Claim Missing Document
Check
Articles

Pengomposan Limbah Jeroan Ikan dan Jerami Padi 50:50 Menggunakan Trichoderma Sp Syafa Zafira; Ayu Nindyapuspa; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan laju timbulan limbah jeroan ikan di pasar dapat menimbulkan penyakit jika dibiarkan saja tanpa adanya pengolahan. Permasalahan lain yang juga menjadi perhatian adalah jerami padi, sering kali ditumpuk kemudian dibakar sehingga menimbulkan polusi pula. Solusi alternatif dari permasalahan tersebut adalah dengan cara memanfaatkan limbah menjadi kompos. Pada penelitian ini, pembuatan kompos memanfaatkan limbah jeroan ikan dan jerami padi dengan menggunakan jamur Trichoderma sp. Trichoderma Sp. adalah salah satu jamur yang berperan mendegradasi bahan organik dan memperkaya nutrisi kompos. Penambahan Trichoderma sp pada saat pengomposan dapat memperbaiki kualitas kompos yang dihasilkan. Selain itu juga Trichoderma sp memilikikemampuan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Komposisi limbah yang digunakan yaitu 50% limbah jeroan ikan dengan 50% jerami padi. Penelitian ini menggunakan Trichoderma sp sebanyak 100gram/kg Bahan Organik. Pengomposan dilakukan secara aerobik pada reaktor berdimensi 55 cm x 40 cm x 34 cm. Hasil pengomposan dianalisis sesuai dengan spesifikasi kompos yang telah ditentukan pada SNI 19-7030-2004. Berdasarkan penelitian, proses pengomposan dilakukan selama 31 hari dengan pengamatan suhu, kadar air, warna, tekstur, bau, C-Organik, N-Total dan rasio C/N telah memenuhi baku mutu kompos.
Pengaruh Variasi Bahan Tulang Ikan, Sekam Padi, Ampas Tebu dan Suhu Pirolisis terhadap Kadar Air Biochar Nurul Lailia; Vivin Setiani; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengolahan perikanan, pertanian maupun perkebunan menghasilkan limbah dari sisa produksi. Limbah ini biasanya dibuang secara open dumping tanpa dilakukan pengolahan lebih lanjut, hal ini mengakibatkan bau yang tidak sedap. Diperlukan pengolahan dan penanganan lebih lanjut untuk mengurangidampak negatif dari limbah. Metode sederhana dan cocok untuk mengolah limbah biomassa adalah pirolisis dengan produk yang dihasilkan berupa biochar. Metode pirolisis merupakan proses pemanasan biomassa pada suhu tinggi tanpa oksigen atau dengan sedikit oksigen. Biochar dapat diaplikasikan ke tanah untuk tujuan memperbaiki kualitas tanah. Pembuatan biochar pada penelitian ini dari variasi bahan tulang ikan, sekam padi, dan ampas tebu. Karakteristik biochar merupakan faktor penting dalam penggunaannya untuk pembenah tanah. Kadar air merupakan salah satu karakteristik biochar yang penting sebagai pembenah tanah. Hasil pengujian kadar air biochar terendah pada suhu 350°C sebesar 0,31% (tulang ikan 70% : sekam padi 30%). Selain itu kadar air biochar tertinggi pada suhu 500°C sebesar 1,13% (tulang ikan 100%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variasi bahan tidak berpengaruh terhadap kadar air biochar, namun suhu pirolisis memiliki pengaruh terhadap kadar air biochar. Berdasarkan SNI 06-3730-1995 tentang Arang Aktif Teknis, nilai maksimal dari kadar air sebesar 15%. Hal ini menunjukkan nilai kadar air seluruh sampel biochar telah memenuhi standar.
Pengaruh Penambahan Trichoderma sp. Terhadap Kualitas Kompos Limbah Daun Mangrove dan Sisa Makanan 40:60 Achmad Fauzi; Ayu Nindyapuspa; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulan sampah daun mangrove yang berpotensi mencemari lingkungan dikawasan pesisir. Sisa makanan pada rumah makan jika tidak dilakukan pengelolaan akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Pengomposan dengan metode Trichomposting dapat menjadi solusi dalam pengelolaan limbah organik tersebut. Trichomposting merupakan pengomposan bahan organik dengan penambahan jamur Trichoderma sp. Penelitian ini memanfaatkan limbah daun mangrove dan sisa makanan dengan menambahkan Trichoderma sp. untuk mempercepat proses dekomposisi bahan kompos. Variasi komposisi yang digunakan yaitu 40% daun mangrove dan 60% sisa makanan serta dengan penambahan Trichoderma sp. Hasil penelitian menunjukkan proses pengomposan dengan penambahan Trichoderma sp. lebih cepat dalam mereduksi bahan organik. Kompos yang matang telah memenuhi kualitas fisik, kimia, dan beberapa unsur makro komposberdasarkan SNI 19-7030-2004. Hasil pengomposan telah memenuhi SNI 19-7030-2004 didapatkan dengan hasil pada Reaktor 1 C-organik 17,55%, Nitrogen Total 1,56%, Rasio C/N 11,28, pada Reaktor 2 C-organik 15%, Nitrogen Total 1,38%, Rasio C/N 10,9.
