Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Inovasi Pemanfaatan Minyak Jelantah Rumah Tangga sebagai Bahan Baku Pembuatan Biodiesel Ramah Lingkungan Fitriana, Dina; Yusawinur Barella; Hadi Wiyono; M Zainul Hafizi; Sutoyo Budiharto
Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): Karuna: Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin
Publisher : CV Yazri Aksara Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62238/karuna.v2i1.174

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang sering dibuang sembarangan, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan warga dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti sabun cair dan lilin aromaterapi. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan berbasis partisipatif. Evaluasi dilakukan dengan metode observasi dan kuesioner untuk mengukur peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai bahaya minyak jelantah dan cara pengolahannya, serta 70% berhasil membuat produk dengan kualitas layak jual. Program ini berkontribusi dalam pengurangan limbah rumah tangga sekaligus membuka peluang usaha berbasis ekonomi kreatif. Diharapkan kegiatan ini dapat diadopsi oleh komunitas lain guna mendukung keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS BUDAYA LOKAL PADA PEMBELAJARAN IPS DI KELAS VIIIA SMPN 1 SEMITAU KECAMATAN SEMITAU KABUPATEN KAPUAS HULU Indrawan, Fernando Ario; Buwono, Sri; Wiyono, Hadi; Barella, Yusawinur; Fitriana, Dina
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v5i1.93146

Abstract

The purpose of this research is to examine the planning, implementation, and challenges in the application of local culture-based education in Social Studies (IPS) learning in Class VIII.A of SMP N 1 Semitau, Kapuas Hulu Regency. This study was conducted using a qualitative research method, with data collection techniques including observation at school, interviews, and documentation carried out with Social Studies teachers and the curriculum coordinator of SMPN 1 Semitau as sources or informants. Data reduction was performed by eliminating irrelevant data and including data relevant to the research focus. The results show that the planning and integration of local culture into learning is carried out by designing learning activities and implementing them through classroom discussions, local culture simulations, and extracurricular activities. However, there are several challenges in its implementation, including a lack of specific teaching materials and curriculum, as well as students' diverse levels of understanding
Penggunaan Scrapbook sebagai Media Reflektif untuk Mengembangkan Literasi Visual Siswa dalam Pembelajaran Sosiologi di Tingkat SMA Utami, Patrisia Rahayu; Rihatiningsih, Septi; Fitriana, Dina; Utami, Tri; Yunianti, Reni Kartini Kristin Dian
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 7, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v7i5.8566

Abstract

Pembelajaran sosiologi di sekolah masih didominasi pendekatan tekstual sehingga belum mengoptimalkan pengembangan literasi visual dan kemampuan reflektif siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media scrapbook sebagai media reflektif untuk meningkatkan literasi visual dalam pembelajaran sosiologi di SMA Negeri 2 Temanggung. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui angket terbuka, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen hasil karya scrapbook siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan scrapbook meningkatkan motivasi, kreativitas, dan kemampuan analisis sosial siswa. Persentase keterampilan mengorganisasi informasi sosial meningkat dari 44,4% menjadi 88,9%; menafsirkan fenomena sosial secara visual dari 50% menjadi 91,7%; kreativitas visual dari 52,8% menjadi 91,7%; dan refleksi kritis dari 41,7% menjadi 86,1%. Scrapbook juga mendorong keterlibatan aktif dan kolaboratif siswa dalam mengaitkan konsep sosiologi dengan pengalaman nyata. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa scrapbook efektif sebagai media reflektif untuk mengembangkan literasi visual dan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran sosiologi.
Analysis of Popular Cultural Utilization of TikTok as an Innovative Media in Learning on IPS Students as a Teacher's Prospective Maharani, Agisti; Rahma, Fitria Ghaida Nur; Rozy, Amirul fachrul; Fitriana, Dina
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 3 (2025): Special Issue 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v16i3.100600

