Gamot
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 9 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i9.6998

Abstract

Banjir merupakan bencana yang sering terjadi di Indonesia dan menimbulkan dampak signifikan pada infrastruktur, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Analisis pola dampak banjir diperlukan untuk mendukung perencanaan mitigasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan wilayah terdampak banjir berdasarkan tingkat dampaknya menggunakan algoritma K-Means Clustering. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode 2019–2024. Sebanyak 150 kejadian banjir dianalisis berdasarkan lima variabel: kedalaman banjir, lama genangan, jumlah korban, kerusakan infrastruktur, dan kerugian ekonomi. Data diproses menggunakan algoritma K-Means untuk membentuk klaster dampak banjir. Analisis berhasil mengidentifikasi tiga klaster utama, yaitu dampak rendah (62 kejadian), dampak sedang (54 kejadian), dan dampak tinggi (34 kejadian). Klaster dampak tinggi ditandai dengan kedalaman banjir rata-rata 150 cm, lama genangan 6,5 hari, dan kerugian ekonomi rata-rata Rp 25 miliar. Kedalaman banjir dan lama genangan terbukti menjadi variabel paling dominan dalam menentukan tingkat dampak. K-Means Clustering efektif untuk memetakan tingkat dampak banjir secara multidimensi. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menyusun kebijakan mitigasi yang tepat sasaran, khususnya dalam mengalokasikan sumber daya untuk wilayah dengan kategori dampak tinggi. Implikasinya, pendekatan ini dapat meningkatkan efektivitas penanggulangan banjir dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Examining the Effect of Work Discipline on Employee Performance with Work Motivation as a Mediating Variable: Evidence from the Biak Numfor Police Pratama, Denny Ari; Sitaniapessy, Arthur; Albert Gamot Malau
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 5 No. 4 (2025): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v5i4.604

Abstract

This study aims to analyze the influence of work discipline on the performance of personnel at Biak Numfor Police Resort, with work motivation as an intervening variable. The research is motivated by the high rate of disciplinary violations within the Biak Numfor Police, which has led to a decline in performance and professionalism among personnel. A quantitative approach was applied using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) method. The sample consisted of 220 active police officers selected through purposive sampling, while the research instrument was developed based on validated and reliable indicators. The results indicate that work discipline has a positive and significant effect on both work motivation and performance. Furthermore, work motivation has a significant influence on performance and mediates the relationship between work discipline and performance. These findings emphasize that work discipline not only directly contributes to improved performance but also builds internal motivation that drives more optimal results. This research provides practical implications for police leadership, particularly the need to implement consistent disciplinary policies, foster a positive work culture, and develop reward systems that enhance motivation. Such strategies are expected to strengthen discipline, boost internal motivation, and ultimately optimize personnel performance at the Biak Numfor Police Resort.
Examining the Effect of Work Discipline on Employee Performance with Work Motivation as a Mediating Variable: Evidence from the Biak Numfor Police Pratama, Denny Ari; Sitaniapessy, Arthur; Albert Gamot Malau
Majapahit Journal of Islamic Finance and Management Vol. 5 No. 4 (2025): Islamic Finance and Management
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/mjifm.v5i4.604

Abstract

This study aims to analyze the influence of work discipline on the performance of personnel at Biak Numfor Police Resort, with work motivation as an intervening variable. The research is motivated by the high rate of disciplinary violations within the Biak Numfor Police, which has led to a decline in performance and professionalism among personnel. A quantitative approach was applied using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) method. The sample consisted of 220 active police officers selected through purposive sampling, while the research instrument was developed based on validated and reliable indicators. The results indicate that work discipline has a positive and significant effect on both work motivation and performance. Furthermore, work motivation has a significant influence on performance and mediates the relationship between work discipline and performance. These findings emphasize that work discipline not only directly contributes to improved performance but also builds internal motivation that drives more optimal results. This research provides practical implications for police leadership, particularly the need to implement consistent disciplinary policies, foster a positive work culture, and develop reward systems that enhance motivation. Such strategies are expected to strengthen discipline, boost internal motivation, and ultimately optimize personnel performance at the Biak Numfor Police Resort.
MANAJEMEN BUDIDAYA UDANG VANAME BERKELANJUTAN BERBASIS PENDEKATAN SOSIAL, EKONOMI, EKOLOGI, INSTITUSI, DAN TEKNOLOGI: STUDI KASUS DI UJUNG GENTENG, SUKABUMI Anwar, Kasful; Panggabean, Donwil; Malau, Albert Gamot; Mulyadi, Mulyadi; Khairunnisa, Anis
Jurnal Riset Akuakultur Vol 20, No 2 (2025): Juni (2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.20.2.2025.121-145