Pengaruh Variasi Bahan Kompos, Penambahan MoL Limbah Sayur serta Susu Reject Terhadap Suhu Pengomposan Kotoran Kambing Eko Sri Agus Setiawan; Dewi Cahya Rahmawati; Mirna Apriani; Vivin Setiani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah padat organik yang tidak dimanfaatkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan timbulnya penyakit bagi masyarakat. Metode yang efektif untuk mengurangi limbah padat organik adalah menggunakan metode pengomposan Black Soldier Fly Larvae. Pengomposan memanfaatkan limbah padat organik yaitu kotoran kambing, ampas tahu dan limbah ikan. MoL limbah sayur dan susu reject digunakan untuk mempercepat dekomposisi limbah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh variasi bahan, penambahan MoL limbah sayur serta susu reject terhadap suhu kompos. Hasil pengukuran suhu dibandingkan dengan SNI 19-7030-2004 mengenai kematangan kompos. Penambahan variasi MoL limbah sayur adalah 0 mL dan 30 mL sedangkan penambahan susu reject sebanyak 0 mL dan 200 mL. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh variasi bahan, penambahan MoL limbah sayur dan susu reject terhadap parameter suhu kompos menggunakan uji MANOVA dengan nilai Sig. <0.05.
Pengaruh Pemberian Umpan Terhadap Suhu dan Kadar Air pada Pengomposan Limbah Sisa Makanan dan Kotoran Sapi dengan menggunakan Metode Larva Black Soldier Fly Muhammad Wahyu Ramadhany; Mirna Apriani; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah makanan dan kotoran sapi yang tidak diolah dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan bau busuk. Salah satu alternatif untuk mengurangi limbah makanan dan kotoran sapi adalah dengan mengubahnyamenjadi kompos. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi pakan dan bahan terhadap kualitas fisik dan kimia pupuk kandang dan pengomposan kotoran sapi. Metode yang digunakan menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF). Bioaktivator yang digunakan adalah Effective Microbial (EM4). Penelitian ini menganalisis parameter fisik, kimiawi, keseimbangan hidup dan protein larva. Kompos menggunakan variasikomposisi 100% sisa makanan: Sisa 40% dan Kotoran sapi 60% : Sisa 60% dan Kotoran sapi 40% dengan pakan setiap hari dan setiap 3 harisekali.Semua varian yang digunakan memenuhi standarSNI 19-7030-2004untuk parameter fisik kompos. Parameter kimiawi sebagian besar varian kompos memenuhi SNI, kecuali varian 100% limbah makanan (parameter yang tidak memenuhi SNI adalah kalium dan fosfor). Nilai protein terbaik terdapat pada 60% varian sisa makanan dan Kotoran sapi 40% dengan nilai 27,66%.
Analisis Kualitas Kompos Jeroan Ikan dan Kotoran Kambing 70:30 dengan Penambahan MoL Tomat Menggunakan Metode Larva Composting Ela Tiara Nahesti; Mirna Apriani; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran masyarakat yang meningkat akan manfaat konsumsi produk perikanan bagi kesehatan berbanding lurus dengan meningkatnya konsumsi ikan secara global. Aktivitas pengolahan ikan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dan konsumsi sehingga berakibat pada semakin bertambahnya produksi limbah ikan. Kotoran kambing yang dibuang begitu saja tanpa pengolahan lebih lanjut sehingga menimbulkan bau yang kurang sedap. Hal ini akan berdampak negatif apabila tidak dilakukan pengolahan sampah dengan baik. Salah satu upaya mengatasi hal tersebut dengan melakukan upaya daur ulang dengan proses pengomposan. Pengomposan menggunakan metode larva komposting menggunakan larva Black Soldier Fly selama lima belashari. Penelitian menggunakan penambahan mikroorganisme lokal (MoL) dari limbah tomat. Konsentrasi yang digunakan yaitu 30 mL dan variasi komposisi bahan yaitu 70% jeroan ikan + 30% kotoran kambing. Parameter yang diamati yaitu fisik meliputi suhu, kadar air, bau, tekstur, dan warna. Hasil dari kompos pada parameter fisik kadar air 50%, suhu sebesar 30°C, bau seperti tanah, tekstur remah tanah dan warna coklat kehitaman. Parameter kimia seperti C-Organik sebesar 17,34, N-Total sebesar 1,27 dan rasio C/N sebesar 13,65 dan memenuhi baku mutu kompos.