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on learning methods in higher education, particularly for Social Studies Education (IPS) students as prospective teachers. TikTok, as part of the popular digital culture, has the potential to become an innovative learning tool that supports visual, creative, and context-based learning styles. The purpose of this study is to explore the use of TikTok as an innovative medium in learning for Social Studies Education students. This research employs a descriptive qualitative method with a trend study design, integrating a mixed-methods approach to obtain a comprehensive understanding of students' perspectives and tendencies. Data were collected through a Likert scale questionnaire (1–5: Strongly Agree, Agree, Somewhat Agree, Disagree, Strongly Disagree) distributed to active students of the Social Studies Education Program at Tanjungpura University and analyzed descriptively. The results show that most students perceive TikTok as compatible with their digital learning styles and effective as a learning source that connects academic theory with social realities. The use of TikTok has been proven to enhance students' creativity, digital competence, and teaching skills, as well as to motivate and encourage academic collaboration. Overall, utilizing TikTok as an innovative learning tool fosters active, reflective, and contextual learning experiences aligned with the demands of 21st-century education.
Analisis Nilai Budaya Cerita Rakyat Melawi Untuk Mendukung Pembelajaran Mendalam Mastiah, Mastiah; Mardiana; Fitriana, Dina
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v3i4.1235

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita rakyat Melawi dan (2) menganalisis relevansinya dalam mendukung pembelajaran mendalam (deep learning). Penelitian menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan kerangka nilai budaya Koentjaraningrat yang meliputi hakikat hidup, hakikat karya, hakikat waktu, hakikat alam, dan hakikat hubungan manusia dengan sesama. Sumber data primer berupa teks tiga cerita rakyat Melawi, yaitu Kakak dan Mia Bungsu, Putri Junjung Buih, dan Gana Aik. Adapun data sekunder diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan kajian budaya, sastra lisan, dan pembelajaran mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga cerita tersebut memuat nilai budaya yang tercermin dalam etos kerja, relasi kekeluargaan, penghargaan terhadap martabat diri, ritme kehidupan, serta hubungan harmonis antara manusia dan alam. Nilai-nilai budaya tersebut relevan dengan prinsip pembelajaran mendalam karena mampu menumbuhkan kesadaran moral dan ekologis (mindful), mengaitkan pengalaman budaya dengan konteks kehidupan nyata peserta didik (meaningful), serta menghadirkan pengalaman belajar yang estetis dan imajinatif (joyful). Dengan demikian, cerita rakyat Melawi memiliki potensi yang signifikan sebagai sumber belajar kontekstual dalam penguatan karakter dan literasi budaya peserta didik.
MODAL SOSIAL SEBAGAI KUNCI PENCEGAHAN NARKOBA REMAJA DI KOTA PONTIANAK Deti, Deti; Yanti, Dewi; Hosea Ringkat, Glenn Fernando; Putri, Annysa Gea; Fitriana, Dina
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7671

Abstract

Penyalahgunaan narkoba pada remaja merupakan permasalahan serius, yang mendorong pemerintah Indonesia menyatakan kondisi darurat narkoba. Mengingat pencegahan yang berfokus pada aspek individu dan biologis kurang memadai, diperlukan perlindungan sosial melalui modal sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi dan program modal sosial yang terdiri dari norma, jaringan sosial, dan kepercayaan sebagai kunci pencegahan narkoba di kalangan remaja Kota Pontianak. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Badan Narkotika Nasional (BNN), Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak, dan Komunitas A. H Pontianak. Hasil menunjukkan bahwa BNN Kota Pontianak menerapkan strategi komprehensif, mencakup pendekatan edukatif, sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Strategi ini diwujudkan melalui sosialisasi rutin, pembinaan keluarga ("Kelurahan Bersinar"), dan Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) dengan agen perubahan. Kolaborasi lintas sektor diperkuat BNN melalui Forum Komunikasi (FORKOM). Sementara itu, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak berfokus pada penegakan hukum dan pencegahan komunitas, dan Komunitas Pontianak menyediakan layanan rehabilitasi Therapeutic Community (TC). Sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Pontianak, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pontianak, dan Komunitas A. H Pontianak ini membuktikan bahwa modal sosial sebagai kunci utama dalam pencegahan narkoba di Kota Pontianak.
TINJAUAN LITERATUR MENGENAI TANTANGAN DAN STRATEGI PENDIDIKAN DI INDONESIA PADA ERA DIGITAL Ninawati, Ninawati; Wahidiyah, Dinda Nurul; Arya, Arya; Fitriani, Alya; Fitriana, Dina
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7673

