Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Suhu Pengomposan Kotoran Kucing dan Sisa Makanan Menggunakan Larva Black Soldier Fly (BSF) Penambahan MoL Nasi Basi M Indra Setiawan; Mirna Apriani; Vivin Setiani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah limbah padat organik menjadi masalah pencemaran lingkungan. Kotoran kucing merupakan limbah organik yang berasal dari peternakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengolah kotoran kucing dan sisa makanan. Metode yang digunakan dalam melakukan pengolahan kotoran kucing dan sisa makanan menggunakan komposting Black Soldier Fly Larvae dengan penambahan MoL nasi. Komposisi limbah yang digunakan yaitu (100% KK), (50% KK+50% SM) dan (25% KK+75% SM). Penambahan variasi MoL nasi basi adalah 0 ml, 40 ml, dan 80 ml. Pengomposan menggunakan reaktor dengan dimensi 50cm x 50cm x 15cm. Analisis pengaruh variasi penelitian dilakukan pada parameter suhu kompos. Dimana monitoring suhu dilakukan selama 15 hari pengomposan. Hasil analisis selama 15 hari telah memenuhu standar SNI 19-7030- 2004. Dimana hasil yang telah didapatkan suhu pada semua reaktor memiliki suhu sama dengan suhu air tanah. Memperlihatkan bahwa suhu pada reaktor 1-9 mengalami fluktuasi dari hari ke-0 hingga hari ke-13. Kenaikan suhu ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas mikroorganisme setelah proses pemberian umpan (feeding). Perubahan suhu mencerminkan aktivitas mikroorganisme dalam menguraikan bahan organik. Suhu optimum pada reaktor 1-9 tercapai pada hari ke-14-15, dengan suhu mencapai 30°C, menunjukkan bahwa kompos telah memasuki fase pematangan. Fase suhu optimum ini penting karena menandakan kompos telah mencapai tahap pematangan.
Pengaruh Variasi Bahan serta Penambahan MoL Kulit Pisang Kepok Terhadap Larvacomposting Kotoran Ayam dan Sampah Makanan dengan Larva BSF Anindya Taffana Putri; Mirna Apriani; Vivin Setiani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah limbah padat organik terutama limbah peternakan menjadi salah satu masalah besar karena tidak diolah dan dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini memanfaatkan kotoran ayam dan sampah makanan sebagai bahan baku kompos. Pemanfaatan limbah kulit pisang kepok sebagai mikroorganisme lokal bertujuan untuk mempercepat proses dekomposisi sampah organik. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalahuntuk mereduksi sampah organik menggunakan metode larvacomposting dengan larva BSF dalam waktu yang lebih singkat. Komposisi limbah yang digunakan yaitu (100% KA), (50% KA+50% SM), (75% KA+25% SM). Penambahan variasi MoL kulit pisang kepok adalah 0 ml, 40 ml, dan 80 ml. Proses larvacomposting menggunakan reaktor kayu dengan dimensi 50 cm x 50 cm x 20 cm. Hasil uji statistik menggunakan uji ANOVA menunjukkan adanya pengaruh komposisi bahan dan penambahan MoL kulit pisang kepok terhadap parameter suhu.
PERENCANAAN PENYUSUNAN SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN ISO 14001:2015 DI BALAI PIALAM Aulia Putri Agnimaya; Mirna Apriani; Dika Rahayu Widiana; Deni Purwana Nugraha; Endang Fitria Rahmawati
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Balai PIALAM merupakan instansi pemerintahan yang bergerak di bidang pengolahan air limbah domestik secara komunal. Balai PIALAM belum melakukan penyusunan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) yang berstandar ISO 14001 : 2015. Penyusunan SML dilakukan pada Seksi Operasional dan Pemeliharaan Jaringan serta Sistem Pengolahan Air Limbah untuk peningkatan kinerja lingkungan. Hasil analisis menggunakan Global Environmental Management Initiative (GEMI) menunjukkan nilai persentase setiap klausul masih <100%, sehingga dilakukan penyusunan dokumen. Dokumen yang disusun terdiri dari manual, 14 prosedur, 8 instruksi kerja dan 50 formulir.