Analisis Seeding dan Aklimatisasi pada Anaerobic Baffled Reactor – Anaerobic Biofilter (ABR – AF) Livia Armesta; Mirna Apriani; Ulvi Pri Astuti
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 6 No. 1 (2023): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah domestik memiliki konsentrasi TSS dan COD sebesar 700 mg/L dan 2.857,6 mg/L yang dapat merusak keseimbangan ekosistem perairan. Nilai tersebut melebihi baku mutu Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013. Salah satu alternatif pengolahan yang dapat menyisihkan konsentrasi TSS dan COD adalah anaerobic baffled reactor – anaerobic biofilter (ABR – AF). Salah satu faktor penting dalam proses batch seeding adalah keseimbangan antara bahan organik dan jumlah mikroorganisme (rasio F/M). Tujuan penelitian ini melakukan proses seeding dan aklimatisasi menggunakan ABR – AF hingga fluktuasi penyisihan konsentrasi COD <10%. Jenis lumpur yang digunakan sebagai media biakan tersuspensi adalah lumpur tangki septik dan media biakan tercelup adalah kaldness (K1). Seeding dilakukan selama 7 hari secara batch dan aklimatisasi selama 14 hari dengan proses feeding setiap 2 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan proses seeding mampu meningkatkan konsentrasi MLSS hingga 2.450 mg/L dan rasio F/M selama proses aklimatisasi berkisar 0,243 – 0,528 yang telah memenuhi standar untuk pengolahan biologis.
Pengaruh Penggunaan Kotoran Kucing dan Sisa Makanan Terhadap Suhu Pengomposan dengan Metode Black Soldier Fly (BSF) Composting Debby Zintya Hayati; Vivin Setiani; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya timbulan sampah menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Kotoran hewan dapat menyebabkan bau menyengat apabila tidak diolah. Alternatif pengolahan yang dapat digunakan yaitu dengan pengomposan. Pengomposan memanfaatkan limbah organik kotoran kucing dan sisa makanan sebagai bahan pengomposan menggunakan larva BSF dengan bantuan MoL kulit pisang. Variasi bahan yang digunakan yaitu 100% kotoran kucing, 50% kotoran kucing dan 50% sisa makanan, serta 75% kotoran kucing dan 25% sisa makanan. Setiap variasi bahan yang digunakan ditambahkan MoL kulit pisang dengan konsentrasi 0 mL, 40 mL, dan 80 mL. Pengomposan menggunakan reaktor dengan ukuran 50 cm x 40 cm x 15 cm. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh variasi bahan dan penambahan MoL terhadap suhu pengomposan. Hasil pengukuran suhu dibandingan dengan SNI 19-7030-2004 tentang kematangan kompos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu kompos memenuhi SNI 19-7030-2004 dengan nilai 30°C dan dipengaruhi oleh variasi bahan serta penambahan MoL kulit pisang.
PERANCANGAN PENGUKURAN KINERJA LINGKUNGAN MENGGUNAKAN KEY ENVIRONMENT PERFORMANCE INDICATOR Ahmad Azhar Cholil; Faizatul Asfiya Hikmah; Mirna Apriani; Dika Rahayu Widiana; Laili Fitria; Endang Fitria Rahmawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring merupakan unit usaha dari ID Food dalam bidang industri karung plastik di kabupaten Sidoarjo. Adanya potensi dampak lingkungan yang dihasilkan PT Rajawali Tanjungsari Enjiniring membutuhkan pengukuran kinerja lingkungan. Pengukuran kinerja lingkungan menggunakan Key Environment Performance Indicator (KEPI). KEPI dianalisis dan dievaluasi menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penilaian KEPI menggunakan Scoring System metode Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System. Hasil perancangan kinerja lingkungan perusahaan didapatkan 39 KEPI dengan 30 KEPI kuantitatif dan 9 KEPI kualitatif. Hasil KEPI tervalidasi sebanyak 36 KEPI dengan 30 KEPI kuantitatif dan 6 KEPI kualitatif. Berdasarkan penilaian scoring system didapatkan hasil 5 KEPI kategori merah, 5 KEPI kategori kuning dan 26 KEPI kategori hijau dengan Total scoring system sebesar 8,93 berada dalam Traffic Light System kategori hijau.