Abstract

Rendahnya kualitas pendidikan merupakan isu global yang menghadirkan tantangan multidimensi di Indonesia, mulai dari tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, terutama dalam konteks Era Digital. Studi tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara komprehensif tantangan dan strategi pendidikan di Indonesia dalam menghadapi transformasi digital guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan melakukan tinjauan literatur ekstensif terhadap 12 artikel yang bersumber dari database ternama (Science Direct, Scopus, Google Scholar, dan Publish or Perish), studi ini mengidentifikasi tiga isu utama: (1) Kesenjangan digital (infrastruktur dan akses di daerah terpencil), (2) Rendahnya kompetensi digital guru dalam integrasi teknologi kreatif, dan (3) Dampak etika digital (seperti cyberbullying dan plagiarisme) pada peserta didik. Sebagai respons, studi ini merumuskan serangkaian strategi kunci yang terbukti efektif, meliputi: peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kurikulum adaptif yang mencakup literasi dan karakter digital, serta pengintegrasian kearifan lokal dalam pendidikan digital untuk memperkuat identitas budaya. Keberhasilan transformasi ini ditekankan sangat bergantung pada dukungan kebijakan pemerintah dalam pemerataan infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Pelatihan Asesmen Digital bagi Guru SMP untuk Meningkatkan Kualitas Evaluasi Pembelajaran : Digital Assessment Training for Middle School Teachers to Improve the Quality of Learning Evaluation Husni Syahrudin; Junaidi H. Matsum; Nuraini Asriati; Heni Kuswanti; Syamsuri; Munawar Thoharudin; Dina Fitriana; Zuri Astari
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.405

Abstract

This community service program was implemented to improve the competency of teachers at SMP Negeri 3 Pontianak City in understanding and implementing digital assessment as part of strengthening professionalism in the era of technology-based learning. The activity was developed through five stages, including initial data collection, pre-test, material delivery, practice and direct mentoring, and post-test. Evaluation results showed a significant increase in all indicators of participant understanding, including understanding of learning assessment (23% to 100%), instrument validity (23% to 91%), question difficulty level (41% to 95%), and utilization of interactive assessment media (73% to 86%). In addition, skills in operating the digital assessment platform also increased from 63% to 100%. These findings indicate that the training was able to strengthen the conceptual foundation and technical skills of teachers in designing and implementing accurate, interactive, and data-driven digital assessments. This program has implications for increasing teacher readiness in developing adaptive and relevant evaluation practices to the demands of 21st-century education
Scientific Writing and Project-Based Learning Planning Based on a Deep Learning Approach Doni Pranata; Yusawinur Barella; Dina Fitriana; Sutoyo Budiharto; Malisa Chorina
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v7i1.6797

Abstract

The Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) is one of the faculties at Tanjungpura University that serves as a platform for prospective teachers to study learning theories and their application in society. As future educators, students are expected to be active in writing, both in the form of papers and scientific articles. When they become teachers, they are still required to conduct research and are expected to continue producing scientific writing. However, teachers often feel confused about how to start writing, and many common issues arise, such as errors in writing, inconsistencies with article guidelines, and improper use of language conventions. These problems lead to delays in publication due to lengthy revision processes, and some manuscripts are even rejected. Therefore, this training is organized to guide teachers in writing articles and tailor them to the needs of project-based learning aligned with a deep learning approach. Through this program, teachers will gain knowledge about comprehensive scientific writing and subsequently align it with their preferred learning themes.
ENHANCING STUDENTS' CONCEPTUAL UNDERSTANDING IN GEOGRAPHY USING A GUIDED INQUIRY MODEL ASSISTED BY MIND MAPPING Sutoyo Budiharto; Yusawinur Barella; Dina Fitriana
GeoEco Vol 12, No 2 (2026): GeoEco July 2026
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ge.v12i2.110246

Abstract

The Merdeka Curriculum positions conceptual understanding as the primary benchmark in geography assessment. However, in practice, students often struggle to grasp these concepts due to the complexity of the subject matter. This study aims to describe the improvement of students' conceptual understanding through the implementation of the guided inquiry learning model assisted by mind mapping. This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each comprising planning, action, observation, and reflection phases. The research was carried out at MAN 1 Pontianak, employing a purposive sampling technique to select 38 students from class XA. Data were collected using a performance assessment of mind mapping skills, operationalized through a mind mapping skill assessment rubric. The data were then analyzed using quantitative descriptive analysis. The findings indicated a significant improvement in students' conceptual understanding from Cycle 1 to Cycle 2. In Cycle 1, the average score for students' conceptual understanding reached 77.4, which fell below the school's Minimum Mastery Criterion (KKM) of 78. Following corrective actions, the average score increased to 80.2 in Cycle 2. The integration of the guided inquiry model with mind mapping proven effective in enhancing students' conceptual understanding and fostering deep, meaningful geography learning. This study offers a novel perspective on integrating guided inquiry models with concept visualization in geography education.