Pengaruh Variasi Bahan Terhadap Suhu Pengomposan Dengan Menggunakan Larva Black Soldier Fly Okky Ristanto; Vivin Setiani; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah padat organik yang tidak dimanfaatkan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Limbah yang dihasilkan dari usaha peternakan ayam terutama berupa kotoran ayam. Bau yang dikeluarkan berasal dari unsur nitrogen dan sulfida kotoran ayam yang selama proses dekomposisi akan terbentuk gas amonia, nitrit, dan gas hidrogen sulfida. Selain kotoran ayam, sampah merupakan sesuatu yang tidak disenangi. Salah satu jenisnya yaitu sampah rumah tangga yang berasal dari kegiatan sehari-hari. Metode yang efektif untuk mengurangi limbah padat organik adalah menggunakan pengomposan larva Black Soldier Fly (BSF) dengan tambahan MoL nasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penambahan MoL nasi terhadap suhu pengomposan kotoran ayam dan sisa makanan. Hasil pengukuran suhu dibandingkan dengan SNI 19-7030- 2004 mengenai kematangan kompos. Penambahan variasi MoL nasi adalah 0 mL, 40 mL, dan 80 mL. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh penambahan MoL nasi terhadap parameter suhu kompos menggunakan uji MANOVA dengan nilai Sig. > 0,05.
Analisis Emisi CO2 dari Aktivitas Permukiman di Kecamatan Wonocolo Berdasarkan Tipe Rumah Mas Shobihatul Inayah; Mirna Apriani; Tanti Utami Dewi
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan permukiman dalam rumah tangga menghasilkan emisi CO2 yang berasal dari sektor energi, limbah, respirasi manusia, peternakan, dan lahan pertanian. Tingginya laju pertumbuhan penduduk akan berpengaruh terhadap meningkatnya emisi karbon yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai emisi CO2 dari aktivitas permukiman berdasarkan tipe rumah di Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan Stratified random sampling yaitu metode pengambilan sampel ketika populasi yang berukuran N dibagi menjadi sub-sub populasi. Sampel penelitian terdiri dari tiga strata yaitu rumah sederhana, menengah dan mewah. Sektor yang dianalisis meliputi penggunaan listrik, LPG, penggunaan BBM dari transportasi, limbah cair dan respirasi manusia. Perhitungan emisi CO2 menggunakan metode IPCC 2006. Hasil analisis emisi CO2 dari aktivitas permukiman di Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya tipe rumah mewah, menengah dan sederhana secara berurut – turut yaitu sebesar 77.967,94, 62.975,38 dan 30.245,81 ton CO2/tahun.
Seeding Tutup Botol Termodifikasi sebagai Alternatif Media Biofilter Aerobik untuk Mengolah Air Limbah Industri Tahu Zidan Sandy Rosyadi Al Fikri; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah cair industri tahu memiliki nilai COD sebesar 5.136 mg/L .Hal ini, dapat merusak lingkungan jika langsung dibuang ke badan air tanpa ada pengolahan. Nilai tersebut melebihi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.5 Tahun 2014. Disisi lain, jumlah sampah tutup botol plastik yang terdapat di lingkungan juga meningkat. Salah satu alternatif pengolahan air limbah untuk menyisihkan COD adalah biofilter aerobik. Tujuan penelitian ini adalah melakukan proses seeding dan menganalisis efisiensi penyisihan COD saat proses seeding dengan variasi waktu kontak. Penelitian ini memanfaatkan tutup botol plastik bekas yang sudah dilakukan modifikasi sebagai media tumbuh dan berkembangnya mikroorganisme. Mikroorganisme yang tumbuh pada media tutup botol yang sudah dimodifikasi dapat menyisihkan kadar COD pada air limbah industri tahu. Proses seeding dilakukan selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan sistem seeding batch media modifikasi tutup botol dengan waktu kontak 8, 7, dan 6 jam dapat menurunkan COD 90,6%, 87,94%, dan 77,6%. Hal tersebut membuktikan bahwa tutup botol bekas yang sudah dilakukan modifikasi berpotensi digunakan sebagai media biofilter.
Perbandingan Efektivitas Media Biofilter Aerobik dalam Mengolah Air Limbah Industri Pangan: Studi Kasus Limbah Industri Kerupuk dan RPH Danang Hadi Suhadak; Ulvi Pri Astuti; Tanti Utami Dewi; Mirna Apriani; Ahmad Erlan Afiuddin; Ferisa Jenisa Putri
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air limbah dari industri pangan, seperti kerupuk dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH), mengandung tingkat COD dan TSS yang melebihi baku mutu, sehingga memerlukan proses pengolahan efektif. Pengolahan dengan sistem biofilter aerob merupakan salah satu alternatif yang patut dipertimbangkan. Efektivitas pengolahan dengan biofilter aerob dapat dipengaruhi oleh jenis media yang digunakan. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas media biofilter aerob yaitu bioball, Kaldnes, dan tutup botol bekas modifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri pangan. Tahapan penelitian diawali dengan proses seeding untuk menambah kuantitas bakteri dan aklimatisasi untuk mengadaptasikan bakteri. Tahap penelitian utama dilakukan secara kontinu dengan waktu detensi 8 jam. Hasil penelitian utama menunjukkan media tutup botol bekas memiliki efisiensi tertinggi, yakni penurunan COD sebesar 92,9 – 94,6?% dan TSS sebesar 89,1 – 98,1?%, diikuti media Kaldnes (COD 83,3 – 85,9?%; TSS 82,6 – 95,0?%) dan bioball (COD 72,5 – 73,3?%; TSS 82,4 – 92,5?%). Media tutup botol juga memiliki luas permukaan spesifik terbesar (713?m²/m³) dan biaya paling rendah. Kesimpulannya, media tutup botol bekas adalah alternatif paling efektif dan ekonomis untuk biofilter aerob pengolahan air limbah industri pangan.
Inventarisasi Jejak Karbon dari Penggunaan LPG, Listrik, dan Septic Tank di Wilayah Permukiman Kecamatan Gombong, Kebumen alvin vafik prihatomo; Ulvi Pri Astuti; Mirna Apriani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Gombong merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua di Kebumen. Tingkat konsumsi energi rumah tangga juga meningkat dan berpotensi memberikan kontribusi besar terhadap emisi karbon dioksida (CO?). Aktivitas rumah tangga seperti penggunaan listrik, bahan bakar memasak (LPG), serta septic tank menjadi sumber utama emisi yang dihasilkan. Peningkatan emisi CO? ke atmosfer dapat memicu efek gas rumah kaca yang berdampak pada kenaikan suhu bumi dan perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung besaran emisi karbon di Kecamatan Gombong. Sampel rumah tangga dikategorikan menjadi empat, yaitu rumah tipe A, B, C, dan RTLH, dengan perhitungan menggunakan metode IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) yang mengacu pada faktor emisi dari penggunaan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata emisi CO? yang dihasilkan rumah tipe A sebesar 0,0742 g/detik, rumah tipe B 0,0500 g/detik, rumah tipe C sebesar 0,0420 g/detik, dan rumah tipe RTLH sebesar 0,0260 g/detik dengan total emisi CO? di Kecamatan Gombong mencapai sekitar 807,6005 g/detik.
Kajian Dampak Lingkungan Akibat Penambahan Unit Dissolved Air Flotation di IPLT Keputih Shaila Insyirah Medina; Mirna Apriani; Tarikh Aziz Ramadani
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) Keputih merupakan satu satunya fasilitas publik penting di Kota Surabaya. Tahun 2023 dilakukan penambahan unit Dissolved Air Flotation (DAF), sehingga perlu dilakukan kajian dampak lingkungan. Life Cycle Assessment (LCA) digunakan untuk mengkaji dampak lingkungan dengan ruang lingkup gate to gate. Metode analisis menggunakan Impact 2002+ pendekatan endpoint dengan bantuan software OpenLCA. Dampak yang dianalisis merupakan gabungan pendekatan titik tengah (midpoint) dengan kerusakan (damage category). Kategori dampak tersebut, antara lain aquatic ecotoxicity, terrestrial ecotoxicity, non-carcinogens, respiratory organics, dan global warming. Hasil penelitian menunjukkan kategori dampak terbesar dihasilkan oleh climate change sebesar 2,56×105 Pt. Dampak lainnya, yaitu ecosystem quality 7,05×10-2 Pt, dan human health 4,92×10-16 Pt. Aksi mitigasi yang disarankan adalah penggunaan inverter terutama pada kolam oxidation ditch sebagai efisiensi energi listrik. Pemanfaatan biogas dari lumpur hasil pengolahan air limbah sebagai sumber energi internal pemanasan atau pembangkitan listrik skala kecil.
Analisis Pengaruh Variasi Lumpur Tinja dan Kulit Nanas pada Pengomposan terhadap Suhu, Kadar Air dan Elektrokonduktivitas riska dwi apriliani; Mirna Apriani; Ayu Nindyapuspa
Conference Proceeding on Waste Treatment Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Conference Proceeding on Waste Treatment Technology
Publisher : Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang pesat menyebabkan peningkatan volume lumpur tinja dengan kandungan mikroorganisme berbahaya. Di sisi lain lumpur tinja dapat dimanfaatkan sebagai kompos karena memiliki C-Organik dan N-Total. Pemanfaatan daging buah nanas saja tanpa mengolah kulitnya menimbulkan penumpukan limbah kulit nanas. Pengomposan menjadi salah satu alternatif untuk mengolah limbah lumpur tinja dan kulit nanas. Pengomposan menggunakan larva BSF dipilih karena berpotensi menghasilkan residu yang bermanfaat dan maggot berprotein. Selama pengomposan terdapat penambahan MoL dari nasi basi untuk mempercepat pengomposan. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh variasi komposisi bahan, feeding regime dan penambahan MoL terhadap suhu, kadar air, dan elektrokonduktivitas kompos. Variasi komposisi bahan yang digunakan dalam pengomposan adalah 100% lumpur tinja, 50% lumpur tinja + 50% kulit nanas, dan 75% lumpur tinja + 25% kulit nanas. Variasi feeding regime dilakukan setiap hari dan 3 hari sekali dengan dosis MoL nasi basi sebanyak 0 mL dan 80 mL. Masing-masing variasi tersebut dilakukan penambahan kompos setengah matang karena kadar air kompos yang masih melebihi SNI hingga akhir pengomposan. Hasil menunjukkan adanya pengaruh komposisi bahan, penambahan MoL dan feeding regime terhadap parameter suhu, kadar air, dan elektrokonduktivitas menggunakan uji MANOVA.
Co-Authors Achmad Fatoni ACHMAD FAUZI Achmad Fauzi Adhi Setiawan Adianto Adianto Adinda Noer Khalizah Adinda Putri Susanti Agnimaya, Aulia Putri Agung Purwana Agus Khumaidi Agus Khumaidi Ahmad Azhar Cholil Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Erlan Afiuddin Ahmad Erlan Afiuddin Ali Masduqi Alma Vita Sophia alvin vafik prihatomo Am Maisarah Amelia Novitrie, Nora Ananda Augista Firtsanti Anggara Trisna Nugraha Anggara Trisna Nugraha Anindya Taffana Putri Annas Singgih Setiyoko Arlieza Nadya Pradini Arum Putri Nur Romadhoni Aulia Della Cornellia Aulia Putri Agnimaya Ayu Nindyapuspa Ayu Nindyapuspa Bagas Saras Ardianarsya Bambang Antoko Budi Prasojo Cahyono, Luqman Danang Hadi Danang Hadi Suhadak Debby Zintya Hayati Deni Purwana Nugraha Denny Dermawan Denny Dermawan Dewi Cahya Rahmawati Dewi Kurniasih Diego Ilham Yoga Adna Dika Rahayu Widiana Dwi Setia Ningrum Egata Dwi Veptiyan Eko Sri Agus Setiawan Ela Tiara Nahesti Endang Fitria Rahmawati Erlan Afiuddin, Ahmad Faizatul Asfiya Hikmah Farah Nabilla Thalib Fatimatuz Zahro’ Fauzan Kholistya Hanif Ferisa Jenisa Ferisa Jenisa Putri Fitri Hardiyanti Fitria, Laili Gaguk Suhardjito Gaguk Suhardjito Gusma Hamdana Putra I Made Wahyu Wijaya Imam Sutrisno Inawati Rizki Inayatul Wulandari Istina Nisa’ Adzini Jannah, Nabillah Rodhifatul Jesicca Fatma Dewi Joko Endrasmono Kuswijanarko, Wahyu Lilik Subiyanto Lina Indawati Lingga Manunggal Bhakti Livia Armesta Luqman Cahyono Luqman Cahyono Luqman Cahyono Luqman Cahyono M Indra Setiawan M Rizal Fahmi M. Abu Jami&#039;in Mar’atus Sholihah Mas Shobihatul Inayah Masrullita Masrullita Mochamad Yusuf Santoso Muhammad Asrul Nizam MUHAMMAD SAID Muhammad Wahyu Ramadhany Mustakim Mustakim Nindyapuspa, Ayu Novi Eka Mayangsari Nugraha, Deni Purwana Nugroho, Mochammad Ilham Nurul Lailia Nyoto Sulistiyo Okky Ristanto Putri Firdauzi Ulwi Rabbani Rifqi Fannani Radianto, Denny Oktavina Rahmad Firnandi Rahmad Firnandi Rinanto, Noorman riska dwi apriliani Rizka Amalia Rizki Medy Prasetyo Ruddianto, Ruddianto Ryan Yudha Adhitya Sekarsari Wibowo Serkiyan Adyaksa Krisi Setiani, Vivin Shaila Insyirah Medina Soelistijono, Rachmad Tri Syafa Zafira Tanti Utami Dewi Tanti Utami Dewi Tanti Utami Dwi Tarikh Aziz Ramadani Tri Tiyasmihadi Tri Utami Tri Utami Ulvi Pri Astuti Utami Dewi, Tanti Utomo, Agung Prasetyo Veptiyan, Egata Dwi Vira Fadilah Qurani Vivian Zuraida Atiqoh Vivin Setiani Vivin Setiani Vivin Setiani Vivin Setiani Wahyono Hadi Wibawa, I Putu Arta Zidan Sandy Rosyadi Al Fikri