Analisis Variasi Pengomposan Lumpur Tinja Manusia dan Sisa Makanan dengan Penambahan MoL Nasi Basi Terhadap Karakteristik Suhu Muhammad Asrul Nizam; Vivin Setiani; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia berpengaruh terhadap jumlah timbulan limbah yang dihasilkan dari setiap aktivitas manusia. Contoh limbah yang dihasilkan yaitu tinja manusia dan sisa makanan. Permasalahan timbulan limbah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Limbah tersebut diolah menggunakan bantuan larva Black Soldier Fly (BSF). Penelitian ini menggunakan bioaktivator berupa MoL nasi basi untuk mempercepat proses pengomposan. Analisis pengaruh komposisi lumpur tinja manusia dan sisa makanan dilakukan terhadap parameter fisik yaitu suhu kompos. Komposisi yang digunakan 100% tinja manusia, 50% tinja manusia dan 50% sisa makanan, 75% tinja manusia dan 25% sisa makanan. Variasi MoL nasi basi yang ditambahkan sebesar 0 mL, 40 mL dan 80 mL. Pengomposan menggunakan reaktor dengan dimensi 50 cm x 30 cm x 15 cm. Hasil dari semua variasi didapatkan nilai suhu antara 28ºC-29,5ºC yang sesuai dengan SNI 19- 7030-2004. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penambahan MoL nasi basi terhadap parameter suhu menggunakan uji ANOVA.
Co-Authors Achmad Fatoni ACHMAD FAUZI Achmad Fauzi Adhi Setiawan Adianto Adianto Adinda Noer Khalizah Adinda Putri Susanti Agnimaya, Aulia Putri Agung Purwana Agus Khumaidi Agus Khumaidi Ahmad Azhar Cholil Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Erlan Afiuddin Ali Masduqi Alma Vita Sophia alvin vafik prihatomo Am Maisarah Amelia Novitrie, Nora Ananda Augista Firtsanti Anggara Trisna Nugraha Anggara Trisna Nugraha Anindya Taffana Putri Annas Singgih Setiyoko Arlieza Nadya Pradini Arum Putri Nur Romadhoni Aulia Della Cornellia Aulia Putri Agnimaya Ayu Nindyapuspa Ayu Nindyapuspa Bagas Saras Ardianarsya Bambang Antoko Budi Prasojo Cahyono, Luqman Danang Hadi Danang Hadi Suhadak Debby Zintya Hayati Deni Purwana Nugraha Denny Dermawan Denny Dermawan Dewi Cahya Rahmawati Dewi Kurniasih Diego Ilham Yoga Adna Dika Rahayu Widiana Dwi Setia Ningrum Egata Dwi Veptiyan Eko Sri Agus Setiawan Ela Tiara Nahesti Endang Fitria Rahmawati Erlan Afiuddin, Ahmad Faizatul Asfiya Hikmah Farah Nabilla Thalib Fatimatuz Zahro’ Fauzan Kholistya Hanif Ferisa Jenisa Ferisa Jenisa Putri Fitri Hardiyanti Fitria, Laili Gaguk Suhardjito Gaguk Suhardjito Gusma Hamdana Putra I Made Wahyu Wijaya Imam Sutrisno Inawati Rizki Inayatul Wulandari Istina Nisa’ Adzini Jannah, Nabillah Rodhifatul Jesicca Fatma Dewi Joko Endrasmono Kuswijanarko, Wahyu Lilik Subiyanto Lina Indawati Lingga Manunggal Bhakti Livia Armesta Luqman Cahyono Luqman Cahyono Luqman Cahyono Luqman Cahyono M Indra Setiawan M Rizal Fahmi M. Abu Jami&#039;in Mar’atus Sholihah Mas Shobihatul Inayah Masrullita Masrullita Mochamad Yusuf Santoso Muhammad Asrul Nizam MUHAMMAD SAID Muhammad Wahyu Ramadhany Mustakim Mustakim Nindyapuspa, Ayu Novi Eka Mayangsari Nugraha, Deni Purwana Nugroho, Mochammad Ilham Nurul Lailia Nyoto Sulistiyo Okky Ristanto Putri Firdauzi Ulwi Rabbani Rifqi Fannani Radianto, Denny Oktavina Rahmad Firnandi Rahmad Firnandi Rinanto, Noorman riska dwi apriliani Rizka Amalia Rizki Medy Prasetyo Ruddianto, Ruddianto Ryan Yudha Adhitya Sekarsari Wibowo Serkiyan Adyaksa Krisi Setiani, Vivin Shaila Insyirah Medina Soelistijono, Rachmad Tri Syafa Zafira Tanti Utami Dewi Tanti Utami Dewi Tanti Utami Dwi Tarikh Aziz Ramadani Tri Tiyasmihadi Tri Utami Tri Utami Ulvi Pri Astuti Utami Dewi, Tanti Utomo, Agung Prasetyo Veptiyan, Egata Dwi Vira Fadilah Qurani Vivian Zuraida Atiqoh Vivin Setiani Vivin Setiani Vivin Setiani Vivin Setiani Wahyono Hadi Wibawa, I Putu Arta Zidan Sandy Rosyadi Al Fikri