Abstract

Keberlanjutan pengelolaan akuakultur merupakan aspek krusial untuk memastikan produktivitas jangka panjang dan kesehatan lingkungan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi status keberlanjutan budidaya udang vaname (Penaeus vannamei) di kawasan Ujung Genteng, Sukabumi, melalui pendekatan multidimensi yang mencakup dimensi sosial, ekonomi, ekologi, institusional, dan teknologi. Metode yang digunakan adalah Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH) berbasis pendekatan multi-dimensional scaling (MDS) yang dimodifikasi untuk memasukkan dimensi teknologi serta validasi melalui ulangan Monte Carlo sebanyak 25 kali. Hasil menunjukkan dimensi teknologi memperoleh skor tertinggi (77,325), mengindikasikan "sangat berkelanjutan", sementara dimensi lainnya, termasuk sosial (59,237), ekonomi (68,236), ekologi (61,856), dan institusional (60,215), dikategorikan sebagai "cukup berkelanjutan". Dimensi sosial, ekonomi, ekologi, dan institusional memiliki atribut sensitif, berpotensi meningkatkan status keberlanjutan dari cukup berkelanjutan menjadi berkelanjutan hingga sangat berkelanjutan, yang meliputi semangat gotong royong dan hubungan dengan pemerintah (sosial), tujuan pemasaran dan penyerapan tenaga kerja (ekonomi), tingkat pemanfaatan lahan dan kualitas air tambak (ekologi) serta skala usaha dan kemitraan kelembagaan (institusional). Penekanan juga diberikan pada integrasi teknologi canggih seperti sistem nanobubble, pemberi pakan otomatis, energi surya, dan pemantauan real-time berbasis IoT. Inovasi-inovasi ini menunjukkan potensi signifikan dalam meningkatkan kadar oksigen terlarut, efisiensi pakan serta pengurangan biaya operasional, yang berkontribusi pada pertumbuhan udang yang lebih baik dan penurunan tingkat kematian. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik yang mengombinasikan kemajuan teknologi, keterlibatan komunitas, dan dukungan institusional untuk mencapai praktik akuakultur yang berkelanjutan. Rekomendasi untuk penelitian mendatang mencakup pengujian aplikasi yang lebih luas di berbagai lingkungan akuakultur serta pengembangan teknologi adaptif untuk menghadapi tantangan yang muncul di sektor budidaya udang.Sustainability in aquaculture management is essential to ensure long-term productivity and environmental health. This study evaluates the sustainability status of whiteleg shrimp (Penaeus vannamei) farming in Ujung Genteng, Sukabumi, using a multidimensional approach covering social, economic, ecological, institutional, and technological dimensions. The Rapid Appraisal for Fisheries (RAPFISH) method, based on multi-dimensional scaling (MDS) and modified to include technology, was applied with 25 Monte Carlo iterations for validation. Results indicate that the technological dimension achieved the highest score (77.325), categorized as “highly sustainable”, while other dimensions, including social (59.237), economic (68.236), ecological (61.856), and institutional (60.215), were considered “moderately sustainable”. Sensitive attributes in social, economic, ecological, and institutional dimensions have the potential to improve sustainability status from moderately sustainable become sustainable to highly sustainable, including community cooperation and government relations (social), market orientation and employment absorption (economic), land use intensity and pond water quality (ecological), as well as business scale and institutional partnerships (institutional). The study highlights the role of advanced technologies such as nanobubble systems, automatic feeders, solar energy, and IoT-based real-time monitoring. These innovations can enhance dissolved oxygen levels, improve feed efficiency, reduce operational costs, and ultimately support better shrimp growth and lower mortality rates. Overall, the findings emphasize the importance of a holistic approach combining technological innovation, community involvement, and institutional support to achieve sustainable aquaculture. Future research is recommended to expand applications across diverse aquaculture environments and to develop adaptive technologies for emerging challenges in shrimp farming.
Analysis of the Effect of Income Tax and Firm Size on Capital Structure Moderated by Sales Growth Fauzi Nurrahmawanto; Julia Safitri; Albert Gamot Malau
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 4 No. 4 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v4i4.10436

Abstract

This study aims to examine and analyze the effect of income tax and firm size on the capital structure of coal mining companies, whether moderated or not by sales growth. A quantitative approach was used in this study by taking samples from 13 coal mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018–2023. Multiple linear regression analysis was used with the help of the application Jeffry’s Amazing Statistics Program (JASP). The research results show that the income tax has no significant effect on capital structure. In contrast, the firm size has a significant positive effect on the firm’s capital structure. Moreover, the sales growth is unable to moderate the correlation between these variables on the firm’s capital